Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat kebun organik dari limbah kandang ayam dapat menjadi solusi sederhana untuk memanfaatkan limbah peternakan sekaligus meningkatkan kesuburan tanah. Dengan pengolahan yang tepat, bahan organik tersebut dapat mendukung pertumbuhan tanaman secara alami.
Pemanfaatan kotoran ayam yang telah difermentasi mampu menyediakan berbagai unsur hara penting bagi tanaman. Karena itu, cara membuat kebun organik dari limbah kandang ayam banyak diterapkan oleh masyarakat yang ingin berkebun secara ramah lingkungan.
Selain membantu mengurangi limbah, cara membuat kebun organik dari limbah kandang ayam juga dapat menekan biaya pemupukan. Kebun menjadi lebih produktif, sementara hasil panen tetap terjaga kualitasnya dengan penggunaan bahan alami.
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara membuat kebun organik dari limbah kandang ayam, Senin (8/6/2026).
1. Menyiapkan dan Memilah Limbah Kandang Ayam
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengumpulkan dan memilah limbah kandang ayam yang akan digunakan. Pisahkan kotoran ayam dari benda-benda lain seperti plastik, tali, sisa pakan berlebihan, atau sampah nonorganik yang dapat mengganggu proses pengolahan.
Pada tahap ini, petani juga dapat memanfaatkan campuran sekam padi atau serbuk kayu yang biasanya terdapat di dasar kandang. Bahan-bahan tersebut justru bermanfaat karena mengandung karbon yang dibutuhkan selama proses pengomposan. Pemilahan yang baik akan menghasilkan pupuk organik yang lebih berkualitas dan mempermudah proses pengolahan pada tahap berikutnya.
Selain menjaga kualitas pupuk, proses pemilahan membantu mengurangi risiko kontaminasi yang dapat memengaruhi kesehatan tanaman maupun manusia. Karena itu, tahap awal ini tidak boleh dilewatkan saat membuat kebun organik berbasis limbah kandang ayam.
2. Mengolah Kotoran Ayam Menjadi Kompos
Pengomposan merupakan metode paling populer dalam mengolah limbah kandang ayam. Proses ini bertujuan menurunkan kadar amonia, mengurangi bau menyengat, serta membunuh sebagian besar bakteri dan bibit penyakit yang masih terdapat pada kotoran segar.
Campurkan kotoran ayam dengan bahan kaya karbon seperti sekam padi, daun kering, jerami, rumput kering, atau serbuk gergaji. Perbandingan yang umum digunakan adalah satu bagian kotoran ayam dan dua bagian bahan karbon. Setelah tercampur rata, susun bahan menjadi tumpukan kompos di tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Selama proses pengomposan, kelembapan perlu dijaga agar tidak terlalu kering maupun terlalu basah. Tumpukan kompos juga harus dibalik secara berkala untuk membantu proses penguraian berlangsung merata. Setelah beberapa minggu hingga beberapa bulan, kompos akan berubah menjadi remah, berwarna gelap, dan berbau tanah. Kompos matang inilah yang siap digunakan sebagai pupuk dasar pada kebun organik.
3. Membuat Pupuk Organik Cair dari Kotoran Ayam
Selain dijadikan kompos, limbah kandang ayam juga dapat diolah menjadi pupuk organik cair (POC). Pupuk jenis ini sangat bermanfaat karena unsur haranya lebih mudah diserap tanaman dan dapat digunakan sebagai pupuk susulan selama masa pertumbuhan.
Cara pembuatannya cukup sederhana. Masukkan kotoran ayam ke dalam wadah besar, lalu tambahkan air dan bioaktivator seperti EM4 atau mikroorganisme lokal (MOL). Campuran tersebut kemudian difermentasi selama sekitar 7–14 hari dalam wadah tertutup.
Setelah fermentasi selesai, larutan disaring dan diencerkan sebelum digunakan. Pupuk organik cair dapat disiramkan ke area perakaran tanaman atau disemprotkan ke daun. Penggunaan secara rutin membantu mempercepat pertumbuhan tanaman serta meningkatkan daya tahan terhadap kondisi lingkungan yang kurang ideal.
4. Mengolah Tanah dengan Pupuk Organik Kotoran Ayam
Setelah pupuk organik siap digunakan, langkah berikutnya adalah menyiapkan lahan kebun. Tanah perlu dicangkul atau digemburkan terlebih dahulu agar memiliki aerasi yang baik dan akar tanaman dapat berkembang secara optimal.
Campurkan kompos kotoran ayam ke dalam lapisan tanah bagian atas secara merata. Penambahan bahan organik ini membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air, dan memperkaya kandungan unsur hara.
Tanah yang telah dicampur pupuk organik sebaiknya didiamkan selama beberapa hari sebelum digunakan untuk menanam. Langkah ini memberi waktu bagi unsur hara untuk menyatu dengan tanah sehingga tanaman dapat memperoleh nutrisi secara lebih optimal saat mulai tumbuh.
5. Menanam Berbagai Jenis Tanaman Organik
Setelah lahan siap, kebun dapat ditanami berbagai jenis tanaman organik seperti kangkung, bayam, sawi, selada, cabai, tomat, terong, hingga tanaman obat keluarga. Pemilihan tanaman dapat disesuaikan dengan kondisi lahan dan kebutuhan sehari-hari.
Saat menanam, berikan jarak yang cukup antar tanaman agar sirkulasi udara berjalan baik dan tanaman memperoleh sinar matahari secara merata. Penggunaan pupuk organik dari limbah kandang ayam akan membantu tanaman tumbuh lebih sehat tanpa ketergantungan pada pupuk kimia.
Untuk menjaga kesuburan tanah, tambahkan kompos atau pupuk organik cair secara berkala sesuai kebutuhan tanaman. Dengan perawatan yang konsisten, kebun organik dapat menghasilkan panen yang berkualitas dan lebih ramah lingkungan.
6. Menerapkan Sistem Kebun Terpadu dengan Kandang Ayam
Cara yang lebih berkelanjutan adalah menggabungkan peternakan ayam dan kebun organik dalam satu sistem terpadu. Pada metode ini, kandang ayam dibuat berbentuk panggung sehingga kotoran dapat ditampung dan dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik.
Kotoran yang terkumpul dapat langsung diolah menjadi kompos atau pupuk cair untuk kebutuhan kebun. Sistem ini menciptakan siklus yang saling mendukung antara peternakan dan pertanian. Limbah dari ayam tidak terbuang percuma, sementara tanaman memperoleh sumber nutrisi alami secara berkelanjutan.
Selain menghemat biaya pupuk, sistem terpadu juga membantu mengurangi pencemaran lingkungan dan mendukung konsep pertanian berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang baik, kebun organik berbasis limbah kandang ayam dapat menjadi sumber pangan sehat sekaligus peluang usaha yang menjanjikan.
Pertanyaan Seputar Cara Membuat Kebun Organik
Mengapa bekas kandang ayam cocok untuk kebun sayur?
Bekas kandang ayam sangat cocok karena sisa kotoran ayam dapat menjadi pupuk organik yang sangat baik untuk menyuburkan tanah, serta strukturnya dapat dimanfaatkan kembali untuk berbagai desain kebun.
Apa manfaat utama mengubah bekas kandang ayam menjadi kebun sayur?
Manfaat utamanya adalah mengurangi limbah, menghasilkan sayuran organik segar, menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan antara hewan dan tanaman, serta menghemat biaya operasional pertanian.
Bagaimana cara memanfaatkan kotoran ayam sebagai pupuk?
Kotoran ayam dapat diolah menjadi pupuk kompos melalui proses fermentasi atau dekomposisi.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

1 week ago
23
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262780/original/012668500_1781847585-1703345885812368220.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8083510/original/075601500_1780929846-4545C94F-DBA3-4E9C-920D-227B0E2A806E.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464154/original/022157500_1767680956-0906211623197802859399710.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262702/original/088453400_1781843559-batu_alam_gelas_buram_4a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262666/original/072810600_1781841446-ban_bertingkat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262660/original/052188300_1781841230-delima_COVVV.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462232/original/013223100_1767517916-UI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262613/original/078509500_1781839968-Ide_Usaha_untuk_Ibu_Rumah_Tangga.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262516/original/070654600_1781832600-5935185046628922304.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262596/original/076924000_1781838751-dapur_4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262555/original/081505000_1781836864-Screenshot_2026-06-19_092646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262559/original/072936300_1781837008-Tanaman_Buah_yang_Bisa_Berbuah_Lebat_di_Drum_Bekas_dan_Mudah_Dirawat_Pemula.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486364/original/089438600_1769583991-model_teras_ada_kolam_ikan4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1495067/original/082497700_1486023784-bacang-fsui_wodpress.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262243/original/084495300_1781776481-HL_sayur.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7336618/original/055797600_1780120424-20260530_105918.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4572146/original/084941000_1694499511-Ilustrasi_anjing_dan_kucing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5138911/original/094180600_1740046297-IMG-20250219-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262168/original/042313500_1781773795-18430178727068253082.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262204/original/033146900_1781774708-Desain_Gazebo_Minimalis_Modern_untuk_Lahan_Sempit_Ukuran_2x2_Meter.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4415431/original/078901700_1683198942-20230504AA_SEA_Games_2023_Timnas_Indonesia_Vs_Myanmar-21.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514118/original/045495100_1772081240-kandang_Ayam_Rooftop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4261962/original/044473000_1671083484-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4174719/original/068939000_1664411162-42.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527338/original/066171500_1773200879-__________________________________1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513604/original/091062600_1772031776-What_a_goal_from_Gali_Freitas______Persebaya__PersebayaUntukSemua.jpg)