Liputan6.com, Jakarta - Berkebun di rumah kini semakin diminati, terutama oleh pemula yang ingin memulai gaya hidup sehat dengan menanam sayuran sendiri tanpa harus memiliki lahan luas atau pengalaman bertani sebelumnya. Memilih jenis sayuran yang mudah tumbuh dan cepat dipanen menjadi langkah awal yang penting agar proses belajar berkebun terasa menyenangkan dan tidak membuat cepat menyerah.
Dengan perawatan sederhana seperti penyiraman rutin, media tanam yang cukup gembur, serta paparan sinar matahari yang memadai, beberapa jenis sayuran terbukti mampu tumbuh subur dalam waktu singkat. Berikut ini adalah rekomendasi sayuran paling mudah ditanam dan cepat panen yang sangat cocok untuk orang yang baru belajar berkebun.
1. Bayam
Bayam merupakan sayuran daun yang sangat populer karena pertumbuhannya cepat dan tidak memerlukan perawatan khusus yang rumit. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di berbagai kondisi lingkungan, baik di dataran rendah maupun dataran tinggi, selama mendapatkan cukup sinar matahari.
Proses penanaman bayam tergolong sederhana karena bisa langsung ditanam dari biji ke media tanah atau polybag tanpa perlu penyemaian khusus. Penyiraman cukup dilakukan satu hingga dua kali sehari agar tanah tetap lembap dan mendukung pertumbuhan daun yang optimal.
Bayam umumnya sudah bisa dipanen dalam waktu sekitar 20 hingga 30 hari setelah tanam, sehingga sangat cocok bagi pemula yang ingin merasakan hasil berkebun dalam waktu singkat. Selain itu, bayam juga dapat dipanen dengan sistem cabut atau potong sesuai kebutuhan.
2. Kangkung
Kangkung dikenal sebagai sayuran yang sangat mudah hidup dan cepat tumbuh, bahkan sering disebut sebagai tanaman yang tahan banting. Sayuran ini bisa ditanam di tanah, pot, polybag, maupun menggunakan metode hidroponik sederhana.
Perawatan kangkung terbilang mudah karena hanya membutuhkan penyiraman rutin dan sinar matahari yang cukup. Tanaman ini juga relatif tahan terhadap hama ringan, sehingga cocok untuk pemula yang masih belajar mengenali pola perawatan tanaman.
Dalam waktu sekitar 25 hingga 30 hari setelah tanam, kangkung sudah bisa dipanen dan dikonsumsi. Jika dipotong dengan benar, kangkung bahkan dapat tumbuh kembali dan dipanen beberapa kali.
3. Sawi
Sawi, baik sawi hijau maupun pakcoy, merupakan sayuran yang sangat ramah bagi pemula karena tidak membutuhkan area tanam yang luas. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di pot atau polybag dengan media tanam yang subur.
Sawi membutuhkan penyiraman yang teratur dan sinar matahari pagi agar daunnya tumbuh segar dan tidak mudah layu. Pemupukan ringan juga dapat membantu mempercepat pertumbuhan dan menghasilkan daun yang lebih lebat.
Masa panen sawi berkisar antara 30 hingga 40 hari setelah tanam, tergantung jenis dan kondisi perawatan. Dengan waktu panen yang relatif singkat, sawi menjadi pilihan favorit bagi pekebun pemula.
4. Selada
Selada merupakan sayuran daun yang banyak digunakan sebagai lalapan dan pelengkap makanan sehat. Tanaman ini cocok ditanam oleh pemula karena bisa tumbuh baik dengan sistem tanah maupun hidroponik.
Perawatan selada cukup sederhana, terutama dalam menjaga kelembapan media tanam dan menghindari paparan sinar matahari berlebih. Lingkungan yang sejuk dan sirkulasi udara yang baik akan mendukung pertumbuhan daun yang renyah.
Selada dapat dipanen dalam waktu sekitar 30 hingga 45 hari setelah tanam, dan panen bisa dilakukan secara bertahap dengan memetik daun luar terlebih dahulu.
5. Daun Bawang
Daun bawang termasuk sayuran praktis yang bisa ditanam dari biji maupun dari sisa akar dapur, sehingga sangat hemat dan mudah bagi pemula. Tanaman ini tidak membutuhkan teknik tanam khusus untuk bisa tumbuh dengan baik.
Cukup tanam bagian akar ke dalam tanah yang lembap dan letakkan di area yang terkena sinar matahari, daun bawang akan mulai tumbuh kembali dalam beberapa hari. Penyiraman rutin akan membantu mempercepat pertumbuhan daun.
Panen daun bawang dapat dilakukan mulai usia 30 hingga 40 hari dengan cara memotong bagian daun sesuai kebutuhan, sementara akarnya tetap dibiarkan agar bisa tumbuh kembali.
6. Kacang Panjang
Kacang panjang merupakan tanaman merambat yang relatif mudah ditanam dan cepat berbuah, sehingga cocok untuk pemula yang ingin mencoba menanam sayuran buah. Tanaman ini membutuhkan ajir atau penyangga untuk mendukung pertumbuhannya.
Perawatan kacang panjang meliputi penyiraman teratur dan pemberian pupuk ringan agar tanaman tetap produktif. Dengan perawatan yang konsisten, tanaman ini dapat menghasilkan buah secara berkelanjutan.
Kacang panjang mulai dapat dipanen pada usia sekitar 40 hingga 50 hari setelah tanam, dan panen bisa dilakukan berkali-kali selama tanaman masih sehat.
7. Mentimun
Mentimun termasuk sayuran buah yang cukup mudah ditanam dan tidak memerlukan teknik berkebun yang rumit. Tanaman ini dapat tumbuh subur di iklim tropis dengan sinar matahari yang cukup.
Perawatan mentimun meliputi penyiraman rutin dan pemangkasan ringan untuk menjaga sirkulasi udara di sekitar tanaman. Penggunaan ajir juga membantu tanaman tumbuh lebih rapi dan sehat.
Dalam waktu sekitar 35 hingga 45 hari setelah tanam, mentimun sudah bisa dipanen dan siap dikonsumsi. Buah sebaiknya dipanen saat masih muda agar rasanya segar.
8. Lobak
Lobak merupakan sayuran umbi yang sangat cocok untuk pemula karena masa tanamnya singkat dan perawatannya mudah. Tanaman ini tumbuh optimal di media tanam yang gembur dan tidak tergenang air.
Penanaman lobak sebaiknya dilakukan di pot atau bedengan dengan kedalaman tanah yang cukup agar umbinya dapat berkembang dengan baik. Penyiraman dilakukan secukupnya untuk menjaga kelembapan tanah.
Lobak umumnya sudah bisa dipanen dalam waktu sekitar 25 hingga 30 hari setelah tanam, sehingga menjadi salah satu sayuran tercepat untuk dipanen oleh pemula.
9. Seledri
Seledri adalah sayuran daun dan batang yang sering digunakan sebagai penyedap masakan dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Tanaman ini dapat ditanam dari biji maupun dari sisa pangkal batang.
Perawatan seledri relatif mudah, terutama dalam menjaga kelembapan media tanam dan menghindari sinar matahari langsung yang terlalu terik. Lingkungan yang sejuk akan membantu pertumbuhan daun lebih optimal.
Seledri dapat dipanen secara bertahap mulai usia 30 hingga 45 hari dengan memotong batang sesuai kebutuhan, sehingga cocok untuk kebun rumahan.
Pertanyaan dan Jawaban
Apa sayuran paling cepat panen untuk pemula?
Bayam, kangkung, dan lobak termasuk sayuran paling cepat panen karena bisa dipetik dalam waktu kurang dari satu bulan.
Apakah bisa menanam sayuran tanpa lahan luas?
Bisa, karena banyak sayuran yang dapat ditanam di pot, polybag, atau menggunakan sistem hidroponik sederhana.
Berapa kali penyiraman yang ideal untuk sayuran?
Sebagian besar sayuran cukup disiram satu hingga dua kali sehari tergantung kondisi cuaca dan media tanam.
Apakah pemula perlu menggunakan pupuk?
Pemupukan ringan dianjurkan, tetapi pemula bisa memulai dengan kompos atau pupuk organik sederhana.
Sayuran apa yang bisa dipanen berulang kali?
Kangkung, daun bawang, dan seledri dapat dipanen berkali-kali jika dirawat dengan baik.

18 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461080/original/032424800_1767337781-Jerigen_Minyak_Goreng_untuk_Tanam_Tomat__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461138/original/062374500_1767340326-InShot_20260102_143320774.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5455820/original/092741900_1766735258-1000332649.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457739/original/031413100_1767025316-1000102374.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/3415292/original/043828800_1617109551-20210328IQ_Jebolan_akademi_Persebaya_Surabaya02.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311273/original/033353600_1754857819-Frans-Putros-Jajal-Peran-Baru-di-Persib-Bandung-1754821916.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5322084/original/021810700_1755689647-Persija_Jakarta_vs_Persita_Tangerang-14.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461193/original/056253700_1767345786-Model_Kolam_Ternak_Lele_Sekaligus_Taman_Air.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5425992/original/049039500_1764245301-20251126AA_PMPC_Persija_Vs_PSIM-27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5461255/original/043750800_1767354469-20260102AA_PMPC_Persija_Jakarta_Jelang_Lawan_Persijap_Jepara-12.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461183/original/054203900_1767345428-model_kebun_cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309756/original/085847500_1754638772-Gemini_Generated_Image_9b6teo9b6teo9b6t.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429073/original/001791400_1764572941-John_Herdman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448341/original/011540500_1766026913-11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4198851/original/016675200_1666324669-hermes-rivera-lLpccUSDWQg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403891/original/001872000_1762340486-20251105_162437.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461108/original/008984200_1767339182-Kolam_Terpal_Rakitan_Kotak__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304794/original/092866600_1754286031-gaya_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5346547/original/050266700_1757611715-1000212638.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347915/original/009314600_1757745786-ChatGPT_Image_Sep_13__2025__01_41_07_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338264/original/048399000_1756968798-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339933/original/067743600_1757137253-unnamed_-_2025-09-06T122212.122.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363741/original/074425700_1758961497-Gemini_Generated_Image_5iwydt5iwydt5iwy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352448/original/090606500_1758098726-Gemini_Generated_Image_zhur86zhur86zhur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339299/original/025399500_1757052533-unnamed_-_2025-09-05T125024.466.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345226/original/041083400_1757522822-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_21.04.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338093/original/002133400_1756964690-Gemini_Generated_Image_e2yjtbe2yjtbe2yj.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339676/original/014879200_1757081736-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-07.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339336/original/027918600_1757053950-Gemini_Generated_Image_g2jz1pg2jz1pg2jz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363626/original/003041100_1758954707-unnamed__32_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362760/original/090638300_1758873977-Gemini_Generated_Image_cqeijycqeijycqei.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4958566/original/092051000_1727865780-Mees.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363066/original/023100900_1758880541-Gemini_Generated_Image_eomtuqeomtuqeomt.jpg)