Liputan6.com, Jakarta - Kebiasaan membeli gorengan pada sore hari masih menjadi pola konsumsi yang bertahan di banyak daerah. Ini, tentu menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan banyak keuntungan. Proses pembuatannya pun terbilang mudah, dengan bahan-bahan yang mudah didapat di pasar tradisional, memungkinkan usaha ini bisa dengan mudah dijalankan.
Permintaan gorengan cenderung meningkat pada jam tertentu, khususnya pukul 15.30 hingga menjelang magrib. Ini karena banyak masyarakat yang mencari camilan sore untuk disantap bersama keluarga di rumah, maupun rekan kerja. Jenis gorengan yang dipilih umumnya yang mudah dikenali, mudah dimakan, dan dapat dibeli dalam jumlah lebih dari satu seperti tempe, bala-bala/bakwan, cireng sampai pisang goreng.
Kiranya, 2026 ini adalah momen yang tepat untuk Anda memulai usaha berjualan gorengan. Apalagi, dalam dua bulan ke depan sudah akan datang bulan suci Ramadan, yang artinya setelah lewat jam salat Asar, banyak masyarakat yang berburu takjil termasuk gorengan. Simak 20 ide varian gorengan yang paling dicari saat sore hari, Sabtu (3/1).
1. Bakwan Sayur
Bakwan sayur masih sering dibeli karena bahan mudah didapat dan proses pembuatan dapat dilakukan sejak siang hari. Penjual dapat menyiapkan adonan dasar lebih awal lalu menggoreng bertahap menjelang sore agar produk tetap tersedia saat pembeli datang. Pengemasan menggunakan kertas minyak dan kantong kertas memudahkan pembeli membawa tanpa perlu wadah tambahan.
Penjualan saat sore hari dapat dilakukan dengan sistem paket isi tiga atau lima untuk mendorong pembelian lebih dari satu. Pada Ramadan, bakwan dapat dipasangkan dengan cabai rawit atau sambal cair dalam plastik kecil agar pembeli tidak perlu menyiapkan tambahan di rumah. Penempatan gerobak di jalur pulang kerja atau dekat masjid meningkatkan peluang transaksi.
Modal harian dapat diatur dari pembelian sayur dan tepung dengan porsi sesuai target penjualan. Keuntungan harian dapat diambil sekitar 25 hingga 30 persen dari total omzet agar modal dapat diputar kembali keesokan hari. Pencatatan sederhana membantu memastikan tidak ada kebocoran biaya.
2. Tahu Isi
Tahu isi banyak dicari karena dapat diisi berbagai bahan tanpa mengubah proses utama. Isian dapat disesuaikan dengan harga bahan yang tersedia di pasar sehingga modal tetap terkendali. Penjual dapat menggoreng tahu setengah matang lebih awal lalu menggoreng ulang saat sore.
Pengemasan tahu isi dapat dilakukan satuan atau paket, terutama menjelang Ramadan ketika pembeli membeli untuk keluarga. Penjualan dapat dibantu dengan papan harga yang jelas agar pembeli tidak perlu bertanya. Promosi sederhana berupa tulisan “Tahu Isi Panas Sore Ini” cukup menarik perhatian.
Penghitungan untung dapat dilakukan dengan menaikkan harga jual per biji sekitar 30 persen dari biaya produksi. Cara ini membantu menutup biaya minyak dan gas tanpa membuat harga sulit diterima pembeli. Sisa tahu dapat disimpan dalam kulkas untuk produksi esok hari.
3. Tempe Goreng Tepung
Tempe goreng tepung memiliki proses yang cepat dan bahan yang mudah disiapkan. Penjual dapat memotong tempe sejak pagi dan menyimpannya dalam wadah tertutup. Saat sore, proses goreng dapat dilakukan secara bertahap mengikuti jumlah pembeli.
Penjualan sore hari dapat menggunakan konsep beli banyak lebih hemat agar pembeli tertarik menambah jumlah. Pada bulan Ramadan, tempe goreng sering dibeli sebagai lauk pendamping berbuka sehingga stok perlu ditambah pada jam ramai. Pengemasan sederhana membantu mempercepat antrean.
Modal dapat ditekan dengan membeli tempe dalam jumlah harian sesuai target. Keuntungan dapat diambil sekitar 20 hingga 25 persen per hari agar harga tetap terjangkau dan penjualan stabil. Perputaran cepat membantu menghindari kerugian dari sisa stok.
4. Pisang Goreng
Pisang goreng sering menjadi pilihan karena rasa yang sudah dikenal banyak orang. Penjual dapat memilih jenis pisang yang tersedia di pasar dengan harga harian yang lebih stabil. Proses penggorengan dapat dilakukan menjelang sore untuk menjaga ketersediaan.
Pengemasan pisang goreng dapat menggunakan kertas minyak dengan tambahan gula atau cokelat bubuk dalam sachet kecil saat Ramadan. Cara ini memberi nilai tambah tanpa mengubah proses utama. Penjualan dapat dilakukan dengan sistem antre cepat.
Modal harian dapat dikontrol dengan membeli pisang sesuai kebutuhan satu hari. Keuntungan sekitar 30 persen dapat diambil untuk menutup biaya bahan tambahan. Penghitungan ini membantu usaha tetap berjalan tanpa penumpukan stok.
5. Ubi Goreng
Ubi goreng mudah diproduksi dan tidak memerlukan banyak variasi bahan. Penjual dapat merebus ubi setengah matang lebih awal untuk mempercepat proses goreng saat sore. Cara ini menghemat waktu operasional.
Penjualan saat Ramadan dapat dilakukan dengan potongan ukuran kecil agar pembeli mudah membagi. Pengemasan dalam kantong kertas membantu menjaga minyak tidak merembes. Promosi dapat dilakukan dengan penempatan etalase yang terlihat dari jalan.
Keuntungan harian dapat diatur pada kisaran 25 persen dari omzet. Modal dapat diputar cepat karena ubi dapat disimpan beberapa hari jika belum diolah. Pencatatan stok membantu menghindari pembelian berlebih.
6. Cireng
Cireng banyak dibeli karena tekstur yang dikenal dan harga jual yang dapat ditekan. Adonan dapat dibuat dalam jumlah besar lalu disimpan di lemari pendingin. Saat sore, penjual tinggal menggoreng sesuai permintaan.
Penjualan sore hari dapat dipadukan dengan saus dalam kemasan kecil. Pada Ramadan, cireng sering dibeli dalam jumlah banyak untuk berbuka bersama. Penulisan harga per paket membantu pembeli menentukan pilihan.
Modal dapat diatur dengan membeli bahan tepung dalam jumlah mingguan. Keuntungan harian sekitar 30 persen dapat diambil karena biaya produksi relatif rendah. Cara ini menjaga arus kas tetap stabil.
7. Risol
Risol dapat diisi sayur atau bihun sesuai ketersediaan bahan. Proses penggulungan dapat dilakukan sejak pagi sehingga sore hari hanya fokus pada penggorengan. Penjual dapat mengatur jumlah goreng agar tidak banyak sisa.
Pengemasan risol satuan atau paket membantu penjualan saat Ramadan. Penambahan saus dalam plastik kecil memberi kemudahan bagi pembeli. Penjualan dapat dibantu dengan sistem pre-order untuk jam tertentu.
Keuntungan dapat diambil sekitar 25 persen agar harga tetap diterima pasar. Modal dapat ditekan dengan produksi bertahap. Pencatatan jumlah terjual membantu evaluasi stok.
8. Pastel
Pastel memiliki bentuk yang mudah dikenali dan proses produksi yang serupa dengan risol. Penjual dapat menyiapkan kulit dan isian secara terpisah. Saat sore, proses penggorengan dapat disesuaikan dengan permintaan.
Penjualan sore hari dapat memanfaatkan paket campur dengan gorengan lain. Pada Ramadan, pastel sering dibeli sebagai menu tambahan berbuka. Pengemasan rapi membantu menjaga bentuk produk.
Modal harian dapat dihitung dari jumlah kulit yang dibuat. Keuntungan sekitar 25 hingga 30 persen dapat diambil tanpa menaikkan harga berlebihan. Sisa kulit dapat disimpan untuk produksi berikutnya.
9. Perkedel Kentang
Perkedel kentang membutuhkan proses awal berupa pengukusan atau penggorengan kentang. Penjual dapat menyiapkan bahan sejak pagi agar sore tinggal menggoreng. Cara ini menghemat waktu.
Penjualan sore hari dapat dilakukan satuan atau paket lauk berbuka. Pada Ramadan, perkedel sering dibeli sebagai pelengkap nasi. Pengemasan sederhana membantu transaksi cepat.
Modal dapat dikontrol dengan pembelian kentang harian. Keuntungan sekitar 20 hingga 25 persen cukup untuk menutup biaya produksi. Perhitungan ini menjaga usaha tetap berjalan.
10. Bala-Bala Jagung
Bala-bala jagung dapat dibuat dengan bahan yang sama dengan bakwan namun fokus pada jagung. Penjual dapat menyiapkan adonan sejak siang. Penggorengan dilakukan bertahap menjelang sore.
Penjualan saat Ramadan dapat dipadukan dengan sambal cair. Pengemasan satuan memudahkan pembeli memilih jumlah. Promosi dapat dilakukan dengan tulisan menu di depan gerobak.
Keuntungan harian dapat diambil sekitar 25 persen. Modal dapat ditekan dengan membeli jagung sesuai kebutuhan. Sisa adonan dapat digunakan keesokan hari jika disimpan dengan benar.
11. Sosis Goreng
Sosis goreng banyak dibeli oleh pembeli muda dan anak-anak. Proses penggorengan cepat dan tidak membutuhkan persiapan rumit. Penjual dapat menyimpan sosis beku hingga waktu jual.
Penjualan sore hari dapat menggunakan tusuk agar mudah dimakan. Pada Ramadan, sosis goreng sering dibeli sebagai menu pendamping berbuka. Pengemasan kertas membantu transaksi cepat.
Keuntungan sekitar 30 persen dapat diambil karena proses produksi singkat. Modal dapat diatur dengan pembelian sosis sesuai target harian. Stok beku membantu menghindari pemborosan.
12. Nugget Goreng
Nugget goreng memiliki pola penjualan mirip sosis. Penjual hanya perlu menggoreng sesuai pesanan. Cara ini meminimalkan sisa produk.
Penjualan sore hari dapat dilakukan dengan pilihan saus. Pada Ramadan, nugget sering dibeli dalam jumlah banyak. Pengemasan kotak kecil membantu pembeli membawa.
Keuntungan sekitar 25 persen cukup untuk menutup biaya minyak. Modal dapat ditekan dengan pembelian nugget kemasan besar. Perhitungan ini menjaga margin tetap aman.
13. Kentang Goreng
Kentang goreng banyak dicari sebagai camilan sore. Penjual dapat memotong kentang sejak pagi dan merendamnya. Saat sore, proses goreng dapat dilakukan cepat.
Penjualan saat Ramadan dapat menggunakan porsi kecil agar mudah dibagi. Pengemasan kertas tebal membantu menyerap minyak. Promosi dapat dilakukan dengan tulisan menu sederhana.
Keuntungan sekitar 30 persen dapat diambil karena permintaan stabil. Modal dapat dikontrol dengan pembelian kentang harian. Sisa kentang dapat disimpan dalam air dingin.
14. Tahu Crispy
Tahu crispy dibuat dari tahu yang dipotong kecil dan dilapisi tepung. Penjual dapat menyiapkan potongan tahu sejak pagi. Proses goreng dilakukan saat sore.
Penjualan sore hari dapat menggunakan bumbu tabur. Pada Ramadan, tahu crispy sering dibeli untuk berbuka bersama. Pengemasan cup kertas membantu penyajian.
Keuntungan sekitar 25 persen dapat diambil tanpa menaikkan harga. Modal dapat ditekan dengan pembelian tahu lokal. Pencatatan harian membantu kontrol biaya.
15. Jamur Goreng
Jamur goreng dapat dibuat dari jamur tiram yang mudah didapat. Penjual dapat membersihkan jamur sejak pagi. Saat sore, proses goreng dilakukan bertahap.
Penjualan saat Ramadan dapat menggunakan kemasan ringan. Promosi dapat dilakukan dengan tulisan menu yang terlihat. Penempatan dekat jalan ramai membantu penjualan.
Keuntungan sekitar 30 persen dapat diambil karena bahan mudah diolah. Modal dapat diatur dengan pembelian jamur harian. Sisa jamur dapat diolah keesokan hari.
16. Otak-Otak Goreng
Otak-otak goreng dapat dibeli dalam bentuk siap goreng. Penjual hanya perlu mengatur stok. Proses penggorengan cepat.
Penjualan sore hari dapat menggunakan tusuk. Pada Ramadan, otak-otak sering dibeli dalam jumlah banyak. Pengemasan sederhana mempercepat transaksi.
Keuntungan sekitar 25 persen dapat diambil. Modal dapat ditekan dengan pembelian grosir. Perputaran cepat menjaga stok tetap segar.
17. Donat Goreng
Donat goreng sering dibeli sebagai camilan sore. Penjual dapat membuat adonan sejak pagi. Penggorengan dilakukan menjelang sore.
Penjualan saat Ramadan dapat menggunakan topping sederhana. Pengemasan kotak kecil membantu pembeli membawa. Promosi dapat dilakukan dengan paket isi.
Keuntungan sekitar 30 persen dapat diambil. Modal dapat diatur dengan produksi harian. Sisa adonan dapat disimpan singkat.
18. Onde-Onde Goreng
Onde-onde goreng memiliki proses yang sudah dikenal. Penjual dapat menyiapkan adonan dan isian sejak pagi. Penggorengan dilakukan bertahap.
Penjualan sore hari dapat dilakukan satuan. Pada Ramadan, onde-onde sering dibeli untuk berbuka. Pengemasan kertas membantu menjaga bentuk.
Keuntungan sekitar 25 persen dapat diambil. Modal dapat dikontrol dengan pembelian bahan harian. Pencatatan membantu evaluasi.
19. Bakso Goreng
Bakso goreng mudah diproduksi dan cepat laku. Penjual dapat membeli bakso siap pakai. Proses goreng dilakukan sesuai pesanan.
Penjualan sore hari dapat menggunakan tusuk. Pada Ramadan, bakso goreng sering dibeli sebagai menu tambahan. Pengemasan sederhana membantu transaksi.
Keuntungan sekitar 30 persen dapat diambil. Modal dapat ditekan dengan pembelian grosir. Perhitungan ini menjaga usaha tetap berjalan.
20. Lumpia Goreng
Lumpia goreng memiliki proses mirip risol. Penjual dapat menyiapkan isian sejak pagi. Penggorengan dilakukan menjelang sore.
Penjualan saat Ramadan dapat menggunakan paket isi. Pengemasan rapi membantu pembeli membawa. Promosi dapat dilakukan dengan tulisan menu.
Keuntungan sekitar 25 persen dapat diambil. Modal dapat diputar harian. Pencatatan stok membantu menghindari kerugian.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Gorengan apa yang paling laku saat sore hari di bulan Ramadan?
Gorengan yang sering laku adalah bakwan, tahu isi, pisang goreng, dan risol karena mudah dimakan saat berbuka.
2. Berapa modal awal jualan gorengan rumahan?
Modal awal dapat dimulai dari pembelian bahan harian dengan kisaran kecil dan disesuaikan target penjualan.
3. Berapa persen keuntungan jualan gorengan per hari?
Keuntungan harian umumnya diambil sekitar 20 hingga 30 persen dari omzet agar modal tetap berputar.
4. Jam berapa waktu terbaik jualan gorengan saat Ramadan?
Waktu terbaik adalah mulai pukul 15.30 hingga menjelang magrib ketika pembeli mencari menu berbuka.
5. Bagaimana cara agar jualan gorengan tidak rugi?
Cara utama adalah mengatur produksi sesuai permintaan, mencatat modal dan penjualan, serta menghindari stok berlebih.

8 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417976/original/049724300_1763555921-InShot_20251119_193350409.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461718/original/089739600_1767433302-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461676/original/063145900_1767429385-Kolam_Ikan_Lahan_Sempit.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5461720/original/085501700_1767433556-20260103AA_BRI_Super_League_Persija_Jakarta_vs_Persijap_Jepara-09.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461654/original/078455800_1767427444-Pagar_Besi_Kombinasi_Kayu.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461719/original/099491300_1767433319-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429073/original/001791400_1764572941-John_Herdman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461626/original/031933700_1767426689-Tong_atau_Drum_Plastik_Bekas__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429810/original/029953700_1764645013-000_32RM7MU.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429812/original/007481000_1764645014-063_1259142689.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429807/original/016052400_1764645012-000_32RQ7UQ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429806/original/077058700_1764645011-000_32RQ8CG.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429808/original/054554400_1764645012-000_32X43LN.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461610/original/065663000_1767424633-Fissler_stainless_steel__dok._Fissler_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4787804/original/071525300_1711622871-dedik_setiawan_banyak_dikritik_usai_gagal_penalti_.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461138/original/062374500_1767340326-InShot_20260102_143320774.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461635/original/025525700_1767426813-Roaster_Rumah_Agar_Teras_Terasa_Luas_tapi_Privasi_Terjaga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3289397/original/066539600_1604663780-20201106-Budidaya-Ikan-Lele-di-Masa-Pandemi-COVID-19-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5212146/original/098938600_1746605269-WhatsApp_Image_2025-05-07_at_14.54.57_495326ff.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304794/original/092866600_1754286031-gaya_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5346547/original/050266700_1757611715-1000212638.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347915/original/009314600_1757745786-ChatGPT_Image_Sep_13__2025__01_41_07_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339933/original/067743600_1757137253-unnamed_-_2025-09-06T122212.122.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363741/original/074425700_1758961497-Gemini_Generated_Image_5iwydt5iwydt5iwy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352448/original/090606500_1758098726-Gemini_Generated_Image_zhur86zhur86zhur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345226/original/041083400_1757522822-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_21.04.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338093/original/002133400_1756964690-Gemini_Generated_Image_e2yjtbe2yjtbe2yj.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339676/original/014879200_1757081736-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-07.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339336/original/027918600_1757053950-Gemini_Generated_Image_g2jz1pg2jz1pg2jz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363626/original/003041100_1758954707-unnamed__32_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362760/original/090638300_1758873977-Gemini_Generated_Image_cqeijycqeijycqei.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4958566/original/092051000_1727865780-Mees.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363066/original/023100900_1758880541-Gemini_Generated_Image_eomtuqeomtuqeomt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348384/original/003877900_1757825996-b7f6d9ca-e00f-4e00-9787-25786983c949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5342863/original/048679300_1757402585-Andrew_Patrick_Jung.jpg)