7 Tanaman untuk Rumah Menghadap Barat agar Teras Tidak Panas Sore Hari

1 hour ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki tanaman untuk rumah menghadap barat agar teras tidak panas sore hari menjadi solusi alami bagi banyak keluarga di Indonesia. Teras yang terkena sinar matahari langsung sejak siang hingga sore bisa terasa sangat panas. Padahal, rumah menghadap barat tetap memiliki kelebihan berupa pemandangan matahari terbenam yang indah jika paparan panasnya dapat dikurangi.

Salah satu cara sederhana untuk mengatasinya adalah menanam tanaman yang mampu memberi naungan sekaligus membantu mendinginkan lingkungan sekitar. Tanaman dapat menghalangi sinar matahari langsung ke dinding dan lantai serta melepaskan uap air melalui proses evapotranspirasi.

Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tujuh tanaman yang cocok ditanam di teras atau halaman rumah menghadap barat. Selain tahan terhadap paparan matahari, tanaman-tanaman ini juga cukup familiar dan mudah ditemui di pekarangan rumah Indonesia.

1. Bougenville, Tahan Panas dan Berbunga Sepanjang Tahun

Bougenville atau bunga kertas adalah salah satu tanaman yang paling identik dengan pekarangan rumah tropis Indonesia. Tanaman ini dikenal sangat menyukai sinar matahari langsung dan tumbuh subur meski disorot terik sepanjang hari. Bougenville membutuhkan setidaknya enam jam sinar matahari langsung per hari agar tumbuh dan berbunga maksimal, dengan batang menjalar dan bunga kertas berwarna merah, oranye, hingga ungu yang menyembunyikan bunga putih kecil di dalamnya.

Selain tahan panas, bougenville juga punya keunggulan dari sisi perawatan. Tanaman ini tergolong hemat air begitu akarnya sudah kuat mencengkeram tanah, sehingga tidak merepotkan meski musim kemarau panjang. Rimbunnya daun dan bunga bougenville yang ditanam merambat di pagar atau teras dinding barat bisa membantu menghalangi sinar matahari langsung mengenai permukaan tembok.

Karena sifatnya yang menjalar, bougenville paling cocok ditempatkan di area yang butuh naungan vertikal, misalnya di sisi pagar teras atau dekat jendela yang menghadap barat. Pangkas rutin diperlukan supaya bentuknya tetap rapi dan tidak terlalu liar menutupi akses jalan.

2. Kamboja, Aroma Harum dengan Batang Tahan Kekeringan

Kamboja atau plumeria kerap ditemukan di halaman rumah tradisional Indonesia karena bentuknya yang khas dan aromanya yang wangi saat berbunga. Tanaman ini dikenal sangat toleran terhadap panas dan kekeringan, menjadikannya pilihan tepat untuk area yang jarang ternaungi seperti teras menghadap barat. Kamboja menghasilkan bunga wangi dan tumbuh baik di bawah sinar matahari penuh sekaligus tahan kekeringan.

Batang kamboja yang tebal berfungsi menyimpan cadangan air, sehingga tanaman ini tetap bertahan meski jarang disiram saat cuaca panas berkepanjangan. Daunnya yang lebar turut memberi sedikit bayangan di sekitar area tanam, membantu menurunkan suhu permukaan tanah maupun lantai teras di dekatnya.

Kamboja bisa ditanam langsung di tanah maupun dalam pot besar, membuatnya fleksibel untuk berbagai ukuran teras. Penempatan di sudut teras yang paling sering terpapar matahari sore akan memaksimalkan fungsi tanaman ini sebagai penahan panas sekaligus mempercantik tampilan rumah.

3. Puring, Daun Warna-warni Penahan Sengatan Matahari

Puring dikenal luas sebagai tanaman hias berdaun warna-warni yang justru semakin cerah warnanya ketika terpapar sinar matahari penuh. Puring menyukai sinar matahari penuh hingga teduh sebagian dan cocok ditanam pada tanah yang memiliki drainase baik. Karakter ini menjadikan puring pilihan aman untuk area barat rumah yang minim naungan alami.

Keunikan puring terletak pada variasi warna daunnya, mulai dari kuning, merah, oranye, hingga hijau tua, yang membuat tampilan teras lebih hidup meski di bawah terik matahari sore. Daunnya yang lebar dan rimbun juga berkontribusi memberi keteduhan kecil di sekitar pangkal tanaman.

Perawatan puring tergolong minim, cukup disiram secara teratur dan sesekali dipangkas agar bentuknya tetap kompak. Tanaman ini cocok ditata berjajar di sepanjang pagar teras sebagai kombinasi warna sekaligus penahan panas dari arah barat.

4. Soka, Bunga Bergerombol yang Disukai Kupu-kupu

Soka atau ixora menjadi pelengkap populer untuk taman tropis bergaya cerah karena gerombolan bunganya yang mencolok. Soka menghasilkan gerombolan bunga kecil yang cerah dan menarik perhatian kupu-kupu maupun lebah, menjadikannya tanaman yang tidak hanya fungsional tapi juga menghidupkan ekosistem kecil di halaman rumah.

Tanaman ini termasuk tahan terhadap paparan matahari langsung dan sering dipadukan dengan bougenville pada taman-taman tropis yang penuh warna. Kombinasi warna cerah dari bunga soka melengkapi tampilan bougenville di taman yang hangat dan bermandikan sinar matahari, sehingga cocok ditanam berdampingan di area yang sama-sama terpapar sore hari.

Soka biasanya tumbuh sebagai semak berukuran sedang, cocok ditanam dalam pot maupun langsung di tanah sepanjang pagar teras. Pertumbuhannya yang rimbun turut membantu menghalangi pantulan panas dari lantai semen atau paving block di sekitarnya.

5. Kembang Sepatu, Bunga Besar Ikon Pekarangan Tropis

Kembang sepatu adalah salah satu tanaman berbunga besar yang paling mudah dikenali di pekarangan rumah Indonesia. Kembang sepatu dikenal karena bunganya yang besar dan berwarna-warni serta tumbuh subur di iklim tropis, menjadikannya kandidat kuat untuk mempercantik sekaligus menahan panas di teras menghadap barat.

Daun kembang sepatu yang lebat dan tumbuh cepat membuat tanaman ini efektif membentuk semak pembatas yang menaungi area di baliknya. Semakin rimbun semaknya, semakin besar pula bagian dinding atau lantai yang terlindung dari sengatan matahari sore secara langsung.

Kembang sepatu relatif mudah dirawat dan bisa dipangkas sesuai kebutuhan bentuk. Menanamnya dalam barisan di sepanjang sisi barat rumah bisa menciptakan semacam "dinding hijau" alami yang menahan panas sekaligus mempercantik fasad rumah.

6. Palem Kuning, Tanaman Tinggi Penyaring Sinar Matahari

Palem kuning atau areca palm kerap dipakai sebagai latar hijau di taman-taman tropis karena bentuknya yang menjulang dan daunnya yang rimbun. Palem areca berfungsi sebagai latar belakang hijau yang lebat sekaligus mempertegas warna-warna cerah tanaman berbunga di sekitarnya, sehingga sering ditanam berdampingan dengan bougenville atau soka.

Tinggi dan lebar daun palem membuatnya efektif sebagai penyaring sinar matahari yang jatuh ke teras, terutama saat posisi matahari mulai rendah di sore hari. Daun-daun yang rimbun juga membantu menciptakan area teduh parsial tanpa menghalangi sirkulasi udara di sekitar teras.

Karena pertumbuhannya vertikal, palem kuning cocok ditempatkan di sudut atau sisi teras yang menghadap langsung ke barat, berfungsi sebagai "tirai hijau" alami yang menghalangi sorotan matahari tanpa membuat teras terasa sumpek.

7. Sirih Gading, Tanaman Rambat Peneduh Dinding

Sirih gading dikenal luas sebagai tanaman hias yang mudah tumbuh dan sering dijadikan tanaman rambat untuk mempercantik pagar maupun trelis. Tanaman rambat semacam ini tumbuh menjalar di dinding, batang pohon, maupun pagar, dan menanamnya pada trelis atau struktur vertikal dapat menurunkan panas yang dihasilkan oleh dinding secara signifikan. Karakter inilah yang membuat sirih gading cocok dimanfaatkan sebagai peneduh dinding barat.

Tanaman rambat juga bisa menaungi dinding rumah selama musim tanam pertamanya, dan lattice atau trelis dengan tanaman rambat mampu menaungi bagian luar rumah sekaligus tetap membiarkan angin sejuk masuk ke area yang ternaungi. Dengan begitu, dinding barat tidak langsung menyerap panas matahari sepanjang sore.

Agar hasil maksimal, sirih gading sebaiknya ditanam pada trelis yang berjarak dari dinding, bukan menempel langsung, supaya sirkulasi udara tetap lancar dan kelembapan tidak terperangkap. Penempatan di sisi barat yang paling sering terkena matahari sore akan memberi manfaat pendinginan paling terasa.

Tanya Jawab Seputar Tanaman untuk Rumah Menghadap Barat

1. Tanaman apa yang cocok untuk rumah menghadap barat? Bougenville, kamboja, puring, soka, kembang sepatu, palem kuning, dan sirih gading dapat menjadi pilihan.

2. Apakah tanaman bisa membuat teras rumah lebih sejuk? Ya, tanaman dapat memberikan naungan dan membantu mengurangi paparan sinar matahari langsung pada dinding serta lantai.

3. Apakah bougenville tahan panas matahari sore? Ya. Bougenville termasuk tanaman yang menyukai sinar matahari langsung dan relatif tahan terhadap kondisi panas.

4. Apakah tanaman rambat cocok untuk dinding rumah menghadap barat? Cocok. Tanaman seperti sirih gading dapat digunakan pada trelis untuk memberikan naungan pada dinding.

5. Bagaimana agar tanaman peneduh tidak membuat teras terlalu lembap? Beri jarak antara tanaman dan dinding serta pastikan area tetap memiliki sirkulasi udara dan drainase yang baik.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|