Liputan6.com, Jakarta - Memahami ciri orang dengan kecerdasan emosional rendah penting karena emosi sangat memengaruhi cara seseorang berinteraksi dengan orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering bertemu individu yang tampak kesulitan mengelola perasaan mereka. Hal ini tidak hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga hubungan sosial di sekitarnya.
Kecerdasan emosional atau EQ menjadi faktor penting selain IQ dalam menentukan kesuksesan seseorang. Bahkan, menurut Goleman (2020), kecerdasan intelektual (IQ) hanya menyumbang 20% bagi kesuksesan, sedangkan 80% adalah sumbangan faktor kekuatan-kekuatan lain, diantaranya adalah kecerdasan emosional. Berikut ciri-ciri orang dengan kecerdasan emosional rendah yang perlu dikenali untuk membantu memahami perilaku seseorang sekaligus memperbaiki diri, dirangkum Liputan6.com pada Minggu (3/5/2026).
1. Sulit Mengelola Emosi
Salah satu ciri paling umum dari kecerdasan emosional rendah adalah ketidakmampuan mengelola emosi dengan baik. Seseorang bisa mudah tersinggung atau marah hanya karena hal kecil yang sebenarnya tidak terlalu signifikan. Kondisi ini menunjukkan bahwa mereka belum mampu mengontrol reaksi emosionalnya.
Selain itu, orang dengan kondisi ini cenderung bereaksi impulsif tanpa berpikir panjang. Mereka sering menyesali tindakan setelah emosi mereda, tetapi sulit mengubah pola tersebut. Akibatnya, hubungan sosial bisa terganggu karena orang lain merasa tidak nyaman.
2. Kurang Empati
Ciri berikutnya adalah kurangnya empati terhadap orang lain. Mereka sulit memahami atau merasakan apa yang sedang dialami orang di sekitarnya. Hal ini membuat mereka terkesan dingin atau tidak peduli.
Kurangnya empati juga membuat komunikasi menjadi kurang efektif. Orang lain mungkin merasa tidak didengar atau tidak dihargai. Dalam jangka panjang, hal ini bisa merusak hubungan interpersonal.
3. Terlalu Fokus pada Diri Sendiri
Orang dengan EQ rendah sering kali terlalu fokus pada diri sendiri. Mereka cenderung membicarakan pengalaman pribadi tanpa memberi ruang bagi orang lain. Sikap ini bisa membuat orang di sekitarnya merasa diabaikan.
Selain itu, mereka juga kurang peka terhadap kebutuhan orang lain. Dalam percakapan, mereka lebih ingin didengar daripada mendengarkan. Akibatnya, interaksi sosial menjadi tidak seimbang.
4. Sulit Beradaptasi dengan Perubahan
Perubahan sering menjadi tantangan besar bagi orang dengan EQ rendah. Mereka cenderung merasa cemas atau frustrasi ketika situasi tidak sesuai harapan. Bahkan perubahan kecil bisa memicu reaksi berlebihan.
Ketidakmampuan beradaptasi ini membuat mereka sulit berkembang. Mereka lebih memilih bertahan di zona nyaman daripada menghadapi hal baru. Padahal, fleksibilitas adalah kunci dalam kehidupan sosial dan profesional.
5. Suka Menyalahkan Orang Lain
Ciri lainnya adalah kebiasaan menyalahkan orang lain atas kesalahan sendiri. Mereka jarang melakukan introspeksi atau mengakui kekurangan. Hal ini membuat mereka sulit belajar dari pengalaman.
Selain itu, sikap ini bisa memicu konflik dengan orang lain. Orang di sekitarnya mungkin merasa tidak adil dipersalahkan. Dalam jangka panjang, kepercayaan pun bisa hilang.
6. Reaksi Berlebihan Terhadap Kritik
Orang dengan EQ rendah biasanya tidak mampu menerima kritik dengan baik. Mereka bisa langsung defensif atau marah ketika mendapat masukan. Padahal kritik sering kali bertujuan untuk perbaikan.
Reaksi berlebihan ini menunjukkan ketidakmatangan emosional. Mereka cenderung melihat kritik sebagai serangan pribadi. Akibatnya, peluang untuk berkembang menjadi terhambat.
7. Komunikasi yang Tidak Efektif
Komunikasi yang buruk juga menjadi ciri penting. Mereka mungkin sulit menyampaikan perasaan dengan jelas atau justru menggunakan kata-kata yang menyakitkan. Hal ini bisa menimbulkan kesalahpahaman.
Selain itu, mereka juga kurang mampu membaca situasi sosial. Mereka bisa berbicara tanpa mempertimbangkan perasaan orang lain. Akibatnya, hubungan menjadi renggang.
8. Tidak Mampu Mengatasi Stres
Ketidakmampuan mengelola stres menjadi tanda lainnya. Mereka mudah panik atau merasa tertekan saat menghadapi masalah. Bahkan situasi kecil bisa terasa sangat berat.
Kondisi ini membuat mereka sulit mengambil keputusan yang tepat. Emosi yang tidak stabil sering kali mengganggu logika. Akibatnya, masalah justru semakin kompleks.
9. Kesulitan Menjaga Hubungan
Orang dengan EQ rendah sering mengalami masalah dalam hubungan sosial. Mereka mudah terlibat konflik dan sulit mempertahankan hubungan jangka panjang. Hal ini biasanya disebabkan oleh kurangnya empati dan komunikasi yang buruk.
Selain itu, mereka juga kurang mampu memahami kebutuhan pasangan atau teman. Akibatnya, hubungan menjadi tidak harmonis. Banyak hubungan berakhir karena ketidakmampuan ini.
10. Rendahnya Tanggung Jawab Sosial
Ciri lainnya adalah kurangnya kepedulian terhadap lingkungan sosial. Mereka tidak merasa perlu membantu atau berkontribusi pada orang lain. Hal ini menunjukkan rendahnya kesadaran sosial.
Selain itu, mereka cenderung lebih mementingkan diri sendiri. Mereka tidak melihat pentingnya kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat. Akibatnya, hubungan sosial menjadi terbatas.
11. Mudah Putus Asa
Orang dengan EQ rendah juga cenderung mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Mereka sulit memotivasi diri sendiri untuk bangkit kembali. Hal ini membuat mereka terjebak dalam perasaan negatif.
Kondisi ini sering disertai dengan rasa pesimis. Mereka merasa tidak mampu mengatasi masalah yang ada. Padahal, kemampuan bangkit adalah bagian penting dari kecerdasan emosional.
12. Cenderung Egois dan Tidak Bisa Mengontrol Diri
Seseorang dengan EQ rendah sering menunjukkan sikap egois dan sulit mengontrol diri. Mereka lebih mengutamakan kepentingan pribadi tanpa mempertimbangkan orang lain. Hal ini membuat mereka sulit diterima dalam lingkungan sosial.
Seseorang dikatakan memiliki kecerdasan emosi rendah apabila seseorang tersebut tidak memiliki keseimbangan emosi, bersifat egois, berorientasi pada kepentingan sendiri. Kondisi ini juga membuat mereka sulit menjalin hubungan yang sehat dan harmonis.
Pertanyaan Seputar Kecerdasan Emosional
1. Apa itu kecerdasan emosional (EQ)?
Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang dalam memahami, mengelola, dan mengontrol emosi diri serta orang lain.
2. Apa penyebab EQ rendah?
Bisa disebabkan oleh pola asuh, lingkungan, pengalaman hidup, dan kurangnya kesadaran diri.
3. Apakah EQ bisa ditingkatkan?
Ya, EQ bisa dilatih melalui kesadaran diri, empati, dan pengelolaan emosi yang lebih baik.
4. Apa dampak EQ rendah dalam kehidupan?
Dapat menyebabkan konflik sosial, kesulitan dalam hubungan, dan hambatan dalam karier.
5. Mana lebih penting, IQ atau EQ?
Keduanya penting, namun EQ berperan besar dalam hubungan sosial dan kesuksesan jangka panjang.

5 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448629/original/045278600_1766035052-Gelang_Rantai_Tipis_Klasik__Pilihan_Abadi_yang_Elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572282/original/048760100_1777785640-ide_ternak_hewan_kecil_tanpa_bau_untuk_ibu-ibu_komplek_perumahan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567592/original/043461700_1777290860-photo_6302915063400042167_y.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572269/original/053408000_1777785138-model_rumah_kayu_modal_Rp_50_juta_dengan_halaman_mini_di_desa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570185/original/054087800_1777517651-Kebun_Kolektif.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406767/original/073611600_1762596719-runtukahu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572250/original/049928300_1777783823-Gemini_Generated_Image_kvrvj3kvrvj3kvrv.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515887/original/090122300_1772204204-ramos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572234/original/027431600_1777782675-MILOMIR.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572196/original/098823600_1777779559-contoh_rumah_kecil_ukuran_5x6_meter_bisa_2_kamar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572235/original/027948300_1777782766-Gemini_Generated_Image_lpuc88lpuc88lpuc.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572219/original/088549200_1777780920-Gemini_Generated_Image_a1qg6ma1qg6ma1qg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2975865/original/006972500_1574525709-11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528328/original/003485100_1773279504-greenhouse_buah_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312034/original/057920500_1754902026-Persija_Jakarta_vs_Persita_Tangerang-36.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572137/original/083129900_1777775671-cara_menanam_blewah_di_pot_halaman_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352287/original/006591800_1758095186-Gemini_Generated_Image_ve36bove36bove36.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5570460/original/093958800_1777526886-1000115261.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3374310/original/020543000_1613020441-WhatsApp_Image_2021-02-11_at_08.17.06__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570100/original/077432700_1777514010-Gemini_Generated_Image_tl1xiytl1xiytl1x.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469055/original/011269000_1768048972-cesar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482519/original/004242000_1769226806-pelaku_usaha_UMKM_Bantul_Rifqi_Rozanah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454293/original/050430700_1766556442-1000101929.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5462350/original/069630300_1767550955-20260104_222549.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461719/original/099491300_1767433319-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383986/original/067984300_1760708009-Saddil-Ramdani.jpg)