:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8516274/original/061657400_1782441714-zH0rwLwOvyVoxWBB1h5IYuzl4gbIf7IgoPziLcbe.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta Passive voice merupakan salah satu struktur grammar bahasa Inggris yang kerap ditemui dalam tulisan akademik, berita, hingga percakapan formal. Memahami contoh passive voice secara lengkap akan membantumu menyusun kalimat yang lebih variatif dan sesuai konteks komunikasi.
Dalam kalimat pasif, fokus utama bergeser dari pelaku tindakan ke objek atau hasil dari suatu aksi. Inilah yang membedakan passive voice dari active voice, di mana subjek justru menerima tindakan alih-alih melakukannya.
Mempelajari berbagai contoh passive voice dalam beragam tenses akan memperkuat pemahaman tata bahasa Inggrismu secara menyeluruh. Pada pembahasan berikut, kamu akan menemukan pengertian, rumus, hingga penerapannya yang bisa langsung dipraktikkan.
Dilansir dari EF Education First, passive voice digunakan untuk menunjukkan ketertarikan pada seseorang atau objek yang mengalami tindakan, bukan pada pelaku tindakan itu sendiri. Dengan kata lain, hal atau orang yang terpenting akan menjadi subjek kalimat.
Pengertian Passive Voice dalam Bahasa Inggris
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4731153/original/073204800_1706689047-english-book-resting-table-working-space.jpg)
Perbesar
Passive voice digunakan ketika kita ingin menekankan tindakan (kata kerja) dan objek kalimat, bukan subjek atau pelakunya. Artinya, subjek dianggap kurang penting dibandingkan tindakan itu sendiri, atau kita tidak mengetahui siapa pelakunya. Dalam bahasa Indonesia, struktur ini setara dengan kalimat pasif yang menggunakan imbuhan di- atau ter-, seperti dibaca, ditulis, dan terlihat.
Mengacu pada penjelasan Grammarly, dalam konstruksi passive voice, subjek menerima tindakan dari kata kerja alih-alih melakukannya. Sebagai contoh, kalimat aktif Chester kicked the ball berubah menjadi The ball was kicked by Chester dalam bentuk pasif. Konstruksi passive voice bahkan bisa menghilangkan pelaku sepenuhnya dari kalimat.
Perlu dipahami bahwa passive voice bukanlah sebuah tense. Setiap tense dalam bahasa Inggris memiliki bentuk pasifnya sendiri yang dibentuk menggunakan kata kerja bantu to be + past participle (V3). Selain itu, kata kerja yang tidak memiliki objek (intransitive verbs) seperti arrive, come, die, exist, go, dan sleep tidak dapat diubah menjadi bentuk pasif.
Satu hal unik yang jarang dibahas adalah cara mengidentifikasi passive voice secara cepat. Sebagaimana dikutip dari Hamilton College, jika kamu bisa menambahkan frasa "by zombies" di akhir kalimat dan kalimat tersebut masih bermakna logis, maka kemungkinan besar kalimat itu menggunakan passive voice.
Baca juga: Passive Voice adalah Kalimat Pasif dalam Bahasa Inggris, Kenali Rumus dan Contohnya
Rumus Passive Voice Berdasarkan Tenses
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4045889/original/064529500_1654655394-dictionary-search-support-literacy-service.jpg)
Perbesar
Rumus dasar passive voice secara umum adalah Subject + to be + Past Participle (V3). Kalimat pasif dibentuk menggunakan kata kerja be + past participle, dan kalimat dimulai dengan objek, sementara pelaku tidak selalu perlu disebutkan. Hanya bentuk be yang berubah sesuai tense, sedangkan past participle tetap sama.
Berdasarkan penjelasan British Council, berikut rumus passive voice dalam beberapa tense yang paling umum digunakan:
| Simple Present | S + am/is/are + V3 | English is spoken here. |
| Present Continuous | S + am/is/are + being + V3 | The report is being written now. |
| Simple Past | S + was/were + V3 | The window was broken. |
| Past Continuous | S + was/were + being + V3 | The car was being fixed. |
| Present Perfect | S + has/have + been + V3 | The letter has been sent. |
| Past Perfect | S + had + been + V3 | The work had been finished. |
| Simple Future | S + will be + V3 | The house will be built. |
| Future Perfect | S + will have been + V3 | The project will have been completed. |
| Modals | S + modal + be + V3 | This must be done today. |
| Going to | S + am/is/are + going to + be + V3 | The exam is going to be held tomorrow. |
Untuk membentuk kalimat negatif, cukup tambahkan not setelah kata kerja bantu pertama. Sementara untuk kalimat tanya (interrogative), kata kerja bantu dipindahkan ke posisi sebelum subjek. Komponen by + agent dalam rumus bersifat opsional dan hanya ditambahkan jika pelaku perlu disebutkan.
Baca juga: 16 Macam-Macam Tenses dan Contohnya, Pahami dari Penjelasan
Contoh Passive Voice dalam Berbagai Tenses dan Konteks
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5443791/original/028889800_1765729155-inggris_1.jpg)
Perbesar
Berikut kumpulan contoh passive voice yang disusun berdasarkan tense beserta artinya agar lebih mudah dipahami. Setiap contoh disertai perbandingan dengan bentuk kalimat aktif untuk memperjelas perbedaan strukturnya.
1. Simple Present Passive
- Active: The teacher explains the lesson.
- Passive: The lesson is explained by the teacher. (Pelajaran itu dijelaskan oleh guru.)
2. Present Continuous Passive
- Active: She is writing a letter.
- Passive: A letter is being written by her. (Sebuah surat sedang ditulis olehnya.)
3. Simple Past Passive
- Active: He cleaned the room yesterday.
- Passive: The room was cleaned yesterday. (Ruangan itu dibersihkan kemarin.)
4. Past Continuous Passive
- Active: The mechanic was repairing the car.
- Passive: The car was being repaired by the mechanic. (Mobil itu sedang diperbaiki oleh mekanik.)
5. Present Perfect Passive
- Active: They have finished the assignment.
- Passive: The assignment has been finished. (Tugas itu telah diselesaikan.)
6. Past Perfect Passive
- Active: She had prepared the dinner.
- Passive: The dinner had been prepared by her. (Makan malam itu telah disiapkan olehnya.)
7. Simple Future Passive
- Active: He will paint the wall tomorrow.
- Passive: The wall will be painted tomorrow. (Dinding itu akan dicat besok.)
8. Future Perfect Passive
- Active: They will have completed the task.
- Passive: The task will have been completed by them. (Tugas itu akan telah diselesaikan oleh mereka.)
9. Modal Passive
- Active: You must do this today.
- Passive: This must be done today. (Ini harus diselesaikan hari ini.)
10. Going to Passive
- Active: They are going to announce the result.
- Passive: The result is going to be announced. (Hasilnya akan diumumkan.)
Selain contoh di atas, passive voice juga memiliki bentuk khusus seperti passive infinitive dan passive gerund. Bentuk infinitive passive digunakan setelah modal verbs dan kata kerja lain yang biasanya diikuti infinitive, misalnya: You have to be tested on your English grammar. Sementara gerund passive digunakan setelah preposisi dan kata kerja yang lazim diikuti gerund, seperti: I remember being taught to drive.
Baca juga: Contoh Passive Voice Semua Tenses, Pahami Rumus dan Ciri-cirinya
Fungsi dan Situasi Penggunaan Passive Voice
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4935060/original/051609500_1725332641-english-books-with-white-background-high-angle.jpg)
Perbesar
Penggunaan passive voice bukan tanpa alasan. Terdapat sejumlah situasi di mana kalimat pasif menjadi pilihan yang lebih tepat dibandingkan kalimat aktif. Sebagaimana disampaikan ego4u.com, terkadang pernyataan dalam passive voice terdengar lebih sopan daripada active voice.
Berikut fungsi utama passive voice beserta contohnya:
- Pelaku tidak diketahui — Passive voice digunakan ketika fokus berada pada tindakan, sementara pelaku tidak diketahui atau tidak penting. Contoh: My wallet was stolen.
- Menekankan objek atau hasil tindakan — Subjek menjadi fokus utama kalimat karena merupakan fakta tentang objek tersebut, bukan tentang siapa pelakunya. Contoh: The new hospital will be built next year.
- Konteks formal dan akademik — Dalam penulisan ilmiah atau teknis, passive voice menciptakan kesan objektivitas. Contoh: The experiment was conducted under controlled conditions.
- Menghindari penyebutan pelaku secara langsung — Dengan passive voice, pembicara bisa fokus pada fakta bahwa kesalahan telah terjadi tanpa menyalahkan pihak tertentu. Contoh: A mistake was made.
- Dalam berita dan laporan resmi — Passive voice umum ditemui dalam teks berita karena fokusnya pada peristiwa. Contoh: Three people were injured in the accident.
- Mendeskripsikan proses atau resep — Kalimat pasif sering digunakan saat menjelaskan langkah-langkah proses. Contoh: The onion is finely chopped, fried, and added to the meat.
- Konstruksi impersonal dengan kata kerja persepsi — Impersonal Passive hanya bisa digunakan dengan kata kerja persepsi seperti say, think, dan know. Misalnya: They say that women live longer than men menjadi It is said that women live longer than men.
Sebagaimana dikutip dari Hamilton College, meskipun banyak disiplin ilmu lebih memilih active voice, beberapa bidang justru mendorong penggunaan passive voice untuk mengurangi penekanan pada subjek dan menonjolkan objek, misalnya dalam bidang STEM.
Baca juga: 12 Cara Belajar Bahasa Inggris Otodidak, Ketahui Tips Belajar Grammarnya
Perbedaan Passive Voice dan Active Voice
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5158570/original/067562500_1741665403-kosa-kata-bahasa-inggris-kata-kerja.jpg)
Perbesar
Memahami perbedaan antara passive voice dan active voice sangat penting agar kamu bisa memilih struktur kalimat yang paling tepat sesuai konteks. Dalam active voice, subjek kalimat melakukan tindakan dengan formula [subjek] + [kata kerja] + [objek opsional]. Sementara dalam passive voice, subjek justru menerima tindakan tersebut.
Berikut perbandingan keduanya secara ringkas:
| Fokus kalimat | Pelaku tindakan (subjek) | Penerima tindakan (objek) |
| Struktur | Subject + Verb + Object | Subject + to be + V3 (+ by agent) |
| Nada | Langsung dan tegas | Netral dan objektif |
| Konteks ideal | Percakapan, storytelling, instruksi | Akademik, berita, laporan formal |
Active voice lebih disukai dalam sebagian besar penulisan akademik dan profesional karena kejelasan dan keringkasannya, serta lebih mampu melibatkan pembaca. Namun, bukan berarti passive voice harus dihindari sepenuhnya.
Steven Pinker, profesor linguistik di Harvard University, dikutip dari jurnal Orbis Litterarum (Wiley, 2023) menyatakan, "Riset linguistik telah menunjukkan bahwa konstruksi pasif memiliki sejumlah fungsi yang tak tergantikan." Pernyataan ini menegaskan bahwa passive voice memiliki peran penting yang tidak bisa diabaikan begitu saja dalam penulisan yang baik.
Stephen King, dalam bukunya On Writing: A Memoir of the Craft, dikutip dari The Ghost Story menyatakan, "Saya rasa penulis yang pemalu menyukai kata kerja pasif karena alasan yang sama dengan kekasih pemalu menyukai pasangan yang pasif. Passive voice itu aman."
George Orwell, sastrawan legendaris Inggris, dikutip dari Quotlr pernah merumuskan prinsip yang tegas, "Jangan pernah menggunakan passive voice jika kamu bisa menggunakan active voice."
Sydney J. Harris, kolumnis terkenal asal Amerika, dikutip dari QuoteStats menyatakan, "Kita belum melewati garis halus antara masa kanak-kanak dan kedewasaan sampai kita berpindah dari passive voice ke active voice."
Baca juga: 105 Contoh Kalimat Pasif dan Jenis-Jenis, Simak Penjelasannya
Kesalahan Umum dan Tips Menggunakan Passive Voice
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5149320/original/051060700_1740985133-1740981567479_contoh-deskripsi-teks-bahasa-inggris.jpg)
Perbesar
Meskipun passive voice tampak sederhana, banyak kesalahan yang sering terjadi saat mempelajarinya. Berdasarkan penjelasan Break Into English, salah satu kesalahan paling umum adalah kebingungan antara past participle dan simple past. Memahami kesalahan-kesalahan ini akan membantumu menguasai belajar bahasa Inggris dengan lebih efektif.
Berikut kesalahan umum saat menggunakan passive voice beserta tips untuk menghindarinya:
- Salah memilih bentuk to be — Bentuk to be harus sesuai dengan tense dan subjek kalimat. Contoh salah: The report is sent yesterday. Perbaikan: The report was sent yesterday. Gunakan was/were untuk simple past, bukan am/is/are.
- Past participle (V3) yang tidak tepat — Passive voice selalu menggunakan V3, bukan V1 atau V2. Contoh salah: The task was finish on time. Perbaikan: The task was finished on time.
- Menggunakan passive voice untuk kata kerja intransitif — Kata kerja tanpa objek (intransitive verbs) biasanya tidak bisa membentuk kalimat pasif personal karena tidak ada objek yang dapat menjadi subjek.
- Penggunaan passive voice yang berlebihan — Dalam kebanyakan situasi, active voice merupakan pilihan yang tepat untuk menghasilkan tulisan yang lebih kuat dan langsung. Kombinasikan kedua bentuk agar tulisan tidak monoton.
- Lupa menambahkan being pada continuous passive — Untuk present continuous passive, rumus yang benar adalah am/is/are + being + V3. Contoh: The room is being cleaned now, bukan The room is been cleaned now.
- Tidak mengenal alternatif pembentuk passive — Terkadang, passive voice juga bisa dibentuk menggunakan kata kerja to get atau to have, bukan hanya to be. Contoh: I got my hair cut yesterday.
Sebagai tips tambahan, untuk kata kerja yang memiliki dua objek, kamu bisa memilih salah satu dari dua objek tersebut sebagai subjek kalimat pasif. Misalnya, He gave me the book bisa menjadi I was given the book atau The book was given to me. Kata kerja dengan pola serupa antara lain ask, offer, teach, tell, lend, dan promise.
Baca juga: 5 Situs Belajar Bahasa Inggris Online, Gratis dan Anti Ribet
Selain memperhatikan struktur tata bahasa, kunci keberhasilan menggunakan contoh passive voice dalam tulisan sehari-hari terletak pada keseimbangan. Passive voice mendiversifikasi struktur kalimatmu dan membuat bahasa Inggrismu terdengar lebih kaya serta variatif. Namun, jangan sampai seluruh paragrafmu dipenuhi kalimat pasif karena justru akan membuat tulisan terasa berat dan sulit diikuti.
Memahami passive voice secara mendalam akan sangat bermanfaat, baik untuk keperluan penguasaan tenses, penulisan email profesional, laporan akademik, hingga persiapan tes seperti TOEFL dan IELTS. Latihlah secara rutin dengan mengubah kalimat aktif menjadi pasif, dan sebaliknya, agar pemahamanmu semakin tajam. Dengan latihan yang konsisten, penggunaan passive voice akan terasa alami dalam setiap tulisanmu.
Baca juga: 30 Contoh Present Perfect Tense, Kenali Ketentuan, Rumus, dan Fungsinya
Baca juga: Memahami Simple Present Tense, Berikut Rumus dan Contohnya
Baca juga: 65 Contoh Kata Kerja Pasif dan Penggunaannya dalam Kalimat
Baca juga: 50 Contoh Kata Pasif dalam Bahasa Indonesia, Kenali Ciri-ciri dan Jenisnya
Baca juga: Passive Voice adalah Hubungan Subjek yang Menerima Kata Kerja
Pertanyaan seputar passive voice
1. Apa itu passive voice dan bagaimana cara mengenalinya?
Passive voice adalah struktur kalimat dalam bahasa Inggris di mana subjek menerima tindakan dari kata kerja, bukan melakukan tindakan itu sendiri. Kamu bisa mengenali passive voice dari kehadiran pola to be + past participle (V3) dalam kalimat. Tanda lain yang sering muncul adalah penggunaan kata by di akhir kalimat untuk menyebutkan pelaku, meskipun kehadirannya bersifat opsional.
2. Apakah passive voice selalu salah atau harus dihindari?
Passive voice sama sekali bukan sesuatu yang salah dan tidak harus selalu dihindari. Kalimat pasif memiliki fungsi spesifik, seperti menekankan hasil tindakan, menjaga nada netral dalam tulisan formal, atau digunakan ketika pelaku tidak diketahui. Yang penting adalah menggunakannya secara tepat dan seimbang bersama active voice agar tulisan tetap jelas dan tidak terasa kaku.
3. Berapa tenses yang bisa digunakan dalam passive voice?
Secara teori, hampir semua tenses dalam bahasa Inggris bisa diubah ke bentuk passive voice. Namun, tenses yang paling umum digunakan dalam bentuk pasif meliputi simple present, simple past, present perfect, simple future, dan modals. Beberapa bentuk continuous dan perfect continuous sangat jarang dipakai dalam bentuk pasif karena kalimatnya cenderung terlalu panjang dan terasa tidak alami.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

4 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8712342/original/011707200_1782793842-nGpvnp16rQrT3soe4im5I0589TisZcVH06h33dqh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8782410/original/091987600_1782885404-9933193e-9b5f-42da-b46a-9b0ef6e2566b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8782379/original/031322700_1782884764-A.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8782370/original/076919000_1782884440-Pohon_menteng_yang_baru_dipanen.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8712362/original/093668000_1782793853-JtncUIKbnbHpMT0WciENLufYifagOSVjV3siAJrt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8782324/original/006782100_1782883088-Gemini_Generated_Image_15j6hc15j6hc15j6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8782463/original/063036400_1782887585-LOGO_HUT_POLRI_KE-80.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8782450/original/088107900_1782887069-Tanaman_Air_yang_Bisa_Dijadikan_Pakan_Ikan_Rumahan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8782311/original/080283400_1782882880-Desain_Kolam_Koi_yang_Tetap_Bersih_dan_Estetik_lands.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1625750/original/065937400_1497587933-Kapal_Pelni.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8782180/original/045448900_1782879164-Untitled2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8782163/original/090604200_1782878189-3715793939195052016.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8782250/original/004951500_1782881635-Gemini_Generated_Image_8dialx8dialx8dia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8782148/original/048317200_1782877875-69994224-24e6-40d5-95d5-fb61122082a7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8776312/original/004996600_1782873879-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8777666/original/043117700_1782875860-Ide_Kebun_Koro_Pedang_untuk_Lahan_Menganggur_sebagai_Solusi_Hemat_Ruang_dan_Panen_Maksimal.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498344/original/003941700_1770703838-Gurame_Batu__Ciri_Khas_Gelap_dan_Potensi_Ukuran_Besar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8776342/original/029731500_1782875335-17452513-1f24-42ea-b2e4-d22dfdedd250.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8776271/original/026101900_1782872931-Inspirasi_Pendopo_Mini_untuk_Rumah_Pedesaan_Gaya_Minimalis_Modern.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8778687/original/015300700_1782876182-d2b898b1-092f-4780-9220-3b017022283a.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4415431/original/078901700_1683198942-20230504AA_SEA_Games_2023_Timnas_Indonesia_Vs_Myanmar-21.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4174719/original/068939000_1664411162-42.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527338/original/066171500_1773200879-__________________________________1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525042/original/051351000_1773029160-cropped-2a244f90-7934-47c9-a587-b33c1a79edbd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5146073/original/099969400_1740749107-20250228-Mantau_Hilal-MER_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496194/original/006665600_1770489949-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5529412/original/016644800_1773333017-20260312BL_Launching_Jersey_Baru_Timnas_Indonesia_Kelme_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527360/original/037343400_1773200966-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik___3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527393/original/036751200_1773201916-Model_Dapur_Minimalis_Bar_Sebagai_Solusi_Cerdas_untuk_Ruang_Terbatas.jpg)