Liputan6.com, Jakarta - Kelengkeng dapat tumbuh menjadi pohon yang cukup tinggi jika pertumbuhannya dibiarkan tanpa pengaturan. Padahal, dengan pembentukan tajuk dan perawatan yang tepat, pohon dapat dipertahankan tetap rendah sekaligus diarahkan untuk menghasilkan buah.
Kunci perawatannya bukan memangkas pohon secara berlebihan atau memberikan pupuk sebanyak-banyaknya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pertumbuhan vegetatif tetap terkendali tanpa mengganggu perkembangan tanaman.
Perawatan dapat difokuskan pada pembentukan tajuk, pencahayaan, pengaturan air, pemberian nutrisi yang seimbang, serta kondisi yang mendukung pembungaan. Melalui langkah yang dilakukan secara bertahap, pohon kelengkeng dapat tetap mudah dirawat dan dipanen tanpa harus dibiarkan tumbuh terlalu tinggi. Berikut tekniknya, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Sabtu (19/9).
1. Bentuk Tajuk Sejak Tanaman Masih Muda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352563/original/078914600_1789807172-2212c392-f02e-4da9-a670-b144a692e8ae__1_.jpeg)
Perbesar
Pembentukan tajuk sejak awal merupakan salah satu cara penting untuk mencegah kelengkeng tumbuh terlalu tinggi. Pilih beberapa cabang utama yang tumbuh kuat dan menyebar, kemudian pangkas tunas atau cabang yang tumbuh terlalu tegak, saling bertumpuk, atau mengarah ke bagian dalam tajuk.
Cara ini membantu membentuk pohon yang lebih melebar daripada menjulang. Tajuk yang terbuka juga memungkinkan cahaya masuk dengan lebih baik dan membuat bagian tanaman lebih mudah dirawat serta dipanen.
2. Pangkas Secara Selektif Setelah Panen
Pemangkasan setelah panen dapat digunakan untuk mengendalikan tinggi dan ukuran tajuk kelengkeng. Cabang yang terlalu panjang, tumbuh tegak, atau tidak diperlukan dapat dikurangi secara bertahap sehingga pertumbuhan berikutnya tetap berada dalam bentuk yang diinginkan.
Hindari memangkas sebagian besar tajuk sekaligus karena pemangkasan berat dapat mengurangi kemampuan tanaman menghasilkan buah. Penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemangkasan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil kelengkeng, sehingga pemangkasan sebaiknya dilakukan secukupnya dan disesuaikan dengan kondisi pohon.
3. Jangan Berlebihan Memberikan Nitrogen
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352564/original/083477500_1789807172-39bc1255-9de5-4464-a0e5-f929ceda3a42.jpeg)
Perbesar
Nitrogen tetap dibutuhkan kelengkeng untuk mendukung pertumbuhan daun dan tunas. Namun, pemberiannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan tanaman karena pasokan nitrogen yang berlebihan dapat mendorong pertumbuhan vegetatif ketika tanaman seharusnya mulai diarahkan menuju fase pembungaan.
Karena itu, pemupukan sebaiknya dilakukan secara seimbang dengan mempertimbangkan kondisi tanaman, umur, dan fase pertumbuhannya. Hindari memberikan pupuk nitrogen secara berlebihan hanya untuk mempercepat pertumbuhan, terutama ketika tanaman sudah cukup umur dan sedang dipersiapkan untuk berbunga.
4. Atur Air Sesuai Kondisi Tanaman dan Lingkungan
Ketersediaan air merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi keseimbangan antara pertumbuhan vegetatif dan pembungaan kelengkeng. Pada kondisi dan iklim yang sesuai, periode yang lebih kering serta suhu yang mendukung dapat membantu tanaman memasuki fase pembungaan, tetapi responsnya tetap bergantung pada kondisi tanaman dan lingkungan.
Pengaturan air bukan berarti sengaja membiarkan pohon mengalami kekeringan. Tanaman tetap perlu mendapatkan air yang cukup untuk mempertahankan pertumbuhan dan kesehatannya, terutama setelah bunga muncul dan buah mulai berkembang.
5. Pastikan Tajuk Mendapat Cahaya yang Cukup
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786065/original/026526200_1711510891-pexels-lukas-296234.jpg)
Perbesar
Kelengkeng membutuhkan pencahayaan yang baik untuk mendukung pertumbuhan dan produksi buah. Tajuk yang terlalu rimbun dapat menghalangi cahaya masuk ke bagian dalam pohon sehingga cabang yang saling bertumpuk dan tumbuh ke arah dalam perlu dikurangi.
Pemangkasan dengan tujuan tersebut juga membantu menjaga sirkulasi udara dan membuat struktur pohon lebih mudah dikendalikan. Jadi, tujuan pemangkasan bukan sekadar membuat pohon pendek, tetapi menciptakan tajuk yang terbuka dan efisien untuk produksi.
6. Gunakan Teknik Induksi Pembungaan Secara Tepat
Pada tanaman kelengkeng yang sudah cukup umur tetapi belum berbunga, induksi pembungaan dapat menjadi salah satu teknik budidaya dalam kondisi tertentu. Salah satu bahan yang telah diteliti untuk tujuan tersebut adalah kalium klorat (KClO₃), yang dapat merangsang pembungaan kelengkeng pada kondisi budidaya tertentu.
Namun, keberhasilan perlakuan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti varietas, umur tanaman, kondisi daun, lingkungan, serta konsentrasi dan cara aplikasinya. Karena itu, penggunaan KClO₃ tidak sebaiknya dilakukan dengan dosis perkiraan atau dianggap sebagai perlakuan yang cocok untuk semua pohon kelengkeng, melainkan mengikuti rekomendasi teknis yang sesuai.
7. Pertahankan Pohon Tetap Rendah dengan Perawatan Rutin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5629940/original/052747100_1778227484-unnamed_-_2026-05-08T150109.412.jpg)
Perbesar
Pohon kelengkeng dapat dipertahankan pada ukuran yang lebih terkendali melalui pemangkasan rutin tanpa harus membiarkannya tumbuh terlalu tinggi. Setelah panen, lakukan pemangkasan ringan secara berkala untuk mempertahankan tinggi dan bentuk tajuk, sekaligus membuang pertumbuhan yang tidak diperlukan.
Dengan cara ini, pohon tetap lebih mudah dirawat dan dipanen tanpa menghilangkan terlalu banyak bagian produktif. Pengendalian tinggi sebaiknya dilakukan secara bertahap melalui pemangkasan selektif, bukan dengan memangkas tajuk secara ekstrem ketika pohon sudah terlanjur terlalu tinggi.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Teknik Membuat Kelengkeng Cepat Berbuah Tanpa Membiarkan Pohon Tumbuh Terlalu Tinggi
1. Apakah kelengkeng harus dipangkas agar cepat berbuah?
Tidak selalu. Pemangkasan terutama bertujuan mengendalikan ukuran dan bentuk tajuk serta mendukung pencahayaan, sedangkan pembungaan dipengaruhi berbagai faktor seperti umur tanaman, nutrisi, air, dan kondisi lingkungan.
2. Apakah kelengkeng yang terlalu tinggi masih bisa dibuat lebih pendek?
Bisa, tetapi sebaiknya dilakukan secara bertahap. Pangkas cabang yang terlalu tegak, terlalu panjang, atau tidak diperlukan, dan hindari memangkas sebagian besar tajuk sekaligus.
3. Apakah nitrogen harus dikurangi agar kelengkeng cepat berbuah?
Bukan berarti nitrogen harus dihentikan. Kelengkeng tetap membutuhkannya untuk pertumbuhan, tetapi pemberian yang berlebihan dapat mendorong pertumbuhan daun dan tunas sehingga pemupukan perlu disesuaikan dengan kondisi serta fase tanaman.
4. Apakah kelengkeng membutuhkan banyak air agar cepat berbuah?
Kelengkeng membutuhkan air yang cukup untuk tumbuh sehat. Dalam kondisi tertentu, periode yang lebih kering dapat mendukung pembungaan, tetapi tanaman tidak perlu sengaja dibiarkan mengalami kekeringan.
5. Apakah KClO₃ wajib digunakan agar kelengkeng cepat berbuah?
Tidak. KClO₃ merupakan salah satu bahan yang telah diteliti untuk membantu induksi pembungaan, tetapi tidak diperlukan pada semua tanaman dan penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi tanaman serta rekomendasi teknis.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

6 hours ago
17
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337956/original/021361500_1788266963-huistra.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352545/original/078740900_1789806458-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315768/original/045151800_1755170609-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__26_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307862/original/074587100_1785117040-c28e2863-cfc2-4029-a451-d9ede2dbb9e6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351926/original/028907500_1789719385-ChatGPT_Image_Sep_18__2026__03_12_27_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9303240/original/068629500_1784623099-memupuk2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352228/original/041221100_1789742337-WhatsApp_Image_2026-09-18_at_19.16.51.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352509/original/053535100_1789802863-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352602/original/097478300_1789813005-ab80c634-adec-4c85-ab52-6649540235e7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352494/original/060954300_1789801750-HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352476/original/038458700_1789799722-Gemini_Generated_Image_94cd3w94cd3w94cd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352538/original/077347200_1789806194-Screenshot_2026-09-19_151721.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/2234683/original/038691200_1527825502-20180531IQ_Indonesia_Vs_Thailand_11.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352452/original/071171700_1789798233-509d5a52-79d7-49be-ae64-5aae6272da5d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352524/original/027640900_1789803196-Untitled0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554011/original/045183400_1776057207-cd6abecb-e824-4eea-8d9b-6751df36a3f7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469659/original/035473400_1768147710-AP26011538947384.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9352465/original/027851500_1789798807-20260919_080053.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352443/original/018266500_1789796723-Untitled8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352136/original/078318600_1789730632-ChatGPT_Image_Sep_18__2026__06_14_40_PM.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336541/original/057810300_1788165256-2150700358.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325772/original/012824000_1786935429-WhatsApp_Image_2026-08-17_at_09.51.49__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336339/original/036670800_1788155727-11bf7afb-d0ee-47d2-a46c-72a1c9954b40.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336360/original/068351100_1788156938-Gemini_Generated_Image_vgh6gmvgh6gmvgh6__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340881/original/091999400_1788528140-borneo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336388/original/070866500_1788159552-051f86cb-0545-4991-a7f1-c5730be5aaaf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4242270/original/090051000_1669625532-043199800_1645433192-kevin-wolf-LgZfYaH6OAU-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5193002/original/077128400_1745210638-Dean_Zandbergen_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336595/original/083266200_1788167124-f7575cef-c1ce-4105-bb37-74f1cfe3b27c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335997/original/062436600_1788086219-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336566/original/005951400_1788166224-pexels-anntarazevich-5629138.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340694/original/096958400_1788514411-rotan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337890/original/028721700_1788261978-edfxzx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326731/original/044655800_1787034649-01M09H5EZC0CJF22ZHH9BPEA9C.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263241/original/026820600_1781870752-Budidaya_Azolla_sebagai_Pakan_Alternatif.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335142/original/082058400_1787912714-ASDFGHGFDDFCDX.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336522/original/062149400_1788164466-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4894943/original/055013900_1721287232-top-view-globe-world-map.jpg)