Evaluasi Ringkas Persik di BRI Super League 2025/2026 Versi Arthur Irawan: Performa Sudah Oke, tapi Fisik Memble

7 hours ago 4

Bola.com, Jakarta - Persik Kediri menutup BRI Super League 2025/2026 dengan catatan minor. Macan Putih dipermalukan Persija Jakarta 1-3 di Kediri dan kemudian dibantai Persebaya Surabaya 0-5. Dua kekalahan berat ini menjadi penutup yang pahit bagi perjuangan tim asal Kota Brenggala sepanjang musim.

Meski demikian, hasil akhir dua laga tersebut tidak mengubah posisi Persik di klasemen. Tim berjuluk Macan Putih berhasil finis di peringkat ke-12 dengan mengumpulkan 39 poin, sehingga lolos dari ancaman degradasi dan tetap bertahan di kasta tertinggi musim depan.

Kedatangan pelatih Marcos Reina sejak pekan ke-15 memberikan angin segar bagi Persik. Gaya permainan khas Spanyol yang diterapkan Reina membuat tim lebih rancak dan produktif dalam menyerang. Namun, di balik peningkatan tersebut, masih terdapat kelemahan yang mencolok.

Owner Persik, Arthur Irawan, secara jujur mengakui ada sisi yang perlu diperbaiki timnya, terutama masalah ketahanan fisik yang kerap menjadi masalah di babak kedua.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Arthur Irawan Ungkap Kelemahan Fisik dan Kesalahan Sendiri

Arthur Irawan menyampaikan evaluasi mendalam atas penampilan tim sepanjang musim.

"Ada beberapa pertandingan hasilnya kurang baik. Saya pasti kecewa. Tapi saya juga harus jujur. Ada beberapa hal positif yang saya lihat dengan tim ini," ujar Arthur.

Ia menambahkan bahwa tim sering kebobolan karena kesalahan sendiri, terutama di babak kedua ketika stamina para pemain mulai menurun drastis.

"Kita harus evaluasi terutama di babak kedua. Kita sering kebobolan karena kesalahan sendiri. Secara fisik kita juga harus lebih baik lagi. Karena di babak kedua stamina selalu drop," tuturnya.

Pujian untuk Marcos Reina dan Tantangan Berat Musim Ini

Meski banyak catatan negatif, Arthur Irawan memberikan apresiasi tinggi kepada pelatih Marcos Reina dan stafnya.

"Sisi positif lain di tim ini adalah kerja Marcos Reina dan stafnya. Saya juga harus sadar, dia sosok baru di Indonesia. Tapi saya nilai Marcos Reina cukup kapabel," jelas mantan kapten Persik tersebut.

Perjuangan Persik bertahan di Super League musim ini memang berat. Selain kendala cedera dan absennya pemain, Persik juga harus memainkan empat laga kandang di Gresik karena Stadion Brawijaya tidak bisa digunakan.

Mereka meraih hasil beragam di "rumah" sementara itu: kalah 1-2 dari Madura United, imbang 1-1 melawan Persebaya, imbang 2-2 dengan PSIM, dan menang 3-2 atas Arema FC.

Arthur Irawan: Musim Depan Harus Lebih Siap

Arthur Irawan menegaskan bahwa pihak klub akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki kekurangan di musim mendatang.

"Sangat berat usaha kami tetap berada di Super League. Tim ada kendala pemain absen dan cedera. Kita harus bersaing dengan tim lain yang juga tak mau kalah. Sementara kita harus bermain di kota lain saat laga kandang," ucapnya.

"Kita belajar dari pengalaman musim ini. Kita harus tetap evaluasi untuk membangun tim agar musim depan kita lebih siap dan lebih baik lagi," tambah Arthur Irawan.

Musim 2025/2026 telah berakhir bagi Persik Kediri. Kini, fokus beralih pada persiapan menghadapi kompetisi berikutnya dengan harapan Macan Putih bisa tampil lebih kompetitif dan konsisten di BRI Super League musim depan.

Persaingan di BRI Super League 2025/2026

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|