Mengenal Jeruk Yuzu, Buah Citrus Jepang dengan Rasa Asam yang Khas

5 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Jeruk yuzu mulai dikenal di Indonesia melalui minuman, makanan Jepang, hingga produk perawatan tubuh. Buah citrus ini memiliki rasa asam dan aroma yang membuatnya berbeda dari jeruk yang lebih sering ditemui sehari-hari. Namun, di balik penggunaannya, masih banyak orang yang belum mengetahui apa itu yuzu dan bagaimana cara mengolahnya.

Bagi sebagian orang, nama yuzu mungkin terdengar asing. Buah ini lebih sering digunakan sebagai bahan campuran daripada dimakan langsung. Air, kulit, dan bagian lain dari yuzu dapat digunakan dalam berbagai olahan. Rasa asamnya juga membuat yuzu dapat digunakan sebagai pilihan lain untuk memberikan rasa pada makanan dan minuman.

Pada artikel ini, Anda akan mengenal lebih dekat mengenai buah yuzu, mulai dari manfaatnya hingga cara menggunakannya. Mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (10/8/2026).

Apa Itu Jeruk Yuzu?

Jeruk yuzu (Citrus junos) merupakan buah dari kelompok citrus yang banyak digunakan dalam kuliner Asia Timur. Buah ini berasal dari China dan telah dikenal selama lebih dari 1.000 tahun. Saat ini, buah tersebut juga tumbuh di Jepang, Korea, dan beberapa wilayah lain. Yuzu memiliki ukuran sekitar 5–7,5 sentimeter.

Dari bentuknya, yuzu dapat mengingatkan pada jeruk. Kulit buahnya memiliki warna kuning saat matang dan berukuran lebih tebal dibanding beberapa jenis citrus. Bagian yang banyak dimanfaatkan bukan hanya daging buah, tetapi juga air dan kulitnya. Dalam masakan Asia Timur, ketiganya dapat digunakan sebagai bahan untuk memberikan rasa dan aroma.

Rasa yuzu menjadi salah satu alasan buah ini digunakan dalam berbagai olahan. Daging buahnya menghasilkan rasa asam yang kuat, sedangkan kulitnya mengandung aroma yang dapat mengingatkan pada grapefruit, mandarin, bergamot, dan jeruk nipis. Karena rasa tersebut, yuzu lebih sering digunakan sebagai bahan campuran daripada dimakan seperti jeruk yang biasa dikonsumsi langsung.

Perbedaan Jeruk Yuzu dan Lemon

Yuzu dan lemon sama-sama termasuk buah citrus dan memiliki rasa asam. Perbedaannya dapat ditemukan pada aroma dan penggunaannya. Lemon memiliki cita rasa asam yang menyegarkan dengan aroma citrus yang langsung terasa. Sementara itu, yuzu memiliki rasa asam yang lebih kuat dan aroma yang lebih kompleks. Selain rasa asam, yuzu dapat memberikan aroma yang mengingatkan pada grapefruit, mandarin, bergamot, dan jeruk nipis.

Perbedaan tersebut membuat penggunaan keduanya juga tidak selalu sama. Lemon sering digunakan untuk memberikan rasa asam pada teh, jus, saus, atau masakan. Yuzu juga dapat digunakan untuk keperluan serupa, tetapi air dan kulitnya lebih sering dimanfaatkan untuk memberikan rasa sekaligus aroma pada makanan dan minuman.

Yuzu juga memiliki rasa yang membuatnya kurang cocok untuk dimakan seperti jeruk meja. Rasanya yang sangat asam membuat buah ini lebih sering diperas, diparut kulitnya, atau diolah menjadi bahan makanan dan minuman. Lemon dapat dimakan dalam jumlah kecil atau digunakan sebagai pelengkap, sedangkan yuzu biasanya digunakan sebagai bahan dalam sebuah hidangan.

Manfaat Jeruk Yuzu

Jeruk yuzu tidak hanya digunakan untuk memberikan rasa pada makanan dan minuman. Buah ini juga mengandung sejumlah zat gizi dan senyawa tanaman yang menjadi bahan penelitian. Namun, sebagian manfaat yang ditemukan masih berasal dari penelitian pada hewan atau penggunaan ekstrak, sehingga tidak dapat langsung disamakan dengan efek mengonsumsi buah yuzu. Berikut adalah beberapa manfaat buah yuzu untuk kesehatan yang dilansir dari laman situs Healthline.

1. Kaya Akan Nutrisi

Yuzu adalah buah yang kaya akan nutrisi. Dalam 100 gram yuzu, terdapat vitamin C sekitar 59 persen dari nilai harian. Buah ini juga mengandung vitamin A, serat, vitamin B6, vitamin B5, tembaga, serta sejumlah zat gizi lainnya.

2. Mengandung Antioksidan

Yuzu mengandung vitamin C, karotenoid, flavonoid, dan senyawa tanaman lain yang memiliki aktivitas antioksidan. Senyawa tersebut menjadi bagian dari penelitian mengenai hubungan antara antioksidan dan proses oksidasi dalam tubuh.

3. Berpotensi Membantu Mengurangi Peradangan

Salah satu senyawa dalam kulit yuzu adalah limonene. Penelitian dalam tabung menunjukkan bahwa senyawa tersebut memiliki aktivitas antioksidan dan berkaitan dengan proses peradangan. Namun, Healthline mencatat bahwa penelitian pada manusia masih diperlukan.

4. Berpotensi Mendukung Aliran Darah

Penelitian pada hewan dan tabung menunjukkan ekstrak yuzu memiliki aktivitas yang berkaitan dengan penggumpalan trombosit. Dua flavonoid, yaitu hesperidin dan naringin, disebut berperan dalam temuan tersebut. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan sebelum manfaat ini dapat diterapkan pada manusia.

5. Mengandung Senyawa yang Diteliti untuk Kanker

Yuzu mengandung limonoid serta senyawa lain yang telah diteliti dalam kaitannya dengan sel kanker. Namun, temuan tersebut berasal dari penelitian dalam tabung dan pada hewan. Healthline menekankan bahwa penelitian pada manusia masih diperlukan.

6. Aroma Yuzu Berkaitan dengan Penurunan Ketegangan

Aroma yuzu berasal antara lain dari limonene dan linalool. Beberapa penelitian dengan jumlah peserta terbatas menemukan bahwa menghirup aroma yuzu berkaitan dengan penurunan stres, ketegangan, dan kecemasan dalam waktu tertentu. Temuan ini berkaitan dengan aromanya, bukan konsumsi buah secara langsung.

Apakah Jeruk Yuzu Bisa Dimakan Mentah?

Jeruk yuzu dapat dimakan, tetapi buah ini tidak umum dikonsumsi langsung seperti jeruk manis. Salah satu alasannya adalah rasa yuzu yang sangat asam. Karena itu, buah ini lebih sering digunakan sebagai bahan yang memberikan rasa dan aroma pada makanan serta minuman. Air, kulit, dan bagian buah lainnya dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Penggunaan yuzu juga tidak hanya terbatas pada masakan Jepang. Dalam kuliner Asia Timur, buah ini dapat digunakan untuk membuat cuka, bumbu, saus, marmalade, jeli, makanan manis, dan teh. Air yuzu juga dapat digunakan sebagai pengganti lemon atau jeruk nipis dalam dressing, minuman, makanan penutup, dan makanan yang dipanggang.

Beberapa penggunaan tradisional yuzu antara lain:

- Bahan saus dan bumbu

- Campuran cuka

- Bahan marmalade

- Bahan jeli

- Campuran teh

- Bahan makanan manis

- Pemberi rasa pada dressing

- Bahan minuman

- Parutan kulit untuk memberikan aroma pada makanan

Bagaimana Cara Menggunakan Jeruk Yuzu di Rumah?

Jika mendapatkan yuzu segar, air perasannya dapat digunakan seperti lemon atau jeruk nipis. Peras sedikit air yuzu ke dalam minuman, saus, atau dressing. Gunakan dalam jumlah kecil terlebih dahulu karena rasanya cukup asam. Kulitnya juga dapat diparut dan digunakan sebagai tambahan pada makanan.

Untuk minuman, yuzu dapat dicampurkan dengan air hangat atau air dingin. Air yuzu juga dapat ditambahkan ke teh, soda, atau minuman lain. Jika menggunakan produk kemasan, perhatikan daftar bahan karena beberapa produk yuzu mengandung gula tambahan untuk menyeimbangkan rasa asam. Healthline menyarankan memeriksa label dan memilih jus yuzu 100 persen jika ingin memperoleh produk tanpa tambahan tersebut.

Yuzu juga dapat digunakan dalam makanan penutup. Airnya bisa dicampurkan ke adonan atau saus, sedangkan kulitnya dapat diparut sebagai tambahan. Cara lain adalah menggunakannya sebagai pengganti sebagian air lemon dalam resep yang membutuhkan rasa asam. Hasilnya akan berbeda dari penggunaan lemon karena yuzu memiliki aroma yang berasal dari beberapa senyawa citrus.

Pertanyaan Seputar Jeruk Yuzu

Apa Itu Jeruk Yuzu?

Jeruk yuzu adalah buah citrus yang berasal dari Asia Timur dan banyak digunakan dalam kuliner Jepang serta negara Asia Timur lainnya. Buah ini memiliki rasa asam dan digunakan bersama kulit serta airnya untuk makanan dan minuman.

Jeruk Yuzu Rasanya Seperti Apa?

Yuzu memiliki rasa asam dan aroma yang berasal dari beberapa senyawa citrus. Aromanya dapat memiliki karakter yang mengingatkan pada grapefruit, mandarin, bergamot, dan jeruk nipis.

Apakah Jeruk Yuzu Bisa Dimakan Langsung?

Yuzu dapat dimakan, tetapi biasanya tidak dikonsumsi langsung seperti jeruk manis. Rasanya yang asam membuat buah ini lebih sering digunakan sebagai bahan makanan, minuman, saus, bumbu, dan dessert.

Apa Perbedaan Jeruk Yuzu dan Lemon?

Keduanya memiliki rasa asam dan dapat digunakan dalam makanan serta minuman. Yuzu memiliki aroma yang berbeda dan lebih sering digunakan untuk memberikan kombinasi rasa serta aroma pada masakan.

Jeruk Yuzu Digunakan untuk Apa?

Yuzu dapat digunakan untuk membuat saus, bumbu, cuka, marmalade, jeli, teh, minuman, dressing, makanan penutup, dan makanan yang dipanggang. Air serta kulitnya dapat digunakan sesuai kebutuhan resep.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|