Kecelakaan Laut di Parangtritis, Ini Bahaya dan Tanda Keberadaan Rip Current

15 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta Insiden tragis terjadi di Pantai Parangtritis pada Jumat pagi, 4 April 2025. Tiga wisatawan terseret ombak saat bermain air di zona Rip Current sekitar pukul 10.00 WIB. Dua korban berhasil diselamatkan, namun satu orang masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. Menurut keterangan Humas Basarnas Yogyakarta, Pipiet Erriyanto, total terdapat 12 orang dalam rombongan wisatawan yang datang sejak pukul 07.00 WIB.

Peristiwa ini menjadi pengingat betapa pentingnya memahami fenomena Rip Current yang kerap terjadi di pantai-pantai Indonesia, termasuk Parangtritis. Meskipun terlihat tenang, lautan menyimpan banyak bahaya yang tidak terlihat. Oleh karena itu, pengetahuan tentang Rip Current sangatlah krusial untuk keselamatan saat berenang di laut.

Rip Current adalah arus laut yang kuat, sempit, dan terlokalisir yang mengalir langsung menjauhi pantai, menembus garis gelombang yang pecah. Bayangkan seperti sungai yang mengalir ke laut di tengah lautan. Arus ini paling kuat dan cepat di dekat permukaan air, sehingga bisa sangat berbahaya bagi para perenang. Berikut ulasannya seperti yang telah dirangkum Liputan6.com, Sabtu (05/04/2025). 

Perahu Dihantam Ombak Tinggi Laut Kidul, 2 Nelayan Terpental ke Laut

Apa Itu Rip Current atau Arus Rip?

Rip Current adalah fenomena yang sering terjadi di Pantai Parangtritis. Arus ini terbentuk akibat beberapa faktor, termasuk variabilitas gelombang dan topografi bawah laut. Perbedaan kekuatan gelombang di sepanjang pantai menciptakan ketidakseimbangan air. Air yang terakumulasi di zona pecah gelombang mencari jalan keluar yang paling mudah, seringkali melalui celah di palung pasir atau dekat struktur buatan manusia seperti dermaga.

Di Parangtritis, bentuk dasar laut, seperti palung pasir dan terumbu karang, dapat mempengaruhi arah dan kekuatan Rip Current. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui kondisi laut sebelum berenang di pantai ini.

Bahaya Rip Current

Rip Current dapat menjadi sangat berbahaya bagi perenang, terutama bagi mereka yang tidak mengetahui cara menghadapinya. Kecepatan arus ini bervariasi, tetapi dapat mencapai hingga 8 kaki per detik (sekitar 2,4 meter per detik), lebih cepat daripada perenang Olimpiade. Lokasi arus ini sulit diprediksi; beberapa muncul di tempat yang sama secara berulang, sementara yang lain bisa muncul dan menghilang secara tiba-tiba.

Beberapa tanda yang perlu diperhatikan untuk mengenali Rip Current meliputi:

  • Celah di garis gelombang: Perhatikan adanya celah atau area yang lebih tenang di antara gelombang yang pecah.
  • Air yang lebih gelap atau keruh: Air di arus rip mungkin tampak lebih gelap atau keruh karena adanya sedimen yang terbawa arus.
  • Busa atau sampah yang bergerak ke laut: Busa atau sampah yang bergerak secara konsisten menjauhi pantai dapat mengindikasikan adanya arus rip.
  • Perubahan warna air: Area air yang berbeda warna dari sekitarnya.

Langkah-langkah saat Terjebak Rip Current

Jika terjebak dalam Rip Current, jangan panik! Berikut langkah-langkah yang bisa diambil:

  1. Jangan melawan arus: Berusaha berenang langsung melawan arus akan membuat Anda kelelahan.
  2. Berenang sejajar pantai: Berenang secara paralel ke pantai hingga Anda keluar dari arus rip.
  3. Berenang kembali ke pantai: Setelah keluar dari arus rip, berenang kembali ke pantai dengan sudut.
  4. Minta bantuan: Jika Anda merasa kesulitan, segera minta bantuan dari penjaga pantai atau orang lain di sekitar.

Pencegahan adalah kunci untuk menghindari kecelakaan di laut. Beberapa langkah yang bisa diambil adalah:

  • Berenang di pantai yang dijaga: Pantai yang dijaga memiliki penjaga pantai yang dapat memberikan bantuan jika terjadi keadaan darurat.
  • Perhatikan tanda-tanda peringatan: Ikuti petunjuk dan peringatan yang diberikan oleh penjaga pantai.
  • Berenang di antara bendera: Jika ada bendera yang menandai area renang yang aman, berenanglah di dalam area tersebut.
  • Jangan meremehkan kekuatan laut: Selalu waspada dan berhati-hati saat berenang di laut.

Rip Current merupakan bahaya serius yang dapat menyebabkan kematian. Dengan memahami bagaimana mengenali dan mengatasi Rip Current, Anda dapat meningkatkan keselamatan Anda saat berenang di pantai.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|