Cara Menanam Biji Kurma di Pot agar Cepat Tumbuh dan Subur

3 hours ago 1
  • Berapa lama biji kurma berkecambah?
  • Apakah kurma bisa berbuah jika ditanam di pot?
  • Apakah kurma butuh banyak air?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Menanam biji kurma di pot bisa menjadi aktivitas menarik sekaligus edukatif. Banyak orang mengira kurma hanya bisa tumbuh di wilayah Timur Tengah, padahal dengan teknik yang tepat, tanaman ini tetap bisa tumbuh di iklim tropis seperti Indonesia. Meski membutuhkan waktu lama untuk berbuah, kurma tetap cantik dijadikan tanaman hias karena bentuk daunnya yang eksotis.

Cara menanam biji kurma di pot sebenarnya cukup sederhana. Kuncinya ada pada proses perendaman, pemilihan media tanam, serta kesabaran dalam perawatan. Berikut panduan lengkap menanam kurma di pot yang bisa Anda praktikkan di rumah, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Selasa (3/3/2026). 

1. Pilih dan Bersihkan Biji Kurma

Langkah pertama dalam cara menanam biji kurma di pot adalah memilih biji yang sehat. Ambil biji dari buah kurma matang yang masih segar, bukan yang sudah terlalu kering atau berjamur.

Cuci biji hingga benar-benar bersih dari sisa daging buah. Sisa gula yang menempel bisa memicu jamur saat proses perkecambahan. Setelah dicuci, keringkan sebentar menggunakan tisu atau kain bersih.

2. Rendam Biji Selama 24–48 Jam

Perendaman membantu melunakkan kulit biji agar lebih cepat berkecambah. Rendam biji kurma dalam air hangat selama 24 hingga 48 jam.

Ganti air setiap hari untuk mencegah bau dan pertumbuhan bakteri. Biji yang tenggelam biasanya lebih berpotensi tumbuh dibanding yang mengapung.

3. Lakukan Proses Perkecambahan

Setelah direndam, bungkus biji menggunakan tisu lembap atau kapas basah. Simpan dalam wadah tertutup dan letakkan di tempat hangat.

Periksa setiap 2–3 hari untuk memastikan tisu tetap lembap, tetapi tidak terlalu basah. Dalam waktu 2–4 minggu, biasanya akan muncul akar kecil dari biji. Proses ini membutuhkan kesabaran karena setiap biji memiliki waktu tumbuh berbeda.

4. Siapkan Pot dan Media Tanam

Cara menanam biji kurma di pot memerlukan wadah dengan drainase baik. Gunakan pot berdiameter minimal 20–30 cm agar akar punya ruang tumbuh.

Campurkan tanah gembur, kompos, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1. Media ini membantu air tidak menggenang dan akar tetap sehat. Pastikan pot memiliki lubang di bagian bawah.

5. Tanam Biji yang Sudah Berkecambah

Tanam biji dengan posisi akar menghadap ke bawah. Tutup tipis dengan tanah, jangan terlalu dalam agar tunas mudah muncul ke permukaan.

Siram secukupnya untuk menjaga kelembapan tanah. Letakkan pot di tempat yang mendapat sinar matahari cukup, tetapi tidak terlalu terik pada tahap awal pertumbuhan.

6. Lakukan Perawatan Rutin

Siram tanaman secara teratur, terutama saat tanah mulai kering. Hindari penyiraman berlebihan karena bisa menyebabkan akar busuk.

Beri pupuk organik setiap 1–2 bulan sekali untuk mendukung pertumbuhan daun. Setelah tanaman cukup kuat, pindahkan ke area dengan sinar matahari penuh minimal 6 jam sehari.

7. Sabar Menunggu Pertumbuhan

Kurma termasuk tanaman yang tumbuh lambat. Dalam beberapa bulan pertama, pertumbuhan terlihat dari munculnya daun memanjang khas palem.

Jika dirawat dengan baik, tanaman kurma bisa tumbuh tinggi dan menjadi tanaman hias yang unik. Untuk bisa berbuah, biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun dan kondisi iklim yang mendukung.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Berapa lama biji kurma berkecambah?

Biasanya 2–4 minggu, tergantung kualitas biji dan kondisi kelembapan.

2. Apakah kurma bisa berbuah jika ditanam di pot?

Bisa, tetapi sangat jarang dan membutuhkan waktu bertahun-tahun serta perawatan optimal.

3. Apakah kurma butuh banyak air?

Tidak terlalu banyak. Cukup jaga kelembapan tanah tanpa membuatnya tergenang.

4. Kenapa biji kurma tidak tumbuh?

Bisa jadi biji tidak subur, proses perendaman kurang lama, atau media terlalu basah sehingga berjamur.

5. Apakah tanaman kurma cocok untuk iklim tropis?

Cukup cocok untuk tumbuh sebagai tanaman hias, meski produksi buah lebih optimal di daerah kering dan panas.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|