Beragam Sanksi Hasil Sidang Terbaru Komdis: Telat Setor Susunan Pemain hingga Seragam yang Tidak Lengkap

7 hours ago 3

Bola.com, Jakarta - Komdis PSSI mengeluarkan rilis media mengenai berbagai sidang yang mereka lakukan, Kamis (5/3/2026). Ada beberapa kejadian menarik yang layak dicermati dari rilis media itu.

Misalnya yang dialami oleh Bhayangkara FC. Tim yang kini berkandang di Bandar Lampung itu harus membayar denda sebesar Rp50 juta Rupiah kepada Komdis PSSI.

Alasan turunnya sanksi dari Komdis PSSI itu bisa dikatakan cukup konyol. Sebab, jersey salah satu pemain Bhayangkara FC, I Putu Gede Juni Antara tidak dilengkapi badge.

Kejadian itu terjadi saat Bhayangkara FC menjalani laga tandang di markas Persebaya Surabaya pada 14 Feburari yang lalu. 

Pemain Persib Bandung, Thom Haye, menjadi buruan fans cilik Arema FC yang meminta tanda tangan selepas laga BRI Super League 2025/2026, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin (22/9/2025).

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Telat Mengumpulkan Susunan Pemain

Sementara itu FC Bekasi City juga mendapatkan sanksi dari PSSI. Kontestan Pegadaian Championship 2025/2026 itu harus membayar denda sebesar Rp25 juta.

Penyebabnya, FC Bekasi City dinilai terlambat saat mengumpulkan susunan pemain kepada perangkat pertandingan. Sesuatu yang sebenarnya sangat bisa untuk dihindari.

Kejadian itu terjadi saat FC Bekasi City menghadapi Sriwijaya FC pada 16 februari lalu. Saat itu Bekasi mampu meraih kemenangan 1-0 atas Laskar Wong Kito.

Denda Besar

Sementara itu pada periode kali ini, Bali United menjadi klub dengan sanksi terbanyak dari Komdis PSSI. Serdadu Tridatu harus membayar denda mencapai Rp320 juta.

Denda itu berasal dari laga antara Bali United kontra Persija Jakarta. Laga yang berlangsung di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar pada 15 Februari itu mengalami banyak kejadian.

Misalnya terjadi pelemparan benda ke area pertandingan oleh suporter. Selain itu ada pula kembang api dan flare yang dinyalakan oleh suporter Bali United. 

Persaingan di BRI Super League 2025/2026

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|