Liputan6.com, Jakarta - Teras rumah tidak hanya berfungsi sebagai area transisi antara ruang luar dan dalam, tetapi juga menjadi elemen penting yang membentuk karakter sebuah hunian. Pada 2026, berbagai model teras rumah jadul kembali menarik perhatian karena menawarkan nilai estetika yang khas dan sulit ditemukan pada desain modern yang seragam.
Tren hunian saat ini menunjukkan meningkatnya minat terhadap desain yang menghadirkan nuansa hangat, nyaman, dan penuh nostalgia. Banyak pemilik rumah mulai mengadaptasi elemen-elemen lama dengan sentuhan baru agar tetap sesuai dengan kebutuhan gaya hidup masa kini.
Selain memiliki daya tarik visual, model teras jadul juga dikenal lebih ramah terhadap iklim tropis karena mengutamakan sirkulasi udara dan ruang teduh. Tidak heran jika berbagai desain teras klasik kembali diminati sebagai inspirasi renovasi maupun pembangunan rumah baru pada 2026. Berikut model teras rumah jadul yang kembali diminati, dihadirkan Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (4/6).
1. Teras Rumah dengan Tiang Kayu Klasik
Teras dengan tiang kayu merupakan salah satu model yang banyak ditemukan pada rumah-rumah pedesaan dan rumah keluarga era 1980-an hingga 1990-an. Tiang kayu memberikan kesan hangat sekaligus menghadirkan nuansa alami yang kuat.
Biasanya, model ini dipadukan dengan atap miring dan area duduk sederhana di bagian depan rumah. Material kayu yang digunakan dapat berupa kayu jati, merbau, atau kayu lokal yang telah melalui proses pengawetan.
Model ini kembali diminati pada 2026 karena masyarakat semakin menyukai desain yang dekat dengan alam. Selain itu, tren rumah berkonsep natural membuat elemen kayu kembali menjadi pilihan utama untuk menciptakan suasana yang nyaman dan menenangkan.
2. Teras Memanjang dengan Bangku Permanen
Teras memanjang di bagian depan rumah dahulu sering dijadikan tempat berkumpul keluarga dan menyambut tamu. Salah satu ciri khasnya adalah keberadaan bangku permanen yang menyatu dengan struktur bangunan.
Bangku tersebut biasanya dibuat dari pasangan bata yang dilapisi keramik atau semen ekspos. Area ini menjadi ruang santai yang fungsional tanpa memerlukan banyak furnitur tambahan.
Pada 2026, model ini kembali populer karena mendukung gaya hidup yang lebih sederhana dan hemat ruang. Banyak orang menyukai konsep ruang sosial yang praktis sekaligus mampu mempererat interaksi antaranggota keluarga.
3. Teras Berlantai Tegel Motif Klasik
Penggunaan tegel bermotif bunga, geometris, atau ornamen tradisional pernah menjadi tren di banyak rumah lama. Motif-motif tersebut memberikan karakter visual yang kuat pada area teras.
Selain indah, tegel klasik dikenal memiliki daya tahan tinggi dan relatif mudah dirawat. Beragam pilihan warna juga membuat teras terlihat lebih hidup tanpa perlu banyak dekorasi tambahan.
Ketertarikan terhadap unsur vintage menjadi alasan utama model ini kembali diminati pada 2026. Banyak pemilik rumah menganggap tegel klasik mampu menghadirkan identitas unik yang tidak dimiliki lantai modern berdesain polos.
4. Teras Rumah dengan Pagar Besi Ornamental
Rumah-rumah lama sering menggunakan pagar besi dengan motif lengkung, bunga, atau pola dekoratif lainnya pada area teras. Elemen ini memberikan kesan elegan sekaligus memperkuat karakter fasad rumah.
Pagar ornamental biasanya dipadukan dengan dinding rendah atau pilar kecil yang membingkai area depan hunian. Kehadirannya juga berfungsi sebagai pembatas tanpa membuat rumah terasa tertutup.
Pada 2026, model ini kembali digemari karena tren desain klasik dan retro semakin berkembang. Banyak orang ingin menghadirkan tampilan rumah yang berkarakter tanpa harus menggunakan dekorasi berlebihan.
5. Teras dengan Atap Kanopi Genteng
Sebelum kanopi baja ringan populer, banyak rumah menggunakan atap genteng yang menjorok ke depan untuk melindungi area teras. Model ini menciptakan ruang teduh yang nyaman sepanjang hari.
Atap genteng juga membantu mengurangi panas langsung yang masuk ke dalam rumah. Selain itu, tampilannya memberikan kesan kokoh dan menyatu dengan arsitektur tradisional Indonesia.
Model ini kembali diminati pada 2026 karena dinilai lebih sejuk dibandingkan beberapa jenis penutup teras modern. Banyak pemilik rumah juga menyukai tampilan klasiknya yang memberikan kesan autentik dan timeless.
6. Teras Panggung Ala Rumah Tradisional
Teras panggung merupakan ciri khas berbagai rumah adat di Indonesia, terutama di daerah yang memiliki curah hujan tinggi. Posisi lantai yang lebih tinggi membantu melindungi bangunan dari kelembapan dan genangan air.
Biasanya, teras ini menggunakan material kayu dan dilengkapi tangga pendek sebagai akses masuk ke rumah. Ruang di bawah panggung juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan tambahan.
Pada 2026, model ini kembali menarik perhatian karena meningkatnya minat terhadap arsitektur lokal dan konsep hunian berkelanjutan. Banyak orang ingin mengadopsi kearifan desain tradisional yang terbukti sesuai dengan kondisi iklim tropis.
7. Teras dengan Taman Depan Sederhana
Rumah-rumah jadul identik dengan keberadaan taman kecil yang menyatu dengan area teras. Tanaman hias, bunga, dan pot tanah liat menjadi elemen yang mempercantik tampilan rumah.
Kehadiran taman sederhana membuat suasana teras terasa lebih segar dan hidup. Selain memberikan nilai estetika, area hijau juga membantu meningkatkan kenyamanan lingkungan sekitar rumah.
Model ini kembali diminati pada 2026 karena masyarakat semakin sadar akan pentingnya ruang hijau di lingkungan tempat tinggal. Teras yang terhubung dengan taman kecil dianggap mampu menciptakan suasana rileks sekaligus meningkatkan kualitas hidup sehari-hari.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Model Teras Rumah Jadul yang Kembali Diminati
1. Mengapa model teras rumah jadul kembali populer pada 2026?
Model teras rumah jadul kembali diminati karena menawarkan karakter yang kuat, suasana hangat, dan nilai nostalgia yang sulit ditemukan pada desain modern. Selain itu, banyak desain teras lama yang dinilai lebih sesuai dengan iklim tropis karena memiliki area teduh dan sirkulasi udara yang baik.
2. Apa keunggulan teras dengan tiang kayu klasik dibandingkan desain modern?
Teras dengan tiang kayu klasik memberikan kesan alami, hangat, dan lebih dekat dengan lingkungan sekitar. Material kayu juga mampu menciptakan tampilan yang timeless sehingga tetap menarik meski tren desain terus berubah.
3. Apakah tegel motif klasik masih cocok digunakan pada rumah masa kini?
Ya, tegel motif klasik masih sangat cocok digunakan pada rumah modern maupun renovasi rumah lama. Motif yang unik dapat menjadi elemen dekoratif yang memperkuat karakter hunian tanpa memerlukan banyak tambahan ornamen.
4. Model teras jadul mana yang paling cocok untuk rumah berukuran kecil?
Teras memanjang dengan bangku permanen menjadi salah satu pilihan yang cocok untuk rumah berukuran kecil. Desain ini memaksimalkan fungsi ruang karena menyediakan area duduk tanpa memerlukan furnitur tambahan yang memakan tempat.
5. Bagaimana cara mengadaptasi teras rumah jadul agar tetap terlihat modern pada 2026?
Pemilik rumah dapat mempertahankan elemen khas seperti tiang kayu, tegel klasik, atau taman depan sederhana, lalu memadukannya dengan warna netral dan pencahayaan modern. Pendekatan ini memungkinkan teras tetap memiliki nuansa klasik tanpa terlihat ketinggalan zaman.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

8 hours ago
8
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7758585/original/090189600_1780567915-1928163730180626540.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7591053/original/027682300_1780373467-Media_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549685/original/044942600_1775627882-mf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3251778/original/071732800_1601338878-pexels-ibrahim-hasan-5091235.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7734379/original/072051600_1780540305-mozambik.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7756287/original/074671800_1780565390-Google_Maps_Tugu_Yogyakarta_Februari_2015.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340227/original/012749100_1757156252-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-159.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516975/original/076209200_1772372351-diks.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7755926/original/049725600_1780564945-15431069960656123881.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7754993/original/088786000_1780563865-model_pagar.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480492/original/041121400_1769057781-Model_Karung_Horizontal__Slab_Garden_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7754404/original/010756300_1780563218-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_15.50.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7268270/original/074430500_1780053866-ChatGPT_Image_May_29__2026__06_22_51_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7757374/original/089035300_1780566496-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_16.47.44.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7750805/original/077707800_1780559015-HL_es_krim.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7750939/original/090021000_1780559080-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6493867/original/025420800_1779351314-unnamed__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551115/original/028309200_1775718082-unnamed_-_2026-04-09T135919.858.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7749100/original/054849600_1780557073-hl2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495693/original/051356400_1770394579-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_10.19.48_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514118/original/045495100_1772081240-kandang_Ayam_Rooftop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4415431/original/078901700_1683198942-20230504AA_SEA_Games_2023_Timnas_Indonesia_Vs_Myanmar-21.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495699/original/087407300_1770395606-IMG-20260206-WA0103.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
