18 Tanaman Hias Outdoor Penolak Bala, Lindungi Rumah dari Energi Negatif

8 hours ago 5
  • Apa itu tanaman hias outdoor penolak bala?
  • Tanaman apa saja yang termasuk kategori penolak bala?
  • Bagaimana Bambu Kuning dipercaya dapat menolak bala?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Kepercayaan akan adanya energi negatif dan upaya untuk melindunginya telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Indonesia. Salah satu cara tradisional yang populer adalah dengan menanam tanaman hias outdoor penolak bala di sekitar hunian.

Tanaman-tanaman ini tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif yang mempercantik halaman, tetapi juga diyakini memiliki kekuatan spiritual untuk menangkal berbagai hal buruk. Fenomena ini berakar kuat dalam kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun, dari generasi ke generasi.

Banyak keluarga masih mempraktikkan penanaman tanaman tertentu sebagai bentuk perlindungan simbolis terhadap gangguan gaib, ilmu hitam, hingga niat jahat.

Artikel Liputan6.com ini akan mengulas beberapa jenis tanaman hias outdoor penolak bala yang populer di Indonesia. Dari Bambu Kuning hingga Lidah Mertua, setiap tanaman memiliki kisah dan khasiatnya sendiri dalam menjaga keharmonisan dan keamanan rumah, Selasa (17/3/2026).

Tanaman Pelindung Tradisional: Penjaga dari Gangguan Gaib

Beberapa tanaman telah lama dikenal dan dipercaya secara luas memiliki kemampuan istimewa dalam melindungi rumah dari berbagai gangguan gaib dan energi negatif. Kehadiran mereka di pekarangan rumah seringkali dianggap sebagai benteng tak kasat mata.

1. Bambu Kuning (Bambusa vulgaris var. striata) adalah salah satu tanaman hias outdoor penolak bala yang sangat populer dalam kepercayaan masyarakat Jawa dan Bali. Masyarakat percaya tanaman ini mampu menangkal ilmu hitam, sihir, dan energi negatif yang ingin masuk ke dalam rumah. Warna kuningnya dianggap sakral dan membentuk semacam pagar gaib. Selain itu, bambu kuning juga dipercaya mampu menolak maling atau pencuri, menjadikannya pilihan tanaman multifungsi yang tahan terhadap berbagai kondisi cuaca sehingga mudah dirawat di area outdoor.

2. Pohon Bidara (Ziziphus mauritiana) memiliki reputasi kuat dalam tradisi Islam dan kepercayaan lokal sebagai penangkal gangguan gaib. Daun bidara diyakini mampu mengusir makhluk halus, guna-guna, sihir, hingga pelet. Daunnya sering digunakan dalam pengobatan ruqyah untuk mengusir jin dan sihir. Saat malam hari, pohon bidara konon mengeluarkan energi positif yang berfungsi mengusir ilmu hitam.

3. Daun Kelor (Moringa oleifera) sejak lama digunakan dalam ritual tradisional sebagai penolak bala dan penetral energi buruk. Tanaman ini dipercaya dapat memutus aura negatif yang terbawa dari luar dan membantu membuka jalan bagi energi positif. Masyarakat Indonesia, utamanya Suku Jawa, percaya bahwa tanaman kelor dapat berfungsi sebagai penangkal energi negatif dan menetralkan ilmu hitam yang masuk ke dalam rumah. Daun kelor sering digunakan untuk pembersihan energi di rumah atau pada seseorang, serta dalam ritual mandi tolak bala.

Kekuatan Simbolis dan Penangkal Energi Negatif

4. Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata) memiliki tempat dalam kepercayaan lokal sebagai penolak energi negatif. Lidah mertua dipercaya dapat menyerap racun dan energi negatif di udara, serta menangkal santet dan guna-guna. Bentuk daunnya yang runcing dan tegak secara simbolis dianggap mampu memotong dan menghalau energi buruk yang mencoba masuk ke dalam rumah. Tanaman ini dikenal kuat dan mudah dirawat, menjadikannya pilihan populer untuk perlindungan spiritual.

5. Kaktus (Cactaceae) merupakan tanaman hias outdoor penolak bala yang banyak dipercaya mampu memberikan proteksi lewat duri-durinya. Dalam Feng Shui, duri kaktus dianggap dapat memecah energi negatif yang datang dari luar maupun dari perangkat elektronik. Kaktus sering dianggap sebagai tanaman pelindung karena bentuknya yang penuh duri dipercaya mampu menangkal energi negatif, termasuk santet, dan melambangkan keteguhan serta kekuatan.

6. Mawar (Rosa), yang dikenal akan keindahannya, juga dipercaya memiliki kemampuan spiritual. Dalam praktik Feng Shui dan kepercayaan lokal, mawar diyakini mampu menyerap dan menetralisir energi negatif yang ada di sekeliling rumah. Warna-warna cerah dari bunga mawar, seperti merah dan pink, dianggap dapat menyalurkan aura buruk ke tanah, menjaga keharmonisan dan kedamaian dalam rumah tangga.

7. Sirih Gading (Epipremnum aureum) dikenal mampu menyerap racun dan meningkatkan kualitas udara di sekitar rumah. Tanaman merambat ini dipercaya dapat menetralisir energi buruk terutama di sudut ruangan yang lembap atau kurang cahaya, sehingga menjaga kebersihan energi di dalam maupun luar rumah.

Membawa Kedamaian dan Keberuntungan dengan Aroma dan Keindahan

8. Lavender terkenal dengan aromanya yang menenangkan. Dipercaya bahwa lavender juga dapat menangkal energi negatif dan membawa kedamaian bagi rumah. Bunganya yang berwarna ungu cantik juga dapat menambah keindahan taman, sekaligus sering dimanfaatkan sebagai tanaman yang mampu mengusir serangga secara alami.

9. Melati dipercaya memiliki aura positif yang dapat menenangkan jiwa dan mengusir energi negatif. Bunga ini juga memiliki makna kesucian dan kemakmuran, menjadikannya pilihan yang sering ditanam untuk membawa keberuntungan dan keharmonisan.

10. Kamboja (Plumeria) dikenal mampu menetralisir energi negatif karena aromanya yang harum dan menenangkan. Tanaman ini sangat cocok ditanam di halaman depan rumah di daerah beriklim hangat dan tidak memerlukan perawatan yang intensif untuk tumbuh subur.

11. Kemuning (Murraya paniculata) adalah tanaman perdu beraroma harum yang juga dipercaya memiliki kekuatan penolak bala. Bunga kemuning yang harum dipercaya dapat menarik energi positif dan mengusir energi negatif atau makhluk halus. Tanaman ini sering ditanam di pekarangan rumah sebagai penangkal sihir dan pembawa keberuntungan.

Tanaman Lain yang Dipercaya Menjaga Aura Positif Hunian

12. Pohon Johar dikenal karena daunnya yang lebat dan memberikan keteduhan. Banyak orang meyakini bahwa pohon ini memiliki kemampuan untuk menolak santet. Dalam primbon, pohon johar dipandang sebagai simbol kekuatan dan ketegasan.

13. Tanaman Opo-Opo adalah tanaman khas Jawa yang memiliki makna spiritual yang mendalam. Konon, tanaman ini dapat menghalau santet, sehingga banyak orang menanamnya di sekitar rumah untuk perlindungan.

14. Andong Merah sering digunakan sebagai pagar rumah dan juga berfungsi sebagai penolak bala. Warna daunnya dipercaya dapat memancarkan energi pelindung. Banyak orang Jawa menanam andong merah sebagai simbol keseimbangan.

15. Pule adalah salah satu tanaman yang dipercaya masyarakat Indonesia memiliki kemampuan menolak bala atau energi negatif.

16. Aglaonema (Sri Rezeki) dengan corak daun warna-warni cerah dipercaya mampu menarik harmonisasi dan menghalau pengaruh energi negatif di sekitar halaman rumah. Menurut kepercayaan, semakin cerah warna daunnya, semakin kuat kemampuannya dalam menyerap dan menetralisir aura buruk.

17. Petunia dikenal dengan bentuk bunganya yang menyerupai lonceng serta warna yang sangat beragam. Meskipun tidak secara eksplisit disebut penolak bala, kehadirannya yang mempercantik halaman dan membuat hidup lebih cerah diyakini dapat berkontribusi pada aura positif hunian.

18. Bunga Pentas memiliki bunga kecil yang tumbuh bergerombol dengan warna merah, putih, atau ungu. Tanaman ini mampu tumbuh baik di area terbuka dan kehadirannya membuat halaman rumah terlihat lebih cerah dan penuh kehidupan, mendukung terciptanya lingkungan yang positif.

Penting untuk diingat bahwa kepercayaan terhadap tanaman hias outdoor penolak bala lebih banyak berakar pada dimensi budaya, spiritual, dan psikologis daripada ilmiah murni. Fenomena ini dilihat sebagai bagian integral dari sistem kepercayaan masyarakat dan kearifan lokal yang berfungsi sebagai mekanisme pertahanan psikologis dan sosial.

FAQ

Apa itu tanaman hias outdoor penolak bala?

Tanaman hias outdoor penolak bala adalah jenis tanaman yang dipercaya masyarakat Indonesia memiliki kekuatan spiritual untuk melindungi rumah dari energi negatif, gangguan gaib, atau hal-hal buruk lainnya.

Tanaman apa saja yang termasuk kategori penolak bala?

Beberapa tanaman yang dipercaya sebagai penolak bala antara lain Bambu Kuning, Lidah Mertua, Pohon Bidara, Daun Kelor, Kaktus, Mawar, Lavender, Melati, Kamboja, Kemuning, Sirih Gading, Pohon Johar, Tanaman Opo-Opo, Andong Merah, Pule, Aglaonema, Petunia, dan Bunga Pentas.

Bagaimana Bambu Kuning dipercaya dapat menolak bala?

Bambu Kuning dipercaya mampu menangkal ilmu hitam, sihir, dan energi negatif karena warna kuningnya yang dianggap sakral membentuk pagar gaib. Ia juga diyakini dapat menolak maling.

Apakah Lidah Mertua benar-benar bisa menyerap energi negatif?

Dalam kepercayaan lokal dan Feng Shui, Lidah Mertua dipercaya dapat menyerap racun dan energi negatif di udara, serta menangkal santet dan guna-guna melalui bentuk daunnya yang runcing.

Mengapa Pohon Bidara penting dalam tradisi Islam?

Pohon Bidara memiliki reputasi kuat dalam tradisi Islam sebagai penangkal gangguan gaib. Daunnya sering digunakan dalam pengobatan ruqyah untuk mengusir jin dan sihir, berdasarkan beberapa riwayat.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|