Liputan6.com, Jakarta - Menanam tanaman pangan di rumah menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus bermanfaat. Ada banyak buah dan sayuran yang berkali-kali panen dalam setahun, sehingga Anda tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menikmati hasil kebun. Tanaman seperti selada, kale, mentimun, dan tomat dapat dipanen berulang selama kondisinya sesuai.
Memilih tanaman yang mampu menghasilkan panen berkali-kali juga dapat membuat kegiatan berkebun lebih efisien. Alih-alih menanam tanaman yang hanya menghasilkan satu kali panen, Anda bisa memilih jenis yang terus membentuk daun, bunga, atau buah sepanjang musim. Perawatan dan waktu panen yang tepat menjadi kunci agar produksinya tetap optimal.
Menurut Ankit Singh, asisten profesor sekaligus pendidik hortikultura ornamental di University of Maine Extension, beberapa tanaman dapat dipanen setiap beberapa minggu. Sementara itu, Marvin Pritts, profesor hortikultura di Cornell University, menjelaskan bahwa sejumlah tanaman buah tertentu bahkan mampu menghasilkan dua periode panen dalam satu tahun. Berikut ini Liputan6.com lansir dari Martha Stewart, Rabu (26/8/2026).
1. Selada Daun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516424/original/057989600_1772289796-IMG-20260228-WA0007.jpg)
Perbesar
Selada daun termasuk sayuran yang bisa dipanen berulang. Di Indonesia, tanaman ini dapat ditanam di dataran rendah hingga tinggi, tetapi pertumbuhannya biasanya lebih baik pada daerah yang sejuk. Daun bagian luar bisa dipetik terlebih dahulu agar bagian tengah terus menghasilkan daun baru.
Cara panen: Petik daun yang sudah besar tanpa mencabut seluruh tanaman.
Kondisi ideal: Sinar matahari pagi hingga teduh sebagian dan tanah lembap dengan drainase baik.
2. Raspberry Everbearing
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4229793/original/072439900_1668672988-fruit-2665615_1280.jpg)
Perbesar
Raspberry bukan tanaman yang paling mudah dibudidayakan di Indonesia karena membutuhkan kondisi yang lebih sejuk dibandingkan tanaman tropis pada umumnya. Tanaman ini lebih cocok dicoba di dataran tinggi dengan suhu relatif sejuk dan perawatan yang disesuaikan dengan varietas.
Beberapa varietas everbearing dapat menghasilkan buah lebih dari satu kali dalam setahun. Namun, hasilnya sangat bergantung pada varietas, suhu, dan kondisi lingkungan.
Cara panen: Petik buah yang sudah matang dan lakukan pemangkasan sesuai karakter varietas.
Kondisi ideal: Dataran tinggi, sinar matahari cukup, dan tanah dengan drainase baik.
3. Kale
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265445/original/093322500_1782111861-pexels-santaclarastudio-12363203.jpg)
Perbesar
Kale cukup potensial ditanam di Indonesia, terutama di daerah dataran tinggi atau lokasi dengan suhu lebih sejuk. Tanaman ini dapat dipanen berkali-kali dengan mengambil daun bagian luar dan membiarkan daun muda di tengah tetap tumbuh.
Dalam kondisi yang sesuai, daun kale dapat dipanen secara bertahap sehingga satu tanaman tidak harus langsung dicabut setelah panen pertama.
Cara panen: Petik daun bagian luar yang sudah cukup besar.
Kondisi ideal: Suhu sejuk, sinar matahari cukup, tanah subur, dan tidak tergenang air.
4. Buncis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540346/original/030197200_1774710860-IMG-20260328-WA0025.jpg)
Perbesar
Buncis menjadi salah satu pilihan yang lebih cocok untuk dibudidayakan di Indonesia. Tanaman ini dapat menghasilkan polong berkali-kali selama masa produksinya. Pemetikan secara rutin justru dapat membantu tanaman terus menghasilkan polong baru.
Buncis dapat ditanam di berbagai wilayah Indonesia, dengan pilihan varietas yang disesuaikan dengan kondisi dataran rendah atau dataran tinggi.
Cara panen: Petik polong ketika masih muda dan belum terlalu besar.
Kondisi ideal: Sinar matahari cukup, tanah subur, dan drainase baik.
5. Stroberi Day-Neutral
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3300051/original/052962300_1605701359-fresh-strawberries-wooden-table_1150-8055.jpg)
Perbesar
Stroberi lebih cocok dibudidayakan di dataran tinggi Indonesia yang memiliki suhu lebih sejuk. Beberapa daerah seperti kawasan pegunungan memiliki kondisi yang lebih sesuai untuk pertumbuhan stroberi dibandingkan dataran rendah yang panas.
Varietas tertentu dapat menghasilkan buah secara bertahap sehingga memungkinkan panen lebih dari sekali. Namun, frekuensi dan jumlah panen sangat dipengaruhi varietas, ketinggian tempat, suhu, serta perawatan.
Cara panen: Petik buah yang sudah matang secara bertahap.
Kondisi ideal: Dataran tinggi, suhu sejuk, sinar matahari cukup, dan media tanam tidak tergenang.
6. Mentimun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5518560/original/004320900_1772512184-timun.jpg)
Perbesar
Mentimun merupakan salah satu pilihan terbaik untuk dimasukkan dalam artikel karena relatif mudah ditanam di Indonesia. Tanaman ini dapat menghasilkan banyak buah selama kondisi pertumbuhan mendukung.
Pemanenan secara rutin penting dilakukan. Jangan membiarkan terlalu banyak mentimun berukuran besar tetap berada di tanaman karena pemetikan teratur dapat membantu mempertahankan produktivitas.
Cara panen: Petik buah ketika ukurannya sudah sesuai kebutuhan, tetapi masih muda dan segar.
Kondisi ideal: Sinar matahari cukup, air mencukupi, dan tanah memiliki drainase baik.
7. Blackberry Everbearing
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5162699/original/054418300_1741928971-Blackberry.jpg)
Perbesar
Blackberry memiliki tantangan yang mirip dengan raspberry karena bukan tanaman yang secara alami paling sesuai dengan iklim tropis Indonesia. Jika ingin membudidayakannya, pilih varietas yang lebih toleran terhadap kondisi hangat dan pertimbangkan lokasi dataran tinggi atau lingkungan yang lebih sejuk.
Varietas tertentu dapat menghasilkan buah lebih dari satu kali dalam setahun, tetapi keberhasilannya sangat dipengaruhi varietas dan kondisi tempat tumbuh.
Cara panen: Petik buah yang sudah matang secara bertahap.
Kondisi ideal: Lokasi sejuk, sinar matahari cukup, dan tanah berdrainase baik.
8. Zucchini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4510226/original/033504000_1689949991-pexels-ellie-burgin-3375263.jpg)
Perbesar
Zucchini dapat menjadi pilihan menarik untuk kebun di Indonesia, terutama jika ditanam di lokasi dengan kondisi yang sesuai. Tanaman ini terkenal produktif dan dapat menghasilkan banyak buah dalam satu periode pertumbuhan.
Pemanenan sebaiknya dilakukan ketika buah masih muda. Jika terlalu lama dibiarkan, buah akan membesar dan teksturnya menjadi lebih keras.
Cara panen: Petik zucchini saat ukurannya masih muda dan teksturnya lembut.
Kondisi ideal: Sinar matahari cukup, tanah subur, dan penyiraman teratur tanpa membuat tanah tergenang.
9. Tomat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2742658/original/022317200_1551690396-tomatoes-1561565_1920.jpg)
Perbesar
Tomat merupakan salah satu tanaman yang paling relevan untuk pembaca Indonesia. Dengan memilih varietas yang sesuai dan memberikan perawatan yang baik, tanaman tomat dapat menghasilkan buah secara bertahap selama masa produktifnya.
Varietas indeterminate cenderung terus tumbuh dan menghasilkan buah selama kondisi lingkungan mendukung. Pemanenan rutin, penyiraman yang konsisten, pemberian nutrisi, serta pengawasan terhadap hama dan penyakit dapat membantu menjaga produksi.
Cara panen: Petik buah yang sudah matang atau hampir matang sesuai kebutuhan.
Kondisi ideal: Sinar matahari cukup, tanah subur, drainase baik, dan tanaman diberi penyangga.
Tips Agar Tanaman Bisa Dipanen Berkali-kali
Tanaman yang dapat dipanen berkali-kali tetap membutuhkan perawatan yang tepat. Salah satu hal penting adalah melakukan pemanenan secara rutin. Pada beberapa tanaman seperti buncis, mentimun, zucchini, dan tomat, buah yang terlalu lama dibiarkan dapat memengaruhi produksi berikutnya.
Teknik memanen juga perlu diperhatikan. Pada selada dan kale, misalnya, sebaiknya daun bagian luar dipetik terlebih dahulu dan daun muda di bagian tengah dibiarkan. Cara ini membuat tanaman memiliki kesempatan untuk terus menghasilkan pertumbuhan baru.
Selain panen, kondisi tanah, penyiraman, paparan sinar matahari, serta pengendalian hama juga berpengaruh. Tanah yang kaya bahan organik dan memiliki drainase baik menjadi salah satu kebutuhan yang umum bagi sebagian besar tanaman dalam daftar ini.
Pilih Tanaman Sesuai Kondisi Kebun
Tidak semua tanaman cocok ditanam di setiap lokasi. Zona tumbuh, intensitas cahaya, luas lahan, dan kondisi tanah perlu dipertimbangkan sebelum memilih tanaman. Mentimun dan zucchini, misalnya, membutuhkan ruang yang cukup untuk berkembang, sedangkan selada dan kale lebih mudah ditanam pada area terbatas.
Jika menginginkan buah, raspberry, stroberi, blackberry, dan tomat dapat menjadi pilihan. Sementara itu, bagi yang membutuhkan sayuran untuk dipanen lebih sering, selada, kale, buncis, mentimun, dan zucchini dapat dipertimbangkan.
Dengan memilih tanaman yang tepat dan menerapkan teknik panen yang sesuai, satu area kebun dapat memberikan hasil berkali-kali sepanjang musim. Selain membuat kegiatan berkebun lebih produktif, cara ini juga memungkinkan Anda menikmati bahan makanan segar dari kebun sendiri secara lebih rutin.
Pertanyaan Seputar Buah dan Sayuran yang Panen Berulang dalam Setahun
Apa saja buah dan sayuran yang bisa dipanen berkali-kali?
Beberapa di antaranya adalah selada, kale, buncis, mentimun, zucchini, tomat, stroberi, raspberry, dan blackberry.
Tanaman apa yang paling sering menghasilkan panen berulang?
Buncis, mentimun, zucchini, dan tomat dikenal produktif serta dapat dipanen berkali-kali selama musim tanam dengan perawatan yang tepat.
Bagaimana cara membuat tanaman terus menghasilkan?
Lakukan pemanenan secara rutin, berikan air dan nutrisi yang cukup, pastikan tanah memiliki drainase baik, serta lakukan pemangkasan bila diperlukan.
Apakah stroberi bisa dipanen lebih dari sekali dalam setahun?
Ya. Stroberi jenis day-neutral dapat menghasilkan buah secara berkelanjutan selama musim panas hingga musim gugur dan berpotensi kembali berbuah pada musim semi berikutnya jika dirawat dengan baik.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

4 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332963/original/050260600_1787725598-1280px-Siliwangi_in_Lampegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5020102/original/083741400_1732507182-Depositphotos_250796396_S.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339711/original/040465300_1757090756-STASIUN.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332870/original/000349200_1787721117-sam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332811/original/095774200_1787719675-1b9238ee-f34a-4b67-a41e-060bdf85d2ca.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556097/original/001048500_1776231675-kangkung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305925/original/025857800_1784808592-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332726/original/061152700_1787716967-03fd7059-8618-44c3-98b8-0f33a1ea9272.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4589360/original/016391200_1695725396-pexels-keira-burton-6147143.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332531/original/024083800_1787709994-Gemini_Generated_Image_v5vdzav5vdzav5vd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332598/original/062696800_1787712295-HL_Buah_Kering.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4093948/original/057743600_1658234253-Ilustrasi_-_Klub_Jawa_Timur_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332522/original/045591300_1787708942-IMG-20260806-WA0010.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332648/original/063727200_1787713937-1937efae-8e4b-4911-97f7-ae385eb6bb3b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9332417/original/040775300_1787669502-ChatGPT_Image_Aug_13__2026__03_25_51_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332504/original/014967200_1787708687-Gemini_Generated_Image_ity7bxity7bxity7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9332416/original/086585600_1787669413-ChatGPT_Image_Aug_13__2026__03_12_47_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329592/original/001738000_1787285445-fD0Ev3i0rYThCvzszOGmiMb3ni0KjvpRtnvIf84o.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9306586/original/086642000_1784884537-0a76076a-80fd-42e9-bf31-f1ca9c6eb08e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332412/original/049629500_1787668847-1000131388.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6202765/original/030351500_1779081726-Screenshot_2026-05-18_122019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495753/original/010090000_1770427969-persib_vs_malut-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559170/original/057781900_1776523941-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307862/original/009171400_1754487646-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531415/original/071066900_1773586899-villa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4439357/original/023748200_1684915919-IMG_3716.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482712/original/018563100_1769240916-klok_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406767/original/073611600_1762596719-runtukahu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582864/original/078653400_1778130434-7ad81446-6c8d-439a-b9fd-a7f4c5bd1008.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569530/original/005470400_1777445507-Ternak_Ayam_Petelur_Skala_Rumahan.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5664204/original/074297000_1778334438-20260509_PSS_Sleman_vs_Garudayaksa-03.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570763/original/015593800_1777540240-Cover___Lead__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5313542/original/006368300_1755009869-ChatGPT_Image_Aug_12__2025__09_37_15_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574133/original/061152700_1777963929-Gemini_Generated_Image_kegwc5kegwc5kegw.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312034/original/057920500_1754902026-Persija_Jakarta_vs_Persita_Tangerang-36.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5296281/original/085419800_1753547299-20250726AA_Persija_Jakarta_VSArema_FC-1.jpg)