Liputan6.com, Jakarta - Pertanyaan mengenai apakah ternak ayam lebih hemat dari beli telur seringkali muncul di benak masyarakat, terutama bagi mereka yang tertarik pada swasembada pangan atau ingin memulai usaha sampingan.
Jawaban atas pertanyaan ini tidaklah sederhana, melainkan sangat bergantung pada berbagai faktor kompleks yang perlu dipertimbangkan secara matang. Mulai dari skala peternakan, tujuan utama, hingga besaran biaya awal yang siap diinvestasikan, semuanya memainkan peran krusial dalam menentukan efisiensi ekonomis.
Dengan informasi yang akurat dan terperinci, diharapkan pembaca dapat menimbang dengan bijak apakah beternak ayam petelur merupakan pilihan yang lebih hemat dan menguntungkan dibandingkan hanya membeli telur di toko.
Berikut Liputan6.com akan membahas setiap detail, mulai dari pembangunan kandang, pemilihan bibit, hingga manajemen pakan dan kesehatan ayam, yang dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (24/2/2026).
Investasi Awal: Membangun Kandang dan Memilih Bibit
Salah satu pengeluaran terbesar di awal saat memutuskan ternak ayam adalah biaya pembuatan kandang. Untuk skala kecil sekitar 50 ekor ayam, perkiraan modal awal bisa dimulai dari Rp5.000.000, yang sudah mencakup kandang, bibit, pakan, dan perlengkapan dasar. Sementara itu, untuk kandang ideal berukuran 5x30 meter yang mampu menampung 1.000 ekor ayam, biayanya bisa mencapai sekitar Rp30.000.000, belum termasuk harga lahan.
Pilihan kandang juga sangat bervariasi, mulai dari memanfaatkan bahan bekas atau daur ulang untuk menekan biaya, hingga membangun kandang close house modern yang bisa menampung 50.000 ekor ayam dengan fasilitas AC, yang tentu membutuhkan modal sangat besar. Penting untuk memastikan kandang memadai, melindungi ayam dari cuaca ekstrem dan predator, serta memiliki ventilasi yang cukup untuk kesehatan unggas.
Selain kandang, bibit ayam juga menjadi komponen investasi awal yang signifikan. Harga bibit ayam petelur (DOC - Day Old Chick) berkisar antara Rp70.000 hingga Rp100.000 per ekor, tergantung usia dan jenis strain. Untuk 50 ekor ayam petelur, modal bibit bisa mencapai Rp3.500.000. Alternatifnya, membeli pullet (ayam muda yang belum bertelur) usia 13 minggu bisa lebih mahal di awal, sekitar Rp71.500 per ekor, atau sekitar Rp71.500.000 untuk 1.000 ekor. Bibit ayam yang sehat memiliki ciri-ciri bulu penuh dan halus, tidak cacat, berat 35-45 gram, dan tidak ada tinja di dubur.
Biaya Operasional Berkelanjutan: Pakan dan Perawatan
Setelah investasi awal, biaya operasional terbesar dalam ternak ayam adalah pakan, yang dapat mencapai sekitar 77% dari total biaya produksi. Setiap ayam petelur membutuhkan sekitar 115-120 gram pakan per hari. Untuk 50 ekor ayam, kebutuhan pakan harian sekitar 6 kg, yang jika harga pakan Rp7.000/kg, biaya pakan bulanan bisa mencapai Rp1.260.000. Untuk skala 1.000 ekor ayam, biaya pakan harian bisa mencapai Rp756.000, atau sekitar Rp22.680.000 per bulan.
Pakan dapat berupa campuran tepung ikan, tepung kedelai, jagung kuning, bekatul, atau pakan lengkap yang tersedia di pasaran. Mengurangi biaya pakan dapat dilakukan dengan memberikan sisa makanan dapur seperti buah dan sayuran, atau menerapkan strategi pakan alternatif seperti fermentasi dan sprouting. Metode chicken tractor atau kandang bergerak juga dapat memangkas kebutuhan pakan harian secara signifikan.
Aspek penting lainnya adalah kesehatan dan perawatan ayam. Ayam petelur rentan terhadap berbagai penyakit, sehingga sanitasi kandang yang baik, kepadatan populasi yang terkontrol, dan lingkungan yang nyaman sangat krusial. Vaksinasi dan pemberian vitamin secara berkala diperlukan untuk menjaga kesehatan dan produktivitas ayam. Pembersihan kandang secara rutin dan penyemprotan disinfektan juga menjadi bagian dari biaya operasional.
Untuk skala rumahan, biaya tenaga kerja mungkin tidak diperlukan karena dapat dikelola sendiri. Namun, untuk skala yang lebih besar, biaya tenaga kerja perlu diperhitungkan. Selain itu, biaya listrik dan air, serta biaya penyusutan investasi peralatan, juga termasuk dalam komponen biaya operasional yang harus dipertimbangkan secara cermat.
Potensi Pendapatan dan Keuntungan dari Ternak Ayam
Meskipun ada biaya yang signifikan, ternak ayam petelur menjanjikan potensi pendapatan yang stabil dan berkelanjutan karena permintaan telur yang konsisten. Ayam petelur ras unggul dapat menghasilkan lebih dari 500 butir telur dalam 700 hari atau sekitar 100 minggu, dengan puncak produksi pada umur 25-35 minggu. Rata-rata, satu ekor ayam betina dapat menghasilkan sekitar 300 telur per tahun.
Untuk 90 ekor ayam, diperkirakan dapat menghasilkan 4 kg telur per hari, sementara 100 ekor ayam bisa menghasilkan rata-rata 5 kg telur per hari. Harga jual telur ayam per kilogram bervariasi, mulai dari Rp21.000 hingga Rp35.000 atau lebih, dengan harga rata-rata sekitar Rp25.000 per kg. Fluktuasi harga pasar ini tentu akan memengaruhi keuntungan ternak ayam.
Selain penjualan telur, terdapat juga produk turunan yang dapat menambah pendapatan. Ayam afkir, yaitu ayam yang sudah tidak produktif, dapat dijual sebagai ayam potong. Kotoran ayam juga memiliki nilai ekonomis tinggi sebagai pupuk organik berkualitas, membuka peluang pendapatan tambahan.
Untuk 100 ekor ayam, keuntungan bersih bulanan bisa mencapai sekitar Rp1.300.000, belum termasuk biaya penyusutan atau biaya lain-lain. Manajemen yang baik, termasuk pengelolaan pakan yang efisien dan pencegahan penyakit, sangat penting untuk memaksimalkan keuntungan.
Perbandingan Langsung: Hemat Mana dalam Jangka Pendek dan Panjang?
Dalam jangka pendek, membeli telur di toko umumnya lebih murah dan lebih praktis dibandingkan dengan beternak ayam, terutama jika memperhitungkan biaya awal yang besar untuk kandang, bibit, dan peralatan. Investasi awal yang tinggi ini seringkali menjadi penghalang utama bagi banyak orang yang mempertimbangkan untuk memulai beternak. Oleh karena itu, untuk kebutuhan konsumsi pribadi yang tidak terlalu besar, membeli telur secara rutin mungkin terasa lebih hemat di awal.
Namun, dalam jangka panjang, pandangan mengenai apakah ternak ayam lebih hemat dari beli telur menjadi lebih kompleks. Beberapa sumber menyatakan bahwa setelah biaya awal terpenuhi, harga telur dari ayam sendiri bisa menjadi lebih murah daripada membeli di toko. Di sisi lain, ada juga yang berpendapat bahwa secara finansial murni, membeli telur tetap lebih hemat, dan beternak ayam lebih condong pada hobi atau manfaat non-moneter.
FAQ
Berapa perkiraan biaya awal untuk memulai ternak ayam petelur skala kecil?
Untuk skala kecil sekitar 50 ekor ayam, perkiraan modal awal bisa dimulai dari Rp5.000.000, sudah termasuk kandang, bibit, pakan, dan perlengkapan dasar.
Apa saja komponen biaya operasional terbesar dalam beternak ayam petelur?
Biaya operasional terbesar adalah pakan, yang dapat mencapai sekitar 77% dari total biaya produksi. Selain itu, ada biaya kesehatan, perawatan, listrik, air, dan penyusutan peralatan.
Apakah beternak ayam lebih hemat daripada membeli telur dalam jangka panjang?
Dalam jangka panjang, setelah biaya awal terpenuhi, harga telur dari ayam sendiri bisa lebih murah. Namun, beberapa berpendapat membeli telur tetap lebih hemat secara finansial murni.
Bagaimana cara mengurangi biaya pakan dalam beternak ayam?
Biaya pakan dapat dikurangi dengan memberikan sisa makanan dapur, menerapkan strategi pakan alternatif seperti fermentasi dan sprouting, atau menggunakan metode chicken tractor.

9 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510146/original/088149200_1771819426-Mudik_Gratis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512347/original/059029000_1771949316-1000778930.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512348/original/051184200_1771949321-HB7tnZKb0AAeHsC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512204/original/028767900_1771929062-WhatsApp_Image_2026-02-24_at_16.30.18.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512319/original/098317500_1771943415-IMG_0840.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512181/original/059721900_1771927674-WhatsApp_Image_2026-02-24_at_15.56.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512302/original/006899200_1771940005-alaeddine_ajaraie.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4823498/original/098800000_1714994148-IMG_2378.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5356566/original/058760100_1758462443-WhatsApp_Image_2025-09-21_at_19.11.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511558/original/093538500_1771912746-resep_takjil_sehat_tiga_bahan_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5355944/original/043627800_1758383519-WhatsApp_Image_2025-09-20_at_21.05.38_220146d3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512139/original/059985000_1771926521-unnamed_-_2026-02-24T162931.632.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493826/original/079941100_1770267994-76e98774-c1b4-46ec-bfb7-e438962c9db7.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511954/original/031915100_1771921543-Untitled_design__25_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512230/original/056267200_1771930514-arhan_asnawi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512039/original/006596500_1771923234-kandang_ayam_lantai_semen_minimalis_mudah_dibersihkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400184/original/044015200_1762068222-InShot_20251102_134540718.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476941/original/048411700_1768803778-Memberi_pakan_ternak_ikan_lele_bioflok__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5240319/original/041286700_1748914952-Facundo-Garces-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511864/original/006411600_1771919327-Kandang_ayamn_dengan_greenhouse.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407853/original/063538400_1762756283-desain_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407928/original/066044200_1762757831-Gemini_Generated_Image_6aq8ve6aq8ve6aq8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407835/original/000490000_1762756179-rumah_mungil_ala_villa_dengan_mezzanine_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407806/original/029507600_1762755207-model_gamis_abaya_warna_pastel_anti_gerah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5319153/original/007607300_1755506626-bansos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399792/original/021697400_1762005267-InShot_20251101_204835762.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382923/original/000118700_1760607895-warung_jajan_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407831/original/043493200_1762756167-atasan_brokat_bawah_batik_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407860/original/065539800_1762756285-unnamed_-_2025-11-10T121554.931.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)