Pernah Menangani Guillermo Ochoa, Pelatih Kiper asal Italia Mario Capece Otw ke PSIM

9 hours ago 3

Bola.com, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta melakukan perombakan jajaran staf kepelatihan untuk Super League 2026/2027. Laskar Mataram dikabarkan akan menunjuk pelatih kiper asal Italia, Mario Carrillo Perez Castaneda atau yang dikenal dengan nama Mario Capece.

Nama Mario Capece mulai jadi perbincangan di kalangan suporter PSIM setelah kedapatan mengikuti akun Instagram PSIM. Pelatih berusia 54 tahun itu juga terlihat mem-follow kiper Cahya Supriadi dan General Manager Steven Sunny.

Keberadaan Mario di Yogyakarta terungkap lewat unggahan Instagram story pribadinya yang menampilkan lokasi Kota Gudeg. Hal itu semakin menguatkan kabar bahwa proses bergabungnya dengan PSIM tinggal selangkah lagi.

Dikonfirmasi Bola.com, Mario Capece membenarkan dirinya sudah tiba di Yogyakarta. Namun, ia memilih menunggu pengumuman resmi dari manajemen klub.

"Besok akan diumumkan secara resmi. Terima kasih untuk saat ini," ujar Mario Capece kepada Bola.com, Sabtu (18/7/2026).

"Sampai jumpa," tambahnya sembari menyematkan emotikon hati berwarna biru, identik dengan warna kebesaran PSIM.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pernah Menangani Guillermo Ochoa

Salah satu rekam jejak Mario Capece yang paling menonjol adalah keterlibatan dalam menangani kiper kawakan Timnas Meksiko, Guillermo Ochoa. Penjaga gawang berpengalaman itu tercatat tampil dalam lima edisi Piala Dunia bersama El Tri.

Mario dan Ochoa pernah bekerja sama saat keduanya berada di klub Siprus, AEL Limassol, pada musim 2025/2026. Tim tersebut berkompetisi di kasta tertinggi Liga Siprus atau A Katigoria.

Berdasarkan data Transfermarkt, Mario mengawali karier kepelatihan bersama Biellese (2004-2006), Virtus Entella (2013-2015). Setelah itu, ia menjadi pelatih kiper Timnas Malta (2020-2025) sebelum melanjutkan kiprah di AEL Limassol.

Kehadiran pelatih kiper dengan pengalaman internasional merupakan sinyal keseriusan Laskar Mataram dalam mempersiapkan diri menyongsong musim kedua mereka di Super League.

Didik Wisnu Out, Guntur Cahyo In?

Di sisi lain, pelatih kiper musim lalu, Didik Wisnu, dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari PSIM. Sosok yang telah mengabdi sejak 2014 itu resmi melanjutkan karier bersama FC Bekasi City.

"Maaf, musim ini saya sudah tidak di PSIM lagi. Ya, Alhamdulillah sudah deal dengan Bekasi FC," kata Didik Wisnu saat dihubungi Bola.com, Sabtu (18/7/2026).

Sementara itu, posisi asisten pelatih dikabarkan akan diisi Guntur Cahyo Utomo. Kehadirannya diproyeksikan menggantikan Erwan Hendarwanto yang hengkang di tengah kompetisi musim lalu.

Guntur bukan nama asing di sepak bola Indonesia. Ia pernah didapuk sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia U-19, menjabat Direktur Akademi PSS Sleman, hingga mengemban tugas sebagai asisten pelatih Nusantara United.

Di level manajemen, PSIM juga melakukan penyegaran dengan menunjuk Iksan Mahar sebagai manajer baru menggantikan Razzi Taruna. Meski belum diperkenalkan secara resmi, mantan jurnalis di salah satu media nasional itu sudah memberikan pernyataan dalam salah satu rilis resmi klub.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|