Liputan6.com, Jakarta - Harga telur ayam di Indonesia belakangan mengalami penurunan cukup tajam. Kondisi ini membuat stok telur di pasaran melimpah sehingga banyak masyarakat mulai mencari tips menyimpan telur agar persediaan di rumah tetap awet, segar, dan aman dikonsumsi lebih lama. Di tingkat peternak, harga telur bahkan disebut turun dan sudah berada di bawah biaya operasional produksi.
Namun tingginya produksi telur ternyata belum diimbangi dengan penyerapan pasar yang optimal. Akibatnya, stok telur terus bertambah di berbagai daerah. Di sisi lain, kondisi ini bisa menjadi keuntungan bagi konsumen karena harga telur relatif lebih terjangkau. Agar telur yang dibeli dalam jumlah banyak tidak cepat rusak, penting memahami cara penyimpanan yang benar berdasarkan panduan food storage dan sumber terpercaya lainnya.
Telur termasuk bahan makanan yang cukup tahan lama, tetapi tetap memerlukan penanganan yang tepat. Penyimpanan yang salah dapat mempercepat pertumbuhan bakteri seperti Salmonella yang berbahaya bagi kesehatan. Karena itu, memahami cara penyimpanan telur yang benar sangat penting dilakukan di rumah. Berikut ulasan Liputan6.com, Jumat (15/5/2026).
1. Simpan Telur di Dalam Kulkas
Salah satu tips menyimpan telur paling penting adalah meletakkannya di dalam lemari pendingin. Menurut USDA dan British Lion Eggs, suhu dingin membantu menjaga kesegaran telur sekaligus memperlambat pertumbuhan bakteri.
Penyimpanan dalam kulkas bahkan dapat memperpanjang umur simpan telur jauh lebih lama dibanding suhu ruang. USDA menjelaskan bahwa telur yang disimpan dingin bisa bertahan hingga sekitar 15 minggu, sedangkan telur pada suhu ruang hanya bertahan sekitar 21 hari.
Panduan dari National Environment Agency (NEA) Singapura juga menyebutkan bahwa telur sebaiknya disimpan di refrigerator untuk mencegah bakteri Salmonella berkembang hingga tingkat berbahaya.
2. Jangan Menyimpan Telur di Pintu Kulkas
Banyak orang terbiasa menaruh telur di rak pintu kulkas. Padahal, bagian tersebut mengalami perubahan suhu cukup sering karena terus dibuka dan ditutup.
USDA menyarankan telur disimpan di bagian terdalam dan terdingin kulkas, bukan di pintu. Suhu yang stabil membantu menjaga kualitas telur lebih lama dan mencegah pengembunan pada permukaan cangkang.
Pengembunan dapat meningkatkan risiko perpindahan bakteri melalui pori-pori kecil pada kulit telur. Karena itu, menjaga kestabilan suhu menjadi bagian penting dalam tips menyimpan telur sehari-hari.
3. Tetap Simpan Telur di Kartonnya
Sebagian orang memindahkan telur ke wadah khusus agar kulkas terlihat lebih rapi. Namun menurut British Lion Eggs, karton asli justru menjadi tempat penyimpanan terbaik.
Karton membantu melindungi telur dari benturan sekaligus mencegah penyerapan aroma makanan lain di dalam kulkas. Cangkang telur memiliki pori-pori kecil yang dapat menyerap bau dari makanan sekitar.
Selain itu, karton juga memudahkan pengguna memantau tanggal kedaluwarsa atau batas konsumsi telur. Dengan begitu, telur lebih mudah digunakan sesuai urutan kesegarannya.
4. Hindari Mencuci Telur Sebelum Disimpan
Banyak orang berpikir mencuci telur sebelum masuk kulkas akan membuatnya lebih higienis. Padahal, USDA justru tidak merekomendasikan mencuci telur di rumah.
Air cucian dapat masuk melalui pori-pori cangkang dan meningkatkan risiko kontaminasi bakteri ke bagian dalam telur. Telur komersial umumnya sudah dibersihkan dengan prosedur khusus sebelum dijual di pasaran.
Karena itu, telur sebaiknya langsung disimpan dalam kondisi asli dan baru dibersihkan sesaat sebelum digunakan jika memang diperlukan.
5. Pastikan Cangkang Tidak Retak
Sebelum membeli atau menyimpan telur, periksa kondisi cangkangnya terlebih dahulu. Telur retak lebih mudah terkontaminasi bakteri.
Panduan NEA menegaskan bahwa bakteri dapat masuk melalui retakan pada cangkang telur sehingga telur retak sebaiknya segera dibuang.
Selain itu, hindari menumpuk telur terlalu tinggi agar tidak mudah pecah saat disimpan di rumah.
6. Jauhkan dari Makanan Berbau Tajam
Kulit telur bersifat cukup porous atau memiliki pori-pori kecil. Karena itu, telur dapat menyerap aroma makanan lain seperti bawang, durian, ikan, atau rempah tajam.
Untuk menjaga rasa dan kualitas telur, simpan telur terpisah dari bahan makanan dengan aroma kuat. Penggunaan karton asli juga membantu mengurangi risiko penyerapan bau tersebut.
7. Gunakan Telur Sesuai Urutan Pembelian
Ketika stok telur di rumah cukup banyak, gunakan metode FIFO (first in first out), yaitu telur yang dibeli lebih dulu harus dipakai terlebih dahulu.
Cara ini membantu mencegah telur terlalu lama tersimpan hingga kualitasnya menurun. Anda bisa memberi tanda tanggal pembelian pada karton agar lebih mudah memantau umur simpan telur.
8. Simpan Putih dan Kuning Telur di Wadah Tertutup
Kadang ada sisa putih atau kuning telur setelah memasak. Jangan langsung dibuang karena masih bisa disimpan.
Menurut British Lion Eggs, putih telur dapat disimpan sekitar 2 hari dalam wadah kedap udara di kulkas, sedangkan kuning telur dapat bertahan hingga 4 hari. Untuk menjaga tekstur kuning telur tetap lembut, tambahkan sedikit lapisan susu tipis di atasnya.
Pastikan wadah selalu tertutup rapat agar tidak terkontaminasi makanan lain.
9. Telur Bisa Dibekukan
Tidak banyak yang tahu bahwa telur juga bisa disimpan di freezer. Namun telur tidak boleh dibekukan dalam kondisi masih bercangkang karena dapat pecah saat membeku.
Cara terbaik adalah mengocok telur terlebih dahulu sebelum dibekukan. British Lion Eggs juga menyarankan menambahkan sedikit garam atau gula agar tekstur telur tetap baik setelah dicairkan kembali.
Telur beku sebaiknya diberi label tanggal penyimpanan dan digunakan maksimal dalam 6 bulan.
10. Masak Telur Hingga Matang Sempurna
Meski terlihat sederhana, memasak telur dengan benar termasuk bagian penting dari tips menyimpan telur dan menjaga keamanannya.
Panduan NEA menjelaskan bahwa telur setengah matang masih memiliki risiko lebih tinggi karena bakteri mungkin belum sepenuhnya mati.
Karena itu, telur sebaiknya dimasak hingga putih dan kuningnya matang sempurna, terutama untuk anak-anak, ibu hamil, dan lansia.
Risiko Menyimpan Telur dengan Cara yang Salah
Penyimpanan telur yang buruk dapat meningkatkan risiko kontaminasi Salmonella. Bakteri ini dapat menyebabkan mual, diare, demam, dan kram perut.
Dalam dokumen “Guidelines on Good Handling of Eggs”, dijelaskan bahwa Salmonella dapat berkembang sangat cepat pada suhu ruang dan menyebabkan penyakit bawaan makanan.
Karena itu, menjaga kebersihan tangan, alat masak, dan suhu penyimpanan menjadi hal penting saat mengolah telur di rumah.
FAQ Seputar Penyimpanan Telur Ayam
1. Berapa lama telur bisa bertahan di kulkas?
Telur umumnya dapat bertahan beberapa minggu di dalam kulkas jika disimpan dengan benar dan suhu tetap stabil.
2. Apakah telur boleh disimpan di suhu ruang?
Boleh dalam waktu singkat, tetapi penyimpanan di kulkas lebih disarankan agar kualitas dan keamanannya tetap terjaga.
3. Kenapa telur tidak boleh dicuci sebelum disimpan?
Karena air dapat membuka jalan bakteri masuk melalui pori-pori cangkang telur.
4. Bagaimana cara mengetahui telur masih segar?
Salah satu cara populer adalah merendam telur dalam air. Telur segar biasanya tenggelam, sedangkan telur lama cenderung mengapung.
5. Apakah telur beku masih aman dikonsumsi?
Ya, selama dibekukan dengan benar dan belum melewati masa simpan yang dianjurkan.

9 hours ago
8
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5966483/original/079412800_1778861918-SaveFast.app_694923197_18589509418004913_8162249568807588613_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5965073/original/026908700_1778860766-SaveFast.app_698705636_18589509397004913_6629967441608266019_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5384016/original/011082900_1760710024-Persita_vs_PSIM_-14.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5361668/original/083908400_1758789885-Latihan_Persija-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5850295/original/045841600_1778751471-Gemini_Generated_Image_t2aaz0t2aaz0t2aa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5943612/original/038879000_1778840659-Antangin_Player_Best_Moment_Ayo_tambah_lagi_Jol_________Persebaya__PersebayaUntukSemua__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5743798/original/095603500_1778642066-unnamed__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5427224/original/093979000_1764336401-Persija_vs_PSIM-05.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5827901/original/099858900_1778730446-jajanan_depan_mushola.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5952366/original/051643500_1778848972-1000005406.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5850141/original/069221200_1778751397-unnamed__23_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539867/original/084374500_1774653145-Timnas_Indonesia_vs_Saint_Kitts_and_Nevis-33.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5937264/original/028024100_1778834549-HL_teras_desa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3792557/original/095022400_1640189431-7_000_9V47B2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5936074/original/008158600_1778833478-unnamed-71.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5945165/original/057625800_1778842224-WhatsApp_Image_2026-05-15_at_17.49.35.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5937975/original/000298700_1778835300-2696ef03-c1c2-40ff-bc4b-ac103e83267d.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482519/original/004242000_1769226806-pelaku_usaha_UMKM_Bantul_Rifqi_Rozanah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485935/original/098401900_1769570166-kambing.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490835/original/086889800_1770026577-1000761221.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482632/original/065966700_1769234277-buah_bisbul.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5414733/original/056595300_1763347294-Ivar_Jenner_Timnas_U-22-5.jpg)