7 Jenis Keramik Kasar untuk Area Basah di Rumah, Aman dan Estetik

5 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Keselamatan di rumah, terutama di area basah seperti kamar mandi dan teras, menjadi prioritas utama bagi setiap pemilik hunian. Pemilihan material lantai yang tepat sangat krusial untuk mencegah insiden terpeleset yang dapat membahayakan anggota keluarga. Oleh karena itu, jenis keramik kasar menjadi solusi efektif untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman di area-area tersebut.

Area basah di rumah, seperti kamar mandi, dapur, atau teras, rentan terhadap genangan air yang membuat permukaan lantai menjadi licin. Menggunakan jenis keramik kasar untuk area basah di rumah dapat secara signifikan mengurangi risiko kecelakaan. Berbagai pilihan keramik ini tidak hanya menawarkan fungsionalitas anti-slip, tetapi juga mampu mempercantik tampilan interior maupun eksterior hunian.

Liputan6.com telah merangkum beberapa rekomendasi jenis keramik kasar yang ideal untuk diaplikasikan pada area basah. Pilihan ini meliputi keramik matte, andesit, motif batu alam, granit bertekstur, motif kayu anti licin, pebble, hingga motif semen, Selasa (5/5/2026).

1. Keramik Matte (Doff)

Keramik matte atau doff merupakan salah satu jenis keramik kasar untuk area basah di rumah yang sangat direkomendasikan. Permukaan keramik ini memiliki tekstur yang cenderung kesat dan anti-slip, menjadikannya pilihan aman untuk area yang sering terpapar air seperti kamar mandi. Daya cengkeram yang lebih baik dibandingkan keramik berpermukaan halus secara signifikan meminimalkan risiko terpeleset.

Karakteristik kesat pada keramik matte membuatnya sangat fungsional di lingkungan lembap. Selain aspek keamanan, keramik matte juga berkontribusi pada tampilan ruangan yang elegan dan modern. Memilih keramik matte adalah cara mudah untuk membuat lantai kamar mandi tidak licin karena permukaannya yang kesat.

2. Keramik Andesit

Keramik andesit dikenal memiliki tekstur kasar alami yang sangat efektif dalam mencegah kelicinan. Fitur ini menjadikannya pilihan ideal untuk diaplikasikan di kamar mandi atau area basah lainnya di rumah. Tekstur kasarnya memastikan pijakan yang lebih aman, bahkan saat lantai dalam kondisi basah.

Selain fungsionalitasnya, keramik andesit juga memberikan nuansa natural yang menenangkan pada ruangan. Kehadiran tekstur alaminya dapat menciptakan atmosfer yang lebih dekat dengan alam, cocok untuk desain hunian yang mengedepankan estetika alami.

3. Keramik Motif Batu Alam

Keramik dengan motif batu alam tidak hanya menawarkan nilai estetika yang tinggi, tetapi juga dilengkapi dengan tekstur kasar yang meningkatkan keamanan pijakan. Motif ini sangat cocok untuk menciptakan tampilan natural di berbagai area, termasuk teras, taman, atau area outdoor lainnya yang rentan terhadap kelembapan. Teksturnya yang kasar membuat pijakan lebih aman meskipun dalam kondisi basah.

Jenis keramik ini juga memiliki sambungan nat yang lebih banyak pada keramik mozaik, yang dapat memberikan tambahan daya cengkeram pada kaki. Ini membuatnya sangat efektif untuk mengurangi risiko licin saat terkena air hujan. Daya tahan keramik batu alam juga sangat luar biasa menghadapi perubahan cuaca ekstrem, menjadikannya pilihan utama bagi banyak pemilik rumah di daerah tropis.

4. Keramik Granit Bertekstur

Keramik granit, terutama yang bertekstur, adalah salah satu jenis keramik kasar untuk area basah di rumah yang populer. Material ini memiliki pola dan tekstur yang menyerupai granit asli, sering kali dirancang khusus dengan tekstur untuk kamar mandi guna memberikan daya cengkeram yang baik dan mengurangi risiko terpeleset.

Granit dikenal sebagai material yang sangat padat dengan tingkat penyerapan air yang rendah. Karakteristik ini membuatnya sangat tahan terhadap cuaca lembap yang sering terjadi di Indonesia, sehingga teras rumah akan tetap kokoh dan tidak mudah mengalami kerusakan struktural. Selain kuat, material ini juga memiliki variasi desain yang sangat luas dan beragam, menawarkan tampilan mewah dengan harga yang lebih terjangkau dibanding batu alam.

5. Keramik Motif Kayu Anti Licin

Untuk menciptakan nuansa alami dan hangat, keramik motif kayu dengan tekstur anti licin adalah pilihan yang sangat baik. Meskipun tampilannya menyerupai kayu asli, keramik jenis ini tahan cuaca dan tidak licin saat basah, menjadikannya solusi praktis untuk area basah. Material ini juga lebih mudah dirawat dibandingkan kayu asli dan tidak akan lapuk.

Penggunaan keramik motif kayu memberikan nuansa hangat dan natural pada hunian. Keramik ini cocok untuk area outdoor yang lembap karena terbuat dari material tanah liat atau porselen yang tidak akan lapuk seperti material kayu asli. Ini memastikan rumah tetap terasa cozy sekaligus aman dari risiko terpeleset.

6. Keramik Pebble (Batu Kerikil)

Keramik pebble atau batu kerikil menawarkan tekstur timbul yang sangat efektif dalam meminimalkan kelicinan lantai. Selain itu, tekstur ini bahkan dapat memberikan efek pijatan ringan pada telapak kaki, menambah kenyamanan saat berjalan di area basah.

Tampilan bebatuan pada keramik pebble menciptakan kesan natural dan unik, serta memiliki daya cengkeram yang baik untuk area yang mudah basah. Permukaan keramik yang bertekstur atau timbul umumnya menawarkan pijakan yang anti licin, sehingga cocok ditempatkan pada area yang mudah basah seperti teras atau kamar mandi.

7. Keramik Motif Semen

Keramik motif semen biasanya dirancang dengan bahan yang tahan air, menjadikannya awet untuk area basah seperti kamar mandi. Tampilannya yang modern dengan permukaan yang cenderung kasar dapat mengurangi risiko tergelincir di lantai basah, sangat cocok untuk gaya industrial yang sedang populer.

Material ini tidak hanya fungsional tetapi juga estetik, memberikan kesan minimalis dan kontemporer. Jika rumah minimalis Anda bertema industrial, keramik kamar mandi kasar bermotif semen bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menciptakan tampilan yang kohesif dan aman.

People Also Ask

1. Apa itu model teras rumah dengan lantai kasar anti licin?

Jawaban: Model teras rumah dengan lantai kasar anti licin adalah jenis keramik berpermukaan bertekstur yang dirancang khusus untuk area outdoor, meningkatkan daya cengkeram agar tidak licin saat basah. Jenis keramik ini cocok untuk teras depan, belakang, balkon, taman, hingga garasi.

2. Apakah keramik kasar aman untuk lansia dan anak-anak?

Jawaban: Ya, keramik teras kasar lebih aman karena permukaannya bertekstur dan tidak licin, meningkatkan daya cengkeram.

3. Bagaimana cara merawat keramik teras agar tidak mudah berlumut?

Jawaban: Lakukan pembersihan secara rutin menggunakan cairan pembersih lantai dan pastikan sistem drainase teras berfungsi dengan baik agar air tidak menggenang.

4. Apakah keramik motif kayu aman digunakan untuk area outdoor yang lembap?

Jawaban: Sangat aman, karena keramik motif kayu terbuat dari material tanah liat atau porselen yang tidak akan lapuk seperti material kayu asli.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|