Liputan6.com, Jakarta - Bakwan daun kelor bisa menjadi camilan sekaligus lauk sederhana yang rasanya gurih, renyah, dan tetap kaya nutrisi apabila diolah dengan teknik yang tepat. Daun kelor memiliki cita rasa khas yang sedikit earthy, sehingga sangat cocok dipadukan dengan adonan tepung berbumbu dan tambahan sayuran agar hasil akhirnya semakin lezat. Tekstur renyah pada bakwan biasanya dipengaruhi oleh komposisi tepung, suhu minyak, dan ketebalan adonan saat digoreng.
Selain mudah dibuat, bakwan daun kelor juga cocok dijadikan menu rumahan yang hemat namun tetap menarik untuk disajikan saat santai bersama keluarga. Kunci utamanya terletak pada penggunaan daun kelor muda, adonan yang tidak terlalu encer, serta proses penggorengan menggunakan minyak panas stabil agar bakwan matang merata dan tetap kriuk lebih lama setelah diangkat.
Bahan-Bahan yang Diperlukan
Bahan Utama:
- 2 genggam daun kelor muda, petik dari tangkainya
- 1 buah wortel ukuran sedang, serut tipis
- 2 batang daun bawang, iris halus
- 100 gram kol, iris tipis
- 150 gram tepung terigu
- 3 sendok makan tepung beras
- 1 butir telur
- 200–230 ml air dingin
Bumbu Halus:
- 3 siung bawang putih
- 2 butir bawang merah
- 1 sendok teh ketumbar
- 1/2 sendok teh merica
- Garam secukupnya
Bahan Tambahan:
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk
- Minyak goreng secukupnya
Cara Memilih Daun Kelor yang Bagus
Pilih daun kelor yang masih muda karena teksturnya lebih lembut dan tidak pahit ketika dimasak menjadi bakwan. Daun yang terlalu tua biasanya lebih keras dan memiliki rasa yang lebih kuat sehingga dapat memengaruhi cita rasa adonan secara keseluruhan.
Pastikan daun kelor dicuci bersih menggunakan air mengalir agar debu dan sisa kotoran hilang sempurna. Setelah dicuci, tiriskan hingga benar-benar kering supaya adonan tidak terlalu berair saat dicampurkan.
Hindari menggunakan daun kelor yang menguning atau layu karena bisa membuat rasa bakwan menjadi kurang segar. Daun yang hijau cerah biasanya menghasilkan aroma dan rasa yang lebih enak setelah digoreng.
Langkah Membuat Bakwan Daun Kelor Renyah
Sebelum mulai menggoreng, pastikan semua bahan sudah disiapkan agar proses memasak menjadi lebih cepat dan hasil bakwan matang merata. Ikuti langkah-langkah berikut supaya tekstur bakwan tetap gurih, renyah, dan tidak mudah lembek.
- Petik daun kelor muda dari tangkainya lalu cuci menggunakan air mengalir hingga bersih. Setelah itu tiriskan sampai airnya berkurang agar adonan nantinya tidak terlalu encer saat dicampurkan.
- Serut wortel tipis-tipis, iris kol secukupnya, lalu potong daun bawang kecil-kecil agar mudah tercampur rata dengan adonan tepung. Sayuran yang diiris tipis akan membuat bakwan lebih mudah matang dan terasa renyah saat digoreng.
- Ulek atau blender bawang putih, bawang merah, ketumbar, merica, dan garam hingga benar-benar halus supaya rasa gurihnya merata ke seluruh adonan bakwan.
- Masukkan tepung terigu dan tepung beras ke dalam wadah besar lalu aduk hingga tercampur rata. Kombinasi kedua tepung ini membantu menghasilkan tekstur bakwan yang lebih kriuk di bagian luar.
- Tambahkan telur serta bumbu halus ke campuran tepung, kemudian aduk perlahan sambil dituangi air dingin sedikit demi sedikit hingga membentuk adonan yang cukup kental.
- Masukkan daun kelor, wortel, kol, dan daun bawang ke dalam adonan lalu aduk hingga seluruh bahan terlapisi tepung secara merata tanpa menggumpal.
- Tuang minyak dalam jumlah cukup banyak ke wajan lalu panaskan menggunakan api sedang sampai benar-benar panas agar bakwan langsung garing ketika dimasukkan.
- Ambil satu sendok sayur adonan lalu masukkan ke minyak panas sambil dipipihkan sedikit supaya bentuknya tipis dan renyah. Goreng beberapa buah saja dalam satu waktu agar suhu minyak tetap stabil.
- Goreng sampai bagian bawah berwarna kuning keemasan lalu balik dan masak sisi lainnya hingga matang sempurna dan terasa lebih ringan saat diangkat.
- Angkat bakwan lalu tiriskan di rak kawat atau tisu dapur supaya minyak berlebih turun. Sajikan selagi hangat agar kerenyahannya masih terasa maksimal.
Tips Membuat Bakwan Daun Kelor Tetap Renyah
Agar hasil bakwan lebih gurih, garing, dan tahan renyah lebih lama, ada beberapa trik sederhana yang penting diperhatikan selama proses memasak.
- Gunakan daun kelor muda karena teksturnya lebih lembut dan rasanya tidak pahit saat digoreng.
- Tambahkan tepung beras ke dalam adonan supaya bagian luar bakwan menjadi lebih crispy setelah matang.
- Gunakan air dingin atau air es agar tekstur gorengan lebih renyah dan tidak cepat lembek.
- Jangan membuat adonan terlalu encer karena bakwan bisa menyerap banyak minyak dan menjadi lembek.
- Pastikan minyak benar-benar panas sebelum mulai menggoreng supaya adonan langsung mengeras dan tidak berminyak.
- Goreng dengan api sedang agar bagian luar tidak cepat gosong sementara bagian dalam belum matang.
- Jangan menumpuk bakwan panas karena uap panas dapat membuat teksturnya cepat melempem.
- Tiriskan di rak kawat agar minyak turun sempurna dan permukaan bakwan tetap garing lebih lama.
- Tambahkan irisan cabai atau udang kecil bila ingin rasa yang lebih gurih dan kaya aroma.
- Sajikan segera setelah matang karena bakwan paling nikmat disantap ketika masih hangat dan renyah.
Variasi Bakwan Daun Kelor
Bakwan daun kelor bisa ditambahkan udang kecil agar rasa gurihnya semakin kuat dan cocok dijadikan lauk makan siang. Udang juga memberikan tekstur lebih menarik pada setiap gigitan sehingga bakwan terasa lebih spesial.
Jika ingin rasa lebih pedas, tambahkan irisan cabai rawit ke dalam adonan supaya sensasi hangat dan gurihnya semakin terasa. Cabai juga membuat aroma gorengan menjadi lebih menggoda ketika baru diangkat dari minyak panas.
Untuk versi lebih sederhana, daun kelor juga bisa dipadukan hanya dengan bawang dan tepung tanpa tambahan sayuran lain. Meski sederhana, rasa khas daun kelor tetap terasa nikmat terutama saat disantap hangat bersama cabai atau sambal kecap.
Pertanyaan dan Jawaban
1. Apakah daun kelor harus direbus sebelum dibuat bakwan?
Tidak perlu direbus karena daun kelor muda bisa langsung dicampurkan ke adonan setelah dicuci bersih agar teksturnya tetap segar.
2. Kenapa bakwan daun kelor bisa lembek setelah dingin?
Biasanya karena adonan terlalu encer atau minyak belum cukup panas saat proses menggoreng.
3. Tepung apa yang membuat bakwan lebih renyah?
Campuran tepung terigu dan tepung beras dapat membantu menghasilkan tekstur yang lebih kriuk dan tahan lama.
4. Apakah bakwan daun kelor bisa tanpa telur?
Bisa, tetapi teksturnya biasanya sedikit kurang padat dibanding menggunakan telur dalam adonan.
5. Bagaimana cara menyimpan bakwan agar tetap enak?
Simpan di wadah terbuka terlebih dahulu sampai dingin agar uap panas tidak membuat bakwan cepat lembek.

1 hour ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5585214/original/019655900_1778137868-Usaha_Rumahan_Sederhana_yang_Bikin_Ibu_Desa_Makin_Produktif_dan_Bisa_Sambil_Santai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582932/original/016683300_1778132808-covert_tanaman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582707/original/041930300_1778130188-HL_teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582905/original/029695600_1778131987-27864dc4-dae3-4547-bb25-3101384d707c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5584691/original/099813600_1778136988-fd34cb3e-0712-4a02-ba24-c549e7ba4c6f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572989/original/002466800_1777877990-Perpaduan_Kayu_untuk_Sentuhan_Hangat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5583875/original/041300400_1778135729-unnamed__28_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582405/original/045969200_1778129755-LANDSKAP_FIX.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5583109/original/066663700_1778134305-c11e544c-c390-44b8-8ec7-716f7edfbf54.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582968/original/082434400_1778133567-unnamed__27_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/901737/original/097475900_1434365097-Currency-War-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582334/original/073984400_1778129610-c626fcba-c1b1-4e4e-9608-8493569fd7b3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582931/original/042767500_1778132669-Inspirasi_Rumah_Type_45_dengan_Dapur_Terbuka_Anti_Asap_dan_Bau_yang_Bikin_Sehat_Penghuninya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582864/original/078653400_1778130434-7ad81446-6c8d-439a-b9fd-a7f4c5bd1008.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582343/original/023819300_1778129622-model_rumah_semi_industrial_yang_cocok_di_lingkungan_pedesaan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523557/original/082816600_1772849287-Warna_Cat_Teras_Rumah_Netral_Tapi_Tidak_Membosankan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582029/original/093335000_1778129138-Desain_Ruang_Tamu_Rumah_Kampung_Minimalis_yang_Nyaman_Buat_Nerima_Tamu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5581337/original/064334700_1778127845-sentuhan_alam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5581362/original/007203900_1778127930-Elemen_Personal_yang_Tidak_Berlebihan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5581020/original/029303200_1778127205-42b588d0-2ba5-4a59-b7be-4df12ac90dd3.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454293/original/050430700_1766556442-1000101929.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469055/original/011269000_1768048972-cesar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482519/original/004242000_1769226806-pelaku_usaha_UMKM_Bantul_Rifqi_Rozanah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469343/original/033984700_1768110777-pexels-roman-odintsov-5847238.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468787/original/073253700_1768015863-Guseynov_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485935/original/098401900_1769570166-kambing.png)