Liputan6.com, Jakarta - Pohon buah yang tetap berbuah saat kemarau menjadi pilihan menarik bagi banyak orang yang ingin memiliki kebun produktif tanpa harus bergantung pada penyiraman intensif setiap hari. Saat musim kemarau berlangsung lebih panjang, tidak semua tanaman mampu bertahan dengan baik. Namun, beberapa jenis pohon buah justru dikenal memiliki toleransi tinggi terhadap kondisi panas dan ketersediaan air yang terbatas.
Kemampuan bertahan terhadap kekeringan umumnya dimiliki oleh tanaman yang memiliki sistem perakaran kuat, daun yang mampu mengurangi penguapan, serta kemampuan menyimpan cadangan air. Meski demikian, tanaman yang tahan kemarau tetap membutuhkan penyiraman yang cukup saat masih muda hingga akarnya berkembang sempurna.
Bagi pemilik lahan terbatas maupun pekarangan luas, memilih tanaman buah yang adaptif terhadap musim kering dapat menjadi investasi jangka panjang. Selain menghasilkan buah segar, tanaman-tanaman ini juga relatif mudah dirawat dan tetap produktif meski curah hujan sedang rendah. Berikut Ulasan Liputan6.com, Selasa (9/6/2026).
1. Jambu Air
Jambu air merupakan salah satu tanaman buah yang sangat populer di Indonesia karena kemampuannya beradaptasi terhadap cuaca panas. Tanaman ini dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun menengah dengan paparan sinar matahari yang cukup.
Keunggulan utama jambu air adalah kemampuannya berbuah beberapa kali dalam setahun. Sistem perakarannya cukup kuat sehingga mampu mencari sumber air lebih dalam saat musim kemarau. Selain itu, pohonnya tidak memiliki akar yang terlalu agresif sehingga aman ditanam dekat rumah.
Perawatannya juga tergolong mudah dan cocok untuk pemula yang baru mulai berkebun buah.
2. Jambu Biji
Jambu biji dikenal sebagai tanaman yang tahan terhadap berbagai kondisi cuaca, termasuk kemarau panjang. Daunnya yang tebal membantu mengurangi kehilangan air akibat penguapan berlebih.
Saat musim kemarau, jambu biji tetap mampu tumbuh dan menghasilkan buah selama kebutuhan nutrisi tanah terpenuhi. Buahnya kaya vitamin C dan sering dimanfaatkan sebagai sumber antioksidan alami.
Tanaman ini juga relatif cepat berbuah dan dapat ditanam baik di lahan terbuka maupun dalam pot berukuran besar.
3. Mangga
Mangga merupakan salah satu contoh terbaik dari pohon buah yang tetap berbuah saat kemarau. Bahkan, cuaca panas dan kering justru membantu proses pembungaan pada banyak varietas mangga.
Pohon mangga memiliki akar yang dalam dan kuat sehingga mampu mencari cadangan air di lapisan tanah yang lebih rendah. Karena itulah tanaman ini tetap produktif meskipun curah hujan rendah.
Dengan perawatan yang baik, satu pohon mangga dapat menghasilkan buah selama puluhan tahun dan menjadi sumber panen yang melimpah setiap musim.
4. Pepaya
Pepaya terkenal sebagai tanaman yang cepat tumbuh dan cepat menghasilkan buah. Dalam kondisi ideal, pepaya sudah mulai berbuah dalam waktu kurang dari satu tahun setelah tanam.
Meski membutuhkan kelembapan tanah yang cukup, pepaya memiliki toleransi yang baik terhadap panas. Selama tanah memiliki drainase yang baik dan sesekali mendapatkan penyiraman, tanaman ini tetap mampu berproduksi saat kemarau.
Buah pepaya juga memiliki nilai ekonomi dan manfaat kesehatan yang tinggi karena kaya vitamin A dan serat.
5. Pisang
Pisang merupakan tanaman tropis yang sangat adaptif terhadap berbagai kondisi lingkungan. Sistem perakarannya yang luas membantu tanaman memperoleh air meskipun kondisi tanah mulai mengering.
Selain menghasilkan buah dalam jumlah banyak, pisang juga memberikan manfaat tambahan berupa keteduhan alami di halaman rumah. Berbagai varietas pisang lokal terbukti mampu bertahan pada musim kemarau dengan perawatan minimal.
6. Sirsak
Sirsak memiliki daun tebal dan batang yang kokoh sehingga mampu menghadapi kondisi panas berkepanjangan. Tanaman ini tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering setelah tumbuh dewasa.
Buah sirsak yang bercita rasa khas membuat tanaman ini banyak dibudidayakan di pekarangan rumah. Selain itu, pohonnya relatif tahan terhadap serangan hama dan penyakit sehingga tidak memerlukan perawatan rumit.
7. Nangka
Nangka termasuk pohon buah berukuran besar yang terkenal tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem. Akarnya yang kuat membuat tanaman mampu menyerap air dari lapisan tanah yang dalam.
Saat musim kemarau, nangka tetap dapat tumbuh dan menghasilkan buah selama memperoleh sinar matahari yang cukup. Produksinya yang stabil menjadi salah satu alasan mengapa tanaman ini banyak ditanam di pedesaan maupun perkotaan.
8. Belimbing
Belimbing merupakan tanaman buah yang cukup adaptif terhadap iklim tropis Indonesia. Meskipun menyukai tanah yang lembap, pohon belimbing mampu bertahan saat curah hujan berkurang.
Pohonnya tidak terlalu tinggi sehingga cocok untuk pekarangan rumah dengan lahan terbatas. Selain itu, buahnya dapat dipanen beberapa kali dalam setahun apabila mendapatkan perawatan yang baik.
9. Delima
Delima dikenal sebagai salah satu tanaman buah yang berasal dari wilayah beriklim kering. Karena habitat asalnya tersebut, tanaman ini memiliki toleransi yang sangat baik terhadap kekurangan air.
Daunnya yang mengilap dan bunga merah cerah menjadikan delima tidak hanya produktif tetapi juga dekoratif. Buahnya kaya antioksidan dan sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan.
10. Kelengkeng
Varietas kelengkeng dataran rendah seperti Itoh dan Pingpong cukup tahan terhadap cuaca panas. Dengan paparan sinar matahari yang cukup, tanaman ini mampu berbunga dan berbuah secara optimal.
Kelengkeng membutuhkan drainase yang baik agar akar tidak mengalami pembusukan. Saat kebutuhan tersebut terpenuhi, tanaman dapat tetap produktif meski memasuki musim kemarau.
11. Kesemek
Kesemek termasuk tanaman yang terkenal memiliki toleransi tinggi terhadap kekeringan setelah tumbuh dewasa. Baik kesemek Asia maupun kesemek Amerika mampu bertahan pada kondisi air terbatas.
Varietas kesemek Asia umumnya menghasilkan buah yang lebih besar dan seragam, sedangkan kesemek Amerika memiliki ukuran lebih kecil tetapi cita rasa yang lebih kuat. Buah kesemek dapat dikonsumsi segar, diolah menjadi selai, smoothie, saus, hingga dikeringkan untuk penyimpanan jangka panjang.
Karena daya tahannya terhadap kondisi kering, kesemek layak dipertimbangkan sebagai salah satu pohon buah yang tetap berbuah saat kemarau.
12. Jujube dan Buah Tahan Kemarau Lainnya
Jujube atau kurma Cina merupakan tanaman yang sangat terkenal karena ketahanannya terhadap kekeringan. Setelah sistem perakarannya berkembang sempurna, tanaman ini mampu bertahan dalam waktu lama tanpa penyiraman tambahan.
Selain jujube, terdapat beberapa tanaman buah lain yang dikenal tahan terhadap kemarau seperti buah naga, zaitun, loquat, pir berduri, almond, dan jambu biji nanas (feijoa). Meskipun beberapa di antaranya belum umum dibudidayakan di Indonesia, tanaman-tanaman tersebut menunjukkan bahwa produktivitas buah tetap dapat dicapai meskipun kondisi air terbatas.
Pentingnya Menyesuaikan Tanaman dengan Kondisi Lahan
Perlu dipahami bahwa ketahanan terhadap kemarau bukan berarti tanaman tidak membutuhkan air sama sekali. Pada fase awal pertumbuhan, hampir semua pohon buah memerlukan penyiraman rutin agar sistem perakarannya berkembang kuat.
Selain itu, hasil panen dapat berbeda-beda tergantung kondisi lahan. Ada tanaman yang secara teori tidak termasuk tahan kekeringan tetapi tetap mampu berproduksi baik jika ditanam di lokasi yang memiliki kelembapan tanah lebih tinggi. Sebaliknya, tanaman yang terkenal tahan kemarau pun dapat mengalami penurunan produksi apabila kekurangan air terlalu lama.
Karena itu, pemilihan lokasi tanam, kualitas drainase, penggunaan mulsa, dan pemeliharaan tanah menjadi faktor penting untuk menjaga produktivitas tanaman buah sepanjang tahun.
Tanya Jawab Seputar Pohon Buah
1. Apakah pohon buah tahan kemarau tidak perlu disiram sama sekali?
Tidak. Semua pohon buah tetap membutuhkan air, terutama saat masih muda. Ketahanan kemarau biasanya muncul setelah tanaman memiliki sistem perakaran yang kuat.
2. Pohon buah apa yang paling mudah dirawat saat kemarau?
Mangga, jambu biji, jambu air, sirsak, dan nangka termasuk pilihan yang relatif mudah dirawat serta tahan terhadap cuaca panas.
3. Apakah tanaman dalam pot bisa tetap berbuah saat kemarau?
Bisa. Namun tanaman dalam pot membutuhkan penyiraman lebih rutin karena media tanam lebih cepat kehilangan kelembapan dibanding tanah langsung.
4. Bagaimana cara membantu pohon buah bertahan saat musim kemarau?
Gunakan mulsa di sekitar pangkal tanaman, lakukan penyiraman mendalam tetapi tidak terlalu sering, serta tambahkan bahan organik untuk meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air.
5. Apakah semua pohon buah menghasilkan panen yang sama saat kemarau?
Tidak. Produksi buah biasanya sedikit menurun ketika kekeringan berlangsung lama. Namun tanaman yang tahan kemarau tetap mampu menghasilkan panen lebih baik dibanding tanaman yang sensitif terhadap kekurangan air.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

1 week ago
18
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260856/original/085578400_1781665831-HL_makanan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260818/original/016236100_1781664345-IRT5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8060745/original/033608100_1780904847-Area_Jemuran_Sudut_Belakang_Rumah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260746/original/067942900_1781657625-hl1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4547300/original/090479800_1692694051-fish-2230852_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260755/original/017871400_1781659622-aman_untuk_balita_6a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260551/original/035395000_1781601483-clay-banks-urH155LONWs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260486/original/075481600_1781596933-12162737442788903829.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260041/original/056241500_1781536640-1000121649.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548317/original/001423300_1775536048-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8208627/original/078666300_1781067678-Area_Duduk_yang_Nyaman_dan_Teduh.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260609/original/038756500_1781610979-Pemain_Baru_Persebaya__dok_Persebaya_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4510968/original/042717000_1690042370-Persik_Kediri_-_Yusuf_Meilana_Fuad_Burhani_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260579/original/002063600_1781603249-Gemini_Generated_Image_fdfvzbfdfvzbfdfv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260596/original/010610400_1781606185-1000121724.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539806/original/017629400_1774621491-20260327AA_Timnas_Indonesia_vs_Sein-06.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260523/original/064375000_1781600071-Gazebo_Taman_Kering_Tropis_Minimalis.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7829922/original/011349000_1780649933-maggottt2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260403/original/081911600_1781591891-Gemini_Generated_Image_r6yh4ir6yh4ir6yh.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4415431/original/078901700_1683198942-20230504AA_SEA_Games_2023_Timnas_Indonesia_Vs_Myanmar-21.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514118/original/045495100_1772081240-kandang_Ayam_Rooftop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4261962/original/044473000_1671083484-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4174719/original/068939000_1664411162-42.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527338/original/066171500_1773200879-__________________________________1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505789/original/024305000_1771396732-unnamed-10.jpg)