:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7910629/original/087146200_1780741533-hl5.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Sisa panen dari kebun rumah ternyata tidak selalu menjadi limbah. Beberapa bagian tanaman yang tersisa setelah dipanen masih bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan tanaman baru. Cara ini dapat menjadi pilihan praktis bagi penghobi berkebun yang ingin memperbanyak tanaman tanpa harus selalu membeli bibit.
Mulai dari batang, tunas, akar, hingga bagian pangkal tanaman, sejumlah sisa panen dapat ditumbuhkan kembali dengan teknik sederhana. Namun, keberhasilannya bergantung pada jenis tanaman dan kondisi bagian tanaman yang digunakan. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Senin (24/8/2026).
1. Pilih Sisa Panen yang Masih Sehat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814201/original/056253100_1780631718-kombinasi3.jpg)
Perbesar
Tidak semua sisa panen bisa digunakan untuk memperbanyak tanaman. Pilih bagian yang masih segar, tidak busuk, tidak berjamur, dan tidak menunjukkan tanda serangan hama atau penyakit.
Bagian yang sehat memiliki peluang lebih besar untuk membentuk akar atau tunas baru sehingga dapat berkembang menjadi tanaman.
2. Manfaatkan Batang untuk Stek
Batang menjadi salah satu bagian tanaman yang mudah dimanfaatkan kembali. Beberapa tanaman dapat diperbanyak dengan metode stek batang, terutama tanaman yang memiliki kemampuan membentuk akar dari bagian batang.
Potong batang menggunakan alat yang bersih, kemudian tanam pada media yang lembap. Letakkan di tempat yang mendapatkan cahaya cukup tetapi tidak terkena terik matahari secara langsung.
3. Gunakan Pangkal Tanaman yang Masih Bertunas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5446717/original/068587500_1765939031-Kebun_di_Rumah.jpg)
Perbesar
Pada sejumlah sayuran, bagian pangkal yang biasanya dibuang masih dapat dimanfaatkan. Pangkal tanaman yang memiliki titik tumbuh atau tunas dapat dicoba ditanam kembali.
Letakkan bagian tersebut pada media tanam atau wadah berisi air sesuai karakter tanamannya. Setelah tunas dan akar mulai berkembang, tanaman dapat dipindahkan ke media tanam.
Sisa tanaman yang masih memiliki akar juga berpotensi tumbuh kembali. Pastikan akar tidak rusak parah dan masih terdapat bagian batang atau titik tumbuh.
Tanam pada media yang gembur dan memiliki drainase baik. Jangan langsung memberikan pupuk dalam jumlah banyak karena tanaman yang baru tumbuh masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
5. Manfaatkan Tunas Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553748/original/034211700_1776045772-Pemangkasan_Tunas_Air___Daun_Tua__Fokus_Nutrisi_Tanaman.jpg)
Perbesar
Tunas yang muncul di sekitar batang atau pangkal tanaman dapat menjadi calon tanaman baru. Jika tunas sudah cukup kuat dan memiliki akar sendiri, bagian tersebut dapat dipisahkan secara hati-hati.
Tanam kembali dalam pot atau polybag dengan media yang sesuai. Siram secukupnya dan letakkan di lokasi dengan pencahayaan yang tidak terlalu terik.
Media tanam berperan penting dalam membantu sisa tanaman membentuk akar. Gunakan media yang gembur dan tidak mudah menahan terlalu banyak air.
Campuran tanah, kompos matang, dan bahan yang membantu drainase dapat digunakan sesuai kebutuhan tanaman. Hindari media yang terlalu padat karena dapat menghambat pertumbuhan akar.
7. Jangan Terlalu Banyak Menyiram
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5629940/original/052747100_1778227484-unnamed_-_2026-05-08T150109.412.jpg)
Perbesar
Kesalahan yang sering terjadi saat menanam kembali sisa panen adalah memberikan terlalu banyak air. Media yang terus-menerus basah justru dapat membuat bagian tanaman membusuk.
Jaga media tetap lembap, tetapi tidak tergenang. Frekuensi penyiraman dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca, jenis tanaman, dan kemampuan media dalam menahan air.
8. Letakkan di Tempat yang Tepat
Sisa tanaman yang baru ditanam membutuhkan kondisi lingkungan yang mendukung. Cahaya terang tetapi tidak terlalu panas dapat membantu proses pertumbuhan pada tahap awal.
Setelah tanaman mulai mengeluarkan akar dan tunas baru, paparan cahaya dapat ditingkatkan secara bertahap sesuai kebutuhan jenis tanaman.
9. Beri Waktu hingga Muncul Tunas Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3200393/original/030079600_1596680051-pexels-kaboompics-com-6442.jpg)
Perbesar
Jangan buru-buru mencabut atau memindahkan sisa panen hanya karena belum terlihat pertumbuhan. Beberapa tanaman membutuhkan waktu untuk membentuk akar sebelum menghasilkan tunas.
Selama bagian tanaman masih terlihat sehat dan media tidak terlalu basah, berikan waktu untuk beradaptasi. Pertumbuhan baru biasanya menjadi tanda bahwa proses perbanyakan mulai berhasil.
10. Tidak Semua Sisa Panen Bisa Tumbuh Kembali
Hal penting yang perlu dipahami adalah tidak semua sisa panen dapat dijadikan tanaman baru. Keberhasilan bergantung pada jenis tanaman, bagian yang digunakan, kondisi sisa panen, serta lingkungan tumbuh.
Karena itu, pilih tanaman yang memang dapat diperbanyak secara vegetatif jika ingin mendapatkan hasil yang lebih konsisten.
Sisa Panen yang Bisa Dicoba untuk Ditumbuhkan
Beberapa jenis sayuran dan tanaman dapat dicoba diperbanyak dari bagian yang biasanya tersisa setelah panen. Misalnya daun bawang dari pangkal batang, kangkung dari batang, serta beberapa tanaman lain yang memiliki kemampuan menghasilkan akar atau tunas baru.
Namun, metode dan tingkat keberhasilannya bisa berbeda. Sebaiknya sesuaikan teknik dengan karakter masing-masing tanaman.
Tips agar Sisa Panen Cepat Tumbuh
Agar peluang berhasil lebih besar, gunakan bagian tanaman yang masih segar, alat potong yang bersih, media tanam yang gembur, serta air secukupnya. Hindari meletakkan tanaman baru di bawah sinar matahari yang terlalu terik.
Perhatikan juga perubahan warna, tekstur, dan munculnya tunas. Jika bagian tanaman mulai membusuk atau berjamur, segera pisahkan agar tidak mengganggu tanaman lainnya.
Pertanyaan dan Jawaban seputar Cara Memperbanyak Tanaman dari Sisa Panen
Apakah semua sisa panen bisa ditanam kembali?
Tidak. Hanya jenis dan bagian tanaman tertentu yang memiliki kemampuan untuk membentuk akar atau tunas baru. Kondisi sisa panen juga sangat menentukan keberhasilannya.
Apakah sisa panen harus langsung ditanam?
Sebaiknya dimanfaatkan ketika masih segar. Semakin lama bagian tanaman kehilangan kelembapan atau mengalami kerusakan, semakin kecil peluangnya untuk tumbuh kembali.
Lebih baik menggunakan air atau tanah?
Tergantung jenis tanaman. Beberapa sisa tanaman dapat memunculkan akar di air, sementara tanaman lainnya lebih cocok langsung ditempatkan pada media tanam.
Apakah sisa panen perlu diberi pupuk?
Tidak harus langsung. Pada tahap awal, yang lebih penting adalah menyediakan media yang sesuai, kelembapan yang cukup, serta kondisi cahaya yang mendukung. Pupuk dapat diberikan setelah tanaman mulai menunjukkan pertumbuhan baru.
Bagaimana mengetahui sisa panen berhasil tumbuh?
Munculnya akar, tunas, atau daun baru menjadi tanda positif. Selama bagian tanaman tetap sehat dan tidak membusuk, proses pertumbuhan dapat terus dipantau.
Memanfaatkan sisa panen untuk memperbanyak tanaman bisa menjadi cara sederhana untuk menghemat bibit sekaligus mengurangi bagian tanaman yang terbuang. Dengan memilih sisa yang sehat dan memberikan kondisi tumbuh yang tepat, kebun rumah pun berpeluang menghasilkan tanaman baru dari bahan yang sebelumnya dianggap limbah.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

3 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6993537/original/086898800_1779763129-lele_sayur_4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331488/original/008428500_1787546561-pexels-mart-production-7889980.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331469/original/017428200_1787545326-nick-fewings-gpP-OkJ5BbI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567789/original/031570500_1777337414-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331445/original/001227000_1787544036-57d2bb10-30ef-450c-ae6f-eceb5af6dbbd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331429/original/028749300_1787543468-Material_Marmer_atau_Keramik_Bertekstur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295443/original/031893100_1783929595-Ide_Teras_Monokrom_dengan_Kaktus_Mini_dan_Pot_Semen_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5251813/original/071132200_1749808932-WhatsApp_Image_2025-06-12_at_12.50.41.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8255998/original/006658100_1781142835-cropped-fb12852d-561b-47a7-86ae-5e7b9538e72e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331425/original/071125300_1787542939-4527646099413431887.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328999/original/060089100_1787216842-e5350e11-51f0-4417-92bf-1ffbc675b1e7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466919/original/004561200_1767857860-Rendam_Coca-Cola_Semalaman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5533059/original/015554300_1773721173-cyrus_margono_persija_vs_dewa_united-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326504/original/094988000_1787026253-dy5Di1fbI8tssl5OyUDUifscC08AzpktiHum6CyT.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331405/original/065386100_1787541947-5f9f1abf-09a8-4990-b6bc-87e3c91685cd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329795/original/085226500_1787296244-alex.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326518/original/008143600_1787026288-xS6gbioyWgAV5mdkdGJxAgh8tt6NLFBQAsTCLnNY.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331309/original/066632900_1787537763-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326517/original/096047500_1787026286-3jmkTZfb4XP0ys2Qr7bRZi2du7zAGwG9AljSTpcJ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564382/original/053994000_1776937948-pohon_kesemek.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6202765/original/030351500_1779081726-Screenshot_2026-05-18_122019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495753/original/010090000_1770427969-persib_vs_malut-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559170/original/057781900_1776523941-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5270828/original/086549500_1751442535-library_upload_21_2025_01_996x664_toca-1_3b9cc58.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307862/original/009171400_1754487646-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5313554/original/014193100_1755011665-GyJ5c66aEAIeZPd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5567666/original/075634000_1777303637-20260427AA_Persija_Jakarta_vs_Persis_Solo-13_2.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5553217/original/014314300_1775916634-20260411BL_Persija_Vs_Persebaya___BRI_Super_League_-28.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4439357/original/023748200_1684915919-IMG_3716.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531415/original/071066900_1773586899-villa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582864/original/078653400_1778130434-7ad81446-6c8d-439a-b9fd-a7f4c5bd1008.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406767/original/073611600_1762596719-runtukahu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566651/original/058612900_1777206179-AP26116396136621.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569530/original/005470400_1777445507-Ternak_Ayam_Petelur_Skala_Rumahan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482712/original/018563100_1769240916-klok_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4482605/original/038108800_1687839159-356628882_649873363846025_1238592168932116034_n.jpg)