Apakah Hewan-Hewan Saling Memanggil dengan Nama? Ini Penjelasannya

2 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Hewan memiliki beragam cara berkomunikasi, mulai dari suara, gerakan tubuh, aroma, hingga sinyal tertentu. Menariknya, beberapa penelitian ilmiah menemukan adanya panggilan khusus bagi individu tertentu. Hal ini memunculkan pertanyaan menarik, apakah hewan-hewan saling memanggil dengan nama seperti manusia dalam kehidupan sehari-hari?

Lumba-lumba, gajah, burung dan sejumlah primata menjadi objek penelitian komunikasi individual. Para ilmuwan mengamati pola suara, respons terhadap rekaman dan perilaku sosial untuk mengetahui fungsi setiap panggilan. Temuan tersebut memberikan gambaran menarik, mengenai apakah hewan-hewan saling memanggil dengan nama dalam lingkungan sosial mereka.

Konsep nama pada manusia memiliki hubungan erat bersama identitas seseorang. Pada hewan, sebuah vokalisasi perlu diteliti secara lebih mendalam, sebelum disebut sebagai nama. Peneliti harus memastikan adanya hubungan antara suara tertentu, individu tertentu dan pemahaman anggota kelompok terhadap panggilan tersebut, untuk menjawab apakah hewan-hewan saling memanggil dengan nama.

Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (26/8/2026).

Apakah Hewan Bisa Memiliki Nama?

Pertanyaan apakah hewan bisa memiliki nama masih menjadi topik menarik dalam penelitian perilaku dan komunikasi satwa. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa beberapa spesies mampu menghasilkan suara khusus, untuk mengenali atau memanggil individu tertentu. Pola tersebut ditemukan pada hewan sosial, seperti lumba-lumba dan gajah, hingga beberapa jenis burung serta primata.

Lumba-lumba hidung botol menjadi salah satu contoh paling kuat. Setiap individu dapat mengembangkan signature whistle, yaitu siulan khas berfungsi sebagai penanda identitas. Lumba-lumba lain dapat mengenali siulan tersebut, bahkan menirunya saat hendak melakukan kontak. Perilaku ini memiliki kemiripan tertentu bersama manusia ketika memanggil seseorang berdasarkan namanya.

Gajah juga menunjukkan kemampuan komunikasi individual melalui vokalisasi tertentu. Dalam eksperimen pemutaran suara, gajah memberikan respons lebih kuat terhadap panggilan tertentu. Temuan tersebut memberikan petunjuk bahwa mereka mungkin mampu menghubungkan suara tertentu bersama individu tertentu, meski para ilmuwan masih membutuhkan bukti lebih kuat sebelum menyebutnya sebagai "nama".

Konsep nama pada hewan memang perlu dibedakan dari nama manusia. Sebuah suara baru dapat dianggap sebagai nama jika memenuhi beberapa unsur, seperti merujuk pada individu tertentu, memiliki representasi mental dalam pikiran pengguna, dan dipahami oleh individu lain dalam kelompok. Jadi, tidak setiap suara khas hewan otomatis dapat disebut sebagai nama.

Apa Syarat Hewan Bisa Dikatakan Memiliki Nama?

Menentukan apakah hewan benar-benar memiliki nama tidak cukup hanya berdasarkan kemampuan mereka mengenali suara tertentu. Para ilmuwan perlu melihat fungsi panggilan tersebut dalam kehidupan sosial dan memastikan bahwa suara itu merujuk pada individu tertentu. Setidaknya terdapat beberapa kriteria penting sebelum sebuah vokalisasi dapat disebut sebagai nama.

1. Merujuk pada Individu Tertentu

Sebuah panggilan perlu memiliki hubungan khusus bersama satu individu. Artinya, suara tersebut digunakan untuk memanggil atau merujuk pada hewan tertentu, bukan sekadar menjadi sinyal umum untuk menunjukkan bahaya, makanan, atau kondisi lingkungan.

2. Memiliki Representasi Simbolis

Panggilan tersebut perlu mewakili individu tertentu dalam ingatan atau pikiran hewan. Jadi, hewan tidak sekadar merespons karakteristik suara, tetapi menghubungkan pola vokal tersebut bersama identitas individu tertentu. Aspek ini menjadi salah satu bagian paling sulit untuk dibuktikan melalui penelitian.

3. Memiliki Makna Bersama

Nama biasanya tidak hanya dipahami oleh satu individu. Setidaknya terdapat dua atau lebih anggota kelompok mampu menghubungkan panggilan tertentu bersama individu sama. Hal ini menunjukkan bahwa vokalisasi tersebut memiliki fungsi sosial dalam kelompok.

4. Digunakan Secara Konsisten

Panggilan perlu digunakan secara relatif konsisten ketika merujuk pada individu tertentu. Jika sebuah suara hanya muncul secara kebetulan atau berubah-ubah tanpa pola jelas, peneliti akan kesulitan mengategorikannya sebagai nama.

5. Dapat Dikenali oleh Individu Lain

Hewan lain dalam kelompok perlu mampu membedakan panggilan tersebut dari suara milik individu berbeda. Kemampuan mengenali vokalisasi menjadi petunjuk penting, untuk mengetahui apakah sebuah suara benar-benar memiliki fungsi sebagai label individual.

Hewan Apa Saja yang Diduga Saling Memanggil?

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa beberapa spesies hewan memiliki vokalisasi khusus untuk mengenali atau memanggil individu tertentu. Kemampuan ini paling banyak ditemukan pada satwa sosial, terutama spesies memiliki kehidupan kelompok kompleks dan kemampuan belajar suara. Meski begitu, tidak semua panggilan khusus dapat langsung disebut sebagai "nama" seperti pada manusia.

1. Lumba-Lumba Hidung Botol

Lumba-lumba hidung botol (Tursiops) menjadi salah satu contoh paling kuat dalam penelitian mengenai panggilan individual. Setiap lumba-lumba dapat mengembangkan signature whistle, yaitu siulan khas berfungsi sebagai penanda identitas.

Menariknya, lumba-lumba lain dapat mengenali siulan tersebut dan bahkan menirunya untuk memulai kontak. Kemampuan ini membuat para ilmuwan menilai komunikasi lumba-lumba memiliki kemiripan tertentu bersama penggunaan nama pada manusia.

2. Gajah Afrika

Gajah Afrika (Loxodonta) juga diduga menggunakan vokalisasi khusus untuk individu tertentu. Penelitian melalui eksperimen pemutaran suara menunjukkan gajah memberikan respons lebih kuat ketika mendengar panggilan tertentu.

Mereka dapat mendekati sumber suara lebih cepat dan menghasilkan respons vokal lebih banyak ketika mendengar panggilan ditujukan kepada mereka. Meski hasilnya menarik, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan apakah vokalisasi tersebut benar-benar berfungsi sebagai nama.

3. Marmoset

Monyet marmoset termasuk primata kecil memiliki sistem komunikasi cukup kompleks. Penelitian menemukan bahwa mereka dapat mengarahkan vokalisasi tertentu kepada individu tertentu dan mempelajari sebagian suara dari anggota keluarga.

Akan tetapi, para ilmuwan masih memperdebatkan makna panggilan tersebut. Ada kemungkinan vokalisasi itu berfungsi sebagai label individual, tetapi terdapat pula dugaan bahwa marmoset hanya meniru suara anggota kelompok lain.

4. Spectacled Parrotlet

Spectacled parrotlet (Forpus conspicillatus) merupakan burung bayan kecil dari Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Eksperimen pemutaran suara memberikan indikasi bahwa burung ini menggunakan label vokal untuk merujuk pada individu lain.

Temuan tersebut menarik sebab menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi individual mungkin tidak hanya berkembang pada mamalia. Meski demikian, bukti mengenai apakah burung ini benar-benar memahami konsep "nama" masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

5. Burung Bayan

Burung bayan juga memiliki kemampuan menarik dalam mempelajari suara. Survei terhadap burung bayan peliharaan menunjukkan sebagian individu menggunakan label vokal untuk menyebut manusia maupun hewan tertentu di lingkungan mereka.

Beberapa pemilik bahkan melaporkan burung mampu menggunakan panggilan berbeda untuk anggota keluarga dan hewan peliharaan. Akan tetapi, perilaku burung dalam penangkaran belum dapat dijadikan bukti bahwa burung secara alami memberikan nama kepada sesamanya.

6. Burung Gagak

Burung gagak dikenal memiliki kemampuan kognitif dan komunikasi sosial cukup kompleks sehingga menarik untuk diteliti dalam konteks panggilan individual. Mereka mampu mengenali individu lain dan mengingat karakteristik anggota kelompoknya.

Meski demikian, sampai saat ini bukti bahwa gagak menggunakan nama dalam pengertian ilmiah masih belum sekuat bukti pada lumba-lumba. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui apakah mereka memiliki label vokal khusus bagi individu tertentu.

7. Babun

Babun hidup dalam kelompok sosial besar dan memiliki hubungan antarindividu cukup kompleks. Kondisi tersebut membuat mereka menjadi salah satu kandidat menarik dalam penelitian mengenai komunikasi individual.

Walaupun belum terdapat bukti kuat bahwa babun menggunakan nama seperti manusia, struktur sosial mereka menunjukkan adanya kebutuhan komunikasi antarindividu. Kemampuan tersebut dapat menjadi bahan penelitian lebih lanjut bagi para ahli perilaku hewan.

8. Jerapah

Jerapah juga termasuk hewan sosial memiliki pola interaksi kelompok menarik. Para ilmuwan masih mempelajari berbagai bentuk komunikasi vokal dan nonvokal pada spesies ini.

Belum ada bukti kuat bahwa jerapah memberikan nama kepada individu lain. Meski begitu, kehidupan sosial dan kemampuan berkomunikasi mereka membuat jerapah berpotensi menjadi objek penelitian dalam kajian komunikasi individual.

Pertanyaan Seputar Apakah Hewan-Hewan Saling Memanggil dengan Nama

Apakah hewan-hewan saling memanggil dengan nama seperti manusia?

Beberapa hewan diduga memiliki panggilan khusus untuk individu tertentu. Lumba-lumba menjadi salah satu contoh paling kuat, meski konsep "nama" pada hewan belum tentu sama persis seperti pada manusia.

Hewan apa yang diketahui memiliki panggilan individual?

Lumba-lumba hidung botol (Tursiops) memiliki signature whistle, yaitu siulan khas bagi setiap individu. Beberapa penelitian juga menemukan indikasi serupa pada gajah, marmoset, dan jenis burung tertentu.

Apa itu signature whistle pada lumba-lumba?

Signature whistle merupakan siulan khas yang berkembang pada individu lumba-lumba. Suara tersebut dapat membantu mengenali individu tertentu dalam kelompok sosialnya.

Apakah lumba-lumba benar-benar memanggil temannya menggunakan nama?

Bukti ilmiah menunjukkan lumba-lumba dapat meniru signature whistle milik individu lain untuk memulai kontak. Perilaku ini memiliki kemiripan fungsi dengan manusia memanggil seseorang menggunakan nama.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|