Liputan6.com, Jakarta - Kebun vertikal menjadi solusi berkebun di lahan sempit, terutama di perkotaan. Namun, musim hujan sering memicu genangan dan media tanam yang terlalu lembap. Karena itu, cara membuat kebun sayur vertikal anti becek saat musim hujan penting diterapkan agar tanaman tetap tumbuh optimal.
Untuk mencegah kebun menjadi becek, diperlukan perencanaan yang tepat, mulai dari pemilihan struktur, wadah tanam, hingga sistem drainase yang baik. Dengan langkah yang sesuai, kebun vertikal dapat tetap produktif dan menghasilkan panen meski curah hujan tinggi.
Artikel Liputan6.com, Selasa (2/6/2026), ini membahas panduan membuat kebun vertikal yang tahan musim hujan, termasuk pentingnya drainase, pemilihan material, media tanam yang ideal, serta tips perawatan agar tanaman tetap sehat dan bebas becek sepanjang musim.
1. Memilih Struktur dan Wadah Kebun Vertikal yang Tepat
Pemilihan struktur dan wadah yang sesuai sangat memengaruhi kemampuan kebun vertikal dalam menghadapi musim hujan. Salah satu opsi adalah sistem multipot atau wadah terpisah, di mana setiap tanaman ditempatkan dalam pot atau wadah individual pada struktur vertikal. Keunggulan sistem ini adalah kemudahan penggantian tanaman tanpa mengganggu pertumbuhan tanaman lain.
Alternatif lain yang praktis adalah menggunakan pipa PVC atau talang air yang dipotong horizontal, kemudian diberi lubang tanam di bagian atas. Struktur ini dapat dipasang ke dinding menggunakan bracket, menghasilkan tampilan yang rapi dan ideal untuk tanaman herbal.
Selain itu, sistem saku gantung atau vertical garden pouch memanfaatkan media kain felt, karung bekas, atau terpal yang dimodifikasi menjadi saku-saku kecil sebagai wadah media tanam dan bibit. Sistem ini efisien dalam penggunaan ruang dan dapat digantung rapat pada dinding atau pagar.
Untuk tanaman merambat, rak pot dengan trellis atau ajir adalah pilihan yang baik. Sistem ini melibatkan pemasangan kisi-kisi kayu atau kawat ram di sepanjang pagar sebagai media rambat atau tempat menggantung pot-pot kecil. Penting untuk memastikan trellis kokoh agar mampu menopang berat batang dan buah tanaman merambat.
Terakhir, tower planter atau pot bertumpuk merupakan metode menanam dengan menyusun pot secara vertikal ke atas hingga membentuk struktur menara. Penggunaan rak bertingkat seperti ini sangat efektif untuk memaksimalkan volume ruang pada pagar yang sempit.
2. Membangun Sistem Drainase yang Efektif
Untuk mencegah kebun vertikal menjadi becek saat musim hujan, sistem drainase yang baik adalah kunci utama. Setiap wadah tanam harus memiliki lubang drainase yang cukup di bagian bawah untuk membuang kelebihan air. Lubang ini sangat krusial untuk mencegah genangan air yang dapat menyebabkan pembusukan akar dan memastikan tanaman tetap sehat.
Penggunaan drainage cell juga sangat direkomendasikan sebagai material penting dalam sistem kebun vertikal yang efektif. Drainage cell adalah panel berlubang yang terbuat dari bahan tahan lama seperti plastik HDPE, PE, HIPS, atau plastik daur ulang, yang berfungsi sebagai sistem drainase.
Jika Anda menggunakan struktur seperti pocket planter atau palet kayu, penting untuk menambahkan lapisan kain geotekstil atau filter sebagai alas. Lapisan ini berfungsi menjaga media tanam tetap di tempatnya dan mencegah erosi.
Meskipun lebih sering diterapkan di tanah, konsep drainase vertikal juga relevan untuk area sekitar kebun. Drainase vertikal, seperti sumur resapan atau lubang biopori, adalah model drainase yang menggunakan gravitasi untuk membantu infiltrasi air ke dalam tanah. Penerapan ini dapat membantu mengurangi limpasan permukaan air hujan di sekitar area kebun vertikal Anda, menjaga lingkungan sekitar tetap kering.
3. Memilih Media Tanam yang Ideal
Media tanam yang baik untuk kebun vertikal anti becek harus ringan, memiliki daya serap air yang tinggi, namun juga drainase yang sangat baik. Campuran tanah kebun dengan bahan organik seperti kompos atau humus dapat memberikan dukungan yang baik untuk pertumbuhan tanaman dan mempertahankan kelembapan, asalkan drainasenya optimal.
Cocopeat atau serbuk sabut kelapa adalah pilihan media tanam yang sangat baik karena ringan dan mampu menyimpan air secara efektif, sekaligus mendukung pertumbuhan akar tanaman. Sabut kelapa juga memiliki kemampuan mengikat air dengan kuat. Untuk meningkatkan drainase dan aerasi tanah, perlite dapat dicampurkan ke media tanam karena sifatnya yang ringan dan porous.
Selain itu, vermikulit, bahan mineral yang membantu menjaga kelembapan tanah dan meningkatkan aerasi, sering digunakan dalam campuran media lain. Sekam padi juga merupakan media tanam yang tidak mudah lapuk, dapat mengikat air, dan menjadi sumber kalium yang diperlukan tumbuhan.
Terakhir, rockwool, media tanam yang terbuat dari batu basalt, memiliki kemampuan penyimpanan air dan aerasi yang sangat baik, sehingga sering digunakan dalam sistem hidroponik.
4. Perlindungan Ekstra dari Hujan Deras
Selain sistem drainase yang efektif, perlindungan fisik dari hujan deras juga merupakan bagian penting dari cara membuat kebun sayur vertikal anti becek saat musim hujan. Jika kebun vertikal Anda berada di area luar ruangan yang terbuka, sangat disarankan untuk memasang awning atau atap. Perlindungan ini akan membantu melindungi tanaman dari curah hujan ekstrem dan mencegah media tanam menjadi terlalu jenuh.
Pemasangan terpal dan kain pada struktur kebun vertikal juga dapat menjadi langkah tambahan untuk menjaga kelembapan media tanam dan mencegah erosi. Dengan perlindungan yang memadai, Anda dapat mengurangi risiko kerusakan tanaman akibat hujan deras dan memastikan kebun tetap dalam kondisi optimal.
5. Memilih Tanaman Sayur yang Cocok untuk Musim Hujan
Pilih tanaman sayur yang tahan terhadap kelembapan tinggi, membutuhkan banyak air, atau memiliki akar dangkal untuk kebun vertikal Anda di musim hujan. Sayuran daun pendek seperti bayam, kangkung, dan selada adalah pilihan yang sangat baik karena dapat dipanen dalam waktu singkat, sekitar 20 hingga 30 hari. Kangkung, khususnya, merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat cocok dibudidayakan saat musim hujan.
Sayuran merambat seperti kacang panjang, buncis, dan mentimun juga sangat produktif karena tumbuh ke atas mengikuti media rambat. Mentimun, misalnya, membutuhkan banyak air dan cocok ditanam di musim hujan asalkan drainase media tanamnya baik.
Untuk sayuran buah kompak, cabai rawit, tomat ceri, dan terong ungu cocok ditanam dalam pot atau sistem menara. Tomat dan cabai dapat tumbuh baik di musim hujan jika drainase media tanamnya optimal dan mendapat perawatan ekstra untuk mencegah hama atau penyakit. Selain itu, tanaman herbal seperti seledri dan daun bawang sangat praktis untuk memenuhi kebutuhan bumbu dapur harian Anda.
6. Perawatan Tambahan saat Musim Hujan
Saat musim hujan, perawatan kebun vertikal memerlukan perhatian khusus. Penting untuk terus memantau sistem drainase; pastikan tidak ada tanah yang menyumbat saluran air pada pot atau wadah. Genangan air akibat sumbatan dapat menyebabkan akar membusuk dan berujung pada kematian tanaman.
Intensitas penyiraman juga perlu disesuaikan karena tanaman sudah mendapatkan pasokan air dari hujan. Beberapa tanaman yang tidak membutuhkan banyak air mungkin perlu dipindahkan ke tempat yang memiliki kanopi atau perlindungan dari hujan langsung. Lakukan rotasi tanaman secara teratur dengan selalu menyiapkan bibit baru sebelum tanaman lama habis dipanen.
Setelah panen, segera tanam benih baru di sela-sela tanaman yang sudah akan dipanen agar pasokan sayuran tidak terputus. Terakhir, pemupukan dapat dilakukan setiap 1-2 minggu sekali dengan mencampur pupuk yang larut sempurna ke bak penampungan air, dengan dosis 2 gr/liter.
Pertanyaan Seputar Cara Membuat Kebun Sayur Vertikal Anti Becek
Mengapa drainase penting untuk kebun vertikal saat musim hujan?
Drainase yang baik mencegah genangan air yang dapat menyebabkan pembusukan akar dan pertumbuhan jamur atau bakteri pada tanaman.
Wadah apa saja yang cocok untuk kebun vertikal anti becek?
Wadah yang cocok meliputi sistem multipot, pipa PVC/talang air, saku gantung, rak pot dengan trellis, dan tower planter.
Media tanam seperti apa yang direkomendasikan untuk kebun vertikal di musim hujan?
Media tanam ideal harus ringan dan memiliki drainase serta daya serap air yang baik, seperti campuran tanah organik, cocopeat, perlite, vermikulit, sekam padi, atau rockwool.
Sayuran apa yang cocok ditanam di kebun vertikal saat musim hujan?
Pilih sayuran daun pendek (bayam, kangkung, selada), sayuran merambat (kacang panjang, mentimun), sayuran buah kompak (cabai, tomat ceri), dan tanaman herbal (seledri, daun bawang).

2 weeks ago
24
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261749/original/073219900_1781756517-Pot_Tanaman_Terintegrasi_covvv.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261889/original/092508800_1781761827-hl.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261858/original/090293000_1781760866-Desain_Teras_Ramah_Balita_dengan_Kebun_Mini.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261688/original/062905100_1781753878-9239657502374140051.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261805/original/089048900_1781758412-HL_Kolam_Ikan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261801/original/072067300_1781758153-5198809376450246973.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261653/original/055055600_1781753150-HL_bibit.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5930745/original/094985400_1778828329-person-doing-selective-recycle-garbage_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261723/original/062945400_1781755837-Jenis_Sayuran_yang_Cocok_Dikeringkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261594/original/020976300_1781750611-hl2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8083510/original/075601500_1780929846-4545C94F-DBA3-4E9C-920D-227B0E2A806E.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5634918/original/004160200_1778235655-Warung_Kopi___Camilan___Jasa_Laundry_Kiloan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261686/original/052964700_1781753805-Screenshot__16992_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261630/original/072883600_1781751989-Desain_Kolam_Ikan_Ramah_Anak_di_Rumah_Minimalis.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261668/original/018095800_1781753404-6596225040759893607.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7603914/original/088476100_1780388087-Ide_Pohon_Kecil_yang_Rimbun_Tapi_Akar_Tetap_Aman_untuk_Rumah_Model_Pohon_Jeruk.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6370179/original/076427000_1779245274-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261189/original/047015100_1781688487-Ide_Gazebo_Minimalis_Belakang_Rumah_2026_Model_Dek_Kayu_dan_Pergola_Terbuka.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568739/original/051156900_1777371075-hujau_3a.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4415431/original/078901700_1683198942-20230504AA_SEA_Games_2023_Timnas_Indonesia_Vs_Myanmar-21.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514118/original/045495100_1772081240-kandang_Ayam_Rooftop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4261962/original/044473000_1671083484-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4174719/original/068939000_1664411162-42.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527338/original/066171500_1773200879-__________________________________1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505789/original/024305000_1771396732-unnamed-10.jpg)