Liputan6.com, Jakarta - Tren tanaman hias makin berkembang di rumah-rumah Indonesia, apalagi buat yang suka mempercantik meja kerja atau teras dengan koleksi hijau. Salah satu jenis yang sedang naik daun adalah tanaman hias dengan warna daun dua tone, yaitu tanaman yang punya dua warna berbeda dalam satu helai daun, baik di sisi atas dan bawah, maupun di bagian tepi dan tengah.
Menurut jurnal "Pola dan Intensitas Pigmentasi Serta Fotosintesis pada Tanaman Hias Daun Caladium pada Tingkat Naungan Berbeda" karya Yanuar, Hamim, Laelasari, dan Ratnadewi (2025, Jurnal Sumberdaya Hayati Vol. 11 No. 2, hlm. 74-82), corak dua warna pada daun muncul karena sebaran pigmen klorofil, karotenoid, dan antosianin yang tidak merata di jaringan daun.
Tanaman hias berdaun dua warna adalah tanaman yang punya dua warna berbeda dalam satu helai daun, entah di sisi atas-bawah atau di bagian tepi-tengah. Efek dua tone ini muncul karena sebaran pigmen klorofil, karotenoid, dan antosianin yang tidak merata di jaringan daun, sehingga tampilannya jauh lebih hidup dibanding daun hijau polos. Nah, biar tidak salah pilih dan makin paham cara merawatnya, Berikut ulasan Liputan6.com tentang tanaman hias dengan warna daun dua tone dari berbagai sumber Kamis (20/8/2026).
Kenapa Bisa Ada Daun Dua Warna? Ini Penjelasan Ilmiahnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5538684/original/029045600_1774574013-david-clode--XCZPa8cJ7c-unsplash__1_.jpg)
Perbesar
Daun tanaman hias sebenarnya bisa punya dua warna karena tiga jenis pigmen yang bekerja berbeda-beda. Klorofil memberi warna hijau, karotenoid memberi warna kuning atau oranye, sementara antosianin memberi warna merah, pink, hingga ungu. Kalau salah satu pigmen lebih dominan di bagian daun tertentu, muncullah efek dua tone yang khas.
Menurut jurnal Flora - Morphology, Distribution, Functional Ecology of Plants karya Zhang, Zeng, Wang, Chen, Albach, dan Li (2020), variegasi atau corak dua warna pada daun dikelompokkan berdasarkan jenis pigmen, tipe jaringan, dan rongga udara di dalam daun. Artinya, dua tone bukan cuma soal tampilan acak, tapi hasil dari struktur biologis yang bisa dijelaskan secara ilmiah dan konsisten pada tiap jenis tanaman.
Warna kedua yang muncul, biasanya di bagian bawah daun, juga punya fungsi buat tanaman itu sendiri. Beberapa ahli menyebut warna ungu di sisi bawah daun membantu memantulkan cahaya kembali ke jaringan daun, sehingga proses fotosintesis di kondisi cahaya redup jadi lebih maksimal. Jadi, dua tone pada daun bukan cuma cantik dipandang, tapi juga strategi bertahan hidup tanaman di alam aslinya.
1. Calathea, Si Cantik dengan Corak Atas-Bawah yang Kontras
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308520/original/061654700_1785145943-katka-pavlickova-3ORp4RJu8-c-unsplash.jpg)
Perbesar
Calathea, yang secara ilmiah lebih tepat disebut Goeppertia, adalah salah satu tanaman hias daun dua tone paling populer di Indonesia. Bagian atas daunnya hijau tua dengan corak putih, pink, dan hijau muda, sementara bagian bawahnya ungu kemerahan yang kontras.
Tanaman ini juga punya kebiasaan unik, yaitu melipat daunnya di sore hari seperti tangan yang sedang berdoa, makanya sering dijuluki prayer plant. Calathea suka tempat lembap dan cahaya tidak langsung, cocok diletakkan di dalam ruangan.
2. Ctenanthe, Sepupu Calathea dengan Warna Ungu Pekat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328975/original/059756000_1787215903-pexels-jonathanborba-18088313.jpg)
Perbesar
Ctenanthe atau never never plant masih satu keluarga besar dengan calathea, yaitu keluarga Marantaceae. Ciri khasnya ada di daun lonjong bercorak hijau keperakan atau hijau tua di bagian atas, dan warna ungu pekat di bagian bawah daun.
Sama seperti calathea, ctenanthe juga menutup daunnya saat malam tiba dan membuka kembali begitu ada cahaya di pagi hari. Tanaman ini paling bagus warnanya kalau ditaruh di tempat terang tapi tidak kena matahari langsung.
3. Aglaonema, Si Sri Rejeki yang Gampang Dirawat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3310960/original/016068800_1606719059-david-clode-fhY3lp3KCx4-unsplash.jpg)
Perbesar
Aglaonema atau sri rejeki adalah tanaman hias daun dua tone yang paling gampang ditemukan di Indonesia, dari toko tanaman pinggir jalan sampai pusat perbelanjaan. Beberapa varietasnya, seperti Red Gold, punya daun hijau berpadu merah dan kuning.
Selain cantik, aglaonema juga terkenal gampang dirawat dan tahan di ruangan minim cahaya, cocok buat pemula yang baru mulai koleksi tanaman hias. Cukup siram saat tanah mulai kering dan hindari air menggenang di pot.
4. Keladi Hias, Si Gradasi Warna yang Sudah Diteliti Ilmuwan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294469/original/064612100_1783838040-4.jpg)
Perbesar
Keladi hias atau caladium adalah tanaman berdaun dua warna yang bentuknya menyerupai hati atau anak panah. Satu daun bisa punya gradasi hijau, putih, merah muda, hingga merah tua, tergantung pigmen yang dominan.
Penelitian Jurnal Sumberdaya Hayati IPB oleh Yanuar dan tim (2025, Vol. 11 No. 2, hlm. 74-82) menunjukkan corak dua warna pada keladi muncul karena sebaran klorofil, karotenoid, dan antosianin yang berbeda di tiap bagian daun.
Apa yang menyebabkan daun tanaman hias bisa punya dua warna sekaligus? Penyebabnya ada di sebaran tiga pigmen utama, yaitu klorofil untuk warna hijau, karotenoid untuk warna kuning atau oranye, dan antosianin untuk warna merah, pink, sampai ungu. Ketika salah satu pigmen lebih menumpuk di satu bagian daun, muncullah efek dua tone yang jadi ciri khas tanaman hias jenis ini.
5. Philodendron Pink Princess, Diburu Kolektor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328976/original/006473900_1787215905-pexels-karola-g-4594028.jpg)
Perbesar
Philodendron Pink Princess adalah tanaman hias dua tone yang paling diburu kolektor karena harganya cenderung mahal. Daunnya hijau tua sampai nyaris hitam, dihiasi corak pink cerah yang muncul acak di tiap daun baru.
Warna pink pada daun ini muncul karena bagian tersebut memang tidak punya klorofil sama sekali, sehingga tanaman butuh cahaya terang tapi tidak langsung supaya variegasinya tetap muncul dan tidak berubah jadi hijau atau pink polos semua.
Apakah tanaman hias berdaun dua warna susah dirawat di rumah? Sebagian besar sebenarnya tidak sulit, asalkan kebutuhan cahayanya diperhatikan. Kebanyakan jenis seperti calathea, aglaonema, dan syngonium suka cahaya terang tapi tidak langsung, serta media tanam yang lembap namun tidak becek, sehingga cocok untuk pemula yang baru mulai belajar merawat tanaman hias di dalam ruangan.
6. Tradescantia Zebrina, Si Ungu Perak yang Menjalar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328977/original/087834100_1787215905-pexels-robbif-34153101.jpg)
Perbesar
Tradescantia zebrina, yang di Indonesia sering disebut adam hawa ungu, punya daun dengan corak dua garis perak mengilap di atas warna hijau keunguan, sementara bagian bawah daunnya berwarna ungu magenta pekat.
Warna ungu pada tanaman ini berasal dari pigmen antosianin jenis sianidin, yang menurut penelitian di Jurnal Ilmu Pengetahuan Alam Unsri juga stabil digunakan sebagai indikator keasaman alami. Tanaman ini gampang dirawat.
7. Syngonium, Si Sirih Gading yang Berubah Bentuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328978/original/006891100_1787215906-pexels-israelzin-20156337.jpg)
Perbesar
Syngonium atau sirih gading adalah tanaman hias dua tone yang bentuk daunnya berubah seiring usia, dari bentuk hati waktu muda menjadi bentuk anak panah setelah dewasa. Banyak varietasnya berpadu hijau dengan pink atau putih.
Tanaman ini gampang beradaptasi, bisa hidup merambat naik atau menjuntai di pot gantung. Supaya corak dua warnanya tetap tajam, syngonium sebaiknya diletakkan di tempat dengan cahaya terang tapi terhalang dari matahari langsung.
Kenapa warna dua tone pada daun bisa memudar seiring waktu? Ini biasanya terjadi kalau tanaman kekurangan atau kelebihan cahaya, karena intensitas cahaya ikut memengaruhi kadar pigmen warna di daun. Kalau warna mulai pudar jadi hijau polos, coba pindahkan tanaman ke tempat yang lebih terang namun tetap terhindar dari sinar matahari langsung supaya coraknya kembali muncul.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman Hias dengan Warna Daun Dua Tone
1. Apa itu tanaman hias dengan warna daun dua tone?
Tanaman hias dua tone adalah tanaman yang memiliki dua warna berbeda dalam satu helai daun, seperti hijau dan putih, pink, merah, atau ungu.
2. Kenapa daun tanaman hias bisa memiliki dua warna?
Perbedaan warna terjadi karena sebaran pigmen seperti klorofil, karotenoid, dan antosianin yang tidak merata pada jaringan daun.
3. Bagaimana cara merawat tanaman hias dua tone?
Letakkan di tempat dengan cahaya terang tetapi tidak terkena sinar matahari langsung. Jaga media tanam tetap lembap, tetapi jangan sampai tergenang.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

1 hour ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291128/original/030453400_1783505303-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4584086/original/027924000_1695296227-markus-winkler-8DewHe66IvY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328921/original/085808800_1787213992-b2ad7075-3552-4ed5-96aa-b06fc73a83fa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321790/original/071403500_1786504340-WhatsApp_Image_2026-08-11_at_19.20.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328933/original/011429600_1787214309-Gemini_Generated_Image_ugpm9cugpm9cugpm.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324073/original/089596700_1786689089-4nYMhzNPEUVkmohzGhxyz0mmcTglWbAOItvEJEIP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320848/original/045499500_1786416345-tempat_wudhu_4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328901/original/000875000_1787213211-HL_Ternak_Lele.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499854/original/092636400_1770797030-mencucui_beras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328952/original/016694500_1787215349-HL_ruang_bermain.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402344/original/005548800_1762244592-unnamed_-_2025-11-04T151732.523.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324066/original/026287300_1786689075-M8wDRGZUKYWID51AhiITC1iWH53Z5fJuVt0URXnP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3650444/original/091833300_1638419446-noah-smith-LkuH3Txi_gs-unsplash_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328873/original/025847600_1787211885-Gemini_Generated_Image_2nk44l2nk44l2nk4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328743/original/098176500_1787207982-c2cfd7b9-1d7b-4913-9afe-dca8b03a95ec.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328853/original/083999500_1787211236-8589434650089075535.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328718/original/004392700_1787206780-2149183934.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9318069/original/011395800_1786085881-kim_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323058/original/074853600_1786598680-muhammad-arief-6KZkaGXN0-U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328842/original/079292900_1787210683-hl.jpeg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6202765/original/030351500_1779081726-Screenshot_2026-05-18_122019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495753/original/010090000_1770427969-persib_vs_malut-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5563444/original/076459000_1776870755-rakha.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559170/original/057781900_1776523941-3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5563296/original/009087500_1776854384-IMG_4680.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5559676/original/002125200_1776606413-IMG_1661.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5559104/original/078871100_1776515746-IMG_20260418_190438.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5563330/original/004951700_1776856478-IMG_4678.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563391/original/057146300_1776861683-Cahya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565651/original/096059400_1777044069-1000403344.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5270828/original/086549500_1751442535-library_upload_21_2025_01_996x664_toca-1_3b9cc58.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5567666/original/075634000_1777303637-20260427AA_Persija_Jakarta_vs_Persis_Solo-13_2.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307862/original/009171400_1754487646-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4108879/original/062361700_1659357505-Logo_Persis_Solo_Baru.jpg)