:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330041/original/093139400_1787309774-Screenshot_2026-08-21_175235.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Suasana rumah nyaman sering menjadi tujuan, saat ingin menata ruang agar terasa lebih akrab dan menenangkan. Cara menambahkan kesan hangat pada interior dapat dimulai dengan memilih elemen sederhana, mulai dari warna, material, hingga pencahayaan. Setiap detail memiliki peran dalam membangun atmosfer hunian lebih hidup, tanpa membuat area terlihat berlebihan.
Perubahan kecil pada ruangan mampu memberikan dampak besar terhadap suasana hunian. Melalui cara menambahkan kesan hangat pada interior, pemilik rumah bisa mengolah area kosong menjadi tempat lebih nyaman untuk beraktivitas maupun beristirahat. Penggunaan lampu bernuansa lembut, warna alami dan dekorasi personal memperkuat karakter ruangan.
Menciptakan interior terasa hangat tidak selalu membutuhkan renovasi besar atau tambahan furnitur berlebihan. Memahami cara menambahkan kesan hangat pada interior, membantu menentukan pilihan desain lebih efektif sesuai kebutuhan ruang. Kombinasi elemen fungsional dan estetis mampu menghasilkan rumah terasa nyaman, harmonis dan memiliki daya tarik tersendiri.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (21/8/2026).
1. Gunakan Material Alami untuk Memberikan Nuansa Hangat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330042/original/012245600_1787309775-Screenshot_2026-08-21_175150.jpg)
Perbesar
Pemanfaatan material alami menjadi salah satu langkah efektif dalam menghadirkan suasana hangat pada interior rumah. Elemen seperti kayu, rotan, bambu, batu alam, hingga linen mampu memberikan sentuhan tekstur alami yang membuat ruangan terasa lebih hidup, nyaman, dan memiliki karakter tersendiri.
Kayu menjadi salah satu material favorit dalam berbagai konsep desain interior. Tampilan serat alami, warna hangat, dan karakter unik pada setiap potongannya mampu memberikan kesan elegan tanpa membuat ruangan terlihat berlebihan. Penggunaan meja kayu, rak dinding, lantai parket, kabinet, atau panel dekoratif dapat menjadi pilihan untuk menciptakan atmosfer lebih nyaman.
Selain kayu, material rotan dan bambu juga dapat menjadi aksen menarik dalam ruangan. Kursi rotan, lampu gantung bambu, keranjang penyimpanan, atau dekorasi berbahan alami mampu menghadirkan nuansa santai yang cocok diterapkan pada rumah bergaya minimalis, tropis, maupun modern.
Agar tampilan interior tetap seimbang, gunakan material alami secara proporsional. Terlalu banyak penggunaan tekstur dapat membuat ruangan terlihat penuh dan mengurangi kesan rapi.
2. Pilih Warna Interior Bernuansa Hangat
Pemilihan warna memiliki pengaruh besar terhadap suasana sebuah ruangan. Interior dengan dominasi warna dingin seperti putih murni, abu-abu gelap, atau hitam memang terlihat modern dan elegan, tetapi dapat terasa kurang nyaman apabila tidak dipadukan dengan elemen yang memberikan keseimbangan.
Untuk menciptakan suasana lebih hangat, gunakan pilihan warna seperti:
- Beige
- Krem
- Cokelat muda
- Terracotta
- Sage green
- Broken white
- Warna pasir
Warna-warna tersebut mampu memberikan kesan alami, lembut, dan menenangkan. Tidak selalu diperlukan pengecatan ulang seluruh dinding untuk menghadirkan perubahan suasana. Tambahkan warna hangat melalui elemen dekorasi seperti sarung bantal, karpet, gorden, lukisan, selimut, atau aksesori ruangan.
Perpaduan antara warna netral dan nuansa hangat dapat menghasilkan interior modern yang tetap terasa nyaman serta memiliki tampilan lebih bersahabat.
3. Tambahkan Tekstur melalui Kain dan Dekorasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330043/original/035795400_1787309775-Screenshot_2026-08-21_175359.jpg)
Perbesar
Ruangan yang hanya dipenuhi permukaan keras seperti kaca, logam, dan beton terkadang terasa kurang memiliki karakter. Menambahkan elemen tekstil menjadi salah satu cara mudah untuk membuat interior terasa lebih lembut dan nyaman.
Beberapa pilihan tekstil yang dapat digunakan antara lain:
- Karpet berbulu lembut
- Selimut rajut
- Bantal sofa berbahan linen
- Gorden kain tebal
- Kursi berbahan beludru atau bouclé
Tekstur dari berbagai bahan tersebut mampu memberikan dimensi visual sehingga ruangan tidak terlihat datar. Bahkan tambahan sederhana seperti satu karpet berukuran besar atau beberapa bantal dekorasi dapat memberikan perubahan suasana yang cukup signifikan.
Gunakan kombinasi tekstur secara seimbang agar interior tetap terlihat harmonis. Hindari mencampurkan terlalu banyak jenis kain atau pola agar ruangan tidak terasa ramai.
4. Atur Pencahayaan agar Lebih Lembut dan Nyaman
Pencahayaan menjadi elemen penting dalam menciptakan suasana interior yang hangat. Lampu putih terang sering memberikan kesan formal dan kaku, terutama jika digunakan sebagai satu-satunya sumber cahaya dalam ruangan.
Gunakan lampu dengan suhu warna hangat sekitar 2700K hingga 3000K untuk menghasilkan atmosfer lebih nyaman. Cahaya bernuansa kekuningan mampu membuat warna furnitur, dekorasi dan material interior terlihat lebih lembut.
Selain lampu utama, tambahkan beberapa sumber pencahayaan lain seperti:
- Lampu meja
- Lampu lantai
- Lampu dinding
- Lampu dekoratif
Konsep pencahayaan berlapis atau layered lighting membantu menciptakan suasana lebih dinamis. Setiap sudut ruangan dapat memiliki karakter berbeda sesuai fungsi dan kebutuhan.
5. Hadirkan Tanaman Hias di Dalam Ruangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330044/original/051421200_1787309775-Screenshot_2026-08-21_175507.jpg)
Perbesar
Tanaman hias menjadi salah satu elemen dekorasi alami yang mampu membuat interior terasa lebih segar dan hidup. Warna hijau dari tanaman dapat memberikan keseimbangan pada ruangan yang didominasi warna netral atau material modern.
Beberapa tanaman berukuran besar seperti monstera, fiddle leaf fig, dan palem indoor dapat digunakan sebagai titik fokus ruangan. Sementara itu, tanaman berukuran kecil cocok ditempatkan pada meja kerja, rak buku, ambalan, atau meja samping sofa.
Selain mempercantik tampilan interior, tanaman hias juga membantu menghadirkan suasana lebih dekat dengan alam. Kehadiran unsur hijau membuat ruangan terasa lebih rileks dan nyaman.
Pilih pot tanaman yang sesuai dengan konsep ruangan. Pot berbahan keramik, tanah liat, atau material alami dapat memperkuat kesan hangat tanpa mengganggu tampilan keseluruhan.
6. Gunakan Furnitur dengan Bentuk yang Lebih Lembut
Bentuk furnitur dapat memengaruhi karakter sebuah ruangan. Furnitur dengan garis tajam dan sudut kaku sering memberikan kesan formal, sedangkan bentuk yang lebih lembut mampu menciptakan suasana santai dan nyaman.
Untuk menghadirkan kesan hangat, pilih furnitur seperti:
Sofa berbentuk membulatKursi dengan bantalan empukMeja bundarLampu berdesain organikFurnitur dengan bentuk melengkung memberikan kesan lebih ramah dan mengundang. Pilihan tersebut cocok diterapkan pada ruang keluarga, ruang tamu, maupun kamar tidur agar terasa lebih nyaman.
7. Tambahkan Aksesori Dekorasi yang Memiliki Nilai Personal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330045/original/063196500_1787309775-Screenshot_2026-08-21_175555.jpg)
Perbesar
Interior yang terasa hangat biasanya memiliki sentuhan pribadi dari penghuni rumah. Ruangan tidak perlu dipenuhi banyak dekorasi, cukup tambahkan beberapa benda bermakna agar hunian terasa lebih memiliki cerita.
Beberapa aksesori yang dapat digunakan antara lain:
- Foto keluarga
- Buku favorit
- Koleksi seni kecil
- Kerajinan tangan
- Barang kenangan dari perjalanan
Dekorasi personal membuat rumah terasa lebih autentik dan tidak seperti ruang pamer. Pilih benda yang benar-benar memiliki nilai agar tampilan tetap rapi dan tidak berlebihan.
8. Gunakan Aroma untuk Meningkatkan Kenyamanan Ruangan
Selain tampilan visual, aroma juga memiliki peran penting dalam membangun suasana interior. Wewangian tertentu dapat memberikan pengalaman lebih nyaman dan membuat ruangan terasa lebih menenangkan.
Beberapa pilihan aroma yang cocok digunakan dalam rumah antara lain:
- Vanila
- Kayu cendana
- Lavender
- Kayu manis
- Citrus lembut
- Gunakan lilin aromaterapi, diffuser, atau pengharum ruangan sesuai karakter area.
Pemilihan aroma sebaiknya tetap disesuaikan dengan preferensi penghuni agar kenyamanan rumah terasa lebih maksimal.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menambahkan Kesan Hangat pada Interior
Apa yang dimaksud dengan interior rumah yang memiliki kesan hangat?
Interior bernuansa hangat adalah konsep penataan ruang yang mampu menciptakan suasana nyaman, tenang, dan terasa lebih dekat bagi penghuni. Kesan tersebut biasanya muncul melalui perpaduan warna lembut, material alami, pencahayaan nyaman, serta dekorasi bertekstur.
Bagaimana cara menambahkan kesan hangat pada interior tanpa mengganti seluruh furnitur?
Kesan hangat dapat ditambahkan melalui perubahan kecil seperti mengganti sarung bantal, menambahkan karpet, menggunakan lampu bernuansa kuning lembut, memasang gorden berbahan kain, atau menghadirkan tanaman hias. Langkah sederhana ini mampu mengubah suasana ruangan tanpa renovasi besar.
Apakah warna dinding berpengaruh terhadap suasana hangat dalam ruangan?
Ya, warna dinding sangat memengaruhi karakter interior. Warna seperti beige, krem, cokelat muda, putih gading, dan terracotta dapat memberikan atmosfer lebih nyaman dibandingkan warna dingin yang terlalu dominan.
Material apa saja yang cocok untuk menciptakan interior terasa lebih hangat?
Material alami seperti kayu, rotan, bambu, batu alam, linen, dan wol sering digunakan untuk menghadirkan kesan hangat. Tekstur alami dari bahan tersebut membuat ruangan terasa lebih hidup dan tidak monoton.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

2 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9330058/original/080861400_1787311712-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_17.30.36-Thailand.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329948/original/099254600_1787305588-15487683599215513962.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329997/original/048397800_1787308431-Screenshot_2026-08-21_173055.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557713/original/016804300_1776387508-Budikdamber_Patin_dan_Genjer.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5027214/original/058451700_1732804874-My_first_game_for_Thailand__happy_to_get_my_first_goal_and_assist__Thank_you_for_all_the_support__susu____changsuek.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9330049/original/035896300_1787310362-818f4a54-8b90-4556-9c75-2dc77e0bf65d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9330014/original/007111400_1787309023-wudu_skylight_3a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329936/original/023196100_1787305259-ibu_50_an_3a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329961/original/039751400_1787306845-HL_Bee_Balm.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325239/original/023716900_1786848500-persijap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258487/original/032499700_1781348223-IMG_20260613_175101_379.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9308723/original/067808700_1785171639-20260727BS_Timnas_Indonesia_vs_Kamboja_07.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9327244/original/071472000_1787067409-IMG_2238.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4323970/original/043436100_1676377607-20230214BL_BRI_Liga_1_2022-203_Persib_Vs_PSM_38.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329895/original/064284000_1787301567-Rumput_tidak_tumbuh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329854/original/044654900_1787299533-a7d712c1-1643-4ca1-b9f5-b27241a31037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329880/original/043863400_1787301166-HL_Rak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321789/original/050130800_1786504175-KA_Sri_Lelawangsa_Medan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9327633/original/051396300_1787117162-Jogja_-_Yogyakarta_International_Airport_Rail_Link__2025__-_img_05.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329944/original/022729000_1787305484-The_Treasury_Department_North_side_20240601.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6202765/original/030351500_1779081726-Screenshot_2026-05-18_122019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495753/original/010090000_1770427969-persib_vs_malut-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559170/original/057781900_1776523941-3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5559104/original/078871100_1776515746-IMG_20260418_190438.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5270828/original/086549500_1751442535-library_upload_21_2025_01_996x664_toca-1_3b9cc58.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565651/original/096059400_1777044069-1000403344.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307862/original/009171400_1754487646-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5567666/original/075634000_1777303637-20260427AA_Persija_Jakarta_vs_Persis_Solo-13_2.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5313554/original/014193100_1755011665-GyJ5c66aEAIeZPd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4439357/original/023748200_1684915919-IMG_3716.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531415/original/071066900_1773586899-villa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582864/original/078653400_1778130434-7ad81446-6c8d-439a-b9fd-a7f4c5bd1008.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566075/original/085400200_1777111628-Putar_haluan_dan_menangkan_pertandingan__Banten_Warriors_______DUBFC__BantenWarriors__BuiltForGlor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5565481/original/085449300_1777026239-20260424BL_Latihan_Timnas_Indonesia_U-17_8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5565484/original/004691900_1777026242-20260424BL_Latihan_Timnas_Indonesia_U-17_10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406767/original/073611600_1762596719-runtukahu.jpg)