12 Pohon Buah dalam Pot yang Bisa Berbuah Sepanjang Tahun, Bikin Kebun Rumah Makin Produktif

2 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Pohon buah dalam pot yang bisa berbuah sepanjang tahun semakin diminati karena mampu menghadirkan kebun produktif meski lahan rumah terbatas. Dengan teknik budidaya yang tepat, sejumlah tanaman buah dapat tumbuh subur di dalam pot sekaligus menghasilkan panen secara berkala sepanjang tahun.

Menanam buah dalam pot atau tabulampot juga menawarkan banyak keuntungan. Selain lebih mudah dipindahkan sesuai kebutuhan cahaya matahari, perawatannya relatif sederhana dibandingkan menanam langsung di tanah. Jenis pot, media tanam, pemupukan, hingga pemangkasan menjadi faktor penting agar tanaman tetap sehat dan rajin berbunga.

Menurut berbagai panduan budidaya hortikultura dari Kementerian Pertanian serta sejumlah penelitian mengenai tabulampot, keberhasilan tanaman buah dalam pot dipengaruhi oleh pemilihan varietas unggul, penyinaran yang cukup, penyiraman teratur, serta pemberian nutrisi seimbang. Jika dilakukan dengan benar, beberapa jenis pohon buah bahkan mampu berbuah lebih dari sekali dalam setahun. Lantas, apa saja jenis pohon buah dalam pot yang mudah dirawat ini? Dilansir dari berbagai sumber, Rabu (29/7), berikut ulasan selengkapnya. 

1. Jeruk Nipis 

Jeruk nipis termasuk salah satu tanaman buah yang paling mudah dibudidayakan dalam pot. Ukuran pohonnya relatif tidak terlalu besar sehingga cocok ditempatkan di teras, halaman depan, maupun sudut kebun rumah. Dengan penyinaran matahari selama 6–8 jam per hari, tanaman ini mampu berbunga beberapa kali dalam setahun. Tidak heran jika jeruk nipis menjadi salah satu pilihan utama bagi pencinta tabulampot yang menginginkan panen rutin.

Agar produksi buah tetap stabil, gunakan pot berdiameter minimal 50 cm dengan media tanam yang gembur dan memiliki drainase baik. Berikan pupuk organik atau pupuk NPK secara berkala serta lakukan pemangkasan setelah panen untuk merangsang pertumbuhan tunas baru. Jika dirawat secara konsisten, jeruk nipis dapat menghasilkan buah hampir sepanjang tahun dan siap dipanen ketika kulitnya berubah hijau tua mengilap.

2. Lemon 

Lemon merupakan tanaman jeruk yang cukup adaptif ditanam sebagai tabulampot. Selain menghasilkan buah yang banyak digunakan untuk minuman maupun masakan, pohon lemon juga memiliki daun hijau mengilap dan bunga putih yang harum sehingga menambah nilai estetika halaman rumah. Beberapa varietas lemon berukuran kompak bahkan memang dikembangkan untuk budidaya dalam pot.

Supaya rajin berbuah, tanaman lemon membutuhkan sinar matahari penuh dan media tanam yang tidak mudah menggenang air. Penyiraman dilakukan secukupnya agar akar tetap sehat, sedangkan pemupukan tinggi kalium dapat membantu meningkatkan jumlah bunga dan kualitas buah. Pemangkasan cabang yang terlalu rimbun juga penting agar sirkulasi udara lebih baik dan energi tanaman lebih banyak diarahkan untuk pembentukan buah.

3. Jambu Air 

Jambu air menjadi salah satu tanaman buah yang terkenal cepat berbuah, terutama jika menggunakan bibit hasil cangkok atau okulasi. Pohon ini mampu tumbuh subur di dalam pot berukuran besar dan menghasilkan buah beberapa kali dalam setahun. Selain mudah dirawat, jambu air juga cocok ditanam di daerah beriklim tropis seperti Indonesia sehingga tidak memerlukan perlakuan yang rumit.

Perawatan utamanya adalah melakukan pemangkasan setelah masa panen selesai. Langkah tersebut akan merangsang munculnya tunas baru yang nantinya menjadi tempat tumbuh bunga. Tambahkan pupuk organik, kompos, atau pupuk kandang matang secara berkala untuk menjaga kesuburan media tanam. Dengan kombinasi pemupukan dan penyinaran yang cukup, jambu air dapat terus menghasilkan buah dalam siklus panen yang relatif singkat.

4. Jambu Biji 

Jambu biji dikenal sebagai tanaman yang tangguh dan mudah beradaptasi pada berbagai kondisi lingkungan. Tanaman ini tetap dapat tumbuh optimal meski dibudidayakan dalam pot, asalkan ukuran wadah cukup besar untuk mendukung perkembangan akar. Buah jambu biji juga kaya vitamin C sehingga menjadi salah satu tanaman produktif yang bermanfaat untuk konsumsi keluarga.

Agar hasil panennya maksimal, lakukan penjarangan buah sehingga nutrisi tanaman tidak terbagi terlalu banyak. Pemangkasan cabang tua dan pemberian pupuk secara rutin akan membantu pembentukan tunas produktif baru. Selain itu, pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari langsung setiap hari agar proses pembungaan berlangsung lebih optimal.

5. Belimbing Manis 

Belimbing manis menjadi salah satu tabulampot yang banyak dipilih karena memiliki tajuk yang mudah dibentuk dan tidak terlalu besar. Pohon ini mampu menghasilkan buah beberapa kali dalam setahun apabila kebutuhan air, cahaya, dan unsur hara terpenuhi. Buahnya yang segar juga dapat dipanen langsung dari halaman rumah sehingga memberikan kepuasan tersendiri bagi pemiliknya.

Media tanam yang subur dan kaya bahan organik menjadi salah satu kunci keberhasilan budidaya belimbing dalam pot. Berikan pupuk yang mengandung fosfor dan kalium menjelang masa berbunga agar pembentukan buah berlangsung lebih baik. Lakukan pemangkasan ringan secara berkala untuk menjaga bentuk tajuk sekaligus meningkatkan produktivitas tanaman.

6. Delima 

Delima memiliki tampilan yang menarik berkat bunga berwarna merah cerah dan buahnya yang khas. Karena ukuran pohonnya relatif tidak terlalu besar, delima cukup ideal dijadikan tanaman buah dalam pot. Selain mempercantik halaman, tanaman ini juga dapat menghasilkan buah secara berkala apabila memperoleh pencahayaan matahari yang cukup.

Delima lebih menyukai media tanam yang poros sehingga kelebihan air dapat segera keluar dari pot. Hindari penyiraman yang terlalu sering karena akar delima cukup sensitif terhadap genangan. Dengan pemupukan yang rutin dan pemangkasan cabang yang tidak produktif, tanaman akan tumbuh lebih sehat dan memiliki peluang berbunga lebih banyak.

7. Tin atau Fig 

Tanaman tin atau fig semakin populer di Indonesia karena dikenal mampu beradaptasi dengan baik di daerah tropis. Pohon ini memiliki ukuran yang relatif kompak sehingga mudah dibudidayakan dalam pot besar. Selain menghasilkan buah yang bernilai ekonomi tinggi, daun tin juga sering dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat sebagai bahan minuman herbal.

Agar pertumbuhannya optimal, tanaman tin memerlukan media tanam yang gembur, tidak becek, dan kaya bahan organik. Pemangkasan cabang dilakukan secara berkala untuk membentuk tajuk yang rapi sekaligus merangsang munculnya tunas produktif. Dengan perawatan yang tepat, tanaman tin dapat menghasilkan buah beberapa kali dalam setahun.

8. Murbei 

Murbei termasuk tanaman yang pertumbuhannya sangat cepat dan mudah dibentuk sebagai tabulampot. Buahnya muncul dalam jumlah cukup banyak saat tanaman berada pada kondisi sehat. Warna buah yang berubah dari hijau, merah, hingga ungu kehitaman juga membuat tanaman ini terlihat menarik sebagai penghias halaman.

Supaya tetap produktif, lakukan pemangkasan setelah masa panen selesai. Langkah tersebut akan merangsang tumbuhnya cabang baru yang menjadi tempat munculnya bunga dan buah berikutnya. Berikan pupuk organik secara berkala serta pastikan tanaman memperoleh sinar matahari penuh agar pertumbuhannya tetap maksimal.

9. Kelengkeng Varietas Genjah 

Saat ini tersedia berbagai varietas kelengkeng genjah yang memang dikembangkan untuk tabulampot. Ukurannya lebih pendek dibanding kelengkeng biasa, tetapi tetap mampu menghasilkan buah yang lebat jika dirawat dengan baik. Kehadiran varietas ini membuat masyarakat tidak lagi memerlukan lahan luas untuk menikmati panen kelengkeng sendiri.

Gunakan pot berukuran besar agar akar berkembang dengan optimal. Pemupukan secara rutin dan pemangkasan cabang setelah panen akan membantu menjaga keseimbangan pertumbuhan tanaman. Pada beberapa varietas, teknik perangsangan bunga juga dapat dilakukan sesuai petunjuk budidaya untuk meningkatkan peluang tanaman berbuah.

10. Srikaya 

Srikaya merupakan tanaman buah yang memiliki ukuran relatif kecil sehingga sangat cocok dijadikan tabulampot. Tanaman ini tahan terhadap cuaca panas dan tidak memerlukan penyiraman berlebihan. Buahnya memiliki rasa manis dengan tekstur lembut sehingga banyak disukai berbagai kalangan.

Perawatan srikaya cukup sederhana, yaitu menjaga media tanam tetap subur, memberikan pupuk secara berkala, serta memangkas cabang yang terlalu rapat. Dengan sirkulasi udara yang baik dan pencahayaan matahari yang cukup, tanaman akan lebih mudah membentuk bunga dan menghasilkan buah secara berulang.

11. Anggur 

Anggur tidak hanya dapat ditanam di kebun luas, tetapi juga mampu tumbuh produktif di dalam pot. Tanaman ini membutuhkan rambatan sederhana agar pertumbuhan cabangnya lebih teratur. Selain menghasilkan buah, tanaman anggur juga memberikan kesan hijau dan teduh pada halaman rumah.

Kunci keberhasilan budidaya anggur adalah teknik pemangkasan. Setelah panen, cabang produktif dipangkas untuk merangsang pembentukan tunas baru yang akan menghasilkan bunga berikutnya. Dengan pemupukan yang tepat dan sinar matahari minimal enam jam setiap hari, anggur dapat berbuah lebih dari sekali dalam setahun.

12. Alpukat Varietas Genjah

Alpukat varietas genjah menjadi pilihan menarik bagi pencinta tabulampot karena memiliki masa berbuah yang lebih singkat dibandingkan alpukat dari biji. Bibit hasil okulasi atau sambung pucuk umumnya mulai berbuah dalam beberapa tahun jika dirawat dengan baik. Selain ukurannya yang lebih kompak, beberapa varietas genjah juga mampu tumbuh optimal di dalam pot berukuran besar sehingga cocok untuk pekarangan rumah yang tidak terlalu luas.

Agar alpukat dalam pot tumbuh sehat dan produktif, gunakan wadah berdiameter minimal 60 sentimeter dengan media tanam yang gembur, subur, dan memiliki drainase baik. Tanaman membutuhkan sinar matahari penuh, penyiraman secukupnya, serta pemupukan rutin menggunakan pupuk organik dan pupuk yang mengandung fosfor serta kalium untuk mendukung pembungaan dan pembuahan.

Tanya & Jawab Seputar Pohon Buah dalam Pot yang Bisa Berbuah Sepanjang Tahun 

1. Apa yang dimaksud pohon buah dalam pot atau tabulampot? Tabulampot adalah teknik membudidayakan tanaman buah menggunakan pot sehingga cocok untuk lahan sempit.

2. Apakah semua pohon buah bisa ditanam di dalam pot? Tidak semua, tetapi banyak jenis buah berukuran kecil hingga sedang yang dapat tumbuh dan berbuah dengan baik di pot.

3. Berapa lama tabulampot mulai berbuah? Tergantung jenis tanaman dan bibit, umumnya berkisar 1–3 tahun jika menggunakan bibit hasil okulasi atau sambung.

4. Mengapa tabulampot sulit berbuah? Penyebabnya bisa karena kurang sinar matahari, pemupukan tidak tepat, pot terlalu kecil, atau tanaman belum memasuki usia produktif.

5. Apa media tanam terbaik untuk tabulampot? Campuran tanah, kompos atau pupuk kandang matang, serta sekam bakar atau pasir dengan drainase yang baik menjadi media tanam yang umum digunakan untuk mendukung pertumbuhan tanaman buah dalam pot.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|