Liputan6.com, Jakarta - Ada banyak cara menghilangkan bau gorengan di rumah dengan cepat. Gorengan memang lezat dan menjadi favorit banyak orang, namun aroma khasnya seringkali menyengat dan bertahan lama di dapur, bahkan menyebar ke seluruh bagian rumah. Bau minyak dan asap masakan ini dapat menempel pada gorden, sofa, karpet, hingga dinding, menciptakan suasana yang kurang nyaman dan mengganggu indra penciuman.
Aroma masakan yang kuat, seperti ikan goreng atau tumisan bawang, memang dapat membangkitkan selera saat proses memasak. Namun, situasi menjadi tidak menyenangkan ketika bau tersebut melekat terlalu lama, memengaruhi kualitas udara dan kenyamanan ruang kediaman secara keseluruhan.
Artikel ini akan menyajikan 10 cara menghilangkan bau gorengan di rumah dengan cepat dan efektif. Metode yang dibahas mencakup kombinasi ventilasi yang tepat, penggunaan bahan alami penyerap bau, serta trik pembersihan yang praktis untuk mengembalikan kesegaran dan kebersihan dapur Anda. Jadi simak panduan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (4/5/2026).
Optimalkan Ventilasi Alami untuk Usir Bau Gorengan
Langkah pertama dan paling fundamental untuk mengatasi bau gorengan adalah dengan memastikan sirkulasi udara yang baik. Segera buka semua jendela dan pintu di dapur serta area sekitarnya begitu Anda mulai menggoreng, atau bahkan sebelum itu. Ini akan membiarkan udara segar masuk dan mendorong uap minyak keluar dari ruangan.
Menurut Siakap Keli, membuka tingkap, pintu balkon, atau pintu dapur lebih awal membantu udara panas dan berbau keluar dengan cepat, mencegah bau masakan menempel pada kain dan permukaan perabot. Langkah ini sangat penting untuk mencegah bau menyengat terperangkap di dalam rumah.
Untuk efektivitas maksimal, usahakan menciptakan ventilasi silang dengan membuka jendela di sisi berlawanan. Aliran angin yang terbentuk akan menjadi kunci utama dalam mengusir bau gorengan secara lebih efisien dan cepat.
Manfaatkan Teknologi Exhaust Fan dan Cooker Hood
Selain ventilasi alami, penggunaan alat bantu seperti exhaust fan atau cooker hood sangat direkomendasikan. Nyalakan kipas penyedot udara atau cooker hood segera setelah Anda mulai menggoreng untuk menghisap bau tak sedap dan uap minyak langsung dari sumbernya.
IKEA Indonesia menjelaskan bahwa cooker hood berfungsi menyedot asap dan uap yang dihasilkan saat memasak, serta mengeluarkan udara kotor dari dapur. Filter karbon aktif yang sering digunakan dalam cooker hood juga efektif menyerap bau, sehingga aroma makanan tidak menyebar ke seluruh rumah.
Biarkan alat ini menyala minimal 15 hingga 20 menit setelah selesai menggoreng. Durasi ini cukup untuk memastikan uap minyak yang masih melayang di udara tersedot keluar, menjaga udara di dapur tetap segar dan tidak pengap.
Kipas Angin sebagai Solusi Tambahan
Jika Anda tidak memiliki exhaust fan atau cooker hood, atau ingin menambah efektivitas ventilasi, manfaatkan kipas angin. Tempatkan kipas angin di dekat jendela yang terbuka, lalu arahkan hembusan udaranya ke luar rumah.
Trik ini akan membantu mendorong udara berbau minyak dan asap masakan keluar, mempercepat proses penghilangan bau. Jika ada kipas siling atau kipas berdiri, halakan ia ke arah luar supaya bau minyak dan asap masakan dapat ditolak keluar.
Bahan Alami Penyegar Udara seperti Lemon dan Jeruk Nipis
Untuk menetralkan bau gorengan, Anda bisa memanfaatkan bahan alami yang mudah ditemukan di dapur. Rebus air dalam panci terbuka, lalu masukkan beberapa irisan lemon atau jeruk nipis. Uap air yang keluar akan membantu menetralkan bau minyak di udara.
Detikcom menyebutkan bahwa uap dari hasil rebusan lemon dapat menetralkan bau menyengat, karena lemon mengandung asam yang mampu mengusir bau amis dan aroma lain yang kurang sedap. Aroma citrus yang segar dari lemon atau jeruk nipis akan memberikan efek menyegarkan pada udara.
Cukup biarkan rebusan ini mendidih selama sekitar 10 menit untuk melepaskan aroma segar dan sifat penetral bau ke seluruh ruangan dapur.
Aroma Rempah untuk Mengusir Bau Gorengan
Selain lemon, rempah-rempah seperti kayu manis atau cengkeh juga sangat efektif dalam menghilangkan bau tak sedap. Tambahkan batang kayu manis atau beberapa butir cengkeh ke dalam air rebusan.
Rempah-rempah ini tidak hanya memberikan keharuman alami yang nyaman, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menyerap bau yang tidak diinginkan. Hasilnya, rumah Anda akan beraroma hangat dan harum, bukan lagi bau gorengan.
Kekuatan Cuka Putih dalam Menetralkan Bau
Cuka putih dikenal memiliki kemampuan luar biasa dalam mengikat molekul bau minyak yang membandel. Anda bisa merebus air dengan sedikit cuka putih untuk menyerap bau menyengat di udara.
DetikFood menyarankan perbandingan 1 bagian cuka dengan 3 bagian air, lalu rebus dalam panci kecil sampai mendidih. Cukup rebus selama 5 hingga 10 menit, dan aroma gorengan akan berkurang secara signifikan.
Meskipun cuka memiliki bau yang kuat, aroma asamnya akan cepat menguap bersamaan dengan bau gorengan, meninggalkan udara yang lebih segar.
Bubuk Kopi sebagai Penyerap Bau Alami yang Ampuh
Kopi bukan hanya minuman, tetapi juga penyerap bau alami yang sangat ampuh. Kandungan nitrogen dalam kopi bekerja dengan menetralkan bau tak sedap, bukan hanya menutupinya.
Sania menyarankan untuk meletakkan bubuk kopi atau biji kopi di sudut dapur untuk menyerap aroma gorengan. Kopi bekerja dengan cara menyerap molekul bau, menjadikannya solusi yang efektif dan menyenangkan.
Ganti bubuk kopi setiap 2 hingga 3 hari sekali untuk menjaga efektivitasnya dalam menyerap bau. Anda juga bisa menempatkannya di dekat area menggoreng.
Baking Soda sebagai Solusi Serbaguna untuk Bau Gorengan
Baking soda (natrium bikarbonat) adalah penyerap bau alami yang sangat kuat dan serbaguna. Sifatnya yang higroskopis memungkinkan baking soda menyerap dan menetralkan bau asam yang membandel, termasuk bau minyak.
Menurut Sania, Anda bisa menaburkan baking soda di meja dapur dan mendiamkannya selama beberapa jam sebelum dibersihkan. Atau, letakkan mangkuk kecil berisi baking soda di sudut dapur untuk menyerap bau minyak di udara.
Biarkan baking soda bekerja semalaman, dan Anda akan mendapati bau gorengan jauh berkurang di pagi hari. Ini adalah cara yang pasif namun sangat efektif.
Arang Aktif untuk Bau Membandel
Untuk bau minyak yang sangat membandel, arang aktif adalah solusi yang paling ampuh. Arang aktif memiliki pori-pori mikroskopis yang sangat efektif dalam menyerap berbagai jenis bau.
Sania merekomendasikan penggunaan arang aktif dengan menaruhnya di wadah kecil agar dapat menyerap bau dengan cepat. Tempatkan arang aktif di keranjang kecil atau wadah berlubang dan letakkan di dapur.
Arang aktif bekerja secara pasif dan dapat digunakan berulang kali setelah dijemur di bawah sinar matahari untuk meregenerasi kemampuannya menyerap bau.
Bersihkan Permukaan Dapur dengan Air Cuka
Setelah semua proses menggoreng selesai, jangan lupakan kebersihan permukaan dapur. Campurkan air hangat dengan sedikit cuka (dengan perbandingan 4:1) dan gunakan untuk mengelap kompor, meja dapur, backsplash, serta dinding di dekat area menggoreng.
Cuka memiliki sifat asam yang tidak hanya melarutkan noda membandel, tetapi juga mencegah bau makanan lama menempel. Sania juga menyarankan untuk mengelap meja dapur dengan campuran air dan cuka untuk menghilangkan sisa lemak dan bau.
Terakhir, segera cuci wajan bekas menggoreng dan tiriskan minyak jelantah untuk dibuang. Jangan lupa juga untuk membuang sampah sisa masakan agar tidak menimbulkan bau tambahan.
FAQ
Q: Berapa lama biasanya bau gorengan hilang setelah menggunakan cara-cara di atas?
A: Dengan kombinasi membuka jendela, menyalakan exhaust fan, dan rebusan lemon/cuka, bau bisa hilang dalam 15–30 menit. Untuk bau yang sudah menempel di furnitur, baking soda atau arang aktif mungkin perlu diletakkan semalaman untuk penyerapan yang lebih optimal.
Q: Apakah baking soda aman jika terkena permukaan makanan?
A: Baking soda (natrium bikarbonat) adalah bahan makanan dan sangat aman. Namun, pastikan tidak tertiup angin langsung ke makanan yang terbuka. Lebih baik tempatkan di wadah tertutup rapat yang sudah dilubangi tutupnya.
Q: Bagaimana cara menghilangkan bau gorengan dari gorden atau sofa?
A: Untuk gorden, cuci dengan deterjen biasa ditambah setengah cangkir baking soda. Untuk sofa atau kain, semprotkan campuran air dan cuka (perbandingan 3:1) secara tipis, lalu jemur di bawah sinar matahari. Baking soda juga dapat ditaburkan pada karpet yang berbau dan kemudian disedot dengan penyedot debu.
Q: Apakah cuka membuat rumah bau asam seperti acar?
A: Bau cuka akan hilang dalam 10–15 menit setelah direbus, bersamaan dengan hilangnya bau gorengan. Anda juga dapat menambahkan beberapa tetes minyak esensial, seperti lavender dan jeruk, ke dalam larutan cuka untuk menutupi bau cuka dan memberikan aroma segar.

2 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534166/original/057682000_1773813485-a52201f0-826a-4b36-93d5-242cd10e5944.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572772/original/028911000_1777869201-WhatsApp_Image_2026-05-02_at_13.47.15.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572692/original/087764800_1777865374-Gemini_Generated_Image_aps4m0aps4m0aps4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572718/original/005486100_1777866276-HL_lagi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442208/original/091692300_1765531218-Tren_Gelang_Emas_Bangle_Tipis_2026_untuk_Ibu_Usia_50_Tahun_Model_Aksen_Mutiara.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568498/original/008972500_1777360955-unnamed__60_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572683/original/071891000_1777865241-cara_menanam_timun_di_pot_kecil_agar_berbuah_lebat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5020102/original/083741400_1732507182-Depositphotos_250796396_S.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4667412/original/082538600_1701239082-GettyImages-1140985423.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572668/original/064436400_1777864583-Gemini_Generated_Image_odhfkmodhfkmodhf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537087/original/046183100_1774409494-Membersihkan_noda_minyak_di_baju.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572728/original/084965000_1777866574-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572210/original/075544000_1777779955-semi_permanen_36_3a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570436/original/089146600_1777525476-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5469603/original/073933300_1768137137-20260105AA_Launching_Jakarta_Pertamina_Enduro-18.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570383/original/071137800_1777523969-Desain_Rumah_7x12_Tanpa_Pagar_Tapi_Tetap_Ada_Garasi_yang_Cocok_Buat_Kontrakan_Model_Minimal_Sekat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548565/original/073325100_1775544080-Memanen_Stroberi_Hidroponik.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5225395/original/004419700_1747702410-WhatsApp_Image_2025-05-20_at_7.38.42_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569597/original/040803000_1777448179-Biru_Muda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572658/original/055822500_1777864262-unnamed__7_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469055/original/011269000_1768048972-cesar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482519/original/004242000_1769226806-pelaku_usaha_UMKM_Bantul_Rifqi_Rozanah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454293/original/050430700_1766556442-1000101929.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461719/original/099491300_1767433319-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383986/original/067984300_1760708009-Saddil-Ramdani.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5462350/original/069630300_1767550955-20260104_222549.jpg)