- Apakah sawah cocok dijadikan investasi bagi pasutri muda?
- Berapa keuntungan yang bisa didapat dari investasi sawah?
- Apakah sawah harus dikelola sendiri oleh pemiliknya?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Memulai kehidupan rumah tangga sering kali membuat pasangan suami istri muda mulai memikirkan cara mengelola keuangan dengan lebih bijak. Salah satu langkah yang banyak dipertimbangkan adalah memilih bentuk investasi yang tidak hanya aman, tetapi juga memiliki manfaat jangka panjang. Di lingkungan pedesaan, sawah adalah investasi yang cukup populer karena memiliki nilai ekonomi sekaligus nilai produktif.
Bagi pasutri muda yang tinggal di desa, memiliki sawah bukan sekadar aset, tetapi juga sumber penghasilan yang bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan. Selain dapat menghasilkan panen setiap musim, nilai tanah sawah juga cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Banyak orang menganggap investasi sawah sebagai pilihan yang tepat untuk membangun kestabilan finansial keluarga.
1. Sawah Bisa Menjadi Sumber Penghasilan Rutin
Salah satu keuntungan utama mengapa sawah adalah investasi yang tepat bagi pasutri muda di desa adalah kemampuannya menghasilkan pendapatan secara rutin. Sawah dapat ditanami padi atau tanaman lain yang memiliki nilai jual sehingga memberikan pemasukan setiap musim panen. Lia Devita (29) dan Makrus (30), pasutri milenial asal Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, membagikan pengalamannya. Pasutri ini mulai mengelola sawah sejak menikah delapan tahun silam.
“Sebelum jadi sawah, lahan ini dulunya ladang tebu, tapi karena tebu pendapatannya sedikit, aku sama suami memutuskan merombak menjadikannya sawah. Tebu itu kan sistemnya lahannya disewa ya, lahan segini ini satu hektare lebih dapatnya cuma Rp18 juta per tahun. Padahal kalau ditanami padi bisa berkali-kali lipat penghasilannya,” terang perempuan yang berprofesi sebagai perawat di salah satu puskesmas di Bojonegoro itu saat ditemui Liputan6, Jumat (6/3/2026).
Selain dikelola sendiri, sawah juga bisa disewakan atau digarap oleh petani lain dengan sistem bagi hasil. Cara ini memungkinkan pemilik sawah tetap mendapatkan keuntungan tanpa harus turun langsung mengelola lahan. Inilah yang membuat investasi sawah tetap produktif meskipun pemiliknya memiliki pekerjaan lain.
2. Nilai Tanah Sawah Cenderung Terus Naik
Keuntungan lain dari investasi sawah adalah nilai tanah yang biasanya meningkat dari waktu ke waktu. Seiring bertambahnya jumlah penduduk dan kebutuhan lahan, harga tanah di desa juga ikut naik. Hal ini membuat sawah tidak hanya berfungsi sebagai lahan produksi, tetapi juga sebagai aset berharga.
Bagi pasutri muda, memiliki sawah sejak awal pernikahan dapat menjadi langkah cerdas untuk investasi jangka panjang. Ketika suatu saat membutuhkan dana besar, nilai tanah sawah yang sudah meningkat bisa menjadi aset yang sangat membantu.
3. Bisa Dimanfaatkan untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Memiliki sawah juga memberikan manfaat penting dalam hal ketahanan pangan keluarga. Ketika panen tiba, sebagian hasilnya dapat digunakan untuk kebutuhan konsumsi sendiri. Dengan begitu, pasutri muda tidak perlu selalu membeli beras dari pasar.
“Kayak orang (petani, red) umumnya, ya enggak pernah beli beras. Istilahnya yang dijual itu ya sisa dari kebutuhan untuk makan. Kalau aku biasanya yang dari sawah sini kebanyakan tak jual, soalnya masih ada sawah lain yang kecil, nah itu seluruh panenannya enggak dijual karena untuk makan dan fitrah (zakat, red),” sambung ibu anak satu itu.
Keuntungan ini membuat sawah adalah investasi yang memiliki manfaat ganda, yaitu sebagai sumber penghasilan sekaligus penyedia bahan pangan. Dalam jangka panjang, hal ini dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga. Tidak heran jika banyak keluarga di desa menjadikan investasi sawah sebagai aset penting.
4. Modal Awal Relatif Lebih Aman Dibanding Investasi Lain
Dibandingkan dengan beberapa jenis investasi modern yang memiliki risiko tinggi, investasi sawah cenderung lebih stabil. Tanah merupakan aset nyata yang nilainya jarang turun drastis. Bahkan dalam kondisi ekonomi tertentu, harga tanah justru bisa meningkat.
Bagi pasutri muda yang baru memulai kehidupan rumah tangga, memilih sawah adalah investasi yang cukup aman. Aset ini tidak mudah hilang dan tetap memiliki nilai meskipun tidak langsung menghasilkan keuntungan besar.
5. Sawah Bisa Dikembangkan Menjadi Usaha Pertanian
Keuntungan lain dari investasi sawah adalah peluang untuk mengembangkan berbagai usaha pertanian. Lahan sawah tidak hanya bisa ditanami padi, tetapi juga berbagai tanaman lain seperti sayuran, palawija, atau bahkan budidaya ikan di sela-sela lahan.
“Kadang saya tanami terong ini sebagian lahannya, cabe juga,” papar Makrus saat ditemui di areal persawahannya, Jumat (6/3/2026).
Dengan kreativitas dan pengelolaan yang baik, sawah adalah investasi yang bisa berkembang menjadi sumber usaha yang lebih besar. Pasutri muda juga bisa mencoba sistem pertanian modern agar hasil panen lebih maksimal. Hal ini membuka peluang usaha baru yang menjanjikan di desa.
6. Menjadi Aset Warisan yang Bernilai
Banyak keluarga di desa mewariskan sawah dari generasi ke generasi. Hal ini menunjukkan bahwa sawah adalah investasi yang memiliki nilai jangka panjang bagi keluarga. Sawah tidak hanya memberikan manfaat ekonomi saat ini, tetapi juga menjadi aset berharga bagi anak-anak di masa depan.
“Sawah yang disebut istriku kecil tadi itu sawah orang tuaku, jadi ya memang semacam warisan ya istilahnya yang sekarang diminta mengelola kami karena bapak kan sudah meninggal,” tandas pria yang berprofesi sebagai perangkat desa itu.
Bagi pasutri muda, memiliki sawah sejak dini berarti mulai membangun aset keluarga yang bisa diwariskan. Nilai tanah yang terus meningkat membuat investasi sawah tetap relevan dalam jangka panjang. Dengan demikian, sawah bukan hanya investasi finansial, tetapi juga bagian dari warisan keluarga.
Pertanyaan Seputar Investasi Sawah
1. Apakah sawah cocok dijadikan investasi bagi pasutri muda?
Ya, sawah adalah investasi yang cocok bagi pasutri muda terutama yang tinggal di desa. Selain memiliki nilai tanah yang terus meningkat, sawah juga dapat menghasilkan pemasukan dari hasil panen atau sistem bagi hasil.
2. Berapa keuntungan yang bisa didapat dari investasi sawah?
Keuntungan dari investasi sawah bergantung pada luas lahan, jenis tanaman, serta sistem pengelolaan. Biasanya keuntungan diperoleh dari hasil panen atau dari penyewaan lahan kepada petani lain.
3. Apakah sawah harus dikelola sendiri oleh pemiliknya?
Tidak harus. Banyak pemilik sawah yang menggunakan sistem bagi hasil dengan petani penggarap. Cara ini membuat sawah adalah investasi yang tetap menghasilkan meskipun pemiliknya tidak mengelola langsung.
4. Apakah harga tanah sawah selalu naik?
Secara umum, harga tanah sawah cenderung meningkat seiring waktu, terutama jika lokasinya strategis. Karena itu, banyak orang menganggap investasi sawah sebagai aset jangka panjang yang cukup aman.
5. Apa yang perlu diperhatikan sebelum membeli sawah?
Sebelum membeli sawah, penting untuk memperhatikan lokasi, sumber irigasi, akses jalan, serta status kepemilikan tanah. Hal-hal tersebut akan memengaruhi produktivitas dan nilai investasi sawah di masa depan.

8 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508939/original/025833200_1771645102-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514942/original/021606900_1772131464-unnamed__86_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526300/original/080596600_1773116409-a0aafb3c-418a-40d3-b455-bc011b38a96d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526770/original/058975500_1773132895-material_bekas_bongkaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526675/original/021685300_1773130880-Gemini_Generated_Image_3jufz3jufz3jufz3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526746/original/069411900_1773132372-Gemini_Generated_Image_ffoqthffoqthffoq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5526948/original/048848400_1773144391-20260211BL_Kelme_X_Bolacom_27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414491/original/012054700_1763287155-530668458_18471777553074306_380593477510268437_n__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526651/original/039709700_1773129746-perabot_kayu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526302/original/091099400_1773116613-Cat_Matte_vs_Glossy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526655/original/052947400_1773129773-unnamed__55_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526078/original/000691500_1773111217-Pagar_desa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526484/original/036271300_1773123358-Gemini_Generated_Image_qfmz5qqfmz5qqfmz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526003/original/067841800_1773107734-Gemini_Generated_Image_ncys1gncys1gncys.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361595/original/016856100_1758788346-beckham_putra.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526410/original/055354700_1773121034-Memberi_makan_ayam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1021462/original/088749300_1444903625-kas_hartadii.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526708/original/060885200_1773131404-unnamed_-_2026-03-10T152757.009.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526463/original/003843900_1773123074-pedw.jpg)










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453294/original/050897400_1766474273-3b763600-b9ea-4b9e-bedd-17ed90a573e4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453102/original/079572900_1766468512-dapur_cantik_minimalis_terbaru_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453091/original/043931500_1766468139-Model_Dress_A_Line_untuk_Perayaan_Libur_Akhir_Tahun_yang_Elegan_dan_Stylish_Detail_Wrap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453266/original/028409900_1766473688-Gemini_Generated_Image_3hozdt3hozdt3hoz_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453276/original/089690800_1766473880-desain_teras_samping_memanjang__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407718/original/020057100_1762751958-Zamenis_longissimus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453126/original/093428100_1766470604-unnamed_-_2025-12-23T131456.592.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419331/original/064204700_1763689880-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453003/original/051206800_1766464788-Anting_emas_yang_tidak_membuat_telinga_pegal.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452950/original/038809600_1766463357-natal8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3308345/original/083500600_1606419043-man-beige-coat-frozen-food-section-large-supermarket-opens-refrigerator-vegetables-close-up_120897-1920__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452923/original/061535600_1766463159-Gelang_serut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5138272/original/076888800_1740023227-allec-gomes-5-rU7F9bj9A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453046/original/024157300_1766466396-Kebun_Bebas_Hama_dan_Pestisida.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3293682/original/072535700_1605093228-circular-white-pills-spilling-from-glass-bottle-yellow-background_23-2147867015.jpg)