11 Jenis Pohon yang Cocok Ditanam di Pot Besar untuk Teras Rumah Sederhana, Sejuk Alami

3 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Jenis pohon yang cocok ditanam di pot besar untuk teras rumah sederhana semakin dicari oleh masyarakat. Ya, kehadiran pepohonan di teras tidak hanya mempercantik tampilan rumah, tetapi juga membawa berbagai manfaat fungsional. Pohon-pohon ini dapat berfungsi sebagai peneduh alami, mengurangi suhu di sekitar teras, serta menyaring udara dari polusi.

Selain itu, sentuhan hijau dari tanaman dapat menciptakan suasana yang lebih tenang dan nyaman, menjadikannya tempat ideal untuk bersantai atau berkumpul bersama keluarga. Memilih jenis pohon yang cocok ditanam di pot besar untuk teras rumah sederhana berarti mempertimbangkan pertumbuhan, kebutuhan perawatan, dan daya tahan tanaman terhadap kondisi lingkungan teras.

Di bawah ini akan dipaparkan jenis pohon yang cocok ditanam di pot besar untuk teras rumah sederhana. Berikut informasi selengkapnya sebagaimana dihimpun Liputan6.com dari beragam sumber, Sabtu (4/4/2026).

1. Pohon Sawo Kecik

Jenis pohon yang cocok ditanam di pot besar untuk teras rumah sederhana berikutnya adalah sawo kecik. Tanaman ini memiliki nilai filosofis dan estetika tinggi.

Sawo kecik sering dikaitkan dengan simbol kebaikan dan kesederhanaan. Hal ini membuatnya cocok untuk rumah sederhana. Perawatannya cukup mudah dengan penyiraman rutin dan pencahayaan yang cukup.

2. Kamboja Jepang (Adenium obesum)

Berbeda dengan Kamboja biasa, Kamboja Jepang (Adenium obesum) adalah tanaman sukulen yang memiliki bonggol unik di bagian akar dan sangat cocok ditanam dalam pot. Tanaman ini digemari karena bunganya yang cantik dan perawatannya yang relatif mudah.

Keunikan bonggol dan keindahan bunganya menjadikan Kamboja Jepang pilihan menarik sebagai jenis pohon yang cocok ditanam di pot besar untuk teras rumah sederhana. Akarnya tumbuh ke bawah, sehingga aman ditanam dekat bangunan tanpa perlu khawatir merusak struktur.

Pilih pot dengan diameter minimal 50 cm untuk menampung akar dengan baik. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh. Penyiraman dilakukan secukupnya, terutama saat musim kering, dan pastikan tanah cepat kering di antara penyiraman untuk mencegah busuk akar.

3. Pucuk Merah (Syzygium myrtifolium)

Pucuk Merah adalah tanaman hias populer yang dikenal dengan daun mudanya yang berwarna merah cerah sebelum akhirnya berubah menjadi hijau saat dewasa. Perubahan warna ini memberikan dinamika visual yang menarik pada teras rumah.

Tanaman ini sering digunakan sebagai pagar hidup atau pembatas, dan sangat cocok ditanam dalam pot besar untuk teras rumah sederhana. Pucuk Merah tidak terlalu manja dan tidak membutuhkan perawatan khusus, menjadikannya pilihan praktis bagi para pemilik rumah.

Pucuk Merah membutuhkan sinar matahari penuh untuk pertumbuhan tunas dan daun baru yang optimal. Penyiraman dilakukan secara rutin, namun hindari genangan air. Pemupukan NPK atau pupuk organik dapat diberikan setiap 1-2 bulan sekali, serta pemangkasan rutin penting untuk menjaga bentuk dan merangsang pertumbuhan daun baru.

4. Palem Kuning (Dypsis lutescens)

Palem Kuning (Dypsis lutescens), atau dikenal juga sebagai Areca Palm, adalah tanaman tropis yang populer karena bentuknya yang indah dan perawatannya yang relatif mudah. Tanaman ini memiliki batang ramping yang tumbuh bergerombol dengan daun melengkung berwarna hijau kekuningan.

Kemampuannya tumbuh subur di iklim tropis seperti Indonesia dan kepraktisan perawatannya menjadikan Palem Kuning salah satu jenis pohon yang cocok ditanam di pot besar untuk teras rumah sederhana. Kehadirannya memberikan nuansa tropis yang menenangkan.

Palem Kuning membutuhkan sinar matahari yang cukup, sekitar 3-6 jam setiap hari untuk pertumbuhan optimal. Media tanam harus memiliki drainase yang baik. Penyiraman rutin diperlukan, tetapi hindari genangan air. Pemupukan slow-release yang seimbang dapat diberikan setiap kuartal.

5. Bougenville (Bougainvillea)

Bougenville, atau bunga kertas, dikenal dengan warna-warni kelopaknya yang mencolok dan indah, mampu mengubah tampilan teras menjadi lebih hidup. Tanaman ini menawarkan spektrum warna yang cerah dan memikat.

Meskipun terlihat lembut, tanaman ini sebenarnya cukup tangguh, mudah dirawat, dan mampu tumbuh di tanah kering serta tahan panas. Karakteristik ini menjadikan Bougenville sangat cocok ditempatkan di area outdoor dan menjadi jenis pohon yang cocok ditanam di pot besar untuk teras rumah sederhana.

Bougenville sangat menyukai sinar matahari penuh, minimal 5-6 jam per hari. Penyiraman dilakukan saat tanah sudah mulai kering, karena tanaman ini tidak suka media tanam yang terlalu lembab. Pemangkasan rutin penting untuk merangsang tunas baru dan pembungaan, serta gunakan pupuk yang mengandung fosfor dan kalium tinggi setiap 2-4 minggu sekali.

6. Jeruk (Citrus spp.)

Menanam pohon jeruk dalam pot, atau yang dikenal dengan istilah tabulampot (tanaman buah dalam pot), adalah solusi populer bagi mereka yang memiliki lahan terbatas. Ini memungkinkan Anda menikmati buah segar langsung dari teras rumah.

Selain menghasilkan buah segar, tabulampot jeruk juga dapat menambah keindahan pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Fleksibilitas ini menjadikannya salah satu jenis pohon yang cocok ditanam di pot besar untuk teras rumah sederhana, menggabungkan fungsi dan estetika.

Media tanam untuk tabulampot jeruk harus gembur dan porous agar air dapat mengalir dengan baik. Penyiraman dilakukan secara teratur, dan disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Pemupukan organik dan anorganik diperlukan, dengan pupuk susulan diberikan beberapa kali setahun. Pemangkasan juga penting untuk menjaga bentuk dan memacu pembungaan.

7. Tabebuya (Handroanthus impetiginosus)

Pohon Tabebuya dikenal dengan bunga yang indah dan berwarna-warni, seringkali menyerupai bunga sakura, memberikan nuansa eksotis pada teras. Kehadirannya dapat mempercantik teras dengan pesona yang unik.

Jenis pohon ini dapat tumbuh hingga ketinggian 5-8 meter, namun akarnya tumbuh ke bawah sehingga aman ditanam dekat bangunan. Fitur ini membuatnya ideal sebagai jenis pohon yang cocok ditanam di pot besar untuk teras rumah sederhana dan ditempatkan di halaman yang cukup cahaya.

Tabebuya tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh tetapi dapat mentolerir naungan parsial. Pastikan tanah memiliki drainase baik agar tidak tergenang air. Penyiraman rutin diperlukan pada tahun pertama, setelah itu pohon ini cukup tahan terhadap cuaca panas. Pemangkasan hanya diperlukan untuk membentuk dan menghilangkan cabang yang mati atau rusak, serta pemupukan seimbang dapat diberikan setiap 3 bulan selama musim tumbuh.

8. Ketapang Kencana (Terminalia mantaly)

Ketapang Kencana adalah pohon peneduh yang populer karena bentuk tajuknya yang unik dan perawatannya yang mudah. Pohon ini memberikan keteduhan yang nyaman dan estetika modern pada teras rumah.

Meskipun dapat tumbuh tinggi, varietas kerdil atau pemangkasan rutin memungkinkan Ketapang Kencana ditanam dalam pot besar. Pohon ini tahan kering dan dapat hidup di berbagai lingkungan, menjadikannya jenis pohon yang cocok ditanam di pot besar untuk teras rumah sederhana.

Ketapang Kencana membutuhkan sinar matahari penuh untuk pertumbuhan yang sehat. Penyiraman dilakukan 1-2 kali sehari jika ditanam di pot, terutama saat cuaca panas, namun hindari genangan air. Pemangkasan rutin diperlukan untuk mengendalikan pertumbuhan dan membentuk tajuk, dan pemupukan dapat diberikan setiap 2-3 bulan sekali.

9. Kelor (Moringa oleifera)

Kelor dikenal sebagai "the miracle tree" karena memiliki banyak manfaat dan khasiat, serta nilai gizi yang tinggi. Tanaman ini telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional dan semakin populer.

Tanaman ini mudah dibudidayakan dan dapat tumbuh di dataran rendah maupun tinggi, menjadikannya pilihan yang sangat adaptif. Menanam kelor dalam pot adalah cara yang efektif untuk menikmati manfaatnya di rumah, bahkan di daerah perkotaan yang padat.

Kelor membutuhkan sinar matahari sekitar 5-6 jam sehari dan sirkulasi udara yang memadai. Media tanam yang digunakan adalah campuran tanah, sekam, dan kompos dengan perbandingan 1:1:1. Penyiraman dilakukan sehari sekali, namun kelor rentan terhadap genangan air, sehingga drainase sangat penting. Pemangkasan diperlukan pada umur 3-5 bulan setelah tanam untuk meningkatkan percabangan dan hasil.

10. Bunga Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis)

Bunga Sepatu adalah perdu tropis yang dikenal memiliki bunga besar warna-warni yang memikat, memberikan sentuhan eksotis pada teras rumah. Keindahan kelopaknya yang cerah dan beragam sangat menarik perhatian.

Tanaman ini menyukai suhu hangat dan membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk berbunga lebat. Menanam bunga sepatu dalam pot adalah pilihan ideal bagi mereka yang memiliki lahan terbatas di rumah, namun tetap ingin menghadirkan keindahan bunga.

Bunga Sepatu membutuhkan setidaknya 6 jam sinar matahari langsung untuk pertumbuhan optimal dan pembungaan yang melimpah. Siram secara rutin 1-2 kali sehari, terutama pada pagi dan sore hari, tetapi pastikan air dapat mengalir keluar dari lubang drainase pot. Pemupukan nutrisi seimbang diperlukan setiap bulan selama pertumbuhan aktif, dan pemangkasan setahun sekali akan menjaga tanaman tetap sehat dan merangsang pertumbuhan bunga.

11. Zaitun (Olea europaea)

Pohon Zaitun (Olea europaea), yang berasal dari kawasan Mediterania, dikenal sebagai tanaman yang tahan kekeringan dan dapat tumbuh di cuaca panas, termasuk Indonesia. Kehadirannya memberikan nuansa Mediterania yang unik dan elegan.

Meskipun pertumbuhannya terbilang lambat, Zaitun dapat ditanam dalam pot besar dan menjadi pilihan menarik untuk teras rumah sederhana. Selain memberikan sentuhan eksotis, pohon ini juga berpotensi menghasilkan buah zaitun yang bermanfaat.

Zaitun sangat membutuhkan cahaya matahari penuh, minimal 6 jam sehari. Media tanam harus berporos dan memiliki drainase yang baik untuk mencegah busuk akar. Penyiraman sebaiknya dilakukan secara moderat, membiarkan tanah mengering di antara penyiraman. Pemangkasan diperlukan untuk membentuk tanaman, menjaga ukurannya agar sesuai dengan pot, dan menghilangkan ranting yang mati.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Mengapa menanam pohon di pot besar cocok untuk teras rumah sederhana?

Menanam pohon di pot besar cocok karena memberikan fleksibilitas penempatan, menghemat lahan, dan tetap menghadirkan nuansa alam serta manfaat peneduh dan penyaring udara.

2. Apa saja manfaat utama memiliki pohon di teras rumah?

Manfaat utamanya meliputi peningkatan estetika, peneduh alami, pengurangan suhu, penyaringan udara, dan menciptakan suasana yang lebih tenang dan nyaman.

3. Bagaimana cara memilih pot yang tepat untuk pohon di teras?

Pilih pot dengan diameter minimal 30-50 cm, disesuaikan dengan jenis tanaman, dan pastikan memiliki lubang drainase yang baik untuk mencegah busuk akar.

4. Seberapa sering pohon dalam pot perlu disiram?

Penyiraman harus dilakukan secara teratur, biasanya satu hingga dua kali sehari, tergantung jenis tanaman, ukuran pot, dan kondisi cuaca, memastikan air keluar dari lubang drainase.

5. Apakah semua jenis pohon yang disebutkan membutuhkan sinar matahari penuh?

Sebagian besar jenis pohon yang disebutkan, seperti Kamboja, Pucuk Merah, Palem Kuning, Bougenville, Jeruk, Tabebuya, Ketapang Kencana, Bunga Sepatu, dan Zaitun, memang membutuhkan sinar matahari penuh untuk pertumbuhan dan pembungaan optimal. Kelor juga membutuhkan sekitar 5-6 jam sinar matahari.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|