Cara Menambal Lantai Keramik Retak, Ini 9 Solusi Hemat Tanpa Bongkar

6 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Cara menambal lantai keramik retak merupakan prosedur pemeliharaan bangunan yang penting untuk mencegah kerusakan struktur lantai yang lebih luas. Menurut Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), retakan pada penutup lantai harus segera ditangani agar tidak menjadi jalur peresapan air ke dalam lapisan sub-floor. Penanganan yang cepat dan tepat akan menjaga integritas permukaan lantai serta mencegah risiko kecelakaan akibat permukaan yang tidak rata atau tajam.

Kerusakan pada keramik sering kali disebabkan oleh penyusutan material perekat atau pergerakan struktur tanah di bawah fondasi. Penggunaan bahan pengisi yang memiliki daya rekat tinggi serta elastisitas yang cukup sangat disarankan untuk hasil perbaikan yang tahan lama. Dengan mengikuti langkah-langkah perbaikan yang benar, estetika ruangan dapat dikembalikan tanpa harus membongkar seluruh bagian lantai secara keseluruhan.

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Rabu (11/3/2026).

1. Mengaplikasikan Cairan Pengisi Keramik (Tile Filler)

Cara menambal lantai keramik retak yang paling praktis untuk kerusakan halus adalah dengan menggunakan cairan pengisi khusus keramik. Produk ini dirancang untuk meresap ke dalam celah sempit dan mengeras sehingga permukaan kembali rata. Pastikan area retakan telah dibersihkan dari debu agar cairan filler dapat melekat dengan sempurna pada dinding retakan.

2. Menggunakan Campuran Semen Putih dan Air

Semen putih merupakan bahan alternatif yang ekonomis untuk mengisi retakan yang tidak terlalu lebar pada keramik berwarna terang. Campurkan semen dengan sedikit air hingga membentuk pasta kental, lalu tekan masuk ke dalam celah menggunakan kape atau skrap. Bersihkan sisa semen yang menempel di permukaan keramik sebelum mengering agar tidak meninggalkan noda permanen.

3. Memanfaatkan Epoxy Resin Transparan

Aplikasi epoxy resin menjadi salah satu cara menambal lantai keramik retak yang memberikan kekuatan ikatan sangat tinggi. Cairan ini akan mengisi ruang kosong di dalam retakan dan memberikan perlindungan kedap air yang sangat baik. Hasil akhirnya cenderung bening sehingga warna asli keramik tetap terlihat alami meskipun terdapat bekas perbaikan.

4. Menambal dengan Cat Kuku (Nail Polish)

Untuk retakan rambut yang sangat tipis, penggunaan cat kuku berwarna senada dapat menjadi solusi estetis yang sangat cepat. Lapisan cat kuku berfungsi menutup celah agar tidak kemasukan kotoran yang dapat memperjelas garis retakan. Teknik ini lebih bersifat dekoratif dan cocok digunakan pada area yang jarang dilewati atau menerima beban berat.

5. Menggunakan Mortar Instan Berkualitas Tinggi

Pilihan cara menambal lantai keramik retak untuk celah yang cukup lebar adalah dengan menggunakan mortar instan khusus perbaikan lantai. Mortar ini mengandung polimer tambahan yang membuatnya lebih fleksibel dan tidak mudah menyusut saat kering. Aplikasikan mortar secara merata dan ratakan dengan permukaan keramik di sekitarnya menggunakan busa lembap.

6. Mengisi Celah dengan Grout Berwarna

Penggunaan nat atau grout yang warnanya sudah disesuaikan dengan motif keramik dapat menyamarkan bekas retakan dengan efektif. Tekan bubuk nat yang sudah dicampur air ke dalam retakan menggunakan alat pemadat berbahan karet. Setelah setengah kering, lap permukaan keramik dengan kain bersih untuk mengangkat residu nat yang berceceran.

7. Melakukan Teknik Suntik Injeksi Perekat

Cara menambal lantai keramik retak yang juga terasa kopong adalah dengan menyuntikkan perekat cair melalui lubang kecil pada retakan. Teknik ini bertujuan untuk mengisi rongga di bawah keramik agar retakan tidak bertambah lebar saat terinjak. Pastikan perekat telah benar-benar mengeras sebelum lantai kembali dibebani oleh furnitur atau aktivitas manusia.

Jika retakan terlalu banyak namun belum sempat dilakukan perbaikan permanen, stiker lantai khusus dapat menjadi penutup sementara yang estetik. Stiker ini biasanya terbuat dari bahan vinil yang tahan air dan memiliki daya rekat kuat pada permukaan keramik. Selain menutupi kerusakan, stiker ini juga mencegah ujung keramik yang tajam melukai kaki.

9. Menggunakan Dempul Kayu atau Wood Filler

Dempul kayu terkadang digunakan pada keramik bermotif kayu atau serat alam karena teksturnya yang mudah dibentuk. Bahan ini memiliki variasi warna cokelat yang beragam sehingga sangat mudah diselaraskan dengan gradasi warna keramik. Setelah dempul mengering, permukaan dapat diampelas halus dan dilapisi bahan pelindung agar tahan lama.

FAQ

Apa penyebab utama lantai keramik retak?

Umumnya disebabkan oleh pergeseran struktur bangunan, beban berlebih, atau penggunaan perekat yang tidak merata (kopong).

Bagaimana cara menambal lantai keramik retak yang halus?

Gunakan cairan pengisi keramik (tile filler) atau resin epoxy untuk hasil yang kuat dan hampir tidak terlihat.

Apakah retakan keramik bisa bertambah lebar?

Ya, jika tidak segera ditambal, debu dan air akan masuk ke dalam celah dan memperparah kerusakan di bawah permukaan.

Berapa lama waktu pengeringan tambalan keramik?

Tergantung bahan yang digunakan, namun rata-rata memerlukan waktu 12 hingga 24 jam sebelum boleh diinjak.

Bolehkah menggunakan semen biasa?

Bisa, namun hasilnya cenderung kurang estetik dan lebih mudah retak kembali dibandingkan mortar instan atau epoxy.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|