15 Model Teras Sempit Rumah Subsidi Asri dengan Tanaman Murah

23 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki rumah subsidi adalah kebanggaan, namun kerap diikuti tantangan lahan terbatas. Teras depan yang sempit, seringkali hanya selebar 2,5 x 3 meter dan harus berbagi dengan carport, kerap terabaikan dan akhirnya hanya ditutup semen. Padahal, teras adalah “wajah” rumah dan ruang serbaguna untuk bersantai hingga menerima tamu.

Lahan sempit bukan halangan untuk menciptakan model teras sempit rumah subsidi yang asri. Dengan sentuhan kreativitas dan pemilihan tanaman yang tepat, teras kecil bisa berubah menjadi sudut hijau yang menenangkan. Konsepnya sederhana: asri, fungsional, dan ramah anggaran.

Artikel ini akan memberikan 15 inspirasi model teras sempit rumah subsidi tapi asri dengan tanaman murah yang bisa Anda terapkan langsung, mulai dari yang super hemat hingga yang memanfaatkan barang bekas. Simak inspirasi model taman selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (8/1/2026)

1. Taman Vertikal dari Botol Bekas (DIY Super Murah)

Ini adalah solusi model teras sempit rumah subsidi yang paling hemat dan ramah lingkungan. Konsepnya memanfaatkan dinding kosong dengan media tanam dari botol plastik bekas minuman 1,5 liter yang dipotong dan digantung vertikal menggunakan tali tambang.

Untuk tanaman, pilih jenis yang murah dan mudah beradaptasi seperti Sirih Gading, Kucai Mini, atau bahkan sayuran seperti sawi dan kemangi. Estimasi biaya untuk membuat satu panel taman vertikal kecil ini bisa kurang dari Rp100.000, bahkan hampir nol rupiah jika menggunakan barang bekas yang ada di rumah. Keunggulannya selain hemat tempat, juga memberikan kesan unik dan personal.

2. Taman Rak Susun Bertingkat

Maksimalkan ruang vertikal dengan rak besi atau kayu bertingkat. Model teras sempit rumah subsidi ini cocok bagi Anda yang suka mengoleksi berbagai tanaman kecil tanpa memakan luas lantai.

Isi rak dengan tanaman murah seperti Kaktus mini, Sukulen, Aglaonema, atau Krokot yang warna-warni. Tipsnya, susun pot dengan warna seragam atau gradasi untuk menciptakan estetika “air terjun tanaman” yang instagramable. Rak ini hanya membutuhkan lebar lantai sekitar 40 cm, sangat ideal untuk teras minimalis.

3. Taman Kering dengan Batu Koral dan Lidah Mertua

Jika Anda ingin model teras sempit rumah subsidi yang minim perawatan dan cocok untuk drainase kurang baik, taman kering adalah jawabannya. Konsepnya menggunakan material anorganik sebagai dasar.

Tutup tanah dengan batu koral putih (Kupang) atau hitam (Alor) yang relatif murah. Sebagai aksen hijau, letakkan 2-3 pot gerabah berisi Lidah Mertua (Sansevieria). Tanaman ini terkenal “bandel”, murah, dan tahan di segala cuaca. Warna batu koral yang terang juga akan memantulkan cahaya, membuat teras terasa lebih luas.

4. Taman Gantung di Kanopi atau Pagar

Manfaatkan struktur yang sudah ada seperti rangka kanopi carport atau pagar besi. Gantungkan pot-pot tanaman secara vertikal untuk menciptakan dimensi hijau tanpa menyita lantai.

Pilih tanaman gantung murah yang rimbun seperti Pakis, Lipstik (Aeschynanthus), atau Vinca. Daun-daun yang menjuntai ke bawah akan membentuk “tirai alami” yang tidak hanya meneduhkan area teras dari panas matahari sore tetapi juga menambah privasi.

5. Taman Sayur Polybag (Warung Hidup)

Buat model teras sempit rumah subsidi Anda lebih fungsional sekaligus menghemat pengeluaran dapur dengan konsep “warung hidup”. Anda bisa menanam sayuran dan bumbu dapur yang sering digunakan.

Gunakan wadah murah seperti polybag hitam atau kaleng cat bekas yang telah dicat ulang. Tanaman yang cocok dan ekonomis antara lain Cabai Rawit, Tomat Ceri, Kemangi, dan Daun Bawang. Susun rapi di atas rak kayu sederhana. Selain menghijaukan teras, Anda bisa memanen hasilnya sendiri.

6. Taman Jalur Rumput dengan Stepping Stone

Untuk kesan hijau bersih yang instan, buat jalur rumput di sisa lahan samping carport. Ini adalah model teras sempit rumah subsidi yang paling dasar namun efektif.

Gunakan Rumput Gajah Mini yang harganya sekitar Rp 25.000 per meter persegi (berdasarkan estimasi dalam konteks). Tambahkan beberapa pijakan kaki (stepping stone) dari semen atau batu alam agar mudah diakses untuk perawatan. Desain ini memberikan kesan lapang dan rapi tanpa mengganggu fungsi akses jalan.

7. Taman Sudut (Corner Garden)

Manfaatkan sudut pertemuan antara dinding teras dan pagar samping yang sering terlupakan. Bangun bak tanaman kecil dari bata setinggi 30-40 cm di sudut tersebut.

Isi dengan satu pohon focal point yang murah seperti Pandan Bali (Dracaena) atau Palem Kuning, lalu kelilingi bagian bawahnya dengan tanaman penutup tanah yang ekonomis seperti Kucai Mini atau Lili Paris. Desain ini memusatkan kehijauan di satu titik tanpa memenuhi teras.

8. Taman dengan Rumput Sintetis & Pot Seragam

Ingin teras hijau yang praktis dan cocok untuk area bermain anak? Gunakan rumput sintetis untuk menutup seluruh lantai teras yang tersisa. Kemudian, tempatkan beberapa pot tanaman dengan model dan warna yang seragam (misal, pot terakota hitam).

Pilih 1-2 jenis tanaman hias murah yang mudah dirawat seperti Sansiveria atau Sirih Gading untuk diletakkan dalam pot seragam tersebut. Konsep ini memberikan kesan rapi, terstruktur, dan modern pada model teras sempit rumah subsidi Anda.

9. Taman Semak Berbunga Cerah

Hadirkan warna-warni ceria yang menyambut tamu dengan taman semak berbunga. Fokuskan pada tanaman berbunga pendek yang rimbun dan harganya sangat terjangkau.

Bunga Krokot (Moss Rose) atau Bunga Kertas (Zinnia) bisa menjadi pilihan utama dengan harga mulai dari Rp 5.000 per pot (seperti disebutkan dalam konteks). Rahasianya, tanam secara berkelompok dalam satu area untuk menciptakan efek warna yang kuat dan memukau.

10. Taman Minimalis dengan Lampu Sorot

Tambahkan dimensi visual di malam hari dengan pencahayaan yang tepat. Model teras sempit rumah subsidi bisa terlihat elegan di malam hari dengan anggaran terbatas.

Cukup pasang 1-2 lampu taman tancap model spotlight berdaya rendah yang murah. Arahkan sorotan lampu ke tanaman utama (misalnya pohon palem) atau elemen dekoratif seperti dinding batu atau pot cantik. Efek dramatis yang dihasilkan akan membuat teras Anda tampak “mahal” dan berbeda dari tetangga.

11. Taman Pagar Hidup dengan Teh-Teh’an

Hidupkan pagar tembok yang polos dengan menanam tanaman pagar hidup. Selain menghijaukan, ini juga berfungsi sebagai privacy screen alami dan penahan debu.

Pilih tanaman pagar murah yang tumbuh rapat seperti Teh-tehan (Acalypha siamensis) atau Pucuk Merah. Tanam di sepanjang dasar pagar dalam pot memanjang atau langsung di tanah (jika memungkinkan). Dalam beberapa bulan, pagar Anda akan berubah menjadi dinding hijau yang asri.

12. Taman Batu Setapak Samping (Side Walk)

Untuk lahan sangat sempit selebar 40-50 cm di samping carport, buat taman yang rapi dan hampir tanpa perawatan. Letakkan batu pijakan (stepping stone) berbentuk persegi panjang, lalu isi sela-selanya dengan batu koral hitam atau putih.

Cukup tanam satu baris tanaman rendah seperti Bromelia atau Lili Paris di tepian, tepat di sepanjang dinding. Model teras sempit rumah subsidi ini memberikan sentuhan hijau tanpa repot memotong rumput atau menyiangi gulma di area yang sulit dijangkau.

13. Tirai Hijau Tanaman Rambat Lee Kwan Yew

Jika dinding depan rumah terlihat kusam, tutupi dengan kehijauan alami. Tanam Lee Kwan Yew (Janda Merana) dalam pot panjang di atas kanopi atau di lantai dua (jika ada). Tanaman rambat ini tumbuh cepat, murah, dan lebat.

Daunnya yang rimbun akan menjuntai membentuk tirai hijau yang rapat. Selain mempercantik, tirai alami ini melindungi teras dari tampias hujan dan mengurangi intensitas panas matahari langsung.

14. Taman Pot Gantung di Pagar Besi

Jangan biarkan pagar besi depan rumah kosong. Manfaatkan sebagai tempat menggantung tanaman. Beli pot gantung khusus pagar berbentuk setengah lingkaran dengan kait besi yang harganya terjangkau.

Isi pot dengan tanaman gantung berbunga murah seperti Petunia atau Vinca. Letakkan beberapa buah dengan jarak teratur sepanjang pagar. Ide sederhana ini langsung memberikan kesan ramah dan asri bahkan sebelum tamu melangkah ke pintu.

15. Kolam Mini dalam Pot Gentong

Hadirkan elemen air yang menenangkan meski di lahan terbatas. Anda tidak perlu menggali tanah. Cukup gunakan pot gentong tanah liat besar bekas sebagai kolam mini.

Isi dengan air dan masukkan beberapa ekor ikan hias murah seperti Gupy atau Molly. Tambahkan tanaman air seperti Apu-apu atau Teratai mini. Suara gemericik air dari pompa mini atau gerakan ikan akan menciptakan suasana relaksasi yang menyegarkan di teras Anda.

Tips Praktis Membuat Teras Asri dengan Budget Terbatas

Tips Praktis Membuat Teras Asri dengan Budget TerbatasMewujudkan model teras sempit rumah subsidi yang asri butuh perencanaan cerdas. Berikut tipsnya:

  1. Prioritaskan Tanaman Lokal & Mudah Dirawat: Fokus pada tanaman “bandel” yang adaptif dengan iklim Indonesia dan harganya murah, seperti Lidah Mertua, Sirih Gading, Krokot, atau Nanas-nanasan hias. Tanaman ini minim perawatan dan cepat tumbuh.
  2. Manfaatkan Barang Bekas Kreatif: Botol plastik, kaleng cat, ember retak, ban bekas, atau rak kayu lama bisa disulap menjadi pot atau rak tanaman yang unik. Selain hemat, ini memberi karakter personal pada taman Anda.
  3. Fokus pada Kombinasi Warna & Tekstur: Keindahan taman tidak selalu dari bunga mahal. Padukan warna hijau daun yang berbeda (hijau tua, muda, belang), tambahkan aksen warna dari bunga murah seperti krokot, dan sisipkan tekstur dari batu koral atau kayu. Kombinasi ini sudah cukup menarik.
  4. Perhatikan Drainase dan Struktur: Sebelum menanam, pastikan kemiringan tanah taman tidak lebih tinggi dari lantai teras agar air tidak menggenang atau masuk ke dalam rumah. Hindari menanam pohon berakar besar di dekat area septic tank.
  5. Lakukan Rawatan Rutin yang Sederhana: Siram tanaman secara teratur di pagi/sore hari, beri pupuk kompos buatan sendiri dari sampah dapur, dan pangkas daun atau ranting yang sudah kering. Perawatan konsisten sederhana lebih baik daripada perawatan intensif yang tidak rutin.

Menciptakan model teras sempit rumah subsidi yang asri dengan tanaman murah sepenuhnya mungkin dilakukan. Tantangan lahan terbatas justru bisa memicu kreativitas untuk memanfaatkan ruang vertikal, barang bekas, dan pilihan tanaman lokal yang ekonomis. Kunci keberhasilannya terletak pada perencanaan sederhana, konsistensi perawatan, dan keberanian untuk mencoba.

Mulailah dari satu ide yang paling sesuai dengan kondisi teras dan anggaran Anda. Lambat laun, teras sempit yang dulu gersang akan bertransformasi menjadi ruang hijau favorit keluarga. Ingat, teras yang asri dan nyaman bukan lagi sekadar impian, melainkan realitas yang bisa Anda wujudkan, meski di lahan terbatas sekalipun.

FAQ Terkait Teras Rumah Subsidi & Tanaman

Q1: Bagaimana memilih tanaman yang tahan panas untuk teras rumah subsidi yang sering terkena matahari langsung

A: Pilih tanaman yang toleran terhadap sinar matahari penuh (full sun). Contoh tanaman murah dan tahan banting antara lain Lidah Mertua (Sansevieria), Krokot (Portulaca), Kaktus, Lantana, atau Bougenville. Tanaman ini relatif murah di pasaran dan membutuhkan penyiraman serta perawatan yang minimal.

Q2: Apakah mungkin membuat teras asri di rumah subsidi tipe 30/60 yang lahannya sangat sempit?

A: Sangat mungkin! Kuncinya adalah berpikir secara vertikal. Model teras sempit rumah subsidi justru cocok dengan konsep taman vertikal, rak susun, pot gantung, atau tanaman rambat di dinding. Lahan selebar 0.5-1 meter di samping carport pun sudah bisa disulap menjadi jalur hijau yang asri dengan perencanaan yang tepat.

Q3: Berapa perkiraan biaya awal untuk membuat teras asri dengan tanaman murah?

A: Berdasarkan estimasi biaya dalam konteks untuk taman mini 2.5 m², Anda bisa memulai dengan budget Rp 200.000 - Rp 500.000. Kuncinya adalah memanfaatkan barang bekas, memilih bibit/stek tanaman yang murah (bukan tanaman dewasa yang mahal), dan fokus pada beberapa elemen utama terlebih dahulu. Anda bisa menambah dan mengembangkannya secara bertahap.

Q4: Bagaimana cara merawat tanaman di teras sempit dengan waktu yang terbatas?

A: Solusinya ada pada pemilihan tanaman dan sistem. Pilih tanaman “bandel” dan tahan kekeringan seperti Lidah Mertua, Sirih Gading, atau Kaktus. Terapkan konsep taman kering dengan mulsa batu koral untuk mengurangi penguapan air tanah. Buat jadwal penyiraman yang sederhana, misalnya 2-3 kali seminggu di pagi hari sebelum beraktivitas.

Q5: Bolehkah menanam pohon di teras depan rumah subsidi yang dekat dengan septic tank?

A: Perlu kehati-hatian. Hindari menanam pohon berakar tunggang besar dan dalam (seperti mangga, jambu) di dekat septic tank karena akarnya dapat merusak struktur dan menyumbat pipa resapan. Pilih tanaman berakar serabut seperti Palem, Pisang-pisangan hias, atau tanaman perdu. Beri jarak tanam minimal 1-2 meter dari perkiraan lokasi septic tank.

Read Entire Article
Hasil Tangan | Tenaga Kerja | Perikanan | Berita Kumba|