Liputan6.com, Jakarta - Ketergantungan pada pendingin ruangan (AC) untuk mengatasi iklim tropis yang panas dan lembap seringkali berujung pada tagihan listrik yang membengkak serta dampak lingkungan yang kurang ideal. Namun, kearifan arsitektur Nusantara telah lama menawarkan solusi efektif melalui desain ventilasi yang adaptif.
Beberapa model ventilasi rumah lama kini kembali diminati karena kemampuannya menjaga sirkulasi udara optimal dan menciptakan kenyamanan termal tanpa konsumsi energi berlebih. Konsep arsitektur tropis, yang menjadi dasar dari desain-desain ini, berfokus pada pemanfaatan potensi alam seperti angin dan cahaya matahari.
Dengan perencanaan yang matang, sebuah hunian dapat tetap terasa sejuk dan segar sepanjang hari. Lantas apa saja model ventilasi rumah lama yang mulai digunakan lagi dan cocok untuk iklim tropis Indonesia? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (9/6/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
1. Ventilasi Silang
Salah satu strategi desain pasif yang paling efektif untuk menjaga kenyamanan termal di bangunan tropis adalah ventilasi silang. Teknik ini memanfaatkan aliran angin alami untuk menyejukkan ruang dan memasok udara segar tanpa memerlukan sistem pendinginan buatan.
Prinsip kerjanya melibatkan masuknya udara segar melalui bukaan di satu sisi bangunan (inlet) dan keluarnya udara panas melalui bukaan di sisi berlawanan (outlet). Proses ini menciptakan sirkulasi udara konstan yang membantu menghilangkan panas terperangkap dan menjaga suhu ruangan tetap rendah.
Manfaatnya mencakup pengurangan kelembapan dan bau tidak sedap, serta menjadi solusi ramah lingkungan dan hemat energi karena mengurangi ketergantungan pada perangkat listrik. Standar Nasional Indonesia (SNI) merekomendasikan luas bukaan ventilasi sekitar 20% dari luas lantai ruangan, dengan minimal 5% dari luas bangunan khusus untuk lubang ventilasi rumah tinggal seperti jendela.
2. Jendela Krepyak/Jalusi
Jendela krepyak, yang juga dikenal sebagai jalusi atau louver, merupakan ikon arsitektur tropis klasik yang kembali populer berkat fungsi ventilasinya yang luar biasa. Desain ini terdiri dari bilah-bilah kayu tipis yang tersusun, memungkinkan udara mengalir bebas bahkan saat jendela dalam posisi tertutup.
Lebih dari sekadar ventilasi, jendela krepyak juga menjadi bagian dari identitas arsitektur Jawa, memberikan sentuhan autentik pada rumah bergaya Indies atau kolonial modern. Cahaya matahari yang masuk melalui celah krepyak menciptakan efek bayangan artistik di dalam ruangan, menghadirkan suasana teduh dan menenangkan.
Saat ini, banyak arsitek memodifikasi sistem bukaan jendela krepyak dengan engsel yang lebih modern agar lebih mudah dioperasikan. Selain jendela, pintu jalusi juga berfungsi sebagai sirkulasi udara dan cahaya matahari, cocok untuk pintu eksterior atau sesuai kebutuhan.
3. Rumah Panggung
Rumah panggung adalah bentuk arsitektur tradisional yang sangat adaptif terhadap iklim tropis Indonesia. Dibangun di atas tiang-tiang kokoh, rumah panggung menawarkan perlindungan dari banjir, mengurangi kelembapan tinggi, dan memaksimalkan sirkulasi udara alami di bawah bangunan.
Ruang kosong di bawah rumah memungkinkan udara mengalir bebas, mencegah panas dari tanah langsung masuk ke area hunian. Desain ini juga membuat rumah lebih aman dari kelembapan, banjir, dan genangan air.
Filosofi di balik desain rumah panggung mencerminkan hubungan erat antara masyarakat Melayu dan alam sekitarnya, dengan tiang yang lebih tinggi untuk mengatasi masalah lingkungan seperti banjir, rob, dan kelembapan tanah. Rumah panggung menjadi bukti bahwa kearifan lokal dapat menginspirasi solusi arsitektur yang relevan dan berkelanjutan untuk masa depan.
4. Roster/Lubang Angin
Roster adalah material bangunan berbentuk modul berlubang yang umumnya digunakan pada dinding atau sekat. Lubang-lubang pada roster berfungsi sebagai jalur sirkulasi udara dan pencahayaan alami tanpa mengorbankan privasi.
Secara historis, roster telah lama digunakan pada bangunan tropis, termasuk di Indonesia, karena iklim panas dan lembap membutuhkan sistem ventilasi pasif yang efektif. Roster menjadi solusi ideal karena mampu mengalirkan udara dengan baik sekaligus menahan panas berlebih.
Selain fungsi utamanya untuk ventilasi, roster juga kerap digunakan sebagai elemen dekoratif yang menambah nilai estetika pada rumah, baik interior maupun eksterior. Roster tersedia dalam berbagai bahan seperti tanah liat, beton, dan keramik, serta beragam motif yang dapat disesuaikan dengan konsep bangunan, mulai dari tradisional hingga modern minimalis.
5. Plafon Tinggi
Plafon tinggi adalah fitur rumah lama yang sangat efektif dalam menjaga suhu ruangan tetap nyaman di iklim tropis. Konsep ini telah diterapkan sejak lama pada berbagai rumah tradisional di Indonesia sebagai solusi alami menghadapi iklim yang cenderung panas.
Ruang vertikal yang lebih tinggi memungkinkan udara panas bergerak naik dan berkumpul pada bagian atas bangunan, sehingga area tempat penghuni beraktivitas sehari-hari tetap terasa lebih sejuk. Sirkulasi udara dapat berlangsung lebih baik, terutama jika dipadukan dengan ventilasi tambahan di bagian atas dinding atau dekat atap.
Di negara tropis, rumah disarankan memiliki plafon yang tinggi agar nyaman ditinggali dalam jangka panjang. Plafon tinggi juga mampu menciptakan kesan ruangan yang lebih lapang dan tidak pengap.
6. Atap Tinggi dan Miring
Atap tinggi dan miring merupakan elemen krusial dalam arsitektur rumah tradisional di Indonesia yang beradaptasi dengan iklim tropis. Fungsi utamanya adalah memberikan perlindungan terhadap radiasi matahari dan mengalirkan air hujan dengan cepat, mengingat curah hujan yang tinggi sepanjang tahun.
Kemiringan atap yang curam pada rumah tradisional disebabkan oleh faktor permeabilitas tinggi dari material penutup atap yang digunakan, seperti ijuk, alang-alang, sirap, dan bambu. Atap tinggi juga mendukung pergerakan udara yang lebih baik di bagian atas bangunan, sehingga suasana di dalam rumah terasa lebih adem sepanjang hari.
Desain atap miring juga membantu sirkulasi udara, menjaga suhu di dalam rumah tetap nyaman. Penempatan ventilasi di dekat atap, sekitar 40 cm di bawah puncak atap, sangat efektif karena posisi tersebut merupakan titik kumpul udara panas yang naik dari bawah.
7. Void/Sumur Cahaya
Void atau sumur cahaya adalah area kosong yang menghubungkan lantai atas dan bawah dalam sebuah bangunan, seringkali ditemukan pada rumah bertingkat. Dalam desain rumah tropis, void sangat bermanfaat untuk menciptakan kesan luas, memperlancar sirkulasi udara, dan membawa masuk pencahayaan alami.
Void membantu menghindari rumah terasa pengap karena aliran udara yang tak lancar, menjadikannya elemen penting untuk kenyamanan di iklim tropis. Desain void yang luas sangat cocok diterapkan untuk konsep rumah tropis yang mengandalkan sirkulasi udara yang lancar serta pencahayaan alami untuk kenyamanan.
Void juga dapat dikombinasikan dengan elemen penyaring cahaya dan udara seperti roster atau secondary skin (kulit bangunan kedua) untuk mengontrol privasi sekaligus mengurangi panas. Pendekatan ini cocok untuk rumah tropis modern yang membutuhkan keseimbangan antara keterbukaan dan kenyamanan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Model Ventilasi Rumah Lama
1. Desain rumah seperti apa yang cocok untuk iklim tropis Indonesia?
Jawaban: Desain rumah tropis modern menjadi pilihan terbaik karena mengutamakan sirkulasi udara dan pencahayaan alami. Ciri-cirinya meliputi atap dengan teritisan lebar, jendela berukuran besar, langit-langit tinggi, serta penggunaan material alami seperti kayu dan batu alam.
2. Apa manfaat utama menggunakan ventilasi alami pada rumah di iklim tropis?
Jawaban: Manfaat utama ventilasi alami adalah menjaga suhu ruangan tetap nyaman, mengurangi kelembapan dan bau tidak sedap, serta menghemat energi karena mengurangi ketergantungan pada pendingin ruangan bertenaga listrik. Ini juga menciptakan lingkungan hunian yang lebih sehat dan ramah lingkungan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

1 week ago
17
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260856/original/085578400_1781665831-HL_makanan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260818/original/016236100_1781664345-IRT5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8060745/original/033608100_1780904847-Area_Jemuran_Sudut_Belakang_Rumah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260746/original/067942900_1781657625-hl1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4547300/original/090479800_1692694051-fish-2230852_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260755/original/017871400_1781659622-aman_untuk_balita_6a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260551/original/035395000_1781601483-clay-banks-urH155LONWs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260486/original/075481600_1781596933-12162737442788903829.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260041/original/056241500_1781536640-1000121649.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548317/original/001423300_1775536048-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8208627/original/078666300_1781067678-Area_Duduk_yang_Nyaman_dan_Teduh.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260609/original/038756500_1781610979-Pemain_Baru_Persebaya__dok_Persebaya_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4510968/original/042717000_1690042370-Persik_Kediri_-_Yusuf_Meilana_Fuad_Burhani_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260579/original/002063600_1781603249-Gemini_Generated_Image_fdfvzbfdfvzbfdfv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260596/original/010610400_1781606185-1000121724.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539806/original/017629400_1774621491-20260327AA_Timnas_Indonesia_vs_Sein-06.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260523/original/064375000_1781600071-Gazebo_Taman_Kering_Tropis_Minimalis.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7829922/original/011349000_1780649933-maggottt2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260403/original/081911600_1781591891-Gemini_Generated_Image_r6yh4ir6yh4ir6yh.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4415431/original/078901700_1683198942-20230504AA_SEA_Games_2023_Timnas_Indonesia_Vs_Myanmar-21.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529373/original/019567300_1773329437-Persis_vs_Bali_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514118/original/045495100_1772081240-kandang_Ayam_Rooftop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4261962/original/044473000_1671083484-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4174719/original/068939000_1664411162-42.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527338/original/066171500_1773200879-__________________________________1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505789/original/024305000_1771396732-unnamed-10.jpg)