Liputan6.com, Jakarta - Menanam pohon alpukat kini semakin diminati, terutama oleh pemula yang ingin memanfaatkan lahan rumah agar lebih produktif. Selain buahnya yang lezat dan kaya nutrisi, alpukat juga memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Tak heran jika banyak orang mulai mencoba menanamnya sendiri, baik di pekarangan maupun dalam pot (tabulampot). Namun, tanpa pengetahuan yang tepat, proses menanam alpukat bisa berakhir gagal atau tanaman tumbuh tidak optimal.
Bagi pemula, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum mulai menanam pohon alpukat. Mulai dari pemilihan bibit, media tanam, hingga teknik perawatan yang tepat menjadi kunci utama agar tanaman dapat tumbuh subur. Kesalahan kecil seperti salah memilih tanah atau kurangnya sinar matahari bisa berdampak besar pada pertumbuhan tanaman. Oleh karena itu, memahami dasar-dasar penanaman alpukat sangat penting untuk meningkatkan peluang keberhasilan.
Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat, Anda tidak hanya bisa menghindari kegagalan, tetapi juga berpeluang mendapatkan pohon alpukat yang sehat, rimbun, dan cepat berbuah. Lantas apa saja tips menanam pohon alpukat bagi pemula anti gagal dan dijamin tumbuh subur? Berikut wawancara ekslusif dengan Surono (50) penanam pohon alpukat.
1. Pilih Bibit Alpukat Unggul dan Sehat
Surono yang telah memulai menanam pohon alpukat sejak tahun 2003 silam membagikan tips bagi para pemula yang ingin mulai berkebun. Langkah pertama yang sangat menentukan keberhasilan adalah memilih bibit yang tepat.
"Untuk pemula, pilih bibit alpukat yang sehat dan unggul," ujarnya.
Menurut Surono, pemula sangat disarankan menggunakan bibit hasil okulasi atau sambung pucuk. Teknik ini membuat tanaman lebih cepat berbuah dibandingkan dengan menanam dari biji yang bisa memakan waktu sangat lama, bahkan hingga puluhan tahun.
Bibit unggul biasanya berasal dari indukan yang sudah terbukti kualitas buahnya, sehingga peluang mendapatkan buah dengan rasa enak dan daging tebal juga lebih tinggi. Pastikan bibit terlihat sehat, tidak layu, daunnya hijau segar, serta bebas dari hama dan penyakit. Ini penting karena bibit yang kuat akan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.
2. Pahami Perbedaan Bibit Biji dan Okulasi
Meskipun biji alpukat tetap bisa ditanam, penting bagi pemula untuk memahami perbedaannya dengan bibit hasil okulasi. Bibit dari biji memang memiliki potensi kualitas yang sangat baik, bahkan bisa menghasilkan pohon yang kuat dan berumur panjang. Namun, prosesnya sangat lama dan hasilnya tidak selalu sama dengan induknya.
Sebaliknya, bibit okulasi atau sambung pucuk memiliki keunggulan dalam hal kecepatan berbuah dan kepastian kualitas. Jika dirawat dengan baik, hasil buahnya juga bisa memiliki daging tebal dan rasa yang tidak kalah dari tanaman hasil biji. Oleh karena itu, bagi pemula yang ingin hasil lebih cepat dan praktis, metode ini menjadi pilihan terbaik.
"Lebih baik dari hasil okulasi atau sambung pucuk karena lebih cepat berbuah dibanding biji. Biji bisa dipake, cuma butuh waku berpuluh-puluh tahun. Hasilnya sebenarnya juga lebih berkualitas yang bertahun-tahun itu. Tapi bisa saja yang okulasi ini kalau diperhatikan dengan baik, pasti akan punya daging yang lebih tebal juga," jelasnya.
3. Pastikan Tanaman Mendapat Sinar Matahari Penuh
Alpukat termasuk tanaman yang membutuhkan sinar matahari dalam jumlah cukup untuk tumbuh optimal. Penanaman sebaiknya dilakukan di lokasi terbuka yang mendapatkan paparan sinar matahari penuh setidaknya 6–8 jam per hari.
"Pastikan ditanam di lokasi yang mendapat sinar matahari penuh," sambung Surono saat diwawancarai pada Selasa (21/4/2026).
Kurangnya sinar matahari dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi lambat, daun menguning, dan bahkan sulit berbuah. Sinar matahari juga berperan penting dalam proses fotosintesis yang membantu tanaman menghasilkan energi untuk tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, hindari menanam alpukat di area yang terlalu teduh atau tertutup bangunan.
4. Gunakan Tanah yang Gembur dan Subur
Media tanam menjadi faktor penting berikutnya. Tanah yang ideal untuk alpukat adalah tanah yang gembur, subur, dan kaya akan unsur hara. Struktur tanah yang gembur memudahkan akar untuk berkembang dan menyerap nutrisi secara maksimal.
"Pastikan ditanam di lokasi yang memiliki tanah gembur," lanjutnya.
Pemula bisa mencampurkan tanah dengan kompos atau pupuk kandang untuk meningkatkan kesuburan. Selain itu, tanah yang terlalu padat sebaiknya dihindari karena dapat menghambat pertumbuhan akar. Tanah yang baik akan membantu tanaman tumbuh lebih cepat, sehat, dan kuat.
5. Perhatikan Sistem Drainase agar Akar Tidak Busuk
Salah satu kesalahan umum yang sering terjadi adalah kurangnya perhatian pada drainase. Tanaman alpukat tidak tahan terhadap genangan air karena dapat menyebabkan akar membusuk. Oleh sebab itu, pastikan media tanam memiliki sistem drainase yang baik sehingga air tidak mengendap terlalu lama.
"Dan memiliki drainase baik agar akar tidak mudah busuk," tutupnya.
Jika menanam di pot, pastikan terdapat lubang di bagian bawah untuk mengalirkan kelebihan air. Sedangkan jika ditanam di tanah langsung, pilih lokasi yang tidak mudah tergenang saat hujan. Drainase yang baik akan menjaga kesehatan akar dan mencegah tanaman dari berbagai penyakit.
6. Lakukan Perawatan Rutin dan Konsisten
Selain faktor awal seperti bibit dan media tanam, perawatan rutin juga menjadi kunci keberhasilan. Penyiraman perlu dilakukan secara cukup, tidak berlebihan dan tidak terlalu jarang. Pemupukan juga penting untuk memastikan tanaman mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.
Selain itu, lakukan pemangkasan jika diperlukan untuk merangsang pertumbuhan cabang baru dan menjaga bentuk tanaman. Periksa juga secara berkala apakah ada hama atau penyakit yang menyerang. Dengan perawatan yang konsisten, tanaman alpukat akan tumbuh lebih sehat, subur, dan memiliki peluang besar untuk berbuah lebat.
Pertanyaan & Jawaban Seputar Tips Menanam Pohon Alpukat Bagi Pemula Anti Gagal
1. Bibit alpukat seperti apa yang cocok untuk pemula?
Jawaban: Bibit yang paling disarankan untuk pemula adalah bibit hasil okulasi atau sambung pucuk. Bibit jenis ini lebih cepat berbuah dan memiliki kualitas yang sudah terjamin karena berasal dari indukan unggul.
2. Apakah menanam alpukat dari biji tidak disarankan?
Jawaban: Bukan tidak disarankan, tetapi kurang cocok untuk pemula yang ingin hasil cepat. Menanam dari biji membutuhkan waktu sangat lama untuk berbuah, bahkan bisa puluhan tahun. Namun, hasilnya berpotensi memiliki kualitas yang sangat baik jika dirawat dengan optimal.
3. Apakah alpukat hasil okulasi bisa menghasilkan buah yang berkualitas?
Jawaban: Ya, alpukat hasil okulasi tetap bisa menghasilkan buah berkualitas dengan daging tebal, asalkan dirawat dengan baik. Perawatan yang tepat sangat berpengaruh pada hasil akhirnya.
4. Di mana lokasi terbaik untuk menanam pohon alpukat?
Jawaban: Pohon alpukat sebaiknya ditanam di lokasi yang mendapatkan sinar matahari penuh. Paparan sinar matahari yang cukup sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan proses pembuahan.
5. Bagaimana kondisi tanah yang ideal untuk menanam alpukat?
Jawaban: Tanah yang ideal adalah tanah yang gembur, subur, dan mudah menyerap air. Struktur tanah yang baik akan membantu akar berkembang dengan maksimal dan menyerap nutrisi secara optimal.

5 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562972/original/097391100_1776844028-36a61705-29bc-4bdf-8006-1367abdc02e9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563302/original/022018800_1776854979-Cara_Memilih_Barang_Bekas_yang_Aman_untuk_Tanaman_Menggunakan_Botol_Plastik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562996/original/070193300_1776844434-unnamed_-_2026-04-22T145330.368.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563220/original/006902400_1776850321-Model_Kandang_Ayam_dengan_Sistem_Panen_Telur_Tanpa_Masuk_Model_Dinding_Sarang_Lipat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562990/original/089011200_1776844386-Tips_Menjaga_Rumah_Tetap_Dingin_Saat_Cuaca_Panas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563286/original/020502600_1776853487-Franchise_Teh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563183/original/051828500_1776849428-WhatsApp_Image_2026-04-22_at_09.40.44.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563252/original/098123900_1776852000-Rumah_6x10_dengan_Lorong_Tengah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561612/original/053190800_1776754412-ayam_kampung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563148/original/032575100_1776848247-6852eb60-3d2e-4df7-af4e-5efa34d380fe.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4323605/original/045057000_1676363414-mesinkopi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486478/original/094414700_1769588326-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562932/original/028029900_1776843127-Desain_Bentuk_L_dengan_Sisa_area_Kosong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563106/original/096628600_1776847395-68cc559e-d9b8-4c80-80b0-6665e79bc4a4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563078/original/053197700_1776846942-Rumah_6x9_dengan_Teras_Menghadap_Kolam_dan_Kebun_Mini_yang_Cocok_untuk_3-4_Anggota_Keluarga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562876/original/009564500_1776842260-taman_dalam_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555905/original/082962400_1776224045-affiliate.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563025/original/031225400_1776844829-LG_GN-B372PQFB.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562903/original/044028600_1776842297-Rumah_KPR_Subsidi_dengan_Rooftop_Sederhana.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562133/original/087220200_1776785485-InShot_20260421_222549300.jpg.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469055/original/011269000_1768048972-cesar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482519/original/004242000_1769226806-pelaku_usaha_UMKM_Bantul_Rifqi_Rozanah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454293/original/050430700_1766556442-1000101929.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383986/original/067984300_1760708009-Saddil-Ramdani.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461719/original/099491300_1767433319-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4267272/original/058512600_1671537553-Pertunjukan_Musik_Menyambut_Natal_2022_di_Bundaran_HI_Jakarta-Angga-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468787/original/073253700_1768015863-Guseynov_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355482/original/010492400_1758338914-q.jpg)