:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320300/original/087821600_1786344193-11d8afcd-45ab-48a3-8c24-40484aca380e.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Sepatu kets atau sneakers berbahan kanvas selalu menjadi barang wajib yang harus ada di dalam rak sepatu sebagian besar orang. Menjaga sepatu kanvas tetap bersih tidak harus dilakukan dengan cara yang berisiko merusak bahan. Dengan menerapkan cara tepat mencuci sepatu kanvas, kotoran dan noda dapat dibersihkan tanpa mengurangi kualitas serat maupun daya rekat sol.
Jika salah menerapkan teknik pembersihan, material kanvas justru bisa menjadi kaku, warnanya memudar, atau bahkan bentuk struktur sepatu menjadi melengkung dan tidak nyaman lagi saat dikenakan. Oleh karena itu, dibutuhkan trik dan penanganan khusus agar alas kaki favorit Anda ini selalu tampil prima tanpa merusak kualitas materialnya.
Mencuci sepatu berbahan kanvas tidak boleh dilakukan secara agresif atau sembarangan jika Anda ingin masa pakainya lebih panjang. Berikut cara tepat untuk mencuci sepatu kanvas, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Senin (10/8/2026).
1. Lepaskan Tali dan Sol Dalam Sepatu Terlebih Dahulu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320301/original/092386200_1786344193-bd081c13-c7ca-4773-a8bf-472daa9d1f87.jpg)
Perbesar
Langkah paling krusial sebelum memulai proses pencucian adalah membongkar bagian-bagian yang bisa dilepas, yakni tali sepatu dan sol bagian dalam (insole). Sering kali, kotoran, debu, dan keringat menumpuk di area celah-celah lubang tali maupun di dasar pijakan sepatu. Dengan melepas kedua bagian ini, Anda memastikan seluruh sudut tersembunyi dapat dibersihkan secara maksimal tanpa ada sisa kotoran yang tertinggal.
Untuk perawatannya, tali sepatu bisa Anda cuci secara terpisah dengan cara memasukkannya ke dalam kantong jaring pelindung, lalu digiling di mesin cuci bersama pakaian harian yang warnanya senada. Sementara itu, sol dalam sebaiknya dicuci secara manual menggunakan tangan, air, dan sabun berbahan lembut. Hindari menyikat insole terlalu keras atau memerasnya agar bentuk busa pijakannya tidak hancur atau mengempis.
2. Gunakan Deterjen Cair yang Ringan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320302/original/096781300_1786344193-4ca46406-34bf-429a-82c4-282cf2588bac.jpg)
Perbesar
Dalam urusan memilih sabun pembersih, pastikan Anda selalu menjatuhkan pilihan pada deterjen yang formulanya ringan saat mencuci sepatu kanvas. Deterjen bubuk konvensional sering kali mengandung bahan kimia keras dan butiran kasar yang sulit larut sepenuhnya. Residu dari bahan-bahan kimia yang terlalu kuat ini tidak hanya berpotensi merusak kelembutan serat kain kanvas, tetapi juga bisa melunturkan warna asli sepatu sehingga tampak kusam.
Cukup tuangkan sedikit deterjen cair secukupnya, lalu larutkan ke dalam wadah berisi air bersih. Takaran sabun yang ringan ini faktanya sudah sangat efektif untuk mengangkat debu dan noda aktivitas sehari-hari. Selain itu, pantangan terbesarnya adalah menghindari penggunaan cairan pemutih atau bahan pembersih korosif lainnya, karena reaksi kimianya bisa menyebabkan kanvas mengalami perubahan warna yang fatal atau memunculkan bercak kekuningan permanen.
3. Cuci Secara Manual dengan Tangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320303/original/001389300_1786344194-e7339692-7273-45e5-a43f-89427cc2509a.jpg)
Perbesar
Demi mempertahankan bentuk dan kualitas material sepatu kanvas dalam jangka waktu yang lama, mencuci menggunakan tangan (hand wash) adalah metode terbaik dan paling direkomendasikan. Hindari godaan untuk memasukkan bodi sepatu secara utuh ke dalam mesin cuci demi kepraktisan semata. Putaran mesin cuci yang kuat berisiko merusak lem perekat, memelintir bentuk aslinya, dan membuat kain kanvas cepat robek akibat gesekan ekstrem.
Dengan mencuci secara manual, Anda memiliki kendali penuh terhadap besaran tekanan yang diberikan pada setiap permukaan sepatu. Anda bisa merasakan bagian mana yang butuh perhatian lebih dan bagian mana yang hanya perlu diusap pelan. Pendekatan ini sangat meminimalisir risiko terkelupasnya lem pabrik yang menyatukan bagian kain dengan sol karet bawah, sehingga struktur sepatu tetap kokoh seperti baru.
4. Gosok Menggunakan Sikat Berbulu Halus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320304/original/004940400_1786344194-ee820e7b-68bd-49eb-832a-8d088a7e0bf1.jpg)
Perbesar
Saat mempraktikkan cuci manual, jenis alat pembersih yang digunakan juga sangat menentukan hasil akhir dan keawetan sepatu. Jangan gunakan sikat lantai atau sikat cuci baju berserat kaku, melainkan gunakan kain lembut atau sikat berbulu halus seperti sikat gigi bekas yang kondisinya masih layak. Sikat dengan tekstur lembut ini mampu masuk ke sela-sela serat kanvas untuk mengangkat kotoran tanpa merusak jalinan benangnya.
Saat menggosok, terapkan gerakan melingkar secara perlahan dan hindari tekanan yang terlalu agresif. Berikan fokus dan usapan ekstra pada area-area yang memiliki noda membandel atau cipratan lumpur yang mengering. Menggosok dengan tekanan yang terlalu kasar tidak akan membuat sepatu lebih bersih, melainkan justru memicu permukaan kain kanvas menjadi berbulu dan tampak usang sebelum waktunya.
5. Bilas dan Keringkan Secara Alami
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320305/original/008774000_1786344194-34b38741-a587-434b-beed-08cac2bb44e7.jpg)
Perbesar
Setelah proses menyikat dengan air sabun selesai, tahapan selanjutnya yang tidak kalah penting adalah pembilasan. Pastikan Anda membilas seluruh permukaan sepatu di bawah air bersih yang mengalir hingga tidak ada lagi sisa busa yang keluar. Memastikan sepatu benar-benar bebas dari residu sabun sangatlah penting, karena sisa deterjen yang tertinggal dan mengering akan bereaksi dengan udara, memicu timbulnya noda kekuningan yang sulit dihilangkan.
Untuk proses pengeringan, biarkan sepatu kanvas Anda mengering secara alami dengan bantuan sirkulasi udara (diangin-anginkan) di tempat yang teduh. Pantangan utamanya adalah jangan pernah menjemur sepatu langsung di bawah terik matahari atau memaksanya kering menggunakan hair dryer, karena paparan panas berlebih dapat melunturkan warna dan melelehkan lem sepatu. Agar bentuk strukturnya tetap tegak dan tidak mengerut saat basah, Anda bisa memasukkan gumpalan kertas koran atau tisu kering ke dalam rongga sepatu.
6. Hindari Mencuci Sepatu Terlalu Sering
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320306/original/012518400_1786344194-2718961b-7126-452c-bc06-44b644117f52.jpg)
Perbesar
Meskipun menjaga kebersihan sepatu adalah sebuah keharusan agar penampilan tetap stylish, mencucinya secara menyeluruh terlalu sering justru merupakan sebuah kesalahan. Paparan air dan sabun yang terjadi terus-menerus secara perlahan akan melemahkan ketahanan serat kanvas dan menurunkan daya rekat lem pada sol karet. Akibatnya, umur pakai sepatu menjadi jauh lebih singkat dan rentan jebol.
Sebagai alternatif perawatan harian yang jauh lebih aman, terapkanlah metode pembersihan noda setempat atau yang akrab disebut spot cleaning. Jika Anda mendapati ada cipratan noda kecil sehabis bepergian, segera bersihkan titik tersebut menggunakan lap lembap atau sikat basah berukuran kecil. Dengan cara ini, Anda tidak perlu membasahi seluruh bagian sepatu, kotoran segera hilang, dan kualitas material alas kaki kesayangan Anda tetap terjaga dengan baik.
Pertanyaan Seputar Cara Tepat Mencuci Sepatu Kanvas
1. Apakah aman mencuci sepatu kanvas langsung di dalam mesin cuci? Sangat tidak disarankan. Putaran mesin cuci yang kuat berisiko merusak lem sepatu, mengubah bentuk aslinya, dan membuat material kanvas lebih cepat robek. Mencuci dengan tangan adalah metode yang paling aman.
2. Bolehkan menggunakan pemutih untuk sepatu kanvas yang berwarna putih? Sebaiknya hindari penggunaan pemutih pakaian. Bahan kimia pada pemutih terlalu keras dan seiring waktu dapat meninggalkan noda kekuningan pada kanvas putih, serta membuat kainnya menjadi rapuh.
3. Bagaimana cara agar sepatu kanvas tidak berubah bentuk saat dijemur? Cara terbaik adalah dengan memasukkan gumpalan kertas koran atau tisu tebal ke dalam rongga sepatu setelah dicuci. Kertas tersebut tidak hanya membantu menyerap sisa air dari dalam, tetapi juga menahan struktur sepatu agar tetap kokoh selama proses pengeringan.
4. Sabun apa yang direkomendasikan jika tidak ada deterjen cair yang ringan? Jika tidak ada deterjen khusus, Anda bisa menggunakan sabun pencuci piring cair atau sampo bayi. Keduanya memiliki formula yang cukup ringan untuk mengangkat minyak dan kotoran tanpa merusak warna serat kain.
5. Seberapa sering batas wajar untuk mencuci sepatu kanvas secara menyeluruh? Idealnya, pencucian menyeluruh dengan air dan sabun cukup dilakukan 1-2 bulan sekali, tergantung intensitas pemakaian. Jika kotornya hanya sedikit, cukup bersihkan noda tersebut menggunakan sikat basah (spot cleaning) tanpa merendam sepatu.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

5 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311539/original/020069700_1785405020-pexels-olia-danilevich-5466800.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320564/original/008881900_1786356026-Gemini_Generated_Image_dvkik7dvkik7dvki.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3529138/original/012483500_1627962520-mufid-majnun-yv6ThE76y_M-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320461/original/042714900_1786351014-a621e270-1816-4404-937c-7e9bcc60774c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5937005/original/017219700_1778834263-1000035216.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5026712/original/006973100_1732780503-cloth-with-hole-middle-that-has-hole-it_72617-533.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9319734/original/026952500_1786276588-1000129381.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539832/original/019566600_1774627160-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4941382/original/063515600_1725974504-20240910AA_Timnas_Indonesia_Vs_Australia-13.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320377/original/045618600_1786347942-03e8cfbc-3e37-4007-bf70-cdaef1056912.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320326/original/032675800_1786345197-Lomba_17_Agustus_untuk_Orang_Kantoran__AI_Generated_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/812539/original/092302700_1424162111-FOTO_LIPUTAN6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9308717/original/072213500_1785171234-20260727BS_Timnas_Indonesia_vs_Kamboja_03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4264196/original/013708100_1671268725-Siap-Siap_Penyesuaian_Tarif_Baru_KRL_Jabodetabek_Tahun_Depan-magang-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2514143/original/092528100_1543834653-a-l-l-e-f-v-i-n-i-c-i-u-s-145443-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320361/original/001674800_1786346859-stasiun_poncol_wikipedia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427764/original/064429900_1764415963-IMG_20251129_154121.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320285/original/073138000_1786343469-Yuzu_oranges__6459456959_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320264/original/073722500_1786342136-0f855500-2cfb-4338-9362-586f268f4f34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5471326/original/075133300_1768283646-John_Herdman_-5.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557096/original/065659700_1776318001-Gambar_Rumah_Sederhana_6x9_di_Kampung_Dekat_Sawah_yang_Jadi_Tren_Desain_2026.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5390115/original/042078200_1761229243-20251023AA_Official_Training_Persija_Jakarta-04.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4863025/original/074446600_1718303638-3_083A3037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559133/original/096420800_1776519532-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_13.03.23.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557654/original/051408300_1776350845-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556615/original/026624600_1776261517-Indonesia_v_Malaysia_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531939/original/016980900_1773637517-asian-child-girl-play-painting-with-happiness-joyful.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559467/original/050185700_1776576647-WhatsApp_Image_2026-04-19_at_12.29.37__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3904777/original/070543400_1642301129-pexels-tim-douglas-6205626.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557496/original/099902200_1776332068-1000397949.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5496109/original/090089100_1770471696-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-02.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557733/original/014515900_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-16.jpg)