Liputan6.com, Jakarta - Memilih jenis pohon buah yang tepat sangat penting bagi para pekebun, terutama di daerah yang sering mengalami genangan air. Beberapa pohon buah memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa terhadap kondisi tanah yang lembap, sehingga tetap dapat tumbuh subur meskipun akar mereka terendam air.
Berikut 5 pohon buah yang akarnya tahan terhadap genangan air, beserta penjelasan detail mengenai setiap jenis pohon, dirangkum Liputan6.com pada Kamis (23/4/2026). Dengan memahami karakteristik masing-masing tanaman, Anda dapat menciptakan kebun yang produktif dan lestari, bahkan di kondisi yang menantang seperti genangan air.
1. Nangka (Artocarpus heterophyllus)
Nangka adalah salah satu pohon buah yang terkenal di Indonesia, dengan nama ilmiah Artocarpus heterophyllus. Pohon ini memiliki batang yang tumbuh lurus dan berkayu keras, dengan tinggi mencapai 20-30 meter dan diameter batang hingga 70 cm. Daun nangka berbentuk lonjong atau bulat telur, tersusun selang-seling, dan mengeluarkan getah putih yang lengket jika dilukai, menjadikannya mudah dikenali.
Pohon nangka memiliki toleransi yang baik terhadap genangan air, sehingga dapat tumbuh subur di daerah dengan genangan sementara. Sistem akar yang kuat membantu pohon ini menyerap air dari dalam tanah, menjadikannya pilihan ideal untuk ditanam di area rawa. Dengan kemampuan adaptasi yang baik, nangka dapat bertahan di tanah yang tergenang air, sehingga cocok untuk kebun di daerah lembap.
Kondisi tumbuh optimal untuk pohon nangka adalah pada curah hujan 1.500–2.500 mm per tahun dan suhu antara 16–21°C. Nangka dapat ditanam di tanah gembur dan agak berpasir, serta tumbuh baik di ketinggian 0–800 meter di atas permukaan laut. Jika ditanam dari biji, pohon ini baru bisa berbuah setelah 5-10 tahun, sedangkan dari cangkok bisa berbuah lebih cepat dalam waktu 1,5-2 tahun.
2. Jambu Air (Syzygium aqueum)
Jambu air, dengan nama ilmiah Syzygium aqueum, adalah tumbuhan yang berasal dari Asia Tenggara dan termasuk dalam suku jambu-jambuan (Myrtaceae). Pohon ini memiliki akar tunggang yang kuat dan dapat tumbuh baik di tanah yang lembap. Buah jambu air berbentuk lonceng atau pir, dengan kulit tipis berwarna hijau, merah muda, atau merah tua saat matang, serta daging buah yang renyah dan berair.
Tanaman ini sangat menyukai air dan justru membutuhkan banyak air untuk hasil terbaik. Sistem perakarannya memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap kondisi tanah yang cukup basah, sehingga jambu air dapat tumbuh subur di lokasi yang sering tergenang air. Akar tunggangnya yang kuat juga berfungsi untuk menguatkan struktur tanah dan membantu penyerapan air hujan, meminimalkan genangan di permukaan.
Kondisi tumbuh optimal bagi jambu air adalah pada ketinggian 5–500 meter dari permukaan laut, dengan pencahayaan matahari langsung sekitar 40-80 persen dalam sehari. Suhu optimal bagi perkembangannya berkisar antara 10-28°C, dengan tingkat kelembaban 50-80%. Jambu air dapat mulai berbuah dalam waktu 8 bulan hingga 3 tahun, tergantung pada metode penanaman dan perawatannya.
3. Sirsak (Annona muricata)
Sirsak atau Annona muricata, adalah spesies pohon buah tropis yang termasuk dalam famili Annonaceae. Pohon ini memiliki ukuran kecil hingga sedang, dengan tinggi mencapai 3–10 meter dan diameter batang 10-30 cm. Daunnya tunggal, tersusun berseling, dan memiliki aroma khas yang menyegarkan saat diremas, sementara buahnya berbentuk lonjong atau bulat tidak beraturan, berkulit hijau berduri lunak.
Sirsak memiliki toleransi yang baik terhadap genangan air, meskipun beberapa sumber menyarankan agar sirsak ditanam di daerah yang tidak tergenang air. Tanaman ini dapat tumbuh di berbagai jenis tanah, termasuk tanah yang cenderung tergenang atau tanah basah. Meskipun demikian, sirsak tetap dapat bertahan di kondisi lembap dan tergenang sementara.
Kondisi tumbuh optimal untuk sirsak adalah di lingkungan tropis pada ketinggian 100-1000 meter dari permukaan laut. Suhu udara yang sesuai berkisar antara 22-32°C, dengan curah hujan yang dibutuhkan 1500-3000 mm per tahun. Sirsak baru dapat berbuah setelah 2-5 tahun jika ditanam dari biji, dan 2-3 tahun jika ditanam dari cangkok.
4. Rambutan (Nephelium lappaceum)
Rambutan, dengan nama ilmiah Nephelium lappaceum, adalah tanaman tropis yang berasal dari Asia Tenggara dan termasuk dalam suku lerak-lerakan (Sapindaceae). Pohon rambutan dapat tumbuh hingga 25 meter dan memiliki daun hijau sepanjang tahun. Buahnya memiliki kulit yang dilapisi rambut atau bulu, dengan rasa yang bervariasi dari masam hingga sangat manis, menjadikannya salah satu buah yang digemari.
Pohon rambutan memiliki akar tunggang yang kuat dan mampu bertahan di lingkungan yang lembap. Tanaman ini sangat dipengaruhi oleh ketersediaan air yang cukup, menjadikannya salah satu pohon buah yang cocok untuk halaman yang sering kebanjiran. Dengan sistem perakaran yang kuat, rambutan dapat menyerap air dengan baik dan tetap tumbuh subur meskipun di kondisi lembap.
Kondisi tumbuh optimal untuk rambutan adalah di dataran rendah hingga ketinggian 500 meter di atas permukaan laut dengan tipe iklim basah. Curah hujan yang ideal berkisar antara 1.500 hingga 3.000 mm per tahun, dan tanah yang gembur serta subur lebih disukai. Suhu udara optimal untuk pertumbuhan berkisar antara 22-35°C, dan jika ditanam dari biji, rambutan baru menghasilkan bunga setelah tujuh tahun.
5. Kelapa (Cocos nucifera)
Kelapa, dengan nama ilmiah Cocos nucifera adalah anggota dari famili palem-paleman (Arecaceae) dan satu-satunya spesies yang masih hidup dari genus Cocos. Pohon kelapa memiliki akar serabut yang kuat, berjumlah antara 2.000-4.000, yang membentuk bonggol kuat untuk menopang pohon besar. Batangnya tegak dan dapat tumbuh hingga 20 meter, dengan kulit batang keras dan bertekstur kasar.
Kelapa termasuk dalam kelompok pohon buah yang toleran terhadap genangan air, terutama di daerah tropis pesisir. Akar kelapa memiliki kemampuan untuk tumbuh dalam kondisi anaerobik, dan kebun kelapa di dataran banjir dapat bertahan dengan air yang menggenang hingga empat bulan dalam setahun. Beberapa varietas kelapa menunjukkan toleransi sedang terhadap genangan air yang berkepanjangan.
Kondisi tumbuh optimal untuk kelapa adalah di iklim tropis yang panas dan basah, dengan curah hujan yang melimpah serta paparan sinar matahari penuh. Di tanah yang subur, pohon kelapa dapat menghasilkan sekitar 80 buah per tahun, dan varietas baru mungkin dapat menghasilkan hingga 150 buah per tahun. Varietas tinggi menghasilkan buah pertamanya dalam 6 hingga 10 tahun dan dapat hidup selama 60 hingga 100 tahun.
Pertanyaan dan Jawaban seputar Topik
Pohon buah apa saja yang cocok untuk ditanam di tanah berbatu dan tahan kekeringan?
Beberapa pohon buah yang cocok untuk ditanam di tanah berbatu dan tahan kekeringan antara lain delima, ara, zaitun, carob, buah naga, murbei, kesemek, anggur, srikaya, dan mangga varietas tertentu.
Mengapa pohon delima disebut tahan terhadap cuaca ekstrem dan tanah berbatu?
Delima berasal dari daerah kering, menyukai sinar matahari penuh, tidak membutuhkan banyak air setelah fase awal tanam, dan dapat tumbuh baik di tanah berbatu atau berpasir bahkan dengan jarang disiram.
Bagaimana pohon ara dapat bertahan di lingkungan panas dan kering?
Pohon ara memiliki sistem perakaran yang kuat dan dalam yang memungkinkannya mencari air dan nutrisi secara luas, serta sangat adaptif terhadap berbagai jenis tanah termasuk tanah berbatu.
Apakah ada pohon buah lain yang tahan genangan air?
Selain lima pohon yang telah disebutkan, beberapa pohon buah lain yang juga tahan genangan air adalah mangga, pisang, dan durian.

4 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563769/original/085262900_1776916820-unnamed__17_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483648/original/046329300_1769400080-unnamed-12.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563945/original/094741600_1776921015-a5a4aca8-0f9d-4c4c-abf7-34fd84b33ef7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557117/original/077336800_1776318735-Gemini_Generated_Image_ver0bnver0bnver0.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563972/original/069049800_1776922475-9bca2cea-2d03-44a7-a7b1-3aa11f38dd5a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563749/original/042285100_1776916263-Rumah_Sederhana_untuk_Pasangan_Baru_Menikah_di_Kampung_yang_Tenang_dan_Jauh_dari_Gosip_Tetangga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563862/original/006136700_1776918570-Gemini_Generated_Image_62926c62926c6292.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563955/original/038378600_1776921117-Memulai_usaha_makanan_dari_kontrakan_sempit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563929/original/010971100_1776920455-Ide_Kebun_Buah_dan_Sayur_untuk_Ibu-Ibu_Arisan_Hasil_untuk_Bersama.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563916/original/067728200_1776920302-model_rumah_1_lantai_ala_villa_di_Bali.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563706/original/080938100_1776915498-a0037067-c2cb-4d3b-a75e-005dae61180e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5563421/original/022913500_1776864779-Gemini_Generated_Image_ane8y7ane8y7ane8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563700/original/054063700_1776914682-Timeless_Bangle.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563814/original/082707700_1776917902-fotografi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563937/original/027369900_1776921009-Tanaman_Buah_Mini_untuk_Balkon_yang_Terkena_Sinar_Matahari_Penuh_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563835/original/097765100_1776918054-Ternak_Ayam_Mulai_dari_2_Ekor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563900/original/083131800_1776919688-ab68077c-c28e-4ed4-aac2-476ab1525c08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563735/original/066002500_1776916035-HL_Sanken.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563718/original/020749500_1776915855-cov21.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560293/original/039705300_1776663193-f32868d7-8e5b-40f7-ade9-7c7a0cfd35f3.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469055/original/011269000_1768048972-cesar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482519/original/004242000_1769226806-pelaku_usaha_UMKM_Bantul_Rifqi_Rozanah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454293/original/050430700_1766556442-1000101929.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4267272/original/058512600_1671537553-Pertunjukan_Musik_Menyambut_Natal_2022_di_Bundaran_HI_Jakarta-Angga-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383986/original/067984300_1760708009-Saddil-Ramdani.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461719/original/099491300_1767433319-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5462350/original/069630300_1767550955-20260104_222549.jpg)