Liputan6.com, Jakarta - Memiliki halaman sempit bukan berarti harus memilih antara kolam ikan atau tanaman hijau. Ide kolam ikan di bawah rak tanaman untuk menghemat lahan bisa menjadi solusi menarik untuk menghadirkan dua elemen tersebut dalam satu area. Kolam ditempatkan di bagian bawah, sementara rak tanaman memanfaatkan ruang vertikal yang biasanya terabaikan.
Konsep ini cocok diterapkan di halaman belakang, teras, sudut taman, bahkan area balkon yang memungkinkan. Penataan secara vertikal membuat lahan terasa lebih efisien tanpa menghilangkan unsur dekoratif. Kehadiran ikan di bawah tanaman juga dapat menciptakan suasana yang lebih hidup dan menyegarkan.
Selain mempercantik rumah, kombinasi kolam dan tanaman dapat dikembangkan menjadi area urban farming sederhana. Beberapa tanaman bisa ditanam dalam pot, sementara konsep akuaponik memungkinkan air dari kolam dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan tanaman. Berikut ulasan Liputan6.com, Selasa (1/9/2026).
1. Kolam Minimalis dengan Rak Tanaman Bertingkat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336944/original/066955800_1788226309-di_bawah_rak_tanaman_1.jpeg)
Perbesar
Salah satu ide paling mudah diterapkan adalah membuat kolam ikan berbentuk persegi panjang di lantai, kemudian menempatkan rak tanaman bertingkat di atas atau tepat di belakangnya. Bentuk kolam yang memanjang dapat mengikuti ukuran dinding sehingga tidak terlalu banyak mengambil area berjalan.
Rak bisa menggunakan material besi, aluminium, atau bahan lain yang tahan terhadap lingkungan lembap. Untuk tampilan modern, pilih rak dengan desain sederhana dan warna netral. Pot tanaman kemudian disusun dari tingkat paling rendah hingga paling tinggi.
Bagian bawah rak dapat diisi tanaman yang menyukai kelembapan, seperti sirih gading, keladi, atau monstera. Tanaman dengan karakter daun lebar akan memberikan kesan rimbun dan membantu membuat area kolam terlihat lebih menyatu dengan taman.
Kolam tidak perlu berukuran besar. Justru pada lahan terbatas, ukuran yang proporsional akan membuat area terasa lebih lapang. Sisakan ruang yang cukup untuk melakukan pembersihan kolam dan memberi makan ikan.
2. Kolam Panjang di Bawah Rak Hidroponik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336945/original/073328100_1788226309-di_bawah_rak_tanaman_2.jpeg)
Perbesar
Bagi penghuni rumah yang ingin menggabungkan fungsi dekorasi dengan kegiatan bercocok tanam, kolam ikan panjang dan rak hidroponik bisa menjadi pilihan. Konsep ini terinspirasi dari sistem kebun sayur yang ditempatkan di atas atau berdekatan dengan kolam ikan.
Rak hidroponik dapat dipasang memanjang mengikuti bentuk kolam. Sayuran seperti selada, kangkung, bayam, atau tanaman herbal bisa ditempatkan pada bagian atas. Posisi vertikal membuat ruang yang sama memiliki dua fungsi berbeda.
Jika dikembangkan menjadi sistem akuaponik, air kolam yang mengandung nutrisi dari limbah ikan dapat dialirkan menuju media tanam melalui pompa. Tanaman membantu menyerap sebagian nutrisi tersebut, sementara air yang telah melalui proses penyaringan dapat kembali ke kolam.
Konsep akuaponik membutuhkan perencanaan yang lebih matang dibandingkan kolam biasa. Sistem pompa, filter, saluran air, dan media tanam harus disesuaikan agar sirkulasi berjalan dengan baik. Hasil akhirnya bukan hanya taman kecil, tetapi ekosistem mini yang memadukan ikan dan tanaman.
3. Kolam di Bawah Rak Kayu yang Menempel di Dinding
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336946/original/079580900_1788226309-di_bawah_rak_tanaman_3.jpeg)
Perbesar
Jika ingin menciptakan nuansa natural, rak kayu dapat menjadi elemen utama. Buat kolam ikan berukuran kecil di lantai, kemudian pasang rak kayu bertingkat pada dinding di belakang kolam.
Penataan semacam ini membuat dinding yang sebelumnya kosong berubah menjadi taman vertikal. Pot-pot kecil bisa ditempatkan pada setiap tingkat rak dengan susunan yang tidak terlalu simetris agar tampilannya terasa lebih alami.
Tanaman menjuntai seperti sirih gading bisa ditempatkan pada tingkat atas. Daunnya yang menjuntai dapat memberikan efek visual seolah-olah taman tumbuh mengelilingi kolam. Sementara itu, tanaman dengan daun besar dapat ditempatkan di bagian bawah untuk menciptakan lapisan hijau.
Material kayu perlu mendapatkan perlindungan yang memadai karena berada di lingkungan yang lembap. Pastikan bagian rak tidak mudah terkena genangan air dan memiliki konstruksi kuat. Posisi rak juga sebaiknya tidak menghalangi akses ketika kolam harus dibersihkan.
4. Kolam Ikan dan Rak Tanaman di Sudut Teras
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336947/original/085046400_1788226309-di_bawah_rak_tanaman_4.jpeg)
Perbesar
Sudut teras yang sering dibiarkan kosong dapat dimanfaatkan menjadi kolam ikan mungil dengan rak tanaman vertikal. Ide ini sangat sesuai untuk rumah yang tidak memiliki halaman luas.
Kolam dapat dibuat mengikuti bentuk sudut, misalnya menggunakan desain persegi atau persegi panjang. Rak tanaman ditempatkan di sisi belakang sehingga tidak mengganggu area duduk atau jalur keluar-masuk rumah.
Untuk membuat komposisi lebih menarik, gunakan tanaman dengan tinggi yang berbeda. Tanaman berukuran kecil dapat ditempatkan di tingkat bawah, sedangkan tanaman yang lebih menjulang diletakkan pada bagian atas.
Elemen batu alam, kerikil, atau papan kayu dapat ditambahkan di sekitar kolam sebagai aksen. Tidak perlu terlalu banyak dekorasi karena kombinasi air, ikan, tanaman, dan material alami sudah cukup menciptakan suasana yang segar.
Penempatan di teras juga memungkinkan penghuni rumah menikmati suara gemericik air sambil bersantai. Pastikan posisi kolam mendapatkan cahaya yang sesuai dan tidak berada di area yang membuat air cepat kotor akibat daun atau debu berlebihan.
5. Sistem Akuaponik Vertikal untuk Lahan Sangat Terbatas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336948/original/090273800_1788226309-di_bawah_rak_tanaman_5.jpeg)
Perbesar
Sistem akuaponik vertikal merupakan salah satu bentuk ide kolam ikan di bawah rak tanaman untuk menghemat lahan yang paling fungsional. Konsep dasarnya adalah menempatkan kolam di bawah dan rak tanaman secara vertikal di atasnya.
Air dari kolam dapat dialirkan menggunakan pompa kecil menuju bagian tanaman. Setelah melewati media tanam, air kemudian dapat dikembalikan ke kolam. Sistem semacam ini menggabungkan pemeliharaan ikan dan budidaya tanaman dalam satu ruang.
Konsep tersebut dapat dikembangkan untuk halaman rumah, balkon, atau area urban farming. Sumber mengenai kombinasi kolam ikan dan kebun dalam satu area sempit juga menunjukkan bahwa pemanfaatan ruang vertikal dapat membantu menghadirkan area produktif tanpa membutuhkan lahan yang luas.
Namun, sistem ini harus dirancang dengan memperhatikan kebutuhan ikan dan tanaman. Pompa perlu memiliki kapasitas yang sesuai, sementara filter harus mampu menjaga kualitas air. Jangan sampai keinginan menghemat tempat justru membuat kolam terlalu padat atau tanaman kekurangan cahaya.
6. Kolam Modular dengan Rak Besi di Atasnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336949/original/095076000_1788226309-di_bawah_rak_tanaman_6.jpeg)
Perbesar
Desain modular cocok bagi pemilik rumah yang ingin fleksibilitas. Kolam dapat dibuat menggunakan wadah fiberglass, beton, atau material lain yang sesuai, lalu rak besi ditempatkan di bagian atas dengan konstruksi yang aman.
Keunggulan desain modular adalah ukurannya bisa disesuaikan dengan kondisi lahan. Jika suatu saat ingin mengubah susunan tanaman, rak dapat ditata ulang tanpa harus membongkar seluruh kolam.
Rak besi juga memberikan kesan lebih modern dan rapi. Pot tanaman bisa dibuat seragam agar tampilannya minimalis. Jika ingin suasana lebih alami, gunakan pot dengan ukuran dan bentuk berbeda, tetapi tetap pertahankan jarak antarpot agar area tidak terlihat terlalu penuh.
Kolam modular juga dapat menjadi pilihan bagi penghuni rumah kontrakan atau mereka yang belum ingin membuat konstruksi permanen. Wadah kolam dapat dipindahkan ketika diperlukan, selama ukurannya masih memungkinkan untuk dipindahkan dengan aman.
Tips Menata Kolam Ikan di Bawah Rak Tanaman
Membuat kolam dan rak dalam satu area membutuhkan perhatian terhadap beberapa aspek. Salah satunya adalah pemilihan tanaman. Tanaman yang menyukai kondisi lembap seperti keladi, sirih gading, dan monstera dapat ditempatkan di tingkat bawah karena relatif sesuai dengan lingkungan di sekitar kolam.
Cahaya juga perlu diperhatikan. Rak yang terlalu rapat dapat membuat tanaman di bagian bawah kekurangan sinar matahari. Susun pot dengan memperhatikan arah datangnya cahaya agar setiap tanaman memperoleh pencahayaan yang memadai. Untuk area dalam ruangan yang minim cahaya, lampu khusus tanaman dapat dipertimbangkan.
Kondisi air menjadi faktor penting lainnya. Filter dan pompa yang tepat membantu menjaga sirkulasi air sekaligus menyediakan oksigen yang dibutuhkan ikan. Kolam juga perlu dibersihkan secara berkala agar sisa pakan, kotoran, dan daun tidak menumpuk.
Jumlah ikan sebaiknya disesuaikan dengan ukuran kolam. Kolam kecil tidak cocok diisi terlalu banyak ikan karena kualitas air dapat lebih cepat menurun. Pilih ikan yang sesuai dengan kapasitas kolam dan kondisi lingkungan.
Keamanan struktur rak juga jangan diabaikan. Rak harus cukup kuat untuk menopang pot, media tanam, dan air yang mungkin terciprat saat kolam digunakan. Pastikan kaki rak tidak mudah bergeser dan bagian yang bersentuhan dengan air memiliki ketahanan yang baik.
Pada akhirnya, ide kolam ikan di bawah rak tanaman untuk menghemat lahan bukan hanya tentang membuat dekorasi rumah terlihat cantik. Konsep ini menunjukkan bagaimana ruang vertikal dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan taman sekaligus kolam dalam satu area. Dengan ukuran yang tepat, sirkulasi air yang baik, dan pilihan tanaman yang sesuai, sudut rumah yang sempit pun dapat berubah menjadi area hijau yang fungsional.
Pertanyaan Seputar Kolam Ikan
1. Apakah kolam ikan bisa dibuat di lahan yang sangat sempit?
Bisa. Kolam tidak harus berukuran besar. Gunakan bentuk memanjang atau sudut dan manfaatkan area vertikal dengan rak tanaman. Yang penting tetap tersedia ruang untuk perawatan kolam.
2. Tanaman apa yang cocok diletakkan di atas atau dekat kolam ikan?
Tanaman seperti sirih gading, keladi, monstera, tanaman herbal, serta beberapa jenis sayuran dapat menjadi pilihan. Jenis tanaman sebaiknya disesuaikan dengan intensitas cahaya dan tingkat kelembapan area.
3. Apakah air kolam ikan bisa digunakan untuk tanaman?
Bisa, terutama dalam sistem akuaponik yang dirancang dengan baik. Air kolam dapat dialirkan ke media tanam sehingga nutrisi dari limbah ikan dimanfaatkan tanaman. Sistem membutuhkan pompa, filter, dan sirkulasi yang tepat.
4. Apakah rak tanaman boleh diletakkan tepat di atas kolam?
Boleh jika konstruksinya memang dirancang aman. Rak harus kokoh, tidak mudah berkarat, dan tidak membuat perawatan kolam menjadi sulit. Sebaiknya tetap ada ruang untuk mengambil ikan, membersihkan kolam, dan melakukan pengecekan pompa.
5. Bagaimana cara menjaga air kolam tetap jernih?
Gunakan filter dan pompa sesuai kapasitas kolam, jangan memberi ikan pakan secara berlebihan, serta lakukan pembersihan secara rutin. Daun kering dan kotoran yang masuk ke kolam juga sebaiknya segera diangkat agar tidak menumpuk.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

3 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337050/original/022337900_1788230032-1de3d558-1975-4c43-b4f2-118d1bd51876.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337011/original/080216800_1788228898-Ide_Kandang_Bebek_dengan_Area_Kering_dan_Tempat_Berendam.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337027/original/012126200_1788229468-HL_Sawi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326492/original/091841800_1787026239-LP6uoVofXDbDKNZT0y9yQCZ0ckItppIT5z9kJnVc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336964/original/043861300_1788227999-strberi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326497/original/090801200_1787026245-YWcShIdfr2HxWDP6aICAIAnylyHzKYiDcnDYI9WJ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292288/original/025440900_1783590019-Pakcoy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336931/original/001008100_1788224840-60dfafee-fa99-43a8-92a2-4df0cd923098.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336581/original/098431000_1788166656-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336757/original/085111400_1788175090-indo_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315768/original/045151800_1755170609-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__26_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336823/original/099921400_1788181665-SIB.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336886/original/037699500_1788193420-1000423544.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336881/original/062566600_1788192972-1000510076.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336818/original/082521800_1788181435-nathan_tjoe.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336793/original/071584500_1788178695-20260831_140353.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9336789/original/064933300_1788178459-WhatsApp_Image_2026-08-31_at_18.21.16.jpeg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6202765/original/030351500_1779081726-Screenshot_2026-05-18_122019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495753/original/010090000_1770427969-persib_vs_malut-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559170/original/057781900_1776523941-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3491041/original/054396600_1624442948-pexels-photo-1549280.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582864/original/078653400_1778130434-7ad81446-6c8d-439a-b9fd-a7f4c5bd1008.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5296281/original/085419800_1753547299-20250726AA_Persija_Jakarta_VSArema_FC-1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5664204/original/074297000_1778334438-20260509_PSS_Sleman_vs_Garudayaksa-03.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574133/original/061152700_1777963929-Gemini_Generated_Image_kegwc5kegwc5kegw.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515887/original/090122300_1772204204-ramos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5573449/original/015141000_1777900111-WhatsApp_Image_2026-05-04_at_8.02.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307862/original/009171400_1754487646-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5181346/original/081328800_1743937116-IMG-20250406-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5624085/original/037396800_1778215933-The_Jak-3.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4910114/original/076089300_1722873729-Semen_Padang_FC_-_Ilustrasi_Logo_Semen_Padang_FC_2024_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4922986/original/030767500_1724131220-WhatsApp_Image_2024-08-19_at_11.21.08_af746275.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5744932/original/052272700_1778643448-11fb065e-6d5a-4a8e-af8c-935083fae6f1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5470664/original/001390300_1768214320-persib__1_.jpg)