Museum Zoologi Bogor Rampung Direnovasi, Tampil Lebih Modern Lengkap Setelah 130 Tahun

14 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta Setelah lebih dari satu abad berdiri, Museum Zoologi Bogor kini hadir dengan wajah baru yang jauh lebih modern dan ramah generasi muda. Revitalisasi ini tidak hanya memperbarui tampilan fisik, tetapi juga memperkuat fungsi edukatif dan daya tarik visual museum. Transformasi ini dilakukan untuk menjawab tantangan zaman serta menjangkau audiens yang lebih luas, khususnya kalangan muda.

Museum yang awalnya didirikan pada masa kolonial ini memang telah menjadi bagian dari sejarah panjang penelitian zoologi di Indonesia. Namun, seiring perkembangan teknologi dan media sosial, pengalaman pengunjung pun harus ikut berevolusi. Karena itu, perubahan besar pun dilakukan demi menjadikan museum ini lebih interaktif dan layak dikunjungi lintas generasi.

Tampilan baru ini diharapkan mampu meningkatkan pengalaman edukatif bagi pengunjung serta menarik minat generasi muda. Revitalisasi ini juga menunjukkan keseriusan pengelola dalam merespons kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan nilai sejarah dan ilmiah yang sudah melekat.

Sejarah Museum Zoologi Bogor

Museum Zoologi Bogor didirikan pada tahun 1894 oleh ahli zoologi asal Belanda, J.C. Koningsberger. Saat itu, museum ini dikenal sebagai Zoologisch Museum dan menjadi bagian dari Kebun Raya Bogor yang memang telah menjadi pusat penelitian botani dan zoologi sejak zaman Hindia Belanda. Fokus utama museum kala itu adalah menyimpan spesimen hewan dari seluruh Nusantara untuk keperluan riset ilmiah.

Sejak masa awal berdirinya, koleksi museum terus berkembang. Museum ini menyimpan berbagai spesimen langka seperti kerangka ikan paus biru sepanjang 26 meter yang menjadi ikon dan daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Di dalamnya, terdapat ribuan spesimen dari berbagai kelas hewan, mulai dari serangga hingga mamalia besar.

Pada era setelah kemerdekaan Indonesia, fungsi museum mulai diperluas tidak hanya sebagai tempat riset, tapi juga edukasi publik. Namun, meski secara koleksi terus berkembang, fasilitas museum nyaris tidak tersentuh pembaruan besar dalam beberapa dekade terakhir. Ini yang membuat tampilannya dianggap tertinggal dibandingkan museum modern lainnya di Asia Tenggara.

Alasan Utama Revitalisasi

Selama bertahun-tahun, Museum Zoologi dianggap memiliki potensi besar sebagai sarana pembelajaran sains. Sayangnya, kondisi bangunan dan tampilan visual yang usang membuat minat kunjungan, terutama dari generasi muda, semakin menurun. Padahal, museum ini menyimpan kekayaan data dan visual fauna Indonesia yang sangat berharga.

Revitalisasi ini dilakukan untuk menarik minat generasi muda sekaligus meningkatkan pengalaman edukatif bagi pengunjung. Hal ini menjadi landasan kuat dilakukannya perubahan menyeluruh, baik dari sisi kurasi koleksi, pencahayaan, hingga tata letak ruang. Rervitalisasi dilakukan oleh PT Mitra Natura Raya (MNR) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). 

"Kami melakukan revitalisasi di museum zoologi. Alhamdulillah setelah 130 tahun, akhirnya museum bisa tampil dengan wajah barunya yang lebih modern, yang lebih kekinian. Tentu dengan tidak mengurnagi nilai-nilai dari koleksi yang ada di museum zoologi" Zaenal Arifin, General Manager Corporate Communication Pt Mitra Natura Raya dilansir dari ANTARA pada Sabtu (5/4/2025). 

Faktor lainnya adalah tren museum global yang kini bergerak ke arah experience-based learning, di mana pengunjung tidak hanya melihat, tetapi juga berinteraksi dan mengalami pembelajaran langsung. Oleh karena itu, museum ini kini dilengkapi dengan teknologi interaktif dan desain ruang yang lebih Instagramable demi mendorong keterlibatan aktif pengunjung.

Menyimpan 954 Koleksi

Museum ini menyimpan 954 jenis koleksi hewan yang diawetkan, mayoritas asli Indonesia. Mulai dari burung, ikan, amfibi, hingga reptil. Beberapa koleksi tertua berasal dari tahun 1895.

Proyek revitalisasi dimulai dengan tahap kurasi ulang terhadap koleksi yang ditampilkan ke publik. Tidak semua spesimen lama dipertahankan dalam bentuk lama, beberapa dikemas ulang dengan penjelasan yang lebih komunikatif, infografis yang menarik, serta pencahayaan artistik. Kurator museum bekerja sama dengan ahli edukasi untuk menggabungkan elemen estetika dan edukasi.

Selanjutnya, tata ruang museum dirombak menjadi lebih luas dan dinamis. Pengunjung kini dapat menyusuri alur koleksi dari kelas hewan terkecil hingga terbesar dalam narasi visual yang terstruktur. Setiap zona dilengkapi dengan panel interaktif yang menjelaskan habitat, peran ekologi, dan kondisi konservasi masing-masing spesies.

Bagian yang paling mencuri perhatian adalah penambahan zona teknologi seperti augmented reality (AR). Fitur ini memungkinkan pengunjung mendapat info lebih dalam hanya dengan memindai kode melalui ponsel mereka. Tidak hanya itu, terdapat area selfie spot yang dirancang agar tetap selaras dengan konteks edukasi, menjadikan museum tempat belajar sekaligus bersenang-senang.

Jam Operasional Museum Zoologi Bogor dan Harga Tiketnya

1. Jam Operasional:

  • Hari Senin hingga Jumat: 08.00–16.00 WIB​
  • Hari Sabtu, Minggu, dan Hari Libur Nasional: 08.00–17.00 WIB

2. Harga Tiket

Tiket masuk ke Museum Zoologi sudah termasuk dalam tiket masuk Kebun Raya Bogor. P

  • Hari biasa: Rp15.000
  • Akhir pekan/libur: Rp25.000
  • Anak-anak dengan tinggi di bawah 90 cm tidak dikenakan biaya masuk

Harap dicatat bahwa harga tiket dapat berubah sewaktu-waktu. Disarankan untuk memeriksa informasi terbaru sebelum berkunjung

Tips Mengunjungi Museum Zoologi Bogor Versi Baru

Untuk mendapatkan pengalaman terbaik saat mengunjungi Museum Zoologi Bogor, berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu ikuti:

  1. Datang pagi hari: Agar bisa menikmati seluruh koleksi tanpa terburu-buru dan menghindari keramaian, datanglah saat museum baru dibuka.
  2. Siapkan kamera dan baterai penuh: Banyak spot estetik yang cocok untuk diabadikan, terutama di zona interaktif.
  3. Ikuti tur tematik bila tersedia: Museum bisa jadi menyediakan tur edukatif yang dipandu langsung oleh staf edukasi. Ini bagus buat keluarga dan anak sekolah.
  4. Cek event khusus: Kadang ada acara workshop, pameran temporer, atau pertunjukan multimedia yang sayang dilewatkan.

Pertanyaan Seputar Topik

Apa yang membuat Museum Zoologi Bogor berbeda dari museum lainnya?

Museum ini memiliki koleksi fauna terlengkap di Indonesia, termasuk kerangka paus biru sepanjang 26 meter. Selain itu, fasilitas interaktif dan zona Instagramable membuatnya cocok untuk edukasi sekaligus rekreasi.

Apakah Museum Zoologi Bogor gratis?

Pada beberapa kesempatan seperti Hari Museum Nasional atau program khusus, tiket masuk bisa digratiskan. Diketahui harga tiket masuk Museum Zoologi Rp 25.000 per orang

Apakah museum ini ramah anak?

Ya. Dengan adanya zona interaktif dan pemandu edukasi, anak-anak dapat belajar dengan cara menyenangkan.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|