Liputan6.com, Jakarta - Musim panas sering membuat tanaman di teras rumah lebih cepat layu. Paparan sinar matahari yang kuat dan suhu tinggi dapat membuat air di dalam media tanam menguap lebih cepat, sehingga tanaman membutuhkan perhatian lebih.
Namun, bukan berarti tanaman harus terus-menerus disiram. Ada beberapa cara sederhana yang dapat membantu menjaga kelembapan media tanam dan membuat tanaman tetap segar meski cuaca sedang panas. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Kamis (17/9/2026).
1. Pindahkan Tanaman dari Sinar Matahari Langsung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346778/original/077105700_1789203271-Teras_dengan_Partisi_Kayu.jpg)
Perbesar
Salah satu cara menjaga tanaman di teras rumah tetap segar saat musim panas adalah mengatur posisi tanaman. Tanaman yang terus terkena sinar matahari langsung lebih berisiko kehilangan air dengan cepat.
Letakkan tanaman di area teras yang mendapatkan cahaya terang, tetapi terlindung dari terik matahari, terutama pada siang hari.
Jika teras memiliki kanopi, tanaman bisa ditempatkan di bawahnya. Untuk teras terbuka, gunakan rak atau meja yang dapat dipindahkan sehingga posisi tanaman lebih mudah disesuaikan.
2. Gunakan Mulsa untuk Menjaga Kelembapan
Permukaan media tanam yang terbuka membuat air lebih mudah menguap. Salah satu cara sederhana untuk mengatasinya adalah menggunakan mulsa.
Bahan seperti daun kering, sekam, atau serpihan bahan organik dapat diletakkan tipis di atas media tanam. Lapisan ini membantu mengurangi penguapan air dari permukaan tanah.
Pastikan mulsa tidak menutupi batang tanaman terlalu rapat agar sirkulasi udara tetap baik.
3. Pilih Pot yang Memiliki Drainase Baik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346773/original/057436400_1789203271-Teras_dengan_Tanaman_Peneduh.jpg)
Perbesar
Pot dengan lubang drainase tetap penting meskipun tanaman sedang menghadapi musim panas. Lubang tersebut membantu mengeluarkan kelebihan air setelah penyiraman.
Tanaman yang terlalu lama berada di media yang tergenang justru dapat mengalami masalah pada akar. Karena itu, jangan menyiram terlalu banyak hanya karena cuaca sedang panas.
Periksa lubang di bagian bawah pot secara berkala dan pastikan tidak tersumbat oleh akar atau tanah.
Media tanam yang terlalu cepat kering dapat membuat tanaman lebih sulit bertahan ketika suhu meningkat. Penambahan bahan organik dapat membantu memperbaiki kemampuan media dalam menyimpan air.
Kompos matang dapat dicampurkan ke dalam media tanam sesuai kebutuhan tanaman. Media yang lebih baik membantu akar mendapatkan air dan nutrisi secara lebih stabil.
Hindari menggunakan kompos yang belum matang karena dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
5. Siram pada Waktu yang Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320814/original/065995400_1786414315-c899c95f-4f47-4660-9952-018add8df66c.jpg)
Perbesar
Bukan hanya jumlah air yang perlu diperhatikan, tetapi juga waktu penyiraman. Penyiraman pada pagi hari menjadi pilihan yang praktis karena tanaman memiliki kesempatan menyerap air sebelum suhu meningkat.
Jika media tanam masih lembap, tidak perlu langsung disiram kembali. Cek terlebih dahulu bagian permukaan dan kondisi media sebelum menambahkan air.
Cara ini membantu menghindari penyiraman berlebihan sekaligus membuat penggunaan air lebih efisien.
6. Kelompokkan Tanaman di Satu Area
Menempatkan beberapa tanaman secara berdekatan dapat membantu menciptakan lingkungan mikro yang lebih lembap dibandingkan jika setiap pot diletakkan berjauhan.
Meski demikian, jangan menempatkan pot terlalu rapat. Berikan ruang agar udara tetap dapat bergerak dan daun tidak terus-menerus bersentuhan.
Tanaman yang membutuhkan banyak cahaya juga sebaiknya tidak ditempatkan di bawah tanaman lain yang berukuran jauh lebih besar.
7. Gunakan Tatakan Pot dengan Bijak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320817/original/064655000_1786414372-cd871595-bad7-4e0c-83fd-3ef44d9b3257.jpg)
Perbesar
Tatakan di bawah pot dapat membantu menjaga area teras tetap bersih setelah penyiraman. Namun, jangan membiarkan air menggenang terlalu lama di dalam tatakan.
Genangan yang terus-menerus dapat membuat bagian bawah pot terlalu basah dan berpotensi mengganggu kondisi akar. Setelah menyiram, periksa kembali tatakan dan buang air yang tersisa jika diperlukan.
Perhatikan Kondisi Daun saat Cuaca Panas
Daun dapat menjadi salah satu tanda awal ketika tanaman mengalami tekanan akibat panas. Daun yang layu, menggulung, atau tampak lebih kering dari biasanya perlu diperhatikan.
Namun, jangan langsung menyimpulkan tanaman kekurangan air hanya dari kondisi daun. Periksa media tanam terlebih dahulu.
Jika media masih basah tetapi daun terlihat layu, masalahnya bisa berkaitan dengan kondisi akar, panas berlebih, atau faktor lingkungan lainnya.
Jangan Terlalu Sering Menyiram Tanaman
Kesalahan yang sering dilakukan saat cuaca panas adalah menyiram tanaman terlalu sering karena khawatir tanaman kekurangan air.
Padahal, kebutuhan air setiap tanaman berbeda. Tanaman sukulen, misalnya, tidak membutuhkan penyiraman sesering tanaman yang menyukai media lembap.
Karena itu, periksa kondisi media tanam sebelum menyiram. Cara ini lebih aman dibandingkan hanya mengikuti jadwal penyiraman yang sama setiap hari.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman di Teras saat Musim Panas
Apakah tanaman di teras harus disiram setiap hari saat musim panas?
Tidak selalu. Frekuensi penyiraman bergantung pada jenis tanaman, ukuran pot, media tanam, paparan matahari, dan kondisi cuaca. Periksa kelembapan media sebelum menyiram.
Kapan waktu terbaik menyiram tanaman saat musim panas?
Pagi hari umumnya menjadi waktu yang baik untuk menyiram tanaman. Hindari membuat media terlalu basah dan pastikan pot memiliki drainase yang baik.
Bagaimana cara membuat tanah dalam pot tidak cepat kering?
Gunakan media tanam yang mampu mempertahankan kelembapan dengan baik dan tambahkan lapisan mulsa seperti daun kering atau sekam di permukaan media.
Apakah tanaman boleh diletakkan di teras yang terkena matahari?
Boleh, tetapi kebutuhan cahaya setiap tanaman berbeda. Tanaman yang tidak tahan panas sebaiknya ditempatkan di area yang mendapatkan cahaya terang tanpa paparan matahari langsung terlalu lama.
Apa tanda tanaman kekurangan air saat musim panas?
Beberapa tanda yang dapat muncul antara lain daun layu, menggulung, terasa lebih kering, atau media tanam terlihat sangat kering. Periksa kondisi media sebelum menentukan perlu tidaknya penyiraman.
Menjaga tanaman di teras rumah tetap segar saat musim panas tidak selalu berarti harus sering menyiram. Pengaturan posisi tanaman, penggunaan media tanam yang tepat, pemberian mulsa, serta penyiraman sesuai kebutuhan dapat membantu tanaman menghadapi cuaca panas dengan lebih baik.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

3 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350281/original/030196100_1789609000-56c33ec1-c9db-4d05-8cbf-a378eb8128f1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9317829/original/019472700_1786073603-9813716355975729685.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350282/original/045323700_1789609056-eb02b683-15b1-4385-ba6a-4b27c3a6eebe.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481527/original/004190300_1769136213-Beri_Pakan_Secukupnya___Teratur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350253/original/083588000_1789605676-2e036ed3-ad7f-4188-ab22-a378531bf46e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350098/original/030881500_1789558897-adam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350109/original/048964600_1789560606-balsa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350048/original/070849400_1789553973-797398260_18635478934027265_7470611211016589402_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350108/original/082306900_1789560605-klok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342663/original/076166200_1788785143-HL_kampung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350097/original/095073000_1789558896-cesar_dan_patricio.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350019/original/017603400_1789552413-q.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346459/original/053540100_1789143497-SaveInta.com_805027861_18122443451504418_3756800377328683745_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8960299/original/008323400_1782975912-Pencahayaan_yang_Hangat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350076/original/044965700_1789556884-e556e9bf-8996-41b7-af32-6d2f067f7ace.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9349992/original/040233700_1789551416-Gemini_Generated_Image_br1nlwbr1nlwbr1n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294341/original/067534100_1783830316-Budidaya_Ikan_Nila_di_Bak_Plastik_Bekas_untuk_Pekarangan_Rumah_Type_36.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312156/original/028552100_1754906320-1000195600.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336541/original/057810300_1788165256-2150700358.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325772/original/012824000_1786935429-WhatsApp_Image_2026-08-17_at_09.51.49__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336339/original/036670800_1788155727-11bf7afb-d0ee-47d2-a46c-72a1c9954b40.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336360/original/068351100_1788156938-Gemini_Generated_Image_vgh6gmvgh6gmvgh6__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340881/original/091999400_1788528140-borneo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336388/original/070866500_1788159552-051f86cb-0545-4991-a7f1-c5730be5aaaf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4242270/original/090051000_1669625532-043199800_1645433192-kevin-wolf-LgZfYaH6OAU-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336595/original/083266200_1788167124-f7575cef-c1ce-4105-bb37-74f1cfe3b27c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5193002/original/077128400_1745210638-Dean_Zandbergen_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335997/original/062436600_1788086219-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336566/original/005951400_1788166224-pexels-anntarazevich-5629138.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340694/original/096958400_1788514411-rotan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337890/original/028721700_1788261978-edfxzx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326731/original/044655800_1787034649-01M09H5EZC0CJF22ZHH9BPEA9C.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4922986/original/030767500_1724131220-WhatsApp_Image_2024-08-19_at_11.21.08_af746275.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263241/original/026820600_1781870752-Budidaya_Azolla_sebagai_Pakan_Alternatif.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335142/original/082058400_1787912714-ASDFGHGFDDFCDX.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336522/original/062149400_1788164466-2.jpg)