Liputan6.com, Jakarta - Memasuki tahun 2026, dunia perhiasan mengalami revolusi desain yang menggabungkan nilai estetika klasik dengan teknologi manufaktur modern yang presisi. Penggunaan material berkelanjutan dan desain yang mencerminkan identitas personal menjadi tolok ukur utama bagi para pecinta perhiasan mewah di seluruh dunia.
Artikel ini akan membedah secara mendalam berbagai pilihan desain yang tidak hanya mempercantik penampilan, tetapi juga memiliki nilai investasi tinggi di masa depan. Kombinasi antara warna hangat logam mulia dan kilau abadi batu permata menciptakan harmoni yang sempurna pada setiap jemari pemakainya.
Memahami tren terbaru sangatlah penting agar Anda tidak salah memilih koleksi, terutama untuk momen sakral seperti pertunangan atau pernikahan. Berikut Liputan6.com rekomendasikan daftar lengkap model cincin emas dengan batu berlian yang tren di 2026 yang akan mendominasi pasar perhiasan global berikut ini.
1. East-West Marquise Setting
Gaya ini menempatkan berlian potongan marquise secara horizontal di atas rangka emas kuning yang memberikan kesan modern sekaligus mempermanis bentuk jari. Variasi ini menjadi salah satu model cincin emas dengan batu berlian yang tren di 2026 karena tampilannya yang unik dan berbeda dari desain vertikal konvensional.
Desain yang inovatif seperti ini pasti dicari orang yang ingin tampil menonjol namun tetap mempertahankan sisi elegan yang abadi. Pilihan rangka emas putih juga tersedia bagi mereka yang menyukai tampilan yang lebih dingin dan kontemporer.
2. Bold Bezel Gold Ring
Teknik bezel setting kembali populer dengan bingkai emas tebal yang membungkus seluruh diameter batu berlian untuk keamanan maksimal. Model ini sangat cocok bagi individu aktif karena berlian terlindungi sepenuhnya dari benturan fisik yang mungkin terjadi saat beraktivitas.
Variasi rangka bisa berupa emas polos yang mengilap atau diberikan tekstur brushed untuk memberikan kesan artistik yang lebih dalam. Keunggulan desain ini terletak pada kemampuannya membuat berlian berukuran kecil tampak lebih besar secara visual.
3. Floating Halo with Rose Gold
Desain floating halo memberikan ilusi berlian utama yang tampak melayang di tengah lingkaran berlian kecil tanpa penyangga yang terlihat jelas dari atas. Kombinasi ini termasuk dalam daftar model cincin emas dengan batu berlian yang tren di 2026 karena memberikan kilauan yang luar biasa intens dari segala sudut pandang.
Keindahan perpaduan emas merah jambu (rose gold) dengan berlian berkualitas tinggi pasti dicari orang untuk dijadikan kado spesial di hari istimewa. Pemasangan batu yang presisi memastikan cahaya masuk ke dalam berlian secara optimal sehingga menghasilkan pendaran warna pelangi.
4. Asscher Cut Vintage Revival
Potongan berlian Asscher yang memiliki bentuk persegi dengan sudut-sudut terpotong memberikan nuansa vintage era Art Deco yang kembali berjaya di tahun ini. Rangka cincin biasanya dihiasi dengan ukiran tangan yang rumit serta tambahan berlian samping berpotongan baguette.
Model ini menonjolkan kejernihan batu (clarity) dibandingkan sekadar kilauan, sehingga sangat cocok bagi penikmat berlian kelas atas. Emas kuning 18 karat menjadi pasangan paling serasi untuk memperkuat kesan antik dan mewah dari desain ini.
5. Multi-Band Stacked Design
Konsep cincin yang terlihat seperti tumpukan beberapa cincin tipis dalam satu rangka tunggal menjadi favorit bagi generasi yang menyukai kepraktisan. Sebagai salah satu model cincin emas dengan batu berlian yang tren di 2026, desain ini memungkinkan perpaduan berbagai jenis potongan berlian dalam satu kesatuan.
Gaya yang fleksibel ini pasti dicari orang untuk dipadukan dengan berbagai gaya busana, mulai dari pakaian kerja formal hingga gaun malam. Penggunaan berlian tipe pave di sepanjang rangka menambah dimensi cahaya yang sangat kaya.
6. Asymmetrical Artistic Cluster
Susunan batu berlian dengan berbagai ukuran yang diletakkan secara asimetris menciptakan tampilan organik yang menyerupai rasi bintang atau tetesan air. Desain ini menghindari aturan simetris tradisional untuk menonjolkan kreativitas desainer perhiasan dalam mengolah ruang kosong pada rangka emas.
Biasanya menggunakan emas putih sebagai latar belakang agar fokus mata tertuju sepenuhnya pada susunan berlian yang artistik tersebut. Cincin model ini seringkali dibuat secara khusus (custom) sehingga setiap pemiliknya memiliki desain yang benar-benar eksklusif.
7. Nature-Inspired Twig Bands
Rangka emas yang dibentuk menyerupai ranting pohon dengan tekstur alami memberikan sentuhan romantis dan dekat dengan alam bagi pemakainya. Desain ini dinobatkan sebagai model cincin emas dengan batu berlian yang tren di 2026 karena meningkatnya minat terhadap gaya hidup yang selaras dengan lingkungan.
Model yang unik dan personal ini pasti dicari orang yang bosan dengan bentuk rangka cincin yang halus dan membosankan. Berlian biasanya disematkan di antara "cabang-cabang" emas seolah-olah seperti embun pagi yang berkilau.
8. Champagne Diamond solitaire
Penggunaan berlian dengan warna alami champagne atau cokelat muda memberikan alternatif mewah bagi mereka yang ingin tampil berbeda dari berlian putih. Warna hangat dari batu ini sangat serasi saat dipadukan dengan emas kuning 22 karat yang memiliki warna kuning lebih pekat dan murni.
Solitaire tetap menjadi pilihan karena fokusnya pada satu batu besar yang menjadi pusat perhatian utama pada perhiasan tersebut. Kesederhanaan desain rangka memastikan keindahan warna alami berlian dapat terpancar tanpa gangguan visual lainnya.
9. Hidden Halo dengan Lab-Grown Diamond
Detail hidden halo yang hanya terlihat dari samping memberikan elemen kejutan yang halus namun sangat berkelas bagi siapapun yang melihatnya. Ini merupakan model cincin emas dengan batu berlian yang tren di 2026 seiring dengan semakin terbukanya masyarakat terhadap berlian hasil laboratorium yang lebih ramah lingkungan.
Produk perhiasan yang menggabungkan etika dan keindahan ini pasti dicari orang yang cerdas dalam memilih barang mewah berkualitas. Rangka emas putih atau platinum biasanya digunakan untuk mempertegas kesan bersih dan futuristik dari model ini.
FAQ (Frequently Asked Questions)
Apa keunggulan model cincin emas dengan batu berlian yang tren di 2026?
Desain 2026 lebih fokus pada ketahanan (seperti bezel setting) dan keunikan posisi batu (seperti East-West).
Apakah emas kuning masih populer di tahun 2026?
Sangat populer, emas kuning 18K-22K menjadi tren utama karena memberikan kontras warna yang hangat pada berlian.
Mengapa desain East-West pasti dicari orang?
Karena desain horizontal memberikan kesan modern dan membuat potongan berlian memanjang terlihat lebih proporsional di jari.
Potongan berlian apa yang paling tren untuk tahun 2026?
Potongan Oval, Emerald, dan Asscher menjadi favorit utama di tahun 2026.
Bagaimana cara memastikan keaslian berlian pada model tren ini?
Pastikan setiap pembelian disertai sertifikat resmi GIA atau IGI untuk menjamin kualitas dan keaslian batu.

17 hours ago
6
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461080/original/032424800_1767337781-Jerigen_Minyak_Goreng_untuk_Tanam_Tomat__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461138/original/062374500_1767340326-InShot_20260102_143320774.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5455820/original/092741900_1766735258-1000332649.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457739/original/031413100_1767025316-1000102374.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/3415292/original/043828800_1617109551-20210328IQ_Jebolan_akademi_Persebaya_Surabaya02.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311273/original/033353600_1754857819-Frans-Putros-Jajal-Peran-Baru-di-Persib-Bandung-1754821916.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5322084/original/021810700_1755689647-Persija_Jakarta_vs_Persita_Tangerang-14.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461193/original/056253700_1767345786-Model_Kolam_Ternak_Lele_Sekaligus_Taman_Air.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5425992/original/049039500_1764245301-20251126AA_PMPC_Persija_Vs_PSIM-27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5461255/original/043750800_1767354469-20260102AA_PMPC_Persija_Jakarta_Jelang_Lawan_Persijap_Jepara-12.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461183/original/054203900_1767345428-model_kebun_cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309756/original/085847500_1754638772-Gemini_Generated_Image_9b6teo9b6teo9b6t.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429073/original/001791400_1764572941-John_Herdman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448341/original/011540500_1766026913-11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4198851/original/016675200_1666324669-hermes-rivera-lLpccUSDWQg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403891/original/001872000_1762340486-20251105_162437.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461108/original/008984200_1767339182-Kolam_Terpal_Rakitan_Kotak__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304794/original/092866600_1754286031-gaya_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5346547/original/050266700_1757611715-1000212638.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347915/original/009314600_1757745786-ChatGPT_Image_Sep_13__2025__01_41_07_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338264/original/048399000_1756968798-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339933/original/067743600_1757137253-unnamed_-_2025-09-06T122212.122.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363741/original/074425700_1758961497-Gemini_Generated_Image_5iwydt5iwydt5iwy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352448/original/090606500_1758098726-Gemini_Generated_Image_zhur86zhur86zhur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339299/original/025399500_1757052533-unnamed_-_2025-09-05T125024.466.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345226/original/041083400_1757522822-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_21.04.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338093/original/002133400_1756964690-Gemini_Generated_Image_e2yjtbe2yjtbe2yj.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339676/original/014879200_1757081736-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-07.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339336/original/027918600_1757053950-Gemini_Generated_Image_g2jz1pg2jz1pg2jz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363626/original/003041100_1758954707-unnamed__32_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362760/original/090638300_1758873977-Gemini_Generated_Image_cqeijycqeijycqei.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4958566/original/092051000_1727865780-Mees.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363066/original/023100900_1758880541-Gemini_Generated_Image_eomtuqeomtuqeomt.jpg)