Liputan6.com, Jakarta - Jenis pohon buah yang sering dianggap angker oleh masyarakat desa hingga kini masih menjadi topik menarik yang sering dibicarakan. Di berbagai wilayah pedesaan Indonesia misalnya, sejumlah pohon buah dipercaya memiliki aura mistis karena tumbuh sangat tua, berukuran besar, atau berada di lokasi yang sepi dan jarang dijamah warga.
Cerita tentang pohon angker biasanya berkembang dari mulut ke mulut secara turun-temurun. Bahkan tak sedikit yang percaya bahwa pohon tertentu menjadi tempat bersemayam makhluk halus atau memiliki energi gaib yang membuat suasana di sekitarnya terasa menyeramkan, terutama pada malam hari.
Artikel ini akan mengupas jenis pohon buah yang sering dianggap angker oleh masyarakat desa di Indonesia. Berikut informasi selengkapnya sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Jumat (1/5/2026).
1. Pohon Pisang
Pohon pisang adalah salah satu jenis pohon buah yang sering dianggap angker oleh masyarakat desa dan paling lekat dengan kisah mistis di Indonesia. Pohon ini dipercaya menjadi tempat singgah berbagai makhluk halus, seperti pocong, kuntilanak, tuyul, hingga parakang. Mitos ini sering dikaitkan dengan lingkungan yang lembap di sekitar rumpun pisang yang dianggap ideal bagi makhluk gaib.
Dalam tradisi Jawa, beberapa jenis pisang bahkan disebut berhubungan dengan energi gaib. Pohon-pohon ini acapkali dipakai sebagai media ritual atau sesaji. Muncul pula larangan menanam pohon pisang di depan rumah agar tidak mengundang gangguan spiritual.
Terlepas dari apapun itu, pohon pisang termasuk salah satu pohon buah yang cukup favorit ditanam. Permintaan pasar pun cukup tinggi mengingat pisang bernutrisi tinggi dan sangat mudah diolah ke dalam berbagai sajian. Selain itu pisang termasuk tanaman yang mudah dirawat dan dibudidayakan.
Dilansir dari laman Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, pohon pisang cukup adaptif jika ditanam baik pada dataran rendah maupun dataran tinggi. Untuk mengurangi kesan angker, Anda bisa menanam pisang di lokasi yang dirasa ideal serta memangkas daun-daun yang terlalu rimbun dan membersihkan area di sekitar pohon.
2. Pohon Nangka
Pohon nangka, meskipun menghasilkan buah yang manis dan lezat, juga termasuk dalam daftar jenis pohon buah yang sering dianggap angker oleh masyarakat desa. Pohon ini dipercaya menjadi tempat tinggal kuntilanak, genderuwo, dan setan lainnya. Ukurannya yang tinggi, rindang, dan berdaun lebat, serta buahnya yang besar dan bergetah, memberikan kesan mistis yang kuat.
Mitos yang beredar menyebutkan bahwa menanam pohon nangka di depan rumah dapat membawa kesialan, menghalangi rezeki, atau bahkan membuat penghuni rumah mengalami kesempitan hidup. Kepercayaan ini membuat banyak orang enggan menanamnya di pekarangan rumah.
Ada pula cerita seram tentang penampakan kepala manusia di sekitar pohon nangka pada malam hari, atau makhluk halus yang mengembalikan orang yang diculik di atas pohon ini. Kisah-kisah ini terus diwariskan, menambah aura angker pada pohon nangka.
Namun, nangka terasuk tanaman yang sangat subur di Indonesia. Nangka juga memiliki banyak kandungan nutrisi dan bermanfaat untuk kesehatan, mulai dari menjaga kesehatan tulang, mata, hingga kulit. Anda bisa saja menanam nangka di lokasi yang dirasa ideal. Menambahkan lampu taman dengan cahaya yang cukup remang untuk menerangi area tersebut juga bisa menjadi solusi jika ingin menanam pohon nangka untuk mengurangi kesan angker.
3. Pohon Sukun
Sama seperti nangka, pohon sukun juga merupakan jenis pohon buah yang sering dianggap angker oleh masyarakat desa. Pohon ini dikenal sebagai sarang dan tempat bermain bagi beberapa jenis hantu, termasuk kuntilanak, jin, dan pocong. Mitos mengerikan yang beredar di kalangan masyarakat bahkan meyakini bahwa pohon sukun adalah "pohon kematian".
Pohon sukun yang besar dan rindang menciptakan suasana gelap dan lembap, yang dianggap ideal bagi makhluk halus untuk bersembunyi atau berinteraksi. Kondisi lingkungan semacam ini seringkali memicu imajinasi mistis di masyarakat.
Meskipun buahnya dapat diolah menjadi makanan lezat dan bergizi, julukan pohon berhantu kerap menyertai keberadaan pohon ini, terutama di pedesaan. Anggapan ini membuat pohon sukun menjadi salah satu pohon yang dihindari untuk ditanam di dekat pemukiman. Jadi pilihlah lokasi ideal untuk menanam pohon sukun.
4. Pohon Sawo
Pohon sawo, dengan buahnya yang manis, juga memiliki reputasi sebagai jenis pohon buah yang sering dianggap angker oleh masyarakat desa. Pohon ini dipercaya menjadi sarang hantu kuntilanak, genderuwo, dan jin. Dahan-dahannya yang rendah dan rimbun membuat pohon sawo tampak gelap dan mengeluarkan nuansa mistis yang kuat.
Mitos yang berkembang menyebutkan bahwa anak-anak yang bermain di bawah pohon sawo, terutama saat magrib, bisa tersesat karena pandangan mereka dibutakan oleh makhluk halus. Oleh karena itu, orang tua sering melarang anak-anak bermain di sekitar pohon ini pada waktu tersebut. Selain itu, sebagian orang percaya bahwa menanam pohon sawo di depan rumah juga dianggap pantangan bagi tertentu karena dipercaya dapat membawa kesialan dan membuat rumah tangga tidak harmonis.
5. Pohon Asam Jawa
Pohon asam Jawa, atau yang dikenal juga sebagai pohon asem, termasuk dalam jajaran jenis pohon buah yang sering dianggap angker oleh masyarakat desa di Jawa. Pohon ini dipercaya menjadi tempat tinggal favorit bagi makhluk tak kasat mata seperti pocong dan kuntilanak.
Warga sering tidak membiarkan pohon ini tumbuh terlalu lebat karena takut akan energi negatif yang dipancarkannya. Keberadaan pohon asam Jawa di dekat rumah, terutama di depan rumah, dipandang kurang bagus karena diyakini dapat mengundang makhluk astral. Meskipun demikian, di beberapa budaya, galih asam (bagian hitam kayu terasnya) dipercaya memiliki kekuatan untuk menolak bala dan memberikan keselamatan.
6. Pohon Mangga Tua
Pohon mangga, terutama yang sudah tua dan besar, juga termasuk dalam kategori jenis pohon buah yang sering dianggap angker oleh masyarakat desa. Beberapa mitos menyebutkan bahwa pohon mangga tua bisa menjadi keramat atau dihuni oleh makhluk halus.
Namun, di sisi lain, mitos pohon mangga juga sering dikaitkan dengan aspek keberuntungan, kekuatan spiritual, serta simbol kehidupan dan rezeki, yang dapat melindungi keluarga dari malapetaka. Anggapan ini menunjukkan beragam kepercayaan masyarakat terhadap pohon mangga, yang bisa menjadi sumber ketakutan sekaligus harapan.
Kepercayaan tentang pohon angker sebenarnya merupakan bagian dari budaya lokal yang berkembang sejak lama. Masyarakat desa sering mengaitkan alam dengan nilai spiritual dan cerita tradisional.
Demikian beberapa jenis pohon buah yang sering dianggap angker oleh masyarakat desa. Terlepas dari apapun itu, sebenarnya tergantung masing-masing untuk memercayainya atau menganggapnya hanyalah mitos yang diwariskan turun-temurun. Namun, cerita tersebut tetap menarik karena menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat setempat. Di sisi lain, keberadaan pohon tua juga penting dijaga karena memiliki manfaat ekologis seperti menjaga udara tetap sejuk dan menjadi habitat berbagai hewan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Mengapa masyarakat desa sering menganggap pohon buah tertentu angker?
Masyarakat desa sering menganggap pohon buah tertentu angker karena karakteristik fisik pohon yang besar, rimbun, dan tua menciptakan suasana gelap dan lembap, serta adanya kaitan dengan cerita rakyat dan kepercayaan spiritual yang diwariskan turun-temurun.
2. Pohon buah apa yang paling sering dikaitkan dengan pocong?
Pohon pisang adalah pohon buah yang paling sering dikaitkan dengan pocong, terutama karena penggunaan daunnya dalam pemandian jenazah dan kondisi lingkungan rumpun pisang yang lembap.
3. Makhluk halus apa saja yang sering dikaitkan dengan pohon nangka dan sukun?
Pohon nangka dan sukun sering dikaitkan dengan kuntilanak, genderuwo, jin, dan pocong, karena bentuk pohonnya yang besar, rindang, dan berdaun lebat menciptakan suasana yang disukai makhluk halus.
4. Apa mitos yang beredar tentang menanam pohon sawo di depan rumah?
Mitos yang beredar tentang menanam pohon sawo di depan rumah adalah dapat membawa kesialan dan membuat rumah tangga tidak harmonis, serta dipercaya menjadi tempat tinggal genderuwo.
5. Apakah pohon mangga selalu dianggap angker?
Tidak selalu. Meskipun beberapa pohon mangga tua dan besar dianggap keramat atau dihuni hantu, mitos pohon mangga juga sering dikaitkan dengan keberuntungan, kekuatan spiritual, dan rezeki yang dapat melindungi keluarga.

4 hours ago
6
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571305/original/025041200_1777615302-unnamed__19_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571467/original/076249900_1777624606-anak_sd_pidato.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571481/original/039844600_1777626193-Gemini_Generated_Image_md8j0rmd8j0rmd8j.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571509/original/005425600_1777628550-sergej-karpow-gyJbUElcFP0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5343503/original/009674500_1757434237-20250909AA_Timnas_Indonesia_U-23Vs_Korea_Selatan-03.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571471/original/070798100_1777625603-marius-masalar-rPOmLGwai2w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571460/original/091548500_1777624604-hardiknas_sd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531415/original/071066900_1773586899-villa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571347/original/076179700_1777616955-bor_uda_fix.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567773/original/061432600_1777336147-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571384/original/020669000_1777618373-HL_lele.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571414/original/055307700_1777620194-Banner_Kreatif_Gabungan_Tradisional___Digital.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1389428/original/018280700_1477811591-okto.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475403/original/089573800_1768613543-Konsep__Single_Wall__dengan_Tirai_Bambu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569530/original/005470400_1777445507-Ternak_Ayam_Petelur_Skala_Rumahan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400908/original/080377300_1762151321-Teras_dengan_Tirai_Bambu_Vertikal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5312155/original/068813000_1754906267-1000195601.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571083/original/055988600_1777600205-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571232/original/038010800_1777611891-cover_pk.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469055/original/011269000_1768048972-cesar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482519/original/004242000_1769226806-pelaku_usaha_UMKM_Bantul_Rifqi_Rozanah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454293/original/050430700_1766556442-1000101929.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383986/original/067984300_1760708009-Saddil-Ramdani.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461719/original/099491300_1767433319-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5462350/original/069630300_1767550955-20260104_222549.jpg)