6 Pohon Buah untuk Rumah Dekat Pekarangan agar Tidak Diserang Kelelawar

1 week ago 19

Liputan6.com, Jakarta - Kelelawar pemakan buah seringkali menjadi tantangan bagi pemilik rumah yang memiliki pohon buah di pekarangan. Mereka dapat merusak buah yang siap panen dan meninggalkan kotoran serta sisa buah yang mengotori area sekitar. Meski demikian, kelelawar juga memegang peranan krusial dalam ekosistem sebagai penyerbuk tanaman dan penyebar biji.

Bagi Anda yang ingin menanam pohon buah tanpa khawatir akan serangan kelelawar, terdapat beberapa jenis buah yang secara alami kurang diminati oleh hewan nokturnal ini. Kelelawar pemakan buah umumnya menyukai buah matang yang manis, lunak, dan beraroma kuat. Selengkapnya pohon buah untuk rumah dekat pekarangan agar tidak diserang kelelawar, dihimpun Liputan6.com dari berbagai sumber pada Selasa (9/6).

Pohon Buah yang Relatif Tidak Disukai Kelelawar

1. Jeruk

Pohon jeruk sering disebut relatif lebih aman dari serangan kelelawar. Kulit buah yang tebal serta kandungan minyak atsiri dengan aroma sitrus yang tajam membuat kelelawar kurang tertarik dibandingkan buah bertekstur lunak seperti mangga atau jambu. Aroma kuat dari kulit jeruk juga kerap dimanfaatkan sebagai pengusir alami berbagai hama, sehingga tingkat kerusakannya cenderung lebih rendah meski tidak sepenuhnya bebas dari gangguan kelelawar.

2. Nanas

Nanas termasuk buah yang tidak terlalu mudah dimakan kelelawar karena memiliki daun berduri dan kulit buah yang keras. Selain itu, posisi buah yang tumbuh dekat permukaan tanah membuat kelelawar lebih sulit mengambilnya dibandingkan buah yang menggantung di pohon tinggi.

3. Kedondong

Kedondong relatif lebih aman dari serangan kelelawar karena memiliki rasa asam dan tekstur yang cukup keras, terutama saat belum terlalu matang. Kelelawar umumnya lebih menyukai buah yang sangat manis dan lunak sehingga kedondong kurang menarik bagi mereka.

4. Belimbing Wuluh

Belimbing wuluh juga jarang menjadi sasaran kelelawar karena memiliki rasa yang sangat asam. Karakteristik ini membuatnya kurang diminati oleh kelelawar pemakan buah dan sering dijadikan tanaman pelengkap kebun dengan risiko gangguan hama mamalia malam yang lebih rendah.

5. Kelapa

Kelapa termasuk buah yang relatif jarang diserang kelelawar karena memiliki sabut dan tempurung yang keras. Kondisi tersebut membuat buah kelapa tidak mudah dibuka atau dimakan langsung oleh kelelawar.

6. Alpukat

Beberapa varietas alpukat berkulit keras juga lebih jarang mengalami serangan kelelawar. Kelelawar cenderung memilih buah yang mudah dibuka dan memiliki daging buah yang langsung dapat dikonsumsi, sehingga jenis alpukat tertentu menjadi pilihan yang lebih aman untuk ditanam.

Cara Melindungi Kebun dari Serangan Kelelawar

Panen Tepat Waktu dan Pembungkusan Buah

Salah satu cara paling praktis untuk mengurangi serangan kelelawar adalah memanen buah tepat waktu. Buah yang terlalu matang akan mengeluarkan aroma manis yang kuat dan sangat menarik bagi kelelawar.

Pembungkusan buah yang hampir atau sudah matang menggunakan jaring, plastik berlubang kecil, anyaman bambu, kain kasa, atau paranet juga dapat membantu mencegah kelelawar memakannya. Selain itu, pemasangan jaring pengaman di sekitar kebun atau di atas tanaman merupakan langkah perlindungan yang efektif.

Memanfaatkan Teknologi dan Penghalang Visual

Perangkat pemancar suara ultrasonik dapat dipasang di sekitar pohon untuk mengganggu kelelawar. Hewan ini memiliki pendengaran yang sensitif terhadap gelombang ultrasonik sehingga cenderung menjauhi area tersebut.

Pemasangan lampu yang terang pada malam hari juga dapat membantu mengusir kelelawar karena mereka merupakan hewan nokturnal yang sensitif terhadap cahaya. Selain itu, menggantung cermin, kaset bekas, balon, atau aluminium foil mengilap dapat mengganggu penglihatan sekaligus menghalangi mereka secara fisik.

Menggunakan Aroma yang Tidak Disukai Kelelawar

Beberapa aroma menyengat diketahui tidak disukai kelelawar. Semprotan alami berbahan minyak esensial seperti peppermint, kayu manis, kayu putih, atau eucalyptus dapat digunakan sebagai pengusir alami.

Kapur barus juga bisa ditempatkan di area yang sering dilewati kelelawar, meski perlu diganti secara berkala. Selain itu, bau terasi yang kuat juga dinilai efektif untuk mengecoh indra penciuman kelelawar. Terasi dapat diletakkan di sekitar sarang atau digantung dalam plastik berlubang pada ranting pohon buah.

Menanam Tanaman Pengusir Kelelawar

Menanam tanaman beraroma kuat di sekitar rumah atau kebun dapat menjadi solusi tambahan. Tanaman seperti serai wangi yang mengandung citronella, lavender, dan eucalyptus memiliki aroma yang tidak disukai kelelawar.

Rosemary dan thyme juga dapat ditanam untuk tujuan serupa. Selain itu, area yang sering didatangi kelelawar sebaiknya dibersihkan secara rutin menggunakan produk beraroma tajam agar tidak meninggalkan jejak yang mengundang mereka kembali.

Buah yang Justru Disukai Kelelawar

Kelelawar buah memiliki preferensi terhadap buah-buahan yang mengandung gula tinggi dan mengeluarkan aroma kuat saat matang. Aroma manis yang menyebar di udara membantu kelelawar menemukan sumber makanan dengan mudah pada malam hari. Karena itu, buah yang sudah matang atau terlalu matang di pohon biasanya lebih rentan diserang dibandingkan buah yang masih muda.

Beberapa buah yang paling sering menjadi sasaran kelelawar antara lain ara, mangga, pisang, jambu biji, pepaya, kurma, sukun, alpukat, durian, nangka, berbagai jenis beri, kelengkeng, rambutan, duku, dan kersen (talok). Sebagian besar buah tersebut memiliki daging yang lunak, rasa manis, serta aroma yang kuat, sehingga sangat menarik bagi kelelawar pemakan buah.  

Peran Kelelawar bagi Lingkungan

Meski kerap dianggap sebagai hama, kelelawar memiliki fungsi ekologis yang sangat penting. Hewan ini berperan dalam proses penyerbukan berbagai tanaman, termasuk durian, petai, kapuk, dan pisang.

Kelelawar juga membantu penyebaran biji berbagai jenis buah sehingga mendukung regenerasi hutan dan menjaga keanekaragaman hayati. Bahkan, beberapa spesies kelelawar merupakan pemakan serangga yang membantu mengendalikan hama pertanian.

Jangan Konsumsi Buah yang Sudah Digigit Kelelawar

Sebagai langkah pencegahan kesehatan, buah yang telah digigit kelelawar sebaiknya tidak dikonsumsi. Buah tersebut berpotensi terkontaminasi kuman dan dapat menjadi media penularan penyakit, termasuk virus seperti virus Nipah yang dapat menyebar melalui air liur kelelawar.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Pohon Buah untuk Rumah Dekat Pekarangan

1. Pohon buah apa yang tidak disukai kelelawar?

Pohon jeruk, nanas, kedondong, belimbing wuluh, dan buah dengan kulit tebal seperti kelapa atau alpukat tertentu cenderung kurang diminati kelelawar pemakan buah.

2. Bagaimana cara mengusir kelelawar dari pohon buah?

Beberapa cara efektif meliputi panen buah tepat waktu, membungkus buah, memasang jaring pengaman, menggunakan suara ultrasonik, memasang lampu terang, menggantung cermin atau aluminium foil, serta memanfaatkan aroma yang tidak disukai kelelawar seperti minyak esensial, kapur barus, atau terasi.

3. Apakah buah yang digigit kelelawar aman dikonsumsi?

Buah yang telah digigit kelelawar sebaiknya tidak dikonsumsi karena berpotensi mengandung kuman dan dapat menyebarkan virus, seperti virus Nipah, melalui air liur kelelawar.

4. Apa peran kelelawar dalam ekosistem?

Kelelawar memiliki peran penting sebagai penyerbuk berbagai tanaman (misalnya durian, pisang), penyebar biji buah-buahan untuk regenerasi hutan, dan beberapa jenis kelelawar juga membantu mengendalikan hama pertanian sebagai pemakan serangga.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|