Liputan6.com, Jakarta - Memiliki usaha sampingan untuk karyawan tanpa harus resign kerja menjadi pilihan menarik bagi siapa saja yang ingin menambah pemasukan tanpa kehilangan penghasilan tetap. Kesibukan di kantor memang membuat waktu terasa terbatas, tetapi bukan berarti peluang mendapatkan penghasilan tambahan harus dilewatkan. Dengan memilih jenis usaha yang fleksibel, pekerjaan utama dan bisnis sampingan tetap bisa berjalan beriringan.
Usaha sampingan juga tidak selalu membutuhkan modal besar. Banyak pekerjaan dapat dimulai dengan memanfaatkan keterampilan yang sudah dimiliki, peralatan di rumah, jaringan pertemanan, atau platform digital. Bahkan, beberapa jenis usaha bisa dikerjakan hanya beberapa jam setelah pulang kantor atau pada akhir pekan.
Kuncinya adalah memilih bisnis yang sesuai dengan waktu, kemampuan, dan energi yang tersedia. Jangan sampai usaha tambahan justru membuat tubuh kelelahan atau mengganggu performa di kantor. Berikut sejumlah ide dari Liputan6.com yang dapat dipertimbangkan karyawan yang ingin membangun sumber pemasukan kedua secara bertahap, Sabtu (12/9/2026).
1. Freelance Menulis dan Editing
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3593204/original/006878100_1633427063-shutterstock_1417878542.jpg)
Perbesar
Karyawan yang memiliki kemampuan menulis dapat memanfaatkannya sebagai sumber pemasukan tambahan. Jasa yang ditawarkan bisa berupa penulisan artikel, copywriting, editing naskah, pembuatan caption media sosial, hingga penulisan deskripsi produk.
Pekerjaan seperti ini relatif fleksibel karena sebagian besar dapat dilakukan dari rumah. Anda dapat menentukan jumlah proyek sesuai kapasitas sehingga tidak harus menerima banyak klien sekaligus.
Portofolio menjadi modal penting. Mulailah dengan beberapa contoh tulisan yang menunjukkan kemampuan Anda. Seiring bertambahnya pengalaman dan testimoni, tarif jasa dapat disesuaikan dengan tingkat kesulitan pekerjaan.
2. Jasa Desain Grafis
Keahlian desain juga dapat diubah menjadi usaha sampingan. Logo, poster, banner, katalog produk, desain media sosial, hingga materi promosi UMKM merupakan beberapa layanan yang banyak membutuhkan kemampuan visual.
Usaha ini menarik bagi karyawan kreatif karena pekerjaan dapat dikerjakan berdasarkan pesanan. Waktu pengerjaan pun bisa disepakati sejak awal sehingga tidak mengganggu jadwal kantor.
Jika belum memiliki banyak klien, buatlah portofolio sederhana yang berisi beberapa contoh desain. Anda dapat memanfaatkan media sosial sebagai etalase sekaligus sarana memperkenalkan jasa.
3. Jasa Editing Video Pendek
Meningkatnya kebutuhan konten digital membuat jasa editing video pendek semakin menarik. Pemilik UMKM, kreator, hingga pengelola media sosial membutuhkan video untuk Instagram, TikTok, YouTube Shorts, dan berbagai platform lainnya.
Karyawan yang sudah terbiasa menggunakan aplikasi editing dapat mengerjakan proyek pada malam hari atau akhir pekan. Agar pekerjaan tidak menumpuk, batasi jumlah klien dan tentukan waktu pengerjaan yang realistis.
Jasa ini juga bisa dikembangkan menjadi layanan paket, misalnya sejumlah video dalam satu bulan. Dengan sistem tersebut, pemasukan menjadi lebih terukur.
4. Menjadi Content Creator
Menjadi content creator tidak harus langsung dilakukan secara profesional. Karyawan dapat memulainya sebagai kegiatan sampingan dengan mengangkat topik yang memang dikuasai atau disukai.
Misalnya, konten dapat membahas memasak, teknologi, buku, dekorasi rumah, perjalanan, olahraga, hingga tips bekerja. Smartphone yang sudah dimiliki pun dapat digunakan untuk membuat konten awal.
Penghasilan bisa berasal dari kerja sama dengan merek, iklan, affiliate marketing, atau penjualan produk sendiri. Namun, membangun audiens membutuhkan konsistensi sehingga jangan berharap hasil besar dalam waktu singkat.
5. Affiliate Marketing
Affiliate marketing cocok bagi karyawan yang aktif menggunakan media sosial. Sistemnya cukup sederhana: Anda mempromosikan produk melalui tautan khusus dan memperoleh komisi ketika terjadi transaksi sesuai ketentuan program.
Keunggulan model ini adalah Anda tidak perlu menyimpan stok, mengemas barang, atau mengurus pengiriman. Tantangannya adalah membuat rekomendasi yang menarik sekaligus tetap jujur kepada calon pembeli.
Konten affiliate dapat dibuat secara bertahap setelah pulang kerja. Pilih produk yang relevan dengan audiens agar promosi tidak terasa seperti iklan semata.
6. Reseller atau Dropshipping
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4857729/original/021514100_1717907681-startup-small-business_2034-2414.jpg)
Perbesar
Menjadi reseller memungkinkan karyawan berjualan tanpa harus memproduksi barang sendiri. Produk dapat berupa pakaian, aksesori, perlengkapan rumah, makanan kemasan, atau barang kebutuhan sehari-hari.
Pada model dropshipping, pengelolaan stok dan pengiriman dapat dilakukan oleh pemasok. Hal tersebut membuat operasional lebih ringan bagi karyawan yang memiliki waktu terbatas.
Sebelum memilih produk, perhatikan kualitas pemasok, margin keuntungan, kecepatan pengiriman, serta layanan setelah pembelian. Jangan hanya mengejar produk yang sedang viral tanpa menghitung potensi keuntungannya.
7. Jual Produk Digital
Produk digital menjadi pilihan menarik karena dapat dibuat sekali dan dijual berkali-kali. Contohnya adalah template presentasi, desain undangan, kalender, worksheet, e-book, template spreadsheet, atau materi pembelajaran.
Jenis usaha ini sangat cocok bagi karyawan yang memiliki keterampilan tertentu. Seorang akuntan, misalnya, dapat membuat template pencatatan keuangan sederhana. Sementara pekerja desain dapat membuat template media sosial.
Pengerjaan awal memang membutuhkan waktu, tetapi setelah produk selesai, proses penjualannya dapat dibuat lebih otomatis.
8. Les Privat atau Kursus Online
Karyawan yang menguasai bahasa asing, matematika, akuntansi, desain, pemrograman, digital marketing, atau keterampilan tertentu dapat membuka kelas privat.
Kelebihannya, jadwal dapat dibuat berdasarkan kesepakatan. Kelas dapat dilakukan pada malam hari atau akhir pekan melalui layanan konferensi video.
Daripada langsung membuat kelas besar, Anda dapat memulainya dengan satu atau dua murid. Setelah sistem mengajar dan materi semakin matang, jumlah peserta dapat ditambah secara bertahap.
9. Jasa Penerjemah
Penguasaan bahasa asing dapat menjadi sumber pendapatan tambahan melalui jasa penerjemahan. Dokumen, artikel, subtitle, presentasi, dan materi digital merupakan beberapa pekerjaan yang dapat ditawarkan.
Pekerjaan penerjemahan relatif sesuai untuk karyawan karena banyak proyek dapat dilakukan secara remote. Anda tinggal menentukan kapasitas pekerjaan berdasarkan waktu yang tersedia.
Pastikan memahami konteks dan istilah bidang yang diterjemahkan. Untuk pekerjaan profesional, ketelitian menjadi nilai utama karena kesalahan kecil dapat mengubah makna dokumen.
10. Frozen Food Homemade
Karyawan yang senang memasak dapat mencoba bisnis makanan beku. Dimsum, nugget homemade, risol, lauk siap masak, atau makanan beku lainnya dapat diproduksi pada waktu tertentu kemudian disimpan sesuai standar keamanan pangan.
Model ini memungkinkan produksi dilakukan secara terjadwal, misalnya pada Sabtu atau Minggu. Pesanan dapat dikumpulkan terlebih dahulu sehingga jumlah produksi lebih mudah diperkirakan.
Pasar pertama bisa berasal dari tetangga, teman kantor, atau lingkungan tempat tinggal. Jika produk memiliki rasa konsisten dan kemasan praktis, pelanggan berpotensi melakukan pembelian berulang.
11. Sambal Kemasan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450940/original/094479800_1766211015-sambal_kemasan_1.jpg)
Perbesar
Sambal merupakan produk yang dekat dengan kebiasaan makan masyarakat Indonesia. Karena itu, sambal rumahan dengan rasa khas dapat menjadi salah satu pilihan bisnis dengan skala awal yang relatif sederhana.
Anda dapat menawarkan beberapa varian seperti sambal terasi, sambal ijo, sambal bawang, atau sambal mangga. Produksi sebaiknya dilakukan dalam jumlah terbatas terlebih dahulu untuk menguji respons pasar.
Kemasan, daya simpan, kebersihan proses, serta informasi produk perlu diperhatikan sejak awal agar bisnis dapat berkembang secara lebih profesional.
12. Katering atau Meal Prep
Karyawan yang memiliki kemampuan memasak dapat menawarkan katering skala kecil kepada orang-orang di sekitar. Salah satu konsep yang dapat dicoba adalah meal prep, yakni menyiapkan bahan atau makanan dengan porsi tertentu agar pelanggan lebih mudah makan di tengah kesibukan.
Konsep ini dapat menyasar pekerja kantoran, mahasiswa, atau keluarga yang tidak memiliki banyak waktu untuk memasak. Pesanan dapat menggunakan sistem pre-order sehingga produksi lebih terkendali.
Namun, usaha makanan membutuhkan perhatian lebih pada kebersihan, penyimpanan, pengemasan, serta ketepatan waktu pengantaran.
13. Kopi Literan atau Minuman Segar
Kopi literan, jus, smoothies, atau minuman segar lainnya dapat dijual berdasarkan sistem pre-order. Cara ini lebih aman bagi karyawan karena Anda tidak perlu membuka kedai setiap hari.
Pelanggan pertama dapat berasal dari rekan kerja atau tetangga. Pesanan dikumpulkan terlebih dahulu, kemudian minuman dibuat sesuai jumlah yang dibutuhkan.
Jika permintaan mulai stabil, Anda dapat mengembangkan variasi menu dan sistem pemesanan tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama.
14. Jasa Fotografi Produk
Karyawan yang memiliki kamera atau kemampuan fotografi dapat menawarkan jasa foto produk kepada UMKM. Tidak semua pemilik bisnis memiliki kemampuan menghasilkan foto yang menarik untuk marketplace dan media sosial.
Pemotretan dapat dijadwalkan pada akhir pekan. Bahkan, sebagian pekerjaan bisa dilakukan di rumah dengan memanfaatkan meja, pencahayaan sederhana, dan latar yang bersih.
Layanan dapat dikembangkan menjadi paket foto produk sekaligus editing sehingga nilai jasanya meningkat.
Banyak pemilik usaha kecil memiliki produk yang bagus tetapi tidak sempat mengelola media sosial. Kondisi tersebut membuka peluang bagi karyawan yang memahami pembuatan konten dan pengelolaan akun digital.
Tugas dapat meliputi membuat kalender konten, menulis caption, menjadwalkan unggahan, hingga membuat laporan sederhana. Agar tidak mengganggu pekerjaan utama, jumlah klien sebaiknya dibatasi.
Pilih UMKM yang bidang usahanya Anda pahami. Semakin baik pemahaman terhadap produk dan target pelanggan, semakin mudah membuat konten yang relevan.
16. Jasa Voice Over
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514955/original/025678800_1772136827-voice_2.jpg)
Perbesar
Memiliki suara yang jelas dan kemampuan membaca naskah dengan baik juga bisa menjadi modal bisnis. Jasa voice over dibutuhkan untuk iklan, video edukasi, konten media sosial, hingga materi promosi.
Peralatan awal tidak harus mahal. Ruangan yang tenang dan teknik perekaman yang baik dapat menjadi titik awal sebelum melakukan investasi lebih besar.
Proyek voice over biasanya berbasis pesanan sehingga cukup fleksibel untuk dilakukan setelah jam kerja.
17. Tanaman Hias Mini
Karyawan yang menyukai tanaman dapat menjual sukulen, kaktus, tanaman meja, atau tanaman kecil lainnya. Produk seperti ini dapat menyasar rekan kerja yang ingin membuat meja kerja lebih nyaman.
Bisnis dapat dimulai dari jumlah tanaman yang sedikit. Anda juga dapat menjualnya dalam bentuk paket dengan pot sederhana agar tampil lebih menarik.
Perawatan tetap perlu diperhatikan karena tanaman merupakan produk hidup. Pilih jenis yang relatif mudah dirawat dan sesuai dengan kondisi lingkungan tempat tinggal.
18. Jasa Cuci Kendaraan Panggilan
Jika memiliki peralatan dan tempat yang memungkinkan, jasa cuci kendaraan panggilan dapat dijalankan pada akhir pekan. Konsep jemput bola membuat pelanggan tidak perlu membawa kendaraan ke tempat pencucian.
Usaha ini memang membutuhkan tenaga fisik lebih besar dibandingkan pekerjaan digital. Karena itu, jadwal harus dibatasi agar tubuh tetap memiliki waktu untuk beristirahat sebelum kembali bekerja.
Target awal dapat diarahkan ke tetangga atau komunitas di sekitar rumah. Pelayanan yang tepat waktu dan hasil yang bersih dapat membantu mendapatkan pelanggan tetap.
19. Jastip dan Titip Belanja
Karyawan yang sering melakukan perjalanan dinas, bepergian ke luar kota, atau rutin berbelanja dalam jumlah besar dapat memanfaatkannya untuk jasa titip.
Produk yang ditawarkan dapat berupa makanan khas daerah, oleh-oleh, atau barang tertentu yang sulit ditemukan di tempat pelanggan. Sistem pre-order penting diterapkan agar tidak ada barang menumpuk.
Selain jastip perjalanan, peluang sederhana juga dapat muncul dari jasa membelikan kebutuhan harian untuk kolega ketika sedang berbelanja.
20. Jasa Pembuatan Website Sederhana
Kemampuan membuat website dapat menjadi usaha sampingan dengan nilai proyek yang relatif lebih tinggi. Target pasarnya dapat berupa UMKM, freelancer, komunitas, atau personal brand yang membutuhkan company profile dan landing page sederhana.
Karyawan tidak harus langsung menawarkan website yang rumit. Layanan dapat dimulai dari kebutuhan dasar dengan menggunakan platform yang lebih mudah dikelola.
Karena pengerjaan proyek membutuhkan konsentrasi, pastikan tenggat waktu disepakati secara realistis. Jangan menerima proyek melebihi kemampuan hanya karena mengejar pemasukan tambahan.
Cara Memilih Usaha Sampingan agar Tidak Mengganggu Pekerjaan Utama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519567/original/036561000_1772583961-Catering.jpg)
Perbesar
Memilih usaha sampingan untuk karyawan tanpa harus resign kerja sebaiknya tidak hanya berdasarkan potensi keuntungan. Faktor paling penting adalah kesesuaian dengan waktu dan energi yang Anda miliki.
Pertama, hitung waktu luang secara realistis. Jika hanya memiliki dua atau tiga jam pada malam hari, pilih pekerjaan yang dapat dilakukan secara fleksibel seperti menulis, desain, affiliate, atau produk digital.
Kedua, manfaatkan keterampilan yang sudah dimiliki. Bisnis yang sesuai dengan kemampuan biasanya lebih mudah dimulai karena Anda tidak perlu belajar semuanya dari nol.
Ketiga, mulailah dengan modal kecil. Uji permintaan pasar terlebih dahulu sebelum membeli peralatan mahal atau menyimpan banyak stok. Cara ini membantu mengurangi risiko jika bisnis ternyata tidak sesuai harapan.
Keempat, buat batas yang jelas antara pekerjaan utama dan bisnis sampingan. Jangan menggunakan waktu, fasilitas, atau data perusahaan untuk kepentingan pribadi apabila aturan kantor tidak mengizinkannya.
Terakhir, perhatikan kondisi tubuh. Usaha sampingan seharusnya membantu memperkuat kondisi finansial, bukan membuat Anda kehilangan waktu tidur dan akhirnya menurunkan performa di pekerjaan utama.
Tanya Jawab Seputar Usaha Sampingan bagi Karyawan
1. Apa usaha sampingan yang cocok untuk karyawan?
Usaha yang fleksibel seperti freelance menulis, desain grafis, affiliate marketing, reseller, produk digital, content creator, les online, dan jasa penerjemah cocok bagi karyawan karena dapat dikerjakan di luar jam kantor.
2. Apakah usaha sampingan harus menggunakan modal besar?
Tidak. Banyak usaha dapat dimulai dengan modal kecil, terutama yang mengandalkan keterampilan seperti menulis, desain, editing video, penerjemahan, atau mengajar. Untuk bisnis produk, sistem pre-order juga dapat membantu mengurangi kebutuhan modal awal.
3. Bagaimana membagi waktu antara pekerjaan dan bisnis sampingan?
Tentukan jadwal khusus untuk bisnis, misalnya dua jam pada beberapa malam dalam seminggu atau satu hari pada akhir pekan. Hindari menerima pesanan melebihi waktu yang benar-benar tersedia.
4. Apakah karyawan boleh memiliki usaha sampingan?
Pada dasarnya, memiliki usaha sampingan bergantung pada ketentuan perusahaan, kontrak kerja, serta potensi konflik kepentingan. Sebelum memulai, periksa kebijakan perusahaan agar usaha pribadi tidak melanggar aturan pekerjaan.
5. Usaha sampingan apa yang paling mudah dimulai dari rumah?
Freelance menulis, desain, editing, affiliate marketing, reseller, produk digital, content creator, penerjemahan, dan les online termasuk pilihan yang relatif mudah dimulai dari rumah karena tidak selalu membutuhkan tempat usaha khusus.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

6 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346810/original/003884700_1789206379-rambutan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346759/original/089827900_1789202495-cdb55bd1-dc43-4b84-a0f5-e7bb0a75cc9a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5858395/original/025445100_1778759366-IMG-20260514-WA0042.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346789/original/070184300_1789203645-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_3.49.42_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9346670/original/005935500_1789192496-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_12.47.21.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5091614/original/088071700_1736698567-f6d64492-5fbd-4817-9c7d-b0d28fef0d1d.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3240588/original/091170900_1600318536-20200917-Warga-Curug-Terima-Bantuan-Langsung-Tunai-Dana-Desa-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346697/original/096049500_1789194008-1000988829.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5275549/original/013357600_1751882333-pexels-niranjan-t-g-56677497-7906305.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453590/original/051736500_1766482161-Ide_Usaha_di_Depan_Rumah_untuk_Bapak-bapak_Tanpa_Modal_Yakni_Jualan_Barang_Bekas_Online.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324525/original/042101700_1786715432-psim_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225375/original/009280500_1598957875-Bhayangkara_FC_-_Ilustrasi_Logo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9339351/original/008069800_1788413015-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520906/original/099504000_1772664978-burung_puy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346617/original/057018000_1789185843-2x3_3a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346604/original/067300500_1789184967-ce678fab-a7fc-49fc-b3c0-d80076a83212.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553920/original/028604900_1776054532-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346593/original/014922000_1789183781-HL_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346548/original/015807200_1789180093-Indonesian_Village_Kitchen.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336541/original/057810300_1788165256-2150700358.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325772/original/012824000_1786935429-WhatsApp_Image_2026-08-17_at_09.51.49__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336339/original/036670800_1788155727-11bf7afb-d0ee-47d2-a46c-72a1c9954b40.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336360/original/068351100_1788156938-Gemini_Generated_Image_vgh6gmvgh6gmvgh6__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340881/original/091999400_1788528140-borneo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336388/original/070866500_1788159552-051f86cb-0545-4991-a7f1-c5730be5aaaf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4242270/original/090051000_1669625532-043199800_1645433192-kevin-wolf-LgZfYaH6OAU-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336595/original/083266200_1788167124-f7575cef-c1ce-4105-bb37-74f1cfe3b27c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5193002/original/077128400_1745210638-Dean_Zandbergen_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335997/original/062436600_1788086219-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495753/original/010090000_1770427969-persib_vs_malut-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336566/original/005951400_1788166224-pexels-anntarazevich-5629138.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6202765/original/030351500_1779081726-Screenshot_2026-05-18_122019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340694/original/096958400_1788514411-rotan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337890/original/028721700_1788261978-edfxzx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326731/original/044655800_1787034649-01M09H5EZC0CJF22ZHH9BPEA9C.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4922986/original/030767500_1724131220-WhatsApp_Image_2024-08-19_at_11.21.08_af746275.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263241/original/026820600_1781870752-Budidaya_Azolla_sebagai_Pakan_Alternatif.jpeg)