Demi Finis Posisi Terbaik, PSIM Kejar Kemenangan di 8 Laga Tersisa BRI Super League

9 hours ago 3

Bola.com, Jakarta - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menegaskan timnya masih memburu hasil maksimal pada laga sisa BRI Super League 2025/2026. Meski saat ini berada di papan tengah, Laskar Mataram belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi.

Dengan kompetisi yang masih menyisakan delapan pertandingan, pelatih asal Belanda itu meminta para pemain tetap fokus dan berjuang maksimal agar impian finis di posisi terbaik bisa tercapai.

Menurut Jean-Paul van Gastel, sejak awal musim target utama Laskar Mataram adalah bertahan di kasta tertinggi. Namun hingga memasuki pekan ke-26, ambisi tersebut belum mutlak tercapai secara matematis.

"Di awal musim target kami adalah tidak terdegradasi. Secara matematis saat ini posisi kami belum sepenuhnya aman, jadi kami masih harus memenangkan beberapa pertandingan lagi," ujar Van Gastel.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Terlalu Sering Imbang

Laskar Mataram dikenal sebagai tim promosi yang cukup sulit dikalahkan musim ini. Namun di sisi lain, terlalu banyak hasil imbang justru membuat mereka kesulitan menembus papan atas.

Dari 26 partai yang sudah dijalani, PSIM mencatatkan 11 kali seri, sembilan kemenangan, dan enam kekalahan. Raihan 38 poin membuat mereka kini bertengger di posisi kedelapan klasemen sementara.

"Seperti biasa kami mencoba memenangkan setiap pertandingan. Moto kami adalah: 'Jika tidak bisa menang, jangan sampai kalah'. Mungkin kami terlalu sering menerapkan itu, sehingga kami menjadi 'Raja Hasil Imbang'," kelakar Van Gastel.

Jadwal Padat Menanti

Kompetisi musim ini dijadwalkan berakhir pada 23 Mei mendatang, setelah seluruh tim memainkan total 34 laga. PSIM masih akan menghadapi sejumlah tim kuat seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, hingga Malut United.

"Jika melihat klasemen, tentu Bandung yang paling berat. Tapi seperti yang saya katakan, tidak ada pertandingan mudah di Indonesia. Laga melawan Jepara atau Padang pun bisa sulit," kata Van Gastel.

"Persib Bandung, Persija Jakarta, Malut United. Kami akan menghadapi mereka semua dan itu akan terasa berat bagi kami," sambung pelatih berusia 53 tahun tersebut.

Dalam delapan laga tersisa, PSIM berhadapan dengan PSM Makassar (H), Bhayangkara FC (A), Persija Jakarta (H), Persita Tangerang (H), Persib Bandung (A), Malut United (H), Madura United (H), dan Arema FC (A).

Target Sapu Bersih

Meski menyadari beratnya tantangan di sisa musim ini, Jean-Paul van Gastel tetap memasang target tinggi. Ia berharap timnya mampu meraih kemenangan sebanyak mungkin demi mengamankan posisi di klasemen.

"Saya tidak tahu berapa poin yang akan kami dapatkan. Yang pasti saya harap bisa menyapu bersih pertandingan dengan kemenangan," tegasnya.

PSIM baru saja menelan kekalahan tipis 0-1 dari Dewa United pada pekan ke-26 di Banten International Stadium, Serang, Jumat (3/4/2026) malam WIB. Hasil minor itu jadi alarm bagi Laskar Mataram untuk segera bangkit.

Selanjutnya, PSIM akan menjamu PSM Makassar di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (10/4/2026) sore WIB. Bermain di rumah sendiri, Tim Naga Jawa bertekad mempersembahkan kemenangan bagi pendukung setianya.

Persaingan di BRI Super League 2025/2026

  • 0%suka
  • 0%lucu
  • 0%sedih
  • 0%marah
  • 0%kaget
  • 0%aneh
  • 0%takut
  • 0%takjub
  • Ana Dewi
  • Gregah Nurikhsani
Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|