- Mengapa pensiunan usia 60 tahun disarankan untuk memiliki usaha sampingan?
- Apa saja jenis usaha kuliner rumahan yang cocok untuk pensiunan?
- Bagaimana pensiunan dapat memanfaatkan keahlian profesional mereka untuk berbisnis?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Memasuki masa pensiun seringkali dipandang sebagai waktu untuk beristirahat setelah bertahun-tahun mengabdi. Namun, bagi individu berusia 60 tahun ke atas, masa ini justru menjadi kesempatan emas untuk tetap produktif dan bersemangat.
Dengan pengalaman hidup dan keterampilan yang telah terakumulasi, pensiunan memiliki modal berharga untuk memulai berbagai usaha sampingan yang tidak hanya mengisi waktu luang tetapi juga menambah pundi-pundi penghasilan. Masa purnabakti tidak berarti berhenti berkarya, melainkan menjadi babak baru untuk mengeksplorasi minat dan potensi yang mungkin tertunda.
Memulai bisnis di usia ini memungkinkan pemanfaatan pengalaman dan kebijaksanaan yang telah didapatkan. Ada beragam pilihan usaha yang dapat disesuaikan dengan kondisi fisik, minat, dan modal yang dimiliki, sehingga pensiunan tetap aktif secara mental dan sosial.
Artikel ini akan mengulas tujuh ide usaha sampingan yang cocok untuk pensiunan usia 60 tahun, dirancang agar fleksibel, tidak terlalu berat secara fisik, dan memiliki potensi keuntungan yang menjanjikan. Dengan begitu, masa pensiun dapat dijalani lebih bermakna, produktif, dan sejahtera.
1. Usaha Kuliner Rumahan
Usaha kuliner rumahan merupakan salah satu pilihan bisnis yang stabil dan selalu diminati, sangat cocok bagi pensiunan yang gemar memasak. Jenis usaha ini dapat dikelola langsung dari rumah, sehingga tidak memerlukan mobilitas tinggi atau tenaga berat yang berlebihan. Pensiunan bisa menjual aneka kue basah, kue kering, camilan tradisional, katering skala kecil, atau bahkan lauk matang dan sayur siap santap.
Modal awal untuk memulai bisnis kuliner rumahan tergolong terjangkau, berkisar antara Rp1 juta hingga Rp5 juta, dengan memanfaatkan dapur pribadi sebagai pusat produksi. Pemasaran dapat dimulai dari lingkungan terdekat seperti tetangga, kemudian diperluas melalui media sosial atau platform daring lainnya. Keunggulan pensiunan dalam meracik masakan dengan resep turun-temurun dan sentuhan personal justru menjadi daya tarik tersendiri, terutama dengan tren comfort food yang terus berkembang di masyarakat.
Fleksibilitas waktu menjadi nilai tambah dari usaha ini, memungkinkan pensiunan untuk mengatur jadwal kerja sesuai kenyamanan tanpa perlu bekerja sepanjang hari. Hasil yang diperoleh dari usaha kuliner rumahan cukup menjanjikan, asalkan dijalankan dengan konsistensi dan menjaga kualitas rasa. Ini adalah cara yang menyenangkan untuk tetap berkarya dan berbagi kebahagiaan melalui hidangan lezat.
2. Jasa Konsultasi atau Pelatihan
Bagi pensiunan yang memiliki latar belakang profesional di bidang tertentu seperti akuntan, guru, insinyur, atau manajer, jasa konsultasi atau pelatihan adalah pilihan usaha yang sangat menjanjikan. Pengalaman dan pengetahuan yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun bekerja merupakan aset tak ternilai yang dapat dimonetisasi. Menjadi konsultan adalah cara yang elegan untuk terus berkarya sekaligus mendapatkan penghasilan tambahan.
Jasa konsultasi dapat ditawarkan secara daring melalui berbagai platform digital seperti Zoom, Google Meet, atau email, memberikan fleksibilitas tanpa harus bepergian jauh. Misalnya, pensiunan guru dapat membuka kelas les privat daring, atau pensiunan HR dapat menawarkan jasa pelatihan wawancara kerja. Model bisnis ini memungkinkan pensiunan untuk mengatur jadwal kerja mereka sendiri, sesuai dengan preferensi dan energi yang dimiliki.
Bisnis ini sangat fleksibel dan memiliki potensi penghasilan tinggi, tergantung pada keahlian dan jaringan yang dimiliki. Selain aspek finansial, menjadi konsultan atau pelatih juga memungkinkan pensiunan untuk tetap aktif secara mental, memperluas jaringan profesional, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan individu atau organisasi lain. Ini adalah bentuk pengabdian yang berkelanjutan di masa purnabakti.
3. Berkebun Tanaman Hias atau Sayuran Organik/Hidroponik
Bagi pensiunan yang memiliki kecintaan pada alam dan hobi bercocok tanam, berkebun tanaman hias atau sayuran organik/hidroponik bisa menjadi pilihan bisnis yang menyenangkan sekaligus menguntungkan. Usaha ini dapat dilakukan di halaman rumah, pekarangan, atau bahkan lahan sempit dengan mengadopsi konsep urban farming atau hidroponik. Selain menghasilkan uang, aktivitas berkebun juga terbukti dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental, serta efektif mengurangi tingkat stres.
Tanaman hias, sayuran organik, dan produk hidroponik memiliki permintaan pasar yang tinggi dan terus meningkat seiring kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat. Hasil panen dapat dijual langsung kepada tetangga, pedagang sayur lokal, atau dipasarkan secara daring melalui media sosial dan grup komunitas. Modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha ini relatif kecil, bahkan bisa dimulai dari memanfaatkan pekarangan rumah yang sudah ada.
Beberapa jenis tanaman memiliki masa panen yang cepat dan selalu dicari konsumen, sehingga perputaran modal dapat berlangsung dengan lebih efisien. Usaha ini tidak hanya memberikan penghasilan tambahan, tetapi juga menjadi kegiatan positif yang membuat pensiunan tetap aktif, terhubung dengan alam, dan menikmati hasil jerih payah mereka secara langsung.
4. Membuka Toko Kecil atau Warung Sembako
Membuka toko kecil atau warung sembako di rumah adalah pilihan bisnis yang tidak memerlukan mobilitas tinggi dan sangat cocok untuk pensiunan. Usaha ini dapat menjadi sumber penghasilan yang stabil karena menyediakan produk-produk kebutuhan sehari-hari yang selalu dicari oleh masyarakat. Produk yang dijual bisa beragam, mulai dari makanan ringan, minuman, bahan pokok, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.
Selain memberikan penghasilan tambahan, bisnis warung sembako juga berfungsi sebagai sarana interaksi sosial yang penting bagi pensiunan. Berinteraksi dengan tetangga dan anggota komunitas setiap hari dapat membantu mengurangi risiko depresi dan kesepian pada lansia. Hubungan baik dengan pelanggan juga dapat membangun loyalitas dan meningkatkan omzet penjualan.
Modal awal untuk membuka warung sembako dapat disesuaikan dengan skala usaha yang diinginkan, mulai dari skala kecil dengan estimasi modal sekitar Rp3 juta hingga Rp10 juta. Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya usaha, modal dapat ditingkatkan untuk menambah variasi produk atau memperluas jangkauan pasar. Ini adalah bisnis yang sederhana namun memiliki dampak positif ganda, baik secara finansial maupun sosial.
5. Bisnis Online (Dropship atau Reseller)
Di era digital saat ini, internet membuka peluang usaha tanpa batas, termasuk bagi pensiunan. Menjadi reseller atau dropshipper produk kebutuhan sehari-hari, pakaian, kosmetik, atau barang elektronik adalah pilihan yang sangat fleksibel dan tidak memerlukan modal besar. Keuntungan utama dari bisnis ini adalah pensiunan tidak perlu menyetok barang, cukup memasarkan produk melalui media sosial atau marketplace daring.
Model bisnis dropship atau reseller menawarkan fleksibilitas waktu dan lokasi yang tinggi, sangat cocok untuk pensiunan yang ingin tetap aktif tetapi tidak ingin terbebani dengan pekerjaan fisik yang berat. Mereka dapat mengelola bisnis ini dari mana saja dan kapan saja, sesuai dengan kenyamanan pribadi. Proses pemesanan, pembayaran, dan pengiriman barang umumnya diurus oleh pihak pemasok atau platform.
Bisnis daring ini juga menjaga pensiunan tetap aktif secara mental dengan teknologi, mendorong mereka untuk terus belajar dan beradaptasi dengan tren digital. Selain itu, peluang untuk terhubung dengan basis pelanggan yang lebih luas di seluruh Indonesia bahkan dunia, dapat memberikan kepuasan tersendiri. Ini adalah cara modern untuk tetap produktif dan berpenghasilan di masa pensiun.
6. Jasa Menjahit atau Kerajinan Tangan
Bagi pensiunan yang memiliki keterampilan menjahit, membuka jasa jahit atau permak pakaian bisa menjadi pilihan usaha yang menjanjikan dengan modal yang relatif kecil. Cukup dengan memiliki mesin jahit dan bahan tambahan dasar, mereka dapat melayani kebutuhan masyarakat sekitar. Permintaan akan jasa jahit dan permak selalu ada, mulai dari perbaikan pakaian yang rusak hingga pembuatan busana sesuai pesanan.
Selain menjahit, pensiunan yang memiliki hobi seni atau kerajinan tangan juga dapat mengubahnya menjadi bisnis yang bernilai. Mereka bisa menciptakan dan menjual berbagai karya seni, kerajinan tangan unik, atau desain kain. Contohnya, membuat rajutan, sulaman, lukisan, atau produk daur ulang yang memiliki nilai estetika dan fungsional. Usaha ini merupakan saluran kreativitas yang dapat dilakukan dari rumah.
Menjual produk kerajinan tangan juga dapat menciptakan interaksi sosial, baik dengan pelanggan maupun sesama pengrajin. Modal awal untuk jasa menjahit diperkirakan antara Rp2 juta hingga Rp7 juta, tergantung jenis mesin jahit dan kelengkapan lainnya. Bisnis ini tidak hanya memberikan penghasilan, tetapi juga kepuasan batin dari menghasilkan karya yang indah dan bermanfaat.
7. Les Privat atau Trainer
Pensiunan memiliki kekayaan berupa pengetahuan dan pengalaman yang tak ternilai, dan membagikannya melalui les privat atau menjadi trainer adalah cara yang sangat efektif untuk tetap produktif. Mereka dapat menggunakan keahlian yang dikuasai untuk mengajar mata pelajaran tertentu, memberikan pelatihan keterampilan khusus, atau menjadi mentor dalam bidang yang relevan. Contohnya, mengajar manajemen bisnis, menulis, bahasa asing, memasak, atau musik.
Pekerjaan ini tidak hanya memberikan penghasilan tambahan, tetapi juga menjaga pensiunan tetap aktif secara mental karena harus terus memperbarui pengetahuan dan metode pengajaran. Interaksi sosial dengan siswa atau peserta pelatihan juga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan psikologis. Fleksibilitas jadwal adalah salah satu daya tarik utama dari profesi ini, memungkinkan pensiunan untuk mengatur waktu mengajar sesuai keinginan.
Peluang ini sangat cocok bagi pensiunan yang memiliki pengalaman di bidang pendidikan atau keahlian spesifik yang diminati pasar. Mereka dapat menawarkan les secara tatap muka di rumah, atau melalui platform daring untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Menjadi les privat atau trainer adalah cara mulia untuk terus berkontribusi pada masyarakat sambil menikmati masa pensiun yang bermakna.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Mengapa pensiunan usia 60 tahun disarankan untuk memiliki usaha sampingan?
Usaha sampingan memungkinkan pensiunan untuk tetap produktif, menjaga semangat, memperluas relasi, dan menambah penghasilan di masa purnabakti, memanfaatkan pengalaman hidup yang telah terakumulasi.
2. Apa saja jenis usaha kuliner rumahan yang cocok untuk pensiunan?
Pensiunan dapat menjual kue basah, kue kering, camilan, katering skala kecil, atau lauk matang dan sayur siap makan, yang dapat dikelola dari rumah dengan modal awal terjangkau.
3. Bagaimana pensiunan dapat memanfaatkan keahlian profesional mereka untuk berbisnis?
Pensiunan dengan latar belakang profesional dapat menawarkan jasa konsultasi atau pelatihan secara daring, seperti les privat atau mentor, yang fleksibel dan berpotensi penghasilan tinggi.

4 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527501/original/022170700_1773205033-unnamed_-_2026-03-11T115503.556.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527439/original/044504100_1773203233-dinding_batu_berlumut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527428/original/089369700_1773202634-Menutup_Lubang_Paku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527521/original/020077000_1773205421-Rumah_Kecil_5__10_di_Desa_Punya_Kebun_Buah_dan_Sayur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526571/original/029574000_1773125626-WhatsApp_Image_2026-03-10_at_13.33.08__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527545/original/056607200_1773205907-unnamed__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527190/original/077865500_1773194086-Mengoles_resleting_jaket_dengan_lipbalm__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527406/original/091637000_1773202105-Aplikasi_Biopori_di_Halaman_Berlantai_Beton__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527360/original/037343400_1773200966-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik___3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3927931/original/017830000_1644369100-manu-schwendener-zFEY4DP4h6c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527346/original/029786800_1773200919-Dapur_tanpa_kitchen_set_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527393/original/036751200_1773201916-Model_Dapur_Minimalis_Bar_Sebagai_Solusi_Cerdas_untuk_Ruang_Terbatas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527309/original/017024900_1773200247-Mengganjal_Engsel_untuk_Memperbaiki_Kemiringan__Gemini_AI_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527359/original/099735000_1773200938-unnamed_-_2026-03-11T104635.088.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527317/original/003160000_1773200705-Kandang_Kelinci_Rumahan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527281/original/069547200_1773199051-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik___2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527338/original/066171500_1773200879-__________________________________1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5087508/original/070365200_1736408811-marc-klok_8c78192.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527286/original/027795200_1773199281-Gemini_Generated_Image_4en1tf4en1tf4en1.jpeg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452950/original/038809600_1766463357-natal8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3308345/original/083500600_1606419043-man-beige-coat-frozen-food-section-large-supermarket-opens-refrigerator-vegetables-close-up_120897-1920__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452923/original/061535600_1766463159-Gelang_serut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5138272/original/076888800_1740023227-allec-gomes-5-rU7F9bj9A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453046/original/024157300_1766466396-Kebun_Bebas_Hama_dan_Pestisida.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3293682/original/072535700_1605093228-circular-white-pills-spilling-from-glass-bottle-yellow-background_23-2147867015.jpg)