Liputan6.com, Jakarta - Bagi seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), memulai usaha dari rumah merupakan langkah cerdas untuk membantu perekonomian keluarga. Namun, salah satu kekhawatiran terbesar yang sering muncul saat ingin membuka bisnis rumahan adalah ketakutan akan melonjaknya tagihan listrik bulanan. Banyak lini bisnis rumahan konvensional, seperti usaha frozen food, pembuatan kue (baking), atau jasa laundry, yang sangat bergantung pada alat-alat elektronik berdaya tinggi seperti freezer, oven listrik, dan mesin pengering.
Jika tidak dihitung dengan cermat, alih-alih meraup untung besar, keuntungan yang didapatkan justru habis hanya untuk membayar token listrik (PLN). Oleh karena itu, memilih jenis usaha yang tidak boros listrik—atau bahkan tidak menggunakan listrik sama sekali dalam proses produksinya—adalah strategi paling aman bagi IRT untuk mengamankan margin keuntungan bersih yang maksimal.
Bisnis hemat energi ini umumnya lebih mengandalkan keterampilan tangan (handcraft), manajemen waktu, serta kreativitas. Modal operasionalnya pun menjadi sangat minim karena Anda tidak perlu berinvestasi pada mesin-mesin mahal. Berikut adalah beberapa ide usaha rumahan yang sangat ramah bagi kantong, ramah daya listrik rumah dan tetap memiliki potensi pasar yang sangat luas, dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (17/6/2026).
1. Jasa Menjahit dan Permak Pakaian
Usaha menjahit pakaian merupakan pilihan terbaik bagi ibu rumah tangga. Bisnis konvensional ini sangat hemat energi karena menggunakan mesin manual. Pendapatan harian dari jasa permak baju juga sangat menjanjikan.
Modal awal untuk memulai bisnis menjahit ini relatif sangat kecil. Anda hanya perlu membeli peralatan menjahit dasar yang sangat murah. Promosi usaha bisa dilakukan melalui tetangga dekat di sekitar rumah.
Keterampilan menjahit dapat dipelajari secara otodidak lewat internet secara gratis. Layanan perbaikan baju selalu dicari masyarakat setiap waktu sepanjang tahun. Keuntungan bersih yang didapatkan dari bisnis ini tergolong sangat besar.
2. Bisnis Katering Harian Rumah Tangga
Membuka bisnis makanan harian sangat cocok bagi yang hobi memasak. Proses produksi makanan sebagian besar hanya menggunakan kompor gas saja. Penggunaan alat elektronik penghasil panas tinggi bisa sangat diminimalkan di sini.
Menu makanan yang ditawarkan bisa disesuaikan dengan selera pasar terdekat. Sistem prapesan atau pre-order sangat bagus untuk menghindari kerugian modal. Konsumen biasanya menyukai masakan rumah yang bersih dan juga higienis.
Strategi pemasaran dapat memanfaatkan grup WhatsApp warga perumahan setempat. Bisnis kuliner rumahan seperti ini tidak pernah sepi dari pelanggan. Keuntungan finansial dari penjualan makanan harian ini sangatlah menggiurkan.
3. Kerajinan Tangan atau Aneka Suvenir
Membuat kerajinan tangan merupakan kegiatan produktif yang sangat menyenangkan sekali. Aktivitas kreatif ini sama sekali tidak memerlukan penggunaan energi listrik. Produk unik hasil buatan tangan memiliki nilai jual yang tinggi.
Bahan baku pembuatan suvenir bisa memanfaatkan barang bekas di sekitar. Kreativitas yang tinggi menjadi modal utama dalam menjalankan bisnis kerajinan. Proses pengerjaan produk dapat disesuaikan dengan waktu senggang Anda.
Pemasaran produk kerajinan tangan kini semakin mudah melalui toko online. Pangsa pasar untuk suvenir pernikahan juga selalu terbuka sangat lebar. Usaha kreatif ini mampu menghasilkan omzet yang cukup besar setiap bulannya.
4. Jasa Titip Belanja atau Jastip
Jasa titip belanja merupakan tren bisnis modern yang sangat populer. Modal utama usaha ini hanyalah sebuah ponsel dan koneksi internet. Konsumsi daya listrik untuk mengisi baterai ponsel sangatlah kecil sekali.
Anda dapat menawarkan jasa belanja barang unik dari pusat grosir. Keuntungan diambil dari tarif titip per barang yang dibeli konsumen. Sistem pembayaran di muka membuat bisnis ini sangat aman dilakukan.
Kepercayaan pelanggan menjadi kunci utama kesuksesan bisnis jastip ini. Foto produk yang menarik akan memikat calon pembeli dengan cepat. Usaha tanpa modal besar ini sangat fleksibel dijalankan kapan saja.
5. Agen Pulsa dan Pembayaran Online
Menjadi agen pembayaran digital merupakan solusi bisnis rumahan yang praktis. Transaksi penjualan pulsa dan token listrik hanya menggunakan aplikasi ponsel. Beban biaya listrik bulanan dipastikan tidak akan mengalami kenaikan signifikan.
Layanan tagihan bulanan selalu dibutuhkan oleh masyarakat sekitar setiap waktu. Anda bisa melayani tetangga yang ingin membayar tagihan tanpa keluar. Keuntungan didapatkan dari biaya admin setiap kali transaksi berhasil dilakukan.
Modal deposit awal untuk memulai bisnis ini sangat terjamah sekali. Risiko kerugian dari usaha agen pembayaran ini tergolong sangat minim. Bisnis sederhana ini sangat cocok untuk menambah penghasilan keluarga Anda.
6. Budidaya Tanaman Hias atau Hidroponik
Memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman hias sangatlah menguntungkan. Proses penanaman hanya mengandalkan sinar matahari alami sepanjang hari secara penuh. Kebutuhan energi listrik untuk perawatan tanaman hias hampir tidak ada.
Jenis tanaman yang populer memiliki harga jual yang sangat tinggi di pasaran. Perawatan tanaman hias harian relatif mudah dipelajari oleh siapa saja. Anda bisa menjual tanaman hasil budidaya secara langsung maupun online.
Hobi berkebun kini bisa diubah menjadi sumber penghasilan tambahan yang menjanjikan. Lingkungan rumah juga menjadi lebih asri dan sejuk berkat tanaman. Potensi pasar bisnis tanaman hias ini masih sangat luas sekali.
7. Pembuatan Kue Kering Tradisional
Bisnis pembuatan kue kering merupakan usaha musiman yang sangat dinantikan. Proses memanggang kue dapat menggunakan oven gas konvensional yang hemat. Penggunaan energi listrik hanya untuk mikser pengaduk adonan dalam waktu singkat.
Resep kue kering tradisional yang lezat selalu dicari saat hari raya. Kemasan produk yang menarik akan meningkatkan nilai jual kue tersebut. Sistem pemasaran prapesan dapat meminimalisasi risiko kerugian bahan baku kue.
Kualitas rasa yang konsisten akan membuat pelanggan setia selalu memesan kembali. Keuntungan bersih dari penjualan kue kering ini tergolong sangat memuaskan. Usaha kuliner ini dapat terus berkembang pesat menjadi bisnis besar.
Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan
Apa saja usaha rumahan yang paling hemat listrik?
Usaha seperti jasa menjahit manual, pembuatan kerajinan tangan, budidaya tanaman hias, dan bisnis jastip adalah contoh usaha yang hampir tidak menggunakan energi listrik sama sekali dalam proses operasionalnya.
Apakah bisnis hemat listrik tetap bisa menghasilkan untung besar?
Tentu saja bisa. Keuntungan bisnis tidak ditentukan oleh besarnya penggunaan listrik, melainkan oleh kreativitas, kualitas produk, strategi pemasaran, dan manajemen operasional yang efisien.
Bagaimana cara mempromosikan usaha rumahan agar cepat laku?
Anda bisa memanfaatkan media sosial secara gratis, bergabung dengan grup komunitas atau WhatsApp warga sekitar, serta menjaga kualitas produk agar pelanggan melakukan promosi dari mulut ke mulut.
Berapa modal awal yang dibutuhkan untuk usaha hemat listrik ini?
Modal awal bervariasi tergantung jenis usahanya, namun sebagian besar ide di atas bisa dimulai dengan modal kecil di bawah Rp500 ribu, bahkan beberapa di antaranya bisa dimulai tanpa modal uang sama sekali seperti jastip.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

1 hour ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260856/original/085578400_1781665831-HL_makanan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8060745/original/033608100_1780904847-Area_Jemuran_Sudut_Belakang_Rumah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260746/original/067942900_1781657625-hl1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4547300/original/090479800_1692694051-fish-2230852_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260755/original/017871400_1781659622-aman_untuk_balita_6a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260551/original/035395000_1781601483-clay-banks-urH155LONWs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260486/original/075481600_1781596933-12162737442788903829.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260041/original/056241500_1781536640-1000121649.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548317/original/001423300_1775536048-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8208627/original/078666300_1781067678-Area_Duduk_yang_Nyaman_dan_Teduh.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260609/original/038756500_1781610979-Pemain_Baru_Persebaya__dok_Persebaya_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4510968/original/042717000_1690042370-Persik_Kediri_-_Yusuf_Meilana_Fuad_Burhani_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260579/original/002063600_1781603249-Gemini_Generated_Image_fdfvzbfdfvzbfdfv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260596/original/010610400_1781606185-1000121724.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539806/original/017629400_1774621491-20260327AA_Timnas_Indonesia_vs_Sein-06.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260523/original/064375000_1781600071-Gazebo_Taman_Kering_Tropis_Minimalis.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7829922/original/011349000_1780649933-maggottt2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260403/original/081911600_1781591891-Gemini_Generated_Image_r6yh4ir6yh4ir6yh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260601/original/039192000_1781607557-Bismillah_PERSIKAD__________DEPOK__________________Semangat_____.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4415431/original/078901700_1683198942-20230504AA_SEA_Games_2023_Timnas_Indonesia_Vs_Myanmar-21.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514118/original/045495100_1772081240-kandang_Ayam_Rooftop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4261962/original/044473000_1671083484-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4174719/original/068939000_1664411162-42.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527338/original/066171500_1773200879-__________________________________1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505789/original/024305000_1771396732-unnamed-10.jpg)