Liputan6.com, Jakarta - Banyak ibu rumah tangga di Indonesia kini terdorong untuk berkontribusi secara finansial tanpa harus meninggalkan rumah. Hal ini dipicu oleh kebutuhan ekonomi sekaligus keinginan untuk tetap produktif dan mengembangkan diri.
Di era digital, peluang mendapatkan penghasilan tambahan semakin luas dan mudah diakses dari rumah. Berbagai aktivitas sederhana yang sebelumnya dianggap hobi atau rutinitas ternyata bisa diubah menjadi sumber pendapatan dengan kreativitas dan pemanfaatan keterampilan yang dimiliki.
Usaha rumahan menawarkan fleksibilitas waktu sehingga ibu-ibu dapat menyeimbangkan peran keluarga dan bisnis. Berikut 11 kegiatan sederhana ibu-ibu yang ternyata bisa menghasilkan uang, dihimpun Liputan6.com dari berbagai sumber pada Selasa (28/4).
1. Jasa Katering Rumahan
Menyediakan jasa katering rumahan merupakan pilihan ideal bagi ibu-ibu yang memiliki keahlian memasak dan gemar bereksperimen di dapur. Usaha ini dapat dimulai dengan melayani pesanan kecil, seperti makanan harian untuk pekerja kantoran atau mahasiswa di sekitar lingkungan. Seiring waktu, jangkauan layanan bisa diperluas untuk acara-acara khusus seperti arisan atau pengajian, memanfaatkan dapur rumah sebagai pusat produksi utama.
Kebutuhan akan makanan siap saji yang sehat dan lezat selalu tinggi, terutama di tengah kesibukan masyarakat modern yang minim waktu untuk memasak sendiri. Dengan modal awal yang cukup terjangkau, mulai dari Rp200.000 hingga Rp500.000, ibu-ibu bisa mendapatkan keuntungan menjanjikan. Kunci keberhasilan terletak pada menjaga kualitas rasa, kebersihan produk, serta promosi efektif melalui media sosial atau dari mulut ke mulut.
2. Jasa Decluttering dan Organisasi Rumah
Jasa decluttering dan organisasi rumah membantu orang merapikan serta menata hunian agar lebih rapi dan efisien. Tren gaya hidup minimalis membuat layanan ini semakin diminati. Ibu-ibu yang teliti dan senang menata memiliki peluang besar untuk menjalankan usaha ini dari rumah.
Kegiatan ini juga memberi nilai tambah karena membantu klien menciptakan ruang yang lebih nyaman. Modal utama usaha ini bukan pada barang, melainkan keterampilan mengorganisasi dan kemampuan komunikasi dengan klien. Dengan pelayanan yang baik, jasa ini bisa berkembang melalui rekomendasi dari pelanggan.
3. Menjahit dan Permak Pakaian
Jika memiliki keahlian menjahit, ibu rumah tangga dapat membuka jasa menjahit dan permak pakaian dari rumah. Banyak orang membutuhkan jasa permak celana, jahit baju sekolah, atau bahkan pembuatan seragam dan pakaian untuk acara khusus seperti kebaya lamaran atau gaun pengantin. Modal awal bisa berupa mesin jahit rumahan dan perlengkapan dasar seperti benang dan kain perca.
Kegiatan ini menjanjikan karena kebutuhan akan jasa jahit dan permak selalu ada di masyarakat. Ibu-ibu dapat menyalurkan kreativitas serta keahlian mereka sambil menghasilkan uang dari rumah. Dengan menawarkan kualitas jahitan yang baik dan pelayanan yang ramah, bisnis ini dapat berkembang melalui promosi dari mulut ke mulut dan menjangkau lebih banyak pelanggan.
4. Membuat Kue dan Roti Rumahan
Membuat kue dan roti rumahan adalah ide usaha yang menguntungkan, terutama jika ibu-ibu memiliki keterampilan dalam baking. Mereka bisa menerima pesanan untuk acara-acara khusus seperti ulang tahun, pernikahan, atau hari raya. Selain itu, mereka juga dapat menyediakan camilan dan jajanan tradisional untuk konsumsi sehari-hari. Pemasaran dapat dilakukan melalui media sosial atau komunitas lokal.
Bisnis ini memiliki permintaan yang cenderung stabil dan tinggi sepanjang tahun, menjadikannya sumber penghasilan yang menjanjikan. Dengan fokus pada rasa yang konsisten, kualitas produk, dan kemasan yang menarik, ibu-ibu dapat membangun reputasi dan menarik banyak pelanggan. Usaha ini bahkan bisa dimulai dengan sistem pre-order untuk meminimalkan modal awal.
5. Penulis Lepas atau Content Creator
Kemampuan menulis dapat diubah menjadi penghasilan dengan menjadi penulis lepas (freelance writer) atau content creator. Ibu rumah tangga yang gemar menulis dapat menawarkan jasa content writing, copywriting, membuat blog pribadi, atau menjadi kontributor artikel untuk website dan media sosial. Modalnya hanya laptop dan koneksi internet yang stabil.
Peluang ini sangat relevan di era digital karena banyak bisnis dan individu membutuhkan konten berkualitas untuk website, media sosial, atau materi pemasaran. Ibu-ibu dapat memanfaatkan keahlian menulis mereka untuk menghasilkan uang tambahan secara fleksibel dari rumah. Bahkan, mereka bisa memonetisasi konten melalui program afiliasi atau endorsement jika menjadi content creator.
6. Bimbingan Belajar Anak
Bagi ibu-ibu yang memiliki latar belakang pendidikan atau keahlian di bidang tertentu, membuka bimbingan belajar (bimbel) untuk anak-anak bisa menjadi pilihan menjanjikan. Mereka dapat menawarkan les privat atau kelompok kecil di rumah untuk mata pelajaran sekolah atau keterampilan tertentu seperti menggambar. Lingkungan belajar yang nyaman di rumah dapat menjadi nilai tambah.
Kegiatan ini menghasilkan uang karena banyak orang tua mencari bantuan tambahan untuk pendidikan anak-anak mereka, terutama di tengah persaingan akademik yang ketat. Dengan menyediakan metode pengajaran yang efektif dan komunikasi yang baik dengan orang tua, ibu-ibu dapat membangun reputasi dan menarik siswa dari lingkungan sekitar. Layanan ini juga bisa dilakukan secara daring melalui platform seperti Zoom.
7. Kerajinan Tangan
Membuat kerajinan tangan adalah peluang usaha kreatif dengan modal kecil yang memungkinkan ibu-ibu menyalurkan kreativitas mereka. Produk handmade seperti aksesori, tas rajutan, dekorasi rumah, hampers, buket, atau produk DIY lainnya sedang naik daun dan memiliki pasar tersendiri. Produk ini bisa dijual secara online melalui e-commerce, media sosial, atau di bazar lokal.
Usaha kerajinan tangan dapat menghasilkan uang karena produk unik dan berkualitas tinggi selalu diminati oleh konsumen yang mencari barang personal atau hadiah. Dengan modal yang relatif kecil dan kemampuan untuk berinovasi, ibu-ibu dapat menciptakan produk yang menarik dan menjualnya dengan harga yang menguntungkan. Produk kustom biasanya lebih diminati karena bisa disesuaikan dengan keinginan pembeli.
8. Menjual Tanaman Hias atau Bibit
Tren berkebun di rumah telah meningkat dan masih digemari, membuka peluang bagi ibu-ibu untuk menjual tanaman hias, bibit sayuran organik, atau pot-pot lucu. Kegiatan ini bisa dimulai dengan memanfaatkan halaman rumah atau teras sebagai kebun mini. Pengetahuan tentang perawatan tanaman akan menjadi nilai tambah dalam menarik pembeli.
Bisnis tanaman menghasilkan uang karena minat masyarakat terhadap tanaman, baik untuk hiasan maupun kebutuhan pangan, terus meningkat. Dengan modal awal yang terjangkau, mulai dari Rp100.000, ibu-ibu dapat menjual produk mereka secara langsung kepada tetangga atau melalui media sosial. Menawarkan varietas tanaman yang unik juga dapat menarik lebih banyak pembeli.
9. Jual Es Batu Higienis
Usaha jual es batu higienis memiliki permintaan tinggi, terutama di daerah panas atau padat penduduk. Meski sederhana, bisnis ini bisa menjadi sumber penghasilan karena kebutuhan pasar yang stabil. Modal yang dibutuhkan sangat kecil, cukup air bersih dan freezer untuk memulai produksi.
Target pasar meliputi warung minuman, pedagang kaki lima, hingga tetangga sekitar. Kunci keberhasilan usaha ini terletak pada kebersihan dan kualitas es yang dihasilkan. Menjaga higienitas akan meningkatkan kepercayaan pelanggan dan keberlanjutan usaha.
10. Jualan Frozen Food
Menjual makanan beku (frozen food) seperti nugget, bakso, sosis, atau makanan olahan lainnya adalah ide bisnis rumahan yang cukup menjanjikan. Frozen food kerap digunakan untuk berbagai acara selain dikonsumsi pribadi, menjadikannya produk yang banyak diminati oleh berbagai kalangan. Modal yang dibutuhkan adalah freezer dan aneka stok frozen food.
Bisnis ini menghasilkan uang karena frozen food menawarkan solusi praktis bagi keluarga yang sibuk dan membutuhkan persediaan makanan siap saji. Dengan harga yang terjangkau, kepraktisan, dan banyak peminat, ibu-ibu dapat menjual frozen food secara online atau kepada tetangga. Mereka juga bisa bekerja sama dengan distributor untuk mendapatkan harga yang lebih baik dan variasi produk.
11. Jasa Penitipan Anak
Bagi ibu-ibu yang menyukai anak-anak dan terbiasa mengurus anak sendiri, membuka jasa penitipan anak (daycare rumahan) bisa menjadi peluang yang menjanjikan. Usaha ini membutuhkan kepercayaan tinggi dari orang tua dan memastikan lingkungan rumah aman, bersih, serta nyaman untuk anak-anak. Menyediakan aktivitas edukatif juga akan menjadi nilai tambah.
Jasa penitipan anak menghasilkan uang karena banyak orang tua, terutama yang bekerja, membutuhkan tempat yang aman dan terpercaya untuk menitipkan anak-anak mereka. Dengan komunikasi yang baik dengan orang tua dan menyediakan perawatan yang berkualitas, ibu-ibu dapat membangun reputasi dan menarik pelanggan dari lingkungan sekitar. Fleksibilitas jadwal penitipan juga bisa menjadi daya tarik.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Kegiatan apa saja yang bisa dilakukan ibu-ibu untuk menghasilkan uang dari rumah?
Ibu-ibu bisa memulai jasa katering, jasa decluttering dan organisasi rumah, menjahit, membuat kue, hingga membuka jasa penitipan anak.
2. Apakah diperlukan modal besar untuk memulai usaha rumahan ini?
Tidak selalu, banyak dari usaha ini bisa dimulai dengan modal minim, bahkan ada yang hanya bermodal keahlian dan koneksi internet.
3. Bagaimana cara memasarkan produk atau jasa dari usaha rumahan ibu-ibu?
Pemasaran dapat dilakukan melalui media sosial, marketplace online, dari mulut ke mulut, atau komunitas lokal.
4. Apa keuntungan utama ibu-ibu menjalankan usaha dari rumah?
Keuntungan utamanya adalah fleksibilitas waktu, dapat tetap mengurus keluarga, dan potensi penghasilan tambahan.

8 hours ago
6
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568665/original/019688800_1777367974-mushola_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568652/original/001378300_1777367417-unnamed__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568483/original/013944600_1777360870-1777360797.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568422/original/007267700_1777358352-Kebun_Hidroponik_Komunitas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568580/original/098008400_1777363165-Model_Baju_Lurik_Ikat_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4407778/original/004631900_1682572500-6947619.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567967/original/028360700_1777346694-Rumah_Kecil_di_Desa_Tapi_Terasa_Adem_dan_Nyaman_yang_Bikin_Betah_Model_Dapur_Terbuka_ke_Halaman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3211959/original/094472000_1597727288-wastafel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3333668/original/068393300_1608952890-20201226-FOTO-Tugu-Pal-Putih-Yogyakarta-Kian-Apik-Tanpa-Gangguan-Kabel-Melintang-TEBE-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5174043/original/063583900_1742895657-pexels-nurseryart-367273.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568282/original/065165800_1777353777-Jenis_Pohon_Buah_yang_Cocok_Ditanam_di_Tanah_Berpasir.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568543/original/053601800_1777362207-photo_6302915063400042147_y.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4405859/original/073630400_1682409407-8629412.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568136/original/006440500_1777350275-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568102/original/049445400_1777349804-75890363-d485-46d2-94c7-33aeafff3878.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568228/original/009524400_1777352621-HL_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567538/original/029532500_1777286309-IMG_20260427_115251.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339691/original/038765000_1757083627-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-19.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3645985/original/034696200_1638003440-IMG-20211127-WA0016.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568173/original/046636600_1777350999-Ide_Usaha_di_Desa_Modal_Sepeda_Motor.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5001271/original/045738300_1731378312-page.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4860548/original/008900400_1718119829-11_WhatsApp_Image_2024-06-11_at_20.29.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482943/original/058250300_1769302357-54cb0e1a-9b5f-43ac-b9d3-4f7a7bd14f4c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500419/original/020749000_1770864866-Model_Ruang_Tamu_Open_Space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4813325/original/021386600_1714086538-GMCOq2zXQAAUCGw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500495/original/078901900_1770867904-photo-collage.png__15_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954503/original/001981300_1646633420-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469055/original/011269000_1768048972-cesar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486588/original/012358000_1769591525-Tips_Mengatasi_Kucing_Garuk_Sofa_Terus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482519/original/004242000_1769226806-pelaku_usaha_UMKM_Bantul_Rifqi_Rozanah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454293/original/050430700_1766556442-1000101929.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526511/original/001005500_1773124578-Gemini_Generated_Image_hoaciqhoaciqhoac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531279/original/042155400_1773556323-000_JO9EV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244828/original/086195900_1749256325-20250606BL_Topshots_Timnas_Indonesia_Vs_China_8.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383986/original/067984300_1760708009-Saddil-Ramdani.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461719/original/099491300_1767433319-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5462350/original/069630300_1767550955-20260104_222549.jpg)