Liputan6.com, Jakarta - Ide ternak di ember tidak boros air dan hemat pakan kini semakin diminati masyarakat, terutama mereka yang tinggal di area perkotaan maupun desa dengan lahan terbatas. Metode ternak menggunakan ember dianggap lebih praktis karena tidak membutuhkan kolam besar serta biaya operasional yang tinggi. Selain hemat tempat, sistem ini juga dinilai ramah lingkungan dan mudah dijalankan pemula.
Dengan pemilihan jenis ternak yang tepat dan penerapan teknik yang efisien, Anda dapat menciptakan sistem budidaya yang produktif, hemat air, dan hemat pakan, bahkan di pekarangan rumah yang sempit. Selain untuk konsumsi pribadi, hasil ternak juga berpotensi dijual untuk menambah penghasilan keluarga. Artikel ini akan memaparkan ide ternak di embet tidak boros dan hemat untuk inspirasi Anda, sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (29/5/2026).
1. Budidaya Ikan Lele dan Kangkung dalam Ember
Budikdamber, singkatan dari Budidaya Ikan dalam Ember, adalah metode inovatif yang menggabungkan budidaya ikan lele dengan penanaman kangkung di atasnya. Sistem ini sangat efisien karena air limbah dari ikan lele dimanfaatkan sebagai nutrisi alami bagi tanaman kangkung, sementara tanaman kangkung membantu menyaring dan membersihkan air untuk ikan.
Budidaya ikan lele dalam ember, yang populer dengan sebutan Budikdamber, menghadirkan solusi praktis dan efisien bagi siapa pun yang ingin beternak di lahan terbatas, terutama di perkotaan. Keunggulan Budikdamber terletak pada hemat air, perawatan yang sederhana, dan minim penggunaan bahan kimia tambahan.
Sistem ini sangat ramah lingkungan karena hemat air, tanpa pupuk kimia, dan memungkinkan Anda untuk memanen ikan serta sayuran secara bersamaan. Penggunaan ember sebagai media budidaya menjadi pilihan praktis bagi masyarakat yang tidak memiliki kolam permanen ataupun lahan luas untuk ternak ikan.
2. Budidaya Belut dalam Ember
Belut dikenal sebagai hewan air yang tangguh dan dapat hidup dalam kondisi air yang terbatas, menjadikannya kandidat ideal untuk budidaya di ember. Budidaya belut dalam ember bisa menjadi pilihan menarik untuk usaha di lahan terbatas.
Pengelolaan media tanam yang tepat dapat mengurangi frekuensi penggantian air secara signifikan. Meski dalam habitat aslinya berada di tempat berlumpur, cara budidaya belut tidak harus menggunakan media lumpur, namun juga bisa menggunakan air bersih di kolam biasa. Pemanfaatan ember untuk budidaya belut ini menunjukkan bagaimana ide ternak di ember tidak boros air dan hemat pakan dapat diterapkan pada berbagai jenis hewan air.
3. Budidaya Udang Hias dalam Ember
Udang hias dapat dibudidayakan di ember kecil dengan aerator sederhana. Budidaya udang hias sangat cocok dijalankan di area perkotaan maupun pedesaan karena tidak membutuhkan tempat besar dan nyaris tanpa bau.
Perawatannya relatif mudah, tidak membutuhkan tempat besar, dan pakan bisa berupa pelet kecil, lumut alami, atau sayuran rebus. Ember kecil dengan aerator sederhana sudah cukup untuk memulai usaha ini. Ini menjadikannya hemat pakan dan hemat air, serta salah satu ide ternak di ember tidak boros air dan hemat pakan yang menarik untuk hobi atau usaha.
4. Budidaya Ikan Nila dalam Ember
Ikan nila merupakan pilihan lain yang cocok untuk dibudidayakan dalam ember karena ketahanannya dan pertumbuhannya yang relatif cepat. Memelihara ikan nila di ember memanfaatkan ember sebagai media dalam budidaya ikan nila.
Sama seperti lele, budidaya nila dalam ember juga dapat diintegrasikan dengan sistem aquaponik untuk efisiensi air dan pakan. Ikan nila memiliki waktu pertumbuhan yang relatif singkat, memungkinkan petani memperoleh panen lebih cepat dibandingkan budidaya tradisional.
5. Budidaya Kutu Air dalam Ember
Kutu air (Daphnia atau Moina) adalah pakan alami yang sangat baik untuk burayak ikan dan udang. Kutu air dikenal sebagai pakan alami yang sangat baik untuk burayak ikan dan udang.
Budidaya kutu air dalam ember sangat mudah, cepat berkembang biak, dan hanya membutuhkan sedikit air. Pakan untuk kutu air bisa berupa fermentasi sayuran busuk atau kotoran ayam. Bagi Anda yang tertarik untuk membudidayakan kutu air, terdapat tips ternak kutu air di ember yang bisa dijadikan pakan untuk ikan hias.
6. Budidaya Keong Air (Tutut) dalam Ember
Keong air atau tutut mudah dibudidayakan dalam ember karena tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan. Keong air atau tutut termasuk hewan yang mudah dibudidayakan dalam ember karena tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan.
Hewan ini dapat diberi pakan sederhana seperti daun-daunan atau sisa sayuran, sehingga sangat hemat pakan. Budidaya tutut cocok dilakukan di desa maupun kota karena hanya membutuhkan ember, air, dan pakan sederhana seperti daun-daunan atau sisa sayuran. Perkembangbiakannya cepat dan tidak menimbulkan bau menyengat, menjadikannya pilihan yang efisien untuk ide ternak di ember tidak boros air dan hemat pakan.
6. Ternak Ikan Patin dalam Ember
Ikan patin menjadi salah satu jenis ikan air tawar yang cukup potensial dibudidayakan dalam ember. Pertumbuhan ikan ini relatif cepat jika mendapatkan pakan dan kualitas air yang baik.
Keunggulan utama ikan patin adalah konsumsi pakannya yang lebih efisien dibanding beberapa jenis ikan lain. Hal tersebut tentu membantu menghemat biaya produksi harian.
Budidaya patin dalam ember juga cocok diterapkan di rumah karena tidak membutuhkan kolam besar. Dengan pengelolaan sederhana, ikan patin sudah bisa dipanen dalam beberapa bulan.
Permintaan ikan patin terus meningkat karena banyak digunakan sebagai bahan masakan rumah tangga maupun usaha kuliner. Kondisi ini membuat peluang usaha budidaya patin cukup menjanjikan.
7. Ternak Ikan Mujair
Ikan mujair terkenal mudah berkembang biak dan tahan terhadap perubahan lingkungan. Karena itu, ikan ini cocok dipelihara dalam ember dengan sistem sederhana.
Budidaya mujair tidak membutuhkan banyak air dan cukup mudah dirawat oleh pemula. Penggantian air bisa dilakukan secara berkala tanpa harus terlalu sering.
Dari sisi ekonomi, ikan mujair memiliki harga jual yang cukup stabil di pasaran. Permintaan konsumen juga terus ada karena ikan ini banyak dikonsumsi masyarakat.
Selain hemat pakan, mujair juga dapat tumbuh dengan baik menggunakan kombinasi pakan alami dan pelet. Hal tersebut membantu peternak menekan biaya operasional.
8. Budidaya Lobster Air Tawar
Lobster air tawar menjadi peluang usaha menarik karena harga jualnya cukup mahal. Budidaya dalam ember dinilai praktis untuk skala kecil maupun pemula.
Hewan ini tidak membutuhkan kolam luas sehingga cocok dipelihara di area rumah yang terbatas. Ember besar juga bisa menjadi media budidaya lobster. Melansir dari Youtube Lobster Balap Depok pada Jumat (29/5/2026), satu ember besar bisa diisi 5 indukan lobster, wedangkan kalau bibit lobster, bisa diisi sekitar 20-25 ekor lobster air tawar.
Penggunaan air pada budidaya lobster juga relatif hemat selama kualitas air dijaga dengan baik. Sistem filtrasi sederhana bisa membantu menjaga kondisi air tetap stabil.
Selain itu, permintaan pasar terhadap lobster air tawar cukup menjanjikan. Banyak pecinta seafood yang mencari lobster untuk kebutuhan konsumsi maupun usaha kuliner.
9. Ternak Ikan Cupang
Ikan cupang menjadi salah satu ternak ember paling mudah dijalankan. Modal yang dibutuhkan relatif kecil dan tidak membutuhkan tempat luas.
Ikan ini terkenal tahan hidup dalam air minim oksigen sehingga penggunaan air menjadi lebih hemat. Bahkan, cupang bisa dipelihara dalam wadah kecil secara terpisah.
Pasar ikan cupang masih cukup besar karena banyak diminati pecinta ikan hias. Variasi warna dan bentuk sirip membuat harga jual beberapa jenis cupang cukup tinggi.
Perawatan ikan cupang juga tidak rumit. Peternak hanya perlu menjaga kebersihan air dan memberikan pakan rutin agar ikan tetap sehat.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ide Ternak di Ember Tidak Boros Air dan Hemat Pakan
1. Apa keuntungan utama dari ide ternak di ember?
Keuntungan utamanya adalah efisiensi penggunaan lahan, penghematan air dan pakan, serta kemudahan dalam pengelolaan, cocok untuk urban farming dan pemula.
2. Bagaimana Budikdamber dapat menghemat air dan pakan?
Budikdamber menghemat air melalui sistem resirkulasi di mana air limbah ikan menjadi pupuk bagi tanaman, dan tanaman membersihkan air untuk ikan, sehingga mengurangi kebutuhan penggantian air dan pupuk kimia.
3. Jenis pakan apa yang umumnya digunakan untuk budidaya maggot BSF dalam ember?
Maggot BSF sangat efisien dalam mengonsumsi limbah organik seperti sisa makanan, buah, dan sayuran, menjadikannya solusi hemat pakan dan pengelola limbah.
4. Selain ikan, hewan apa saja yang bisa diternakkan di ember dengan efisien?
Selain ikan, cacing tanah, maggot BSF, kutu air, cacing sutra, jangkrik, udang hias, dan keong air (tutut) juga dapat diternakkan di ember dengan efisiensi air dan pakan yang baik.

9 hours ago
18
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7341567/original/038637800_1780124594-Ternak_Burung_Puyuh_dan_Cabai_Rawit_dalam_Satu_Lahan_Kecil_yang_Menguntungkan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7323336/original/058378900_1780108347-12606605995618568711.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7006552/original/005422200_1779778076-memberi_makan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7325052/original/025633600_1780110097-10264735109468862882.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4611754/original/081216400_1697423731-woman-carrying-cardboard-box-side-view.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7331004/original/057311300_1780115633-ATK_BOLA_HSS_ROOKIE_FIGHT_GENERAL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4938984/original/013185000_1725711570-20240907BL_Shopee_Cup_2024_1.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7327403/original/093712900_1780112383-20260530_103145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3038644/original/026951000_1580553135-Persik_Kediri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7325082/original/012108900_1780110110-Model_Dapur_Mini_Minimalis_untuk_Rumah_Kecil_yang_Nyaman_Dipakai_Orang_Tua_Lansia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7325619/original/085805000_1780110721-20260530_094442.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5663977/original/046495500_1778332453-20260509_PSS_Sleman_vs_Garudayaksa-14.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7325196/original/034201300_1780110178-Tampak_Depan_Rumah_Kampung_Minimalis_yang_Bikin_Hunian_Terlihat_Lebih_Mewah_5.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6718602/original/081755600_1779534644-BL1_1011.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7081273/original/056441800_1779861808-Gemini_Generated_Image_2fvdf42fvdf42fvd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7323478/original/004522100_1780108421-Usaha_yang_Tidak_Pernah_Sepi_Jasa_Air_Galon_Isi_Ulang.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415669/original/068171900_1763387828-1000245410.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4284006/original/032815200_1673012203-11_20230106BL_Semifinal_Piala_AFF_2022_Timnas_Indonesia_Vs_Timnas_Vietnam-125.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555681/original/096709400_1776178844-1000313605.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490835/original/086889800_1770026577-1000761221.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495693/original/051356400_1770394579-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_10.19.48_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311585/original/019819800_1754888475-SnapInsta.to_529962176_18519690463037072_163690177429814441_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5290596/original/029365500_1753150307-unnamed__88_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3011684/original/055052300_1578027268-jason-briscoe-Eu4_4e8_ltE-unsplash.jpg)