Liputan6.com, Jakarta - Menanam tanaman sirih menggunakan media air telah menjadi pilihan populer, terutama bagi para penggemar tanaman hias seperti sirih gading atau sirih merah. Metode ini menawarkan kepraktisan karena tidak memerlukan media tanah, sehingga perawatan menjadi lebih mudah dan tampilannya pun lebih rapi, cocok untuk diletakkan di dalam ruangan. Selain itu, perbanyakan stek dalam air juga dikenal efektif untuk memicu pertumbuhan akar yang kuat.
Prinsip dasar perbanyakan stek di air ini dapat diterapkan pada berbagai jenis sirih, memungkinkan siapa saja untuk mencoba menanamnya di rumah. Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat, Anda bisa mendapatkan tanaman sirih yang sehat dengan sistem perakaran yang optimal.
Mulai dari pemilihan batang stek yang ideal hingga perawatan rutin, setiap tahapan berperan penting dalam keberhasilan budidaya sirih dengan media air. Persiapan yang matang dan pemantauan berkala akan membantu Anda menghindari masalah umum seperti pembusukan akar dan memastikan tanaman tumbuh subur.
Pilih Batang Stek yang Sehat dan Tepat
Langkah pertama yang krusial dalam menanam daun sirih dengan air adalah memilih batang stek yang berkualitas. Pilihlah tanaman sirih yang sehat dan segar untuk dijadikan stek. Kondisi tanaman induk yang prima akan sangat memengaruhi keberhasilan pertumbuhan stek di kemudian hari.
Pastikan batang stek berasal dari bagian pohon sirih yang sudah tua dan kuat. Untuk daun sirih pada umumnya, disarankan untuk mengambil batang sepanjang sekitar 18 cm. Penting juga untuk memastikan bahwa daun dan batang yang dipilih masih dalam kondisi baik, bebas dari penyakit atau kerusakan.
Batang yang sehat akan memiliki potensi lebih besar untuk menumbuhkan akar yang kuat dan cepat. Hindari memilih batang yang layu, berjamur, atau menunjukkan tanda-tanda stres, karena ini dapat menghambat proses perakaran dalam air.
Lakukan Pemotongan Batang dengan Benar
Teknik pemotongan batang stek yang tepat sangat memengaruhi kemampuan tanaman untuk menumbuhkan akar. Potong batang sirih sekitar dua ruas, dan untuk daun sirih umum, lakukan pemotongan dengan sudut 45 derajat tepat di bawah simpul daun.
Setelah memotong, buang semua daun dari batang kecuali dua daun teratas. Hal ini bertujuan untuk mengurangi penguapan dan mengarahkan energi tanaman untuk pembentukan akar.
Khusus untuk sirih gading, biarkan tangkai daun dan berikan jarak sekitar 1 sentimeter di kiri dan kanannya sebelum memotong menggunakan gunting yang tajam. Pemotongan yang bersih dan tepat akan meminimalkan kerusakan pada jaringan tanaman.
Siapkan Wadah dan Air Bersih
Media tanam air memerlukan wadah yang sesuai dan air yang bersih untuk mendukung pertumbuhan akar. Siapkan wadah plastik atau kaca, seperti botol kaca, yang transparan agar Anda bisa memantau perkembangan akar.
Isi wadah sekitar tiga perempat penuh dengan air bersih. Kualitas air sangat penting; pastikan air yang digunakan bebas dari lumut atau kotoran yang dapat menyebabkan akar cepat membusuk.
Penggunaan air bersih akan menciptakan lingkungan yang steril dan ideal bagi akar untuk tumbuh tanpa gangguan bakteri atau jamur. Hindari air keruh atau air yang sudah lama tidak diganti.
Tempatkan Stek dalam Air dengan Benar
Setelah batang stek siap dan wadah berisi air bersih tersedia, langkah selanjutnya adalah menempatkan stek dengan benar. Masukkan batang sirih yang sudah dipotong ke dalam wadah berisi air yang telah disiapkan.
Pastikan daun sirih tidak ikut terendam dalam air, karena hal ini dapat menyebabkan daun membusuk. Hanya bagian batang yang akan menumbuhkan akar yang perlu terendam.
Jika Anda menanam sirih gading, Anda bisa memasukkan lima hingga enam tanaman dalam satu wadah agar tumbuh lebih lebat dan akarnya lebih kuat, tentu disesuaikan dengan ukuran wadah yang digunakan.
Pilih Lokasi Penempatan dengan Cahaya yang Tepat
Penempatan stek sirih di lokasi yang tepat dengan intensitas cahaya yang sesuai sangat penting untuk keberhasilan perakaran. Letakkan stek sirih di ambang jendela yang terkena sinar matahari tidak langsung.
Hindari paparan sinar matahari langsung yang terlalu lama, terutama untuk sirih gading, karena dapat membuat daun menguning dan mati. Sirih gading membutuhkan cahaya terang, namun sinar matahari langsung dapat membakar daunnya.
Keseimbangan cahaya sangat penting; cahaya yang cukup akan mendukung fotosintesis, sementara cahaya yang terlalu kuat justru akan merusak tanaman. Pilihlah lokasi yang teduh namun tetap mendapatkan penerangan yang memadai.
Lakukan Penggantian Air Secara Rutin
Kualitas air yang terjaga adalah kunci utama dalam menanam daun sirih dengan media air. Penting untuk mengganti air secara rutin, jangan sampai tidak pernah diganti.
Penggantian air secara teratur sangat penting untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang dapat menyebabkan sirih membusuk. Disarankan untuk mengganti air setiap dua hari sekali untuk daun sirih umum.
Selain mengganti air, bersihkan juga botol atau wadah yang digunakan agar tidak tumbuh lumut. Lumut dapat mengganggu kualitas air dan menghambat pertumbuhan akar yang sehat.
Pantau Pertumbuhan Akar dan Berikan Nutrisi Tambahan (Opsional)
Kesabaran adalah kunci saat menunggu pertumbuhan akar. Tunggulah tanaman sirih hingga akarnya muncul; akar yang kuat biasanya akan terlihat setelah satu minggu. Setelah beberapa akar muncul, tanaman dapat dipindahkan ke pot atau tanah jika diinginkan.
Untuk memperkaya nutrisi sirih, Anda bisa memberikan sedikit pupuk daun cair secara rutin. Pemberian nutrisi tambahan ini bersifat opsional namun dapat mendukung pertumbuhan yang lebih optimal.
Selain itu, rajin memangkas akar sirih yang bercabang dan merambat juga dapat mendorong daun tumbuh lebih lebat dan subur. Pemantauan dan perawatan yang konsisten akan memastikan tanaman sirih Anda tumbuh dengan baik.
5 Pertanyaan dan Jawaban
1. Apakah daun sirih bisa ditanam dan tumbuh hanya dengan media air?
Daun sirih dapat ditanam dan tumbuh menggunakan media air karena batangnya mampu membentuk akar baru tanpa tanah, asalkan air tetap bersih dan diganti secara rutin.
2. Berapa lama daun sirih berakar jika ditanam di air?
Daun sirih umumnya mulai menumbuhkan akar dalam waktu sekitar 5 hingga 7 hari setelah stek ditanam di air, tergantung kondisi batang dan kualitas air.
3. Mengapa daun sirih yang ditanam di air mudah membusuk?
Daun sirih mudah membusuk jika air jarang diganti, daun ikut terendam, atau kualitas air buruk sehingga memicu pertumbuhan bakteri dan jamur.
4. Apakah daun sirih yang ditanam di air perlu diberi pupuk?
Daun sirih yang ditanam di air tidak wajib diberi pupuk, namun nutrisi cair dosis rendah dapat membantu pertumbuhan daun dan akar menjadi lebih optimal.
5. Kapan daun sirih sebaiknya dipindahkan dari air ke tanah?
Daun sirih sebaiknya dipindahkan ke tanah setelah akar tumbuh cukup panjang dan kuat, biasanya ketika akar sudah mencapai sekitar 3–5 cm.

2 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5237319/original/015725500_1748590015-woman-wearing-gloves-while-putting-plant-ground.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487226/original/025370200_1769660228-unnamed__19_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485811/original/050025600_1769562142-Untitled_design__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490543/original/019499100_1770015219-WhatsApp_Image_2026-02-01_at_18.33.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488197/original/015306800_1769741063-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490922/original/076142100_1770031354-Alta_Ballah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490815/original/001976100_1770026229-jualan_es.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466415/original/082739700_1767844447-kayu4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490663/original/005359900_1770019966-Black_Sapote.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490321/original/078762700_1770007386-TD-60-80-01.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490648/original/042458000_1770019622-desain_kebun_sayur_pakai_kaleng__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487009/original/092544600_1769654070-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490639/original/026490800_1770019196-skin_barrier_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481421/original/036756900_1769128515-Untitled_design__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5374859/original/076690000_1759905895-lk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5358421/original/059682900_1758604724-ChatGPT_Image_Sep_23__2025__12_08_55_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1540452/original/019429700_1489754718-bekicot_kawin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489887/original/026084000_1769944251-cover_perkebunan_melon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490530/original/005219900_1770014517-budidaya_belut.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375917/original/060600500_1759986432-Gemini_Generated_Image_leln9hleln9hleln.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)