Liputan6.com, Jakarta - Pemberdayaan ekonomi perempuan di pedesaan melalui usaha ternak menjadi strategi penting, terutama dengan hadirnya berbagai ide jualan ternak untuk ibu-ibu komunitas desa yang mudah dijalankan. Inisiatif ini membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memungkinkan perempuan tetap menjalankan peran domestik.
Berbagai program ternak kini dirancang untuk lahan sempit, seperti budikdamber dan ternak puyuh, sehingga tetap bisa dijalankan di pekarangan rumah. Dengan modal relatif kecil, usaha ini menawarkan fleksibilitas waktu dan peluang keuntungan yang stabil karena permintaan pasar yang tinggi.
Artikel Liputan6.com ini akan mengulas beragam ide ternak yang menguntungkan bagi ibu-ibu desa, mulai dari ayam petelur hingga ikan hias, serta faktor penting yang menentukan keberhasilannya, Selasa (28/4/2026).
1. Ayam Petelur Skala Rumahan
Usaha ini menjanjikan pendapatan rutin karena telur dapat dipanen setiap hari, dengan pasar yang stabil baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun warung sekitar. Perawatan ayam petelur relatif mudah, dapat dilakukan di lahan sempit menggunakan kandang baterai atau bertingkat, dan modal awal tergolong kecil untuk skala mikro, sekitar 5-10 ekor ayam.
2. Burung Puyuh Petelur
Puyuh dikenal cepat menghasilkan telur, yang dapat dipanen setiap hari dengan permintaan pasar cukup tinggi. Ukuran kandang yang kecil membuatnya cocok untuk lahan sempit, dan puyuh mulai bertelur dalam waktu singkat, sekitar 38–45 hari. Modal awal untuk ternak puyuh bisa dimulai dari sekitar Rp300 ribu, dan kotorannya pun dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik, menambah nilai ekonomi.
3. Budidaya Maggot BSF (Black Soldier Fly Larvae)
Budidaya Maggot BSF (Black Soldier Fly Larvae) menawarkan solusi ramah lingkungan dan ekonomis. Maggot BSF mampu mengurai limbah organik rumah tangga menjadi pakan ternak bernutrisi tinggi untuk ikan atau ayam, menekan biaya produksi. Maggot kering memiliki nilai jual tinggi (minimal Rp55.000/kg), dan kotorannya menjadi pupuk organik berkualitas. Peluang pasar maggot BSF cukup luas, bahkan dapat dipasarkan secara daring.
4. Ternak Kelinci
Untuk penggemukan, Ternak Kelinci adalah pilihan yang mudah dipelihara dan cepat berkembang biak. Pakan kelinci sederhana, seperti rumput dan sisa sayuran, serta tidak membutuhkan tenaga besar atau menimbulkan kebisingan, sangat cocok untuk ibu-ibu desa. Kelinci memiliki pasar sebagai hewan peliharaan dan dagingnya yang lezat dihargai cukup tinggi.
5. Ternak Lele
Ternak Lele merupakan salah satu budidaya ikan tawar yang paling mudah dan cepat panen. Lele dapat dibudidayakan di lahan sempit seperti halaman belakang, teras, atau balkon menggunakan kolam terpal, bak, tong, atau ember, dengan perawatan relatif mudah dan modal awal terjangkau sekitar Rp300.000–Rp500.000. Permintaan pasar lele cenderung stabil dan tinggi, didukung kemampuan hidupnya yang luar biasa dan pakan yang tidak sulit karena sifat omnivora.
6. Penggemukan Kambing/Domba Berbasis Limbah
Selanjutnya, Penggemukan Kambing/Domba Berbasis Limbah memungkinkan pemanfaatan potensi lokal untuk menekan biaya produksi. Dengan memanfaatkan limbah pertanian sebagai pakan fermentasi, bobot kambing dapat meningkat signifikan dalam 4–6 bulan, meningkatkan pendapatan warga hingga 20–35%.
Permintaan pasar terbilang tinggi, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha, dan waktu pemeliharaan relatif singkat. Usaha ini juga dapat dimulai di lahan kecil di samping rumah dan cocok dijalankan secara berkelompok.
7. Ternak Jangkrik
Ternak Jangkrik juga menjadi ide usaha yang menjanjikan. Jangkrik dapat dibudidayakan di lahan sempit menggunakan kotak atau kandang sederhana, dengan modal sedikit dan risiko kegagalan rendah. Siklus hidupnya cepat, menghasilkan panen dalam waktu singkat, dan permintaan pasar stabil sebagai pakan burung, ikan, belut, serta reptil. Jangkrik juga dapat diolah menjadi tepung, bahan campuran kosmetik, atau obat.
8. Ternak Bebek Petelur
Bagi yang tertarik dengan unggas air, Ternak Bebek Petelur adalah pilihan menarik. Telur bebek memiliki penggemar tersendiri dan sering diolah menjadi telur asin, martabak, atau kue tradisional. Bebek termasuk unggas tangguh yang tidak mudah terjangkit penyakit, serta dapat diumbar ke sawah untuk mencari makanan sendiri, mengurangi biaya pakan. Jenis bebek petelur seperti Mojosari, Alabio, dan Tegal dikenal produktif.
9. Ternak Ikan Hias (Cupang, Molly, Guppy)
Terakhir, Ternak Ikan Hias (Cupang, Molly, Guppy) menawarkan potensi keuntungan besar dengan modal relatif kecil, bahkan bisa dimulai dari sekitar Rp1 juta. Ikan hias kecil tidak memerlukan banyak tempat dan perawatan khusus. Ikan Molly, misalnya, mudah dibudidayakan dan berkembang biak sangat cepat, dengan anakan siap jual setiap 1-2 bulan, memberikan potensi pendapatan rutin.
Faktor Kunci Keberhasilan dan Dukungan Pemberdayaan Ternak Desa
Keberhasilan usaha ternak ini sangat bergantung pada:
1. Pelatihan dan Pendampingan yang memadai. Ibu-ibu perlu dibekali keterampilan di bidang peternakan, meliputi teknik pemeliharaan, manajemen pakan, kesehatan ternak, hingga pengolahan dan pemasaran produk. Dukungan dari lembaga pendidikan mampu meningkatkan kapasitas kelompok ibu-ibu desa dalam mengelola usaha ternak secara modern dan efisien.
2. Kerja Sama Kelompok juga memegang peranan penting. Program ternak untuk kelompok ibu-ibu desa, seperti PKK dan Kelompok Wanita Tani (KWT), terbukti mampu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
3. Pemanfaatan Potensi Lokal menjadi kunci untuk menekan biaya produksi dan mengoptimalkan hasil. Pendekatan berbasis potensi lokal, seperti penggunaan limbah pertanian sebagai pakan fermentasi, dapat secara signifikan mengurangi pengeluaran. Akses modal awal untuk usaha ternak bisa dimulai dari jumlah yang tidak terlalu besar, bahkan bisa lebih kecil jika memanfaatkan sistem bagi hasil atau bantuan dana desa, serta barang bekas.
4. Strategi Pemasaran yang efektif juga krusial. Membangun jaringan dan pasar yang luas, termasuk memanfaatkan media sosial untuk promosi produk, akan membantu menjangkau konsumen lebih banyak. Memastikan kualitas produk menjadi kunci utama kesuksesan usaha peternakan.
5. Inovasi Berkelanjutan, seperti mengembangkan produk baru (misalnya telur organik atau ayam kampung unggulan), dapat meningkatkan daya saing dan membuka peluang pasar yang lebih luas.
FAQ
Mengapa usaha ternak cocok untuk ibu-ibu komunitas desa?
Lingkungan pedesaan menyediakan lahan, bahan bangunan, dan pakan yang mudah didapat, serta banyak program ternak dirancang untuk lahan sempit, memungkinkan ibu-ibu berkontribusi pada pendapatan tanpa meninggalkan peran domestik mereka.
Apa saja ide usaha ternak skala kecil yang menjanjikan untuk ibu-ibu desa?
Beberapa ide meliputi ayam petelur, burung puyuh petelur, budidaya maggot BSF, ternak kelinci, ternak lele, penggemukan kambing/domba, ternak jangkrik, ternak bebek petelur, dan ternak ikan hias.
Bagaimana cara memulai usaha ternak dengan modal kecil di desa?
Modal awal bisa dimulai dari kecil, tergantung jenis ternak, dan dapat lebih ditekan dengan sistem bagi hasil, bantuan dana desa, atau memanfaatkan barang bekas.
Faktor apa yang mendukung keberhasilan usaha ternak bagi ibu-ibu desa?
Faktor kunci meliputi pelatihan dan pendampingan, kerja sama kelompok, pemanfaatan potensi lokal, akses modal, strategi pemasaran yang efektif, dan inovasi produk.

2 hours ago
2
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568665/original/019688800_1777367974-mushola_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568483/original/013944600_1777360870-1777360797.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568422/original/007267700_1777358352-Kebun_Hidroponik_Komunitas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568580/original/098008400_1777363165-Model_Baju_Lurik_Ikat_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4407778/original/004631900_1682572500-6947619.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567967/original/028360700_1777346694-Rumah_Kecil_di_Desa_Tapi_Terasa_Adem_dan_Nyaman_yang_Bikin_Betah_Model_Dapur_Terbuka_ke_Halaman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3211959/original/094472000_1597727288-wastafel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3333668/original/068393300_1608952890-20201226-FOTO-Tugu-Pal-Putih-Yogyakarta-Kian-Apik-Tanpa-Gangguan-Kabel-Melintang-TEBE-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5174043/original/063583900_1742895657-pexels-nurseryart-367273.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568282/original/065165800_1777353777-Jenis_Pohon_Buah_yang_Cocok_Ditanam_di_Tanah_Berpasir.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568543/original/053601800_1777362207-photo_6302915063400042147_y.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4405859/original/073630400_1682409407-8629412.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568136/original/006440500_1777350275-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568102/original/049445400_1777349804-75890363-d485-46d2-94c7-33aeafff3878.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568228/original/009524400_1777352621-HL_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567538/original/029532500_1777286309-IMG_20260427_115251.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339691/original/038765000_1757083627-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-19.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3645985/original/034696200_1638003440-IMG-20211127-WA0016.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568173/original/046636600_1777350999-Ide_Usaha_di_Desa_Modal_Sepeda_Motor.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5205703/original/076674300_1746101655-20250501-DEmo_Buruh_Surabaya-AFP_2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469055/original/011269000_1768048972-cesar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482519/original/004242000_1769226806-pelaku_usaha_UMKM_Bantul_Rifqi_Rozanah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454293/original/050430700_1766556442-1000101929.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383986/original/067984300_1760708009-Saddil-Ramdani.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461719/original/099491300_1767433319-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5462350/original/069630300_1767550955-20260104_222549.jpg)